Friday, November 9, 2018

Kisah Seprai Favorit Keluarga

Saat masih tinggal bersama ibu saya dulu, saya dan suami gemar sekali menggunakan salah satu seprai milik beliau. Seprai tersebut berwarna hijau dengan gambar bunga-bunga kecil. Motif yang nenurut saya sangat biasa dan tidak menarik.Namun meski tampilannya kurang menarik, seprai tersebut nyaman luar biasa. Bahannya adem dan tidak gampang kusut. Kami bahkan tak pernah membiarkannya berada terlalu lama di lemari. Cuci kering pakai. Begitu kata orang. Lucunya, saat saya tanya ibu merknya, beliau lupa. "Belinya di emperan gitu," jawab ibu saya.

Karena saking sukanya, pada akhirnya seprai tersebut kami bawa serta saat pindah ke rumah sendiri. Kami sendiri tentunya memiliki beberapa koleksi sprei sendiri. Rata-rata sih kado saat nikahan dulu. Namun jujur hingga saat ini masih belum ada yang menyaingi kenyamanan seprai milik ibu saya itu. Setiap kali saya menyarankan suami memakai seprai baru, dia selalu berkata, "Pakai yang hijau itu aja. Sudah jelas enak dipakainya." Dan karena saking seringnya dipakai, seprai hijau itu sekarang warnanya sudah semakin pudar. Heu.

Baca juga : Perubahan Setelah Pindah Rumah

 

Seprai Baru dari 1000Sprei


Nah, beberapa waktu yang lalu, saya mendapat kiriman seprai dari akun 1000sprei lewat grup Momblogger Community. Saat paket seprainya dibuka, Yumna putri saya bersemangat sekali untuk mencobanya. Maklum saja, malam sebelumnya putri saya itu sudah menumpahkan susu di atas kasur jadilah untuk sementara kasurnya tidak saya beri seprai dulu. Melihat antusiasme Yumna, saya pun langsung memasang sprei ke tempat tidur kami yang memiliki ukuran 2.

Begitu seprai dan perlengkapannya sudah terpasang sempurna, putri saya langsung melompat ke atas kasur dan rebahan di atasnya. "Babah, babah," katanya sambil berusaha memasang selimut ke atas tubuhnya. Saya hanya bisa tertawa. Yumna yang biasanya ogah banget memakai selimut sekarang malah langsung minta dipakaikan seperti layaknya mau tidur. Nah, begitu saya akan mengambil foto-fotonya, eh dianya malah bangun seolah lagi akting bangun tidur. "Ah, ini pasti karena kebanyakan nonton youtube," batin saya kemudian.

Bicara tentang seprainya sendiri, setelah beberapa waktu memakainya bisa dibilang saya menyukai seprai dari 1000sprei ini. Kainnya terbuat dari katun tebal dan terasa adem. Selain itu, seprai ini juga tidak mudah bergeser karena memiliki jahitan yang kuat. Lumayan kan jadinya saya nggak terlalu repot merapikan kasur terus menerus jadinya. Fix deh ini bakal jadi salah satu seprai favorit saya lagi. Heu.

Baca juga : Cerita Tantrum Pertama
Berbagai motif yang ada di 1000sprei
Untuk soal produk dan ukurannya, 1000sprei menyediakan sprei dan bedcover dari ukuran 1, 2, 3, 4 hingga ukuran ekstra. Seprainya sendiri made by order. Nah, beberapa kelebihan yang dimiliki seprai dari 1000sprei antara lain:
  • Terbuat dari bahan KATUN JEPANG (PREMIUM COTTON)
  • Bahannya lembut, tidak luntur, tidak berbulu dan tidak berpasir
  • Jahitan RAPIH, Karet sudut KUAT, Tali guling TEBAL
  • Perbandingan motif, bentuk dan warna antara foto dengan aslinya 85% - 99%
  • Tinggi standar 25 cm (Jadi bersih 23 cm)
  • Pre Order 5-8 hari kerja
So, buat teman-teman yang ingin memesan seprsi dan bedcover dari 1000sprei bisa langsung cek di instagramnya @1000sprei ya. Harganya terjangkau dengan motif yang menarik dan lucu-lucu :)

Baca juga : Lengkapi Hijabmu dengan Handsock dan Ciput dari Indblack

 

Berkenalan dengan Mom Blogger Community

Seperti yang saya tulis di atas, saya mendapat kiriman produk dari 1000sprei dari komunitas Mom Blogger Community. Komunitas MBC ini sendiri merupakan komunitas blog yang beranggotakan blogger wanita baik yang sudah berstatus ibu ataupun masih calon ibu. Meski tergolong baru, MBC memiliki program dan kegiatan yang cukup keren loh. Ini tentunya tak lepas dari visi mereka "menjadikan ibu-ibu dan calon ibu tetap bisa berkarya dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat"

Selain visi yang saya sebutkan di atas, Mom Blogger memiliki beberapa misi antara lain:
  • Mengadakan kegiatan-kegiatan di masyarakat atau di dalam komunitas
  • Mengadakan pelatihan menulis, bisnis kreatif dan blogging
  • Mengingkatkan kualitas dan kemampuan dalam dunia blogging
  • Mempererat tali silaturahim dengan pertemuan-pertemuan rutin
  • Memberikan edukasi kepada para blogger untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam dunia blogging
  • Memberikan edukasi kepada masyarakat luas dalam hal pemanfaatan media blogging

Arti logo MBC
MBC memiliki logo berbentuk lingkaran bergelombang dengan warna sof pink berpadu warna putih dan abu-abu dengan tulisan Mom Blogger Community dan simbol bunga dan pita pada bagian tengahnya. Nah, arti dari logo ini adalah:

  • Warna Pink : Dominasi warna pink merepresentasikan prinsip fenimim dan banyak disukai oleh para wanita. Auranya yang kuat memberi benak kita nuansa kelemah lembutan, peduli dan romantis.
  • Lingkaran : Wujud kekompakan dan kebersamaan keluarga Mom Blogger Community
  • Bunga : Melambangkan keindahan, kecantikan dan keanggunan yangs sangat erat dengan seorang wanita.
  • Pita : Melambangkan keharmonisan dan kedinamisan keluarga Mom Blogger Community

Beberapa kegiatan yang diadakan MBC antara lain:
  • MBC Gathering untuk menimba ilmu bersama seputar dunia anak, parenting, pendidikan, kehamilan, kesehatan, pengembangan diri dan lain-lain.
  • MBC Workshop, yakni pelatihan untuk kelas menulis.
  • Nah untuk, untuk program online-nya sendiri, setiap bulannya MBC mengadakan program nulis bareng dengan tema yang sudah ditentukan. Tulisan terbaik pastinya akan mendapat apresiasi. 

Nah, buat teman-teman yang ingin bergabung dengan komunitas MBC, bisa langsung cek syaratnya di web Mom Bloger Community ya.


Tuesday, November 6, 2018


Festival Belanja Lazada 11.11, Saatnya Wujudkan Whislist Akhir Tahun

Saya menatap wadah berisi daging ayam yang tersimpan di freezer kulkas dengan lelah. Waktu sudah hampir menunjukkan pukul 7 malam dan daging tersebut belum disentuh sama sekali. Beku dan tak berbumbu. Bagi saya yang sehari-harinya bekerja, ini adalah saat krusial. Perut lapar minta diisi sementara bahan makanan belum diolah.

Memang saya yang salah sih kenapa tidak mengolah daging ayam tersebut malam sebelumnya? Kalau saya sempatkan membuat bumbu di malam hari, tak perlulah saya menunggu lama untuk menyiapkan makan malam sepulang kerja. Akhirnya mau tak mau saya mengambil bungkusan bumbu instan yang tersedia di rak bumbu dan mencampurkannya pada ayam. Bumbu penyelamat namun entah mengapa tak terlalu cocok dengan lidah saya.

"Aku perlu blender kayaknya biar bisa bikin stok bumbu," kata saya akhirnya pada suami. Kalimat yang mungkin sudah bosan didengarnya sejak beberapa bulan yang lalu.

"Ya beli aja kalau ada uangnya," seperti biasa suami menyahuti pernyataan saya. Saya hanya meringis. Sejak awal kepindahan saya sebenarnya sudah menargetkan untuk membeli sebuah blender baru. Namun entah mengapa rencana membeli blender tersebut selalu tak terlaksana karena kebiasaan saya terlalu banyak berpikir sebelum membeli barang. Sama seperti saya yang tak kunjung membeli tas dan sepatu baru karena kemudian merasa tak terlalu membutuhkannya. Ujung-ujungnya uangnya terpakai untuk membeli barang lain. Heu.

Baca juga : Perubahan Setelah Pindah Rumah


"Nunggu akhir tahun aja kali ya siapa tahu banyak diskon" kata saya akhirnya begitu memandang kalender. Dua bulan lagi tahun 2018 akan berakhir. Dan layaknya tahun-tahun sebelumnya, pasti akan banyak pesta diskon yang diadakan berbagai marketplace dan ecommerce di Indonesia. Ah, dunia belanja online sekarang memang kerap membuat kalap. Saya sendiri sejak dulu saya memang memiliki kebiasaan menunggu akhir tahun untuk berbelanja beberapa barang elektronik keperluan rumah tangga. Entahlah saya selalu merasa akhir tahun itu harga-harga barang pasti turun atau diskon.

Festival Belanja 11.11 dari Lazada 


Nah, untuk bulan November sendiri, tanggal yang mungkin paling ditunggu oleh para konsumen belanja online (termasuk saya pastinya) adalah tanggal 11 November alias 11.11? Ada apakah dengan 11.11? Pastinya selain karena merupakan tanggal cantik, di tanggal ini juga kita bisa menikmati Festival Belanja 11.11 yang diadakan oleh Lazada. Pastinya sudah pada tahu dong dengan Lazada?

Bicara soal sejarah sendiri, tanggal 11.11 ini dulunya merupakan perayaan Singles' Day alias hari Jomblo di dataran Cina sana. Jadi, masing-masing angka satu menggambarkan kesendirian. Namun alih-alih bersedih dengan status yang masih sendiri, para jomblo ini memilih merayakannya dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan, termasuk belanja. Dari sinilah kemudian muncul ide parade diskon di tanggal 11.11 itu untuk lebih memanjakan para jomblo. Idenya sukses? Pastinya.

Meski ini katanya adalah pestanya para lajang, bukan berarti saya tidak boleh ikutan dong, ya? Karena sejatinya urusan belanja tak bisa dilepaskan dari dunia wanita, mau itu lajang ataupun sudah berkeluarga. Apalagi di Festival Lazada 11.11 pastinya ini akan ada banyak diskon bahkan hingga mencapai 90% selama 24 jam.  Sebagai seorang pengelola keuangan keluarga yang harus selalu cermat dalam melakukan pengeluaran, pastinya saya takkan melewatkan Festival ini. Lalu kira-kira barang apa sajakah yang menjadi wishlist saya untuk Festival Lazada tahun ini? Berikut daftarnya:

Baca : 6 Cara Sederhana Mengelola Keuangan Keluarga

1. Blender

Seperti yang saya tuliskan di atas, blender merupakan barang yang ingin saya miliki sebelum tahun 2018 berakhir. Dengan kemampuan mengulek yang pas-pasan, keberadaan blender pastinya akan lebih memudahkan saya dalam menyiapkan aneka bumbu masakan. Selain itu, blender juga bisa membantu saya membuat aneka penganan semacam pempek atau bakso yang memerlukan bahan baku berupa daging giling.


2. Celana kerja hamil
Bulan Oktober kemarin saya diberi kejutan oleh Allah dengan kehamilan kedua. Saat ini, celana kerja yang saya kenakan sudah mulai menyempit. Dan berhubung saat ini saya hanya memiliki 1 celana kerja untuk hamil, maka saya perlu membeli beberapa lagi hingga usia kehamilan 9 bulan nantinya.


4. Sepeda anak
Bulan Desember mendatang Yumna putri saya genap berusia 2 tahun. Sebagai hadiahnya, saya dan suami berencana membelikan sebuah sepeda untuknya. Pengennya sih balance bike yang katanya bagus buat melatih motoriknya. Tapi kalau misalnya nggak berjodoh sepeda roda empat juga nggak masalah.  


Nah, itulah dia daftar barang yang saya inginkan dalam rangka perayaan 11.11 nanti. Doakan saya bisa mendapatkan semua ya, teman-teman :)

Thursday, November 1, 2018


Tempat Makan Sate Kambing Muda di Jakarta

Sate merupakan satu masakan Indonesia yang cukup terkenal dan banyak penggemarnya, termasu saya tentunya. Nah, selama ini saya biasanya hanya menyantap sate ayam yang memang mudah sekali ditemukan dimana-mana. Padahal selain menggunakan daging ayam, masih ada jenis sate daging sapi dan juga sate kambing muda.

Sate kambing muda biasanya memiliki tekstur yang lebih soft, enak dan gurih jika dibandingkan dengan sate kambing biasa. Disebut sate kambing muda karena sate yang dipakai untuk sate kambing muda ini adalah jenis kambing berumur 8 – 10 bulanan sehingga kambing memang benar- benar masih muda sehingga dagingnya benar- benar masih gurih dan tidak alot. Kebanyakan penikmat daging sate kambing muda ini adalah orang- orang yang ingin mencicipi nikmatnya daging kambing namun dengan kandungan kolesterol yang lebih rendah.

Kalau di daerah saya sendiri, salah satu warung makan yang terkenal dengan sate kambingnya adalah Sate Tegal Ortega. Warung Sate Tegal Ortega ini sudah memiliki beberapa cabang di Banjarmasin dan Banjarbaru. Lalu bagaimana dengan kota Jakarta? Bagi warga Jakarta, sepertinya juga tak sulit untuk menemukan sate kambing muda di sana. Nah, berikut ini daftar sate kambing muda di Jakarta yang saya rekomendasikan untuk teman-teman sekalian:

Baca juga : 5 Menu Rumahan Urang Banjar yang Perlu Diketahui



Sate Tegal H. Sadjim

Gambar : Foursquare

Merupakan salah satu sate kambing terenak di Jakarta. Promosinya yang hanya dari mulut ke mulut tak membuat sate tegal H. Sadjim ini justru sepi pengunjung. Sebaliknya setiap hari kedai satenya selalu dipadati pengunjung. Kedai sate ini berlokasi di jalan D. Tondano No. 8A, Tanah Abang, Jakarta. Bahkan tak jarang jika beruntung, teman-teman bisa melihat beberapa artis ibukota yang datang ke sana seperti, Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, Deddy Mizwar dan lain sebagainya.

Warung sate tegal H Sadjim ini bisa dibilang sebagai warung satenya para artis. Nah, rahasia kelezatan Sate Tegal H. Sadjim ialah karena si pemiliknya menggunakan daging kambing muda sehingga cita rasa dagingnya sangat empuk dan tidak prengus/amis. Uniknya, dalam sehari, mereka hanya menyestok sate tidak lebih dari 1200 tusuk sate. Selain sate, menu yang juga tak kalah populer di kedai ini adalah Nasgor, sop, soto, tongseng dan gulai kambing. 1 Porsi sate kambingnya dibanderol dengan harga RP 38.500,- saja, untuk sate kambing tanpa lemak dihargai Rp 44.000,- cukup terjangkau bukan?

Pondok Sate Kambing Djono Jogya Pejompongan 

 
Gambar : Foursquare


Merupakan kedai kedua yang menjual sate kambing muda di Jakarta. Namanya yang cukup panjang “Pondok Sate Kambing Djono Jogya Pejompongan” membuat pondok sate ini mudah diingat oleh para masyarakat Jakarta. Tak hanya enak, cara memasak dan cara membuat sate kambing nya sendiri pun unik. Semua pengerjaan tidak dilakukan oleh karyawan, namun resep sate kambing muda nya dibuat sendiri oleh sang pemilik dengan bumbu rahasia untuk dikerjakan oleh para koki- koki handal. Wah berasa di restoran aja ya? Tentunya dengan hasil masakan para koki, kualitas, kenikmatan dan higienitasnya akan terjamin sepenuhnya.

Daging kambing yang digunakan juga merupakan daging kambing muda sehingga tekstur bumbu benar- benar bisa meresep sepenuhnya ke dalam daging kambing muda. Untuk masalah harga, teman-teman tak perlu khawatir sebab sate kambing muda ini dibanderol dengan harga Rp 63.000,- saja loh, sementara untuk versi sate goreng kambing cuma Rp 48.000,- saja. Ada pula menu lain seperti sup, tongseng kambing dan sapi.

Baca juga : [Review] Menyantap Menu Western Day Avenue Cafe Banjarmasin

Sate Kambing Muda Kim Tek

Gambar : Foursquare

Sate kambing yang terakhir adalah sate kambing milik Kim Tek atau yang biasa disebut sebagai Sate Palmerah sebab lokasinya berada di Jalan Palmerah. Namun kini sate kambing muda Kim Tek ini telah berganti lokasi di jalan Panjang No. 8A, Pos Pengumben, Kebon Jeruk Jakarta. Selain daging kambing yang disajikan sebagai sate, ada pula menu lain yang tak kalah nikmat seperti sate buntut, kambing muda, gule kambing, jantung dan lain sebagainya.

Itulah dia daftar tempat sate kambing muda di Jakarta yang bisa saya rekomendasikan. Menurut teman-teman, mana yang paling ingin dikunjungi di antara ketiganya?

Monday, October 29, 2018


Seberapa besar keberanianmu untuk bicara di depan umum?

Jika pertanyaan ini diajukan kepada saya, mungkin jawaban saya adalah sekitar 50% saja. Apalagi jika perintah berbicara di depan umum ini dilakukan secara spontan. Duh, maaf banget saya angkat tangan duluan. Jujur nih, meski telah menempuh jenjang pendidikan hingga sarjana, tak menjamin saya jago cuap-cuap di depan khalayak ramai. Perlu latihan dan keberanian besar untuk itu kalau kata saya.

Saya jadi ingat di kantor setiap kamis pagi ada sesi pemaparan visi misi kantor oleh salah satu staf. Saat itu, mereka yang ditunjuk oleh manajer wajib berbicara tentang hal-hal yang berkaitan dengan visi misi perusahaan dan pekerjaan yang dilakoninya. Beberapa ada yang lancar namun ada juga yang tergagap-gagap karena gugup dan kurang persiapan.

Dengan alasan tak cukup pandai berbicara di depan umum inilah saya akhirnya mengikuti sebuah training public speaking yang berjudul "Training Mahir Public Speaking 2018, Hebat Bicaranya Sukses Karirnya" yang diadakan pada 21 Oktober lalu di salah satu gedung di kota Banjarmasin. Bersama dengan beberapa anggota komunitas Female Blogger of Banjarmasin dan berbagai kalangan lainnya, kami menimba ilmu seputar public speaking bersama 2 narasumber bapak Agus Suprapto dan Hj. Ananda.

Baca juga : Bijak Bermedia Sosial, Flashblogging bersama Kemkominfo

Satu Jam Jago Membawakan Acara



Sesi pertama dari acara training public speaking hari itu diisi oleh bapak Agus Suprapto, seorang MC yang memiliki jam terbang tinggi di kota Banjarmasin. Dalam sesinya ini, pak Agus membagikan berbagai tips seputar dunia Mastering Ceremony yang sudah beliau geluti selama puluhan tahun. Oya, pak Agus ini latar pendidikannya Sarjana Ekonomi namun ternyata rezekinya datang dari kemampuannya berbicara di depan umum. 

Menurut pak Agus sendiri, menjadi MC itu tugasnya hanya 3, yakni membuka acara, mempersilakan nara sumber berbicara, dan menutup acara. Kesannya mudah sekali ya, namun pastinya memerlukan ilmu dan keluwesan untuk menjadikan kita MC yang baik. Nah, beberapa hal yang harus kita ketahui seputar dunia public speaking ini menurut pak Agus adalah:

1. Berbicara jujur dengan hati

Bicara di depan umum bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Bahkan bisa dibilang perlu keberanian besar untuk melakukannya. Nah, hal pertama yang sebaiknya diketahui adalah seorang MC atau siapapun yang berbicara di depan umum sebaiknya berbicara jujur dengan hati mereka. 

2. Eye contact

Kadang kita kerap menghindari kontak mata dengan audience saat berbicara di depan umum. Padahal eye contact ini ternyata sangat diperlukan untuk membuat kita bisa menguasai acara. Bahkan kata pak Agus nih, saat berbicara pandangilah orang paling berpengaruh di ruangan tersebut untuk menghilangkan kegugupan kita. 

3. Gunakan intonasi yang baik

Intonasi yang baik juga diperlukan saat berbicara di depan umum. Kita harus tahu kapan menekankan sebuah kalimat atau memberi jeda dalam pernyataan yang kita buat. Dengan intonasi yang baik pastinya akan membuat acara yang kita pandu terasa lebih hidup. 

4. Artikulasi yang jelas

Artkulasi juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan saat berbicara di depan umum.Jangan sampai saat kita berbicara di depan umum suara yang terdengar seperti orang yang sedang berkumur-kumur. Karena itulah penting bagi seorang MC untuk terus melatih pengucapan kata yang akan digunakannya saat akan tampil di depan umum. 

5. Lugas jelas dan tidak bertele-tele

Kadang kita kerap bertemu dengan mereka yang berbicara ngalor-ngidul saat berada di depan banyak orang. Entah itu karena gugup atau untuk menutupi kegugupannya itu. Nah, seorang MC yang baik sebaiknya menghindari dari hal ini karena pasti akan membuat penonton merasa bosan dengan kalimat yang bertele-tele. 

6. Berbicara sambil tersenyum

Senyum. Ya, jangan lupakan hal ini saat berbucara di depan umum. Pastinya audience lebih senang ya dengan MC yang murah senyum ketimbang yang datar aja mukanya sepanjang acara. 

7. Perkaya dengan bahasa tubuh 

Bahasa tubuh juga menjadi salah satu bagian penting saat membawakan acara. Apalagi kalau acara yang dipandu adalah acara non formal. Nggak mungkin kan kita diam saja di satu tempat selama acara. Nah, salah satu contoh dari bahasa tubuh ini adalah kemampuan pembawa acara mengurangi kebosanan dengan adanya ice breaking

8. Perluas pengetahuan

Menjadi MC juga menuntut kita memiliki pengetahuan yang luas. Entah itu seputar materi yang akan dibawakan juga materi umum lain yang berguna dalam meningkatkan skill memandu acara. 

The Power of Public Speaking



Materi kedua training hari itu disampaikan oleh Hj. Ananda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin yang juga pernah menjadi kebanggaan warga Kalimantan Selatan karena berhasil menjadi Runner Up 1 Putri Indonesia 2006. Jika di sesi sebelumnya pak Agus membagikan ilmu seputar teknik membawakan acara, maka di sesinya ini Hj. Ananda lebih banyak bercerita bagaimana kemampuan public speaking menghantarkannya menuju kesusksesan sejak usia muda. Nah, berhubung usiaya tak jauh beda dengan saya, boleh dong selanjutnya saya menyebut beliau dengan Nanda saja.

Sebagai salah satu tokoh penting di kota Banjarmasin, Nanda yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar kota Banjarmasin bercerita bagaimana awal mula kiprahnya di dunia public speaking. Tentunya semua tidak didapat dengan cara yang instan. Sejak masih berseragam putih biru, Nanda sudah aktif di ekskul di sekolahnya. Tak hanya itu, Nanda juga sangat rajin mengikuti berbagai kompetisi entah itu skala lokal maupun nasional. Karena itu nggak heran dong ya kalau list prestasinya bejibun mulai dari Paskibraka Nasional hingga menjadi Runner Up 1 Putri Indonesia. 

Nah, menurut Nanda, nih public speaking penting sekali dikuasai setiap orang. Bahkan, kata Nanda lagi, semua pekerjaan di dunia ini memerlukan public speaking, tak terkecuali emak-emak rempong. Ada beberapa manfaat yang bisa didapat dari public speaking ini, yakni:
1. Membantu meningkatkan percaya diri
2. Meningkatkan kualitas diri
3. Membuat diri lebih berpikir kritis
4. Meningkatkan kemampuan dalam memimpin

Nanda sendiri memulai karir public speaking-nya dari menjadi MC di acara Dies Natalis di kampusnya. Sosoknya yang dikenal doyan cuap-cuap (bore kalau kata orang Banjar) menjadi pilihan saat panitia kebingungan mencari MC untuk acara mereka. Dari sinilah kemudian Nanda kerap menerima tawaran menjadi MC di berbagai acara. Di awal karirnya ini, Nanda bahkan rela tak mendapat honor dari tugasnya sebagai MC. Tujuannya hanya 1, menjajal berbagai kesempatan dan menemukan panggung untuk dirinya. 

Sekian tahun melintang di dunia public speaking, tentunya Nanda memiliki tips yang menunjang kesuksesan karirnya. Adapun 4 tips sukses dalam public speaking versi Nanda antara lain:

1. Doa
2. 3L (Latihan, Latihan Lagi, Latihan Terus) 
3. Attitude
4. Doa

Lalu bagaimana jika sebagai seorang MC, kita memiliki merasa memiliki fisik yang biasa saja? Nah, untuk pertanyaan ini, Nanda memberikan jawaban jitu. Kuncinya ada pada attitude yang baik dan bagaimana kita menonjolkan kelebihan kita. Nanda memberi contoh bagaimana saat menjadi finalis Putri Indonesia dulu dirinya termasuk dalam peserta dengan tinggi yang biasa saja. Namun dengan attitude yang baik dan kelebihan yang ditonjolkannya, Nanda berhasil menyabet gelar Putri Persahabatan yang dipilih oleh para finalis Putri Indonesia. Jangan lupa juga terus berdoa sebelum dan sesudah menjalankan pekerjaan kita. Karena kekuatan doa itu bisa mengubah takdir, begitu tutup Nanda di sesi acaranya tersebut. 

Acara training public speaking hari itu berakhir sekitar pukul 1 siang. Alhamdulillah melalui acara ini saya mendapatkan ilmu baru serta motivasi untuk lebih berani berbicara di depan umum. Buat teman-teman sendiri, seberapa besar keberanian kalian untuk berbicara di depan umum? 




Sunday, October 28, 2018

Tanda si kecil siap toilet training

Beberapa bulan lagi, Yumna putri saya akan berusia 2 tahun. Sebagai seorang batita, cukup banyak kelakuannya yang membuat kami takjub. Kadang dia ngotot mau pakai celananya sendiri, di lain waktu anaknya ngotot nggak mau pakai popok. Tak hanya itu, kosakatanya juga semakin banyak dan sudah mulai pintar menirukan lagu-lagu yang sering didengarnya.

Jelang usianya yang 2 tahun ini, sebenarnya ada 2 hal yang ingin saya terapkan pada Yumna. Pertama tentu saja menyapihnya dan kedua urusan toilet training. Katanya nih, urusan menyapih dan toilet training ini perlu persiapan tersendiri dan bisa membuat ibunya baper.

Untuk urusan menyapih, Yumna sendiri sekarang memang sudah jarang sekali menyusu langsung. Bahkan tidur pun kadang dia hanya perlu dikeloni sebentar. Nah, kalau urusan toilet training lain lagi ceritanya. Saya harus mulai dari nol dan harus siap dengan segala kerepotan yang dihasilkan. Dan tentunya, sebelum memulai proses toilet training, tentunya saya harus tahu tanda-tanda kalau Yumna sudah siap. Apa sajakah tanda-tanda tersebut?

1. Konsisten buang air di waktu-waktu tertentu saja

Tanda pertama anak siap toilet training adalah konsisten buang air di waktu-waktu tertentu saja. Entah itu saat bangun tidur, selesai makan, atau malam sebelum tidur.Jika waktu si kecil buang air bisa diprediksi di waktu-waktu tertentu, ini artinya ia sudah bisa mengatur otot-otot kandung kemihnya untuk tidak buang air terus-menerus.Tanda lainnya adalah jika ia bisa menahan untuk tidak pipis selama 1 hingga 2 jam atau tidak mengompol ketika sedang tidur dalam jangka waktu yang sebentar.

Hmm, jujur kalau soal ini saya agak sulit mengetahuinya mengingat Yumna menggunakan pospak setiap hari. Pastinya ia terbiasa langsung pipis di pospaknya dan baru minta ganti kalau sudah merasa penuh sekali. Mungkin sebaiknya saya melakukan percobaan terlebih dahulu dengan tidak memakaikan pospak pada Yumna di hari libur untuk mengetahui jam pipisnya. 

2. Meminta popoknya diganti secara rutin

Tanda kedua kalau anak kita sudah siap untuk toilet training adalah kerap meminta agar popoknya diganti. Biasanya ini terjadi karena anak kita merasa jijik dengan popoknya yang kotor terutama jika selesai BAB. Bahkan bisa jadi anak terus-terusan minta popoknya diganti meski popoknya belum terlalu penuh. Munculnya rasa risih ini bisa diartikan bahwa anak kita sudah mulai perhatian terhadap kebersihan tubuhnya dan ingin celana yang dipakainya selalu kering.

Kalau Yumna sendiri sih memang selalu minta popoknya diganti kalau dia BAB. Kadang dia juga memberi tahu kami kalau mau BAB. Tapi kadang anaknya masih tidak konsisten. Di lain waktu dia malah menolak diganti popok meski tahu popoknya sudah kotor. Heu.

3. Penasaran dan suka meniru saat orang lain menggunakan toilet


Kadang ada saat di mana si kecil tiba-tiba berada di belakang membuntuti kita saat berjalan menuju toilet. Nah, ternyata ini bisa jadi merupakan tanda bahwa si kecil penasaran dengan bentuk toilet dan ingin tahu apa yang dilakukan orang saat berada di dalamnya.

Kalau anak sudah menunjukkan ketertarikan dengan urusan kamar mandi ini, kita bisa memanfaatkannya dengan langsung mendemonstrasikan langkah-langkah menggunakan toilet di depan anak. Kita bisa mulai mengajari mulai dari membuka celana, duduk di atas toilet, hingga memencet flush saat ia sudah selesai buang air. Dengan begitu, saat anak ingin buang air, ia bisa langsung mempraktekkan cara-cara tersebut.

Yumna sendiri sejak usianya 1,5 tahun sudah saya ajak ke toilet bersama untuk menunjukkan bagaimana cara buang air kecil. Belakangan anaknya kalau sudah ke kamar mandi selalu langsung jongkok di depan kloset dan bilang dia mau mimih. Padahal sih ya, anaknya sudah pipis duluan di pospak dan tinggal cebok. Yumna sekarang juga selalu ngotot mengambil air sendiri buat cebok saat kami di kamar mandi.



4. Merasa malu ketika buang air di depan orang lain

Dulu, salah satu