Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi


Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang lebih tipis dan sensitif jika dibandingkan dengan orang dewasa. Meski seiring dengan pertambahan usianya kulit ini mungkin akan lebih berkurang sensitifnya, namun tetap penting bagi orang tua untuk selalu menjaga kesehatan kulit bayi ini. 

Salah satu permasalahan yang kerap terjadi pada kulit bayi adalah ruam popok. Ruam popok merupakan kondisi saat kulit bayi mengalami iritasi akibat adanya penumpukan urine dan tinja pada popok yang dipakai bayi sehingga mengakibatkan terjadinya infeksi pada kulit bayi. Ruam popok kadang tak hanya terjadi ketika bayi masih berusia 1-3 bulan namun bisa juga saat usianya sudah 6 bulan ke atas.

Di antara kedua anak saya, Yafiq merupakan yang cukup sering mengalami permasalahan kulit. Saat usianya 1 tahun, ruam popok sempat muncul di bagian pantat putra saya tersebut dan cukup membuat saya frustrasi. Bagaimana tidak? Hampir seluruh pantatnya ditutupi ruam yang pastinya membuat Yafiq tak nyaman. Untungnya setelah mencoba berbagai cara, saya berhasil menemukan cara mengatasi ruam popok pada anak saya tersebut.

Selain ruam popok, kulit Yafiq juga cukup sensitif pada cuaca panas. Jika cuaca sehari-hari terlalu panas, maka di kulit Yafiq akan muncul biang keringat. Terakhir, beberapa minggu yang lalu, di bagian paha dalam sebelah kiri Yafiq lagi-lagi muncul ruam. Kalau di bagian paha ini jelas penyebabnya bukan ruam popok. Saya sempat kepikiran apakah Yafiq mengalami alergi makanan yang membuat tubuhnya kena ruam-ruam. Sayangnya sampai hari ini saya belum menemukan pemicu ruam yang muncul di paha Yafiq tersebut.


Mengatasi ruam popok pada bayi

Saat mengalami ruam popok, beberapa bayi mungkin ada yang tidak terlalu terganggu dengan kondisi tersebut namun ada juga yang menjadi rewel karena kondisi ruam popok ini yang bisa membuat bagian tubuh yang terkena ruam terasa gatal bahkan mungkin panas. Ruam popok sendiri sebenarnya bisa diatasi dengan melakukan perawatan di rumah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi ruam popok pada bayi antara lain:

1. Lebih sering mengganti popok sekali pakai

Ruam popok terjadi karena kulit bayi yang lembab bersentuhan dengan kotoran yang ada di popok sekali pakai. Terlalu lama menggunakan popok membuat kulit bayi bergesekan dengan bahan kimia yang ada pada popok sehingga membuat kulit iritasi. Saat anak terkena ruam popok, sebaiknya ibu lebih sering mengganti popok si kecil agar kulit bayi tetap kering. 

2. Ganti merk popok atau gunakan popok kain untuk sementara waktu

Jika anak mengalami ruam popok, ibu bisa mengganti merk popok yang digunakan ke merk yang lebih premium, menggunakan popok dengan ukuran yang lebih besar agar kulit bayi bisa bernafas, atau bisa juga menggantinya dengan popok kain. Dalam penggunaan popok kain, tentunya ibu juga tetap harus memperhatikan kebersihan dan segera mengganti popok jika anak BAB atau BAK.

3. Mengoleskan minyak zaitun ke bagian yang kena ruam

Cara ini saya lakukan saat Yafiq terkena ruam popok saat usianya 9 bulan. Saya mengoleskan minyak zaitun berjenis evoo ke bagian ruammya setelah berbagai produk krim tidak ada yang berhasil mengurangi ruam popok yang diderita Yafiq. Minyak zaitun sendiri memiliki kandungan anti peradangan yang dapat membantu menenangkan kulit bayi yang mengalami iritasi. 

3. Menggunakan krim atau salep khusus ruam popok

Langkah lain yang bisa dilakukan saat anak mengalami ruam popok adalah dengan menggunakan krim atau salep khusus ruam popok. Bisa dibilang krim popok merupakan salah satu produk perawatan yang wajib ada di kotak obat kita. Dalam hal ini gunakan krim popok yang mengandung zinc oxide atau petroleum jelly

Salep popok bayi Bepanthen

Salah satu merk krim popok yang bisa digunakan untuk mengatasi ruam popok adalah Bepanthen dari Bayer. Bepanthen merupakan salep popok bayi dengan triple action formula  yang dapat melembutkan kulit, melindungi kulit bayi dari gesekan dengan popok dan merawat kulit bayi setiap hari.  

Adapun komposisi dari salep popok bayi Bepanthen ini antara lain:

Aqua (Water), Lanolin, Paraffinum liquidum, Petrolatum, Panthenol, Prunus amygdalus dulcis oil, Beeswax, Cetyl alcohol, Stearyl alcohol, Ozokerite, Glyceryl oleate, Lanolin alcohol.


Beberapa manfaat dari kandungan yang ada salep Bepanthen antara lain:
  • Sweet Almond Oil, Lanolin dan Paraffinum liquidum, bekerja melembutkan kulit bayi setiap hari.
  • Lanolin yang memberikan lapisan pori untuk melindungi kulit bayi dari gesekan dengan popok
  • Dekspanthenol (Pro Vitamin B5) merawat kulit bayi setiap hari.

Cara pakai Bepanthen:

Untuk merawat kulit bayi, bersihkan kulit dengan air. Oleskan Bepanthen® dengan tipis dan merata pada kulit yang akan tertutup popok serta daerah lipatan seperti paha dan selangkangan. Untuk hasil optimal, gunakan Bepanthen® sebelum memakai popok setiap hari. 

Selain untuk mengatasi ruam popok pada bayi, salep Bepanthen juga dapat digunakan untuk merawat puting susu selama masa menyusui. Cara pemakaiannya, bersihkan puting susu setelah menyusui lalu oleskan Bepanthen®.

Ruam yang terjadi pada tubuh bayi merupakan hal yang kerap terjadi. Oleh karena itu, penting sekali bagi ibu untuk mengetahui cara mengatasi ruam popok tersebut dan pastinya juga menyiapkan produk yang dapat meredakan ruam popok pada bayi seperti Bepanthen. Bepanthen sendiri dapat dibeli di apotek atau marketplace dengan kisaran harga Rp. 50.000,00.
Baca Juga
Reactions

Post a Comment

13 Comments

  1. Iya bunda dulu anak saya ketika bayi juga kulitnya seperti kemerahan yang membuatnya tidak nyaman. Ternyata masalahnya ada pada popok yang tidak cocok ketika ganti popok ruma tersebut hilang

    ReplyDelete
  2. Salep atau apa pun yang dipakai untuk mengatasi ruam popok emang penting banget dan wajib tersedia di rumah ya... Bepanthen emang udah terpercaya sih ya sejak dulu

    ReplyDelete
  3. Kulit bayi sensitif banget ya, dulu keponakan juga gitu, merah-merah kulitnya waktu popoknya dilepas, entah itu ruam atau nggak, ternyata nggak cocok sama salah satu merek. Tips yang bagus juga nih kalau ada salep untuk ruam

    ReplyDelete
  4. Wah solutif banget ya salep Bepanthen?
    Dulu saya sering bingung lihat ruam akibat popok akhirnya cuma pakai talk

    ReplyDelete
  5. Masalah ruam popok ini memang cukup bikin orang tua stress apalagi yang baru punya anak, lihat kulit bayi memerah dan buah hati tak nyaman. Baru tahu aku merk Bepanthen ini, makasih sharingnya ya.

    ReplyDelete
  6. ah iya, dulu saat anak anak masih pakai popok, masalah ruam popok ini emang yang paling menantang
    selain memlih popok yg tepat juga harus sedia krim ruam popok seperti Bepanthen ini ya mbak

    ReplyDelete
  7. Kasihan memang kalo bayi mengalami ruam popok, kadang rewel jadinya. Jadi kudu siapkan salep untuk antisipasi, apalagi harganya juga terjangkau seperti ini

    ReplyDelete
  8. Pernah banget mengalami anak ruam dan rewel banget doonk...jadinya.
    Terus aku gak paham gimana ngatasinnya. Alhamdulillah dibantu tetanggan pakai evoo ((zaman dulu namanya apa yaa...)) alhamdulillah, 3-4 hari sudah mulus kembali.

    Kini sudah ada Bepanthen® yang terpercaya. Para Ibu muda kudu tau ini niih...solusi mengatasi ruam pada anak.

    ReplyDelete
  9. kalo baca yg bau2 bayi jd makin pengen punya bayi lagi. tp blm dpt rezeki, bolakbalik ngurus anak pungut aja ini. yg kakinya empat dan bulunya banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga lekas disegerakan ya Mbak diberi anugerah buah hati tercinta lagi. Nanti bisa nyobain dan buktiin sendiri khasiat dari Bepanthen.

      Delete
  10. Hehe...dulu waktu pertama kali punya bayi, ruam popok selalu jadi momok. Kasian lihat bayinya bakal pedih. Biasanya karena dulu sering dikasih bedak. Kebiasaan lama orangtua jaman dulu yang malah membuat bayi menderita.

    ReplyDelete
  11. Kalau anakku dulu kena biang keringat mba. Alhamdulillah bisa teratasi.

    Ruam popok ini juga sering terjadi pada bayi ya, kasihan kalau lihat anak nangis gara2 ruam popok

    ReplyDelete
  12. Bungsu saya pernah ngalami ruam popok waktu bayi. Sempat khawatir banget dengan kulitnya yg merah2. Akhirnya untuk sementara berhenti pakai popok lalu ganti popok yang lebih bagus kainnya.

    ReplyDelete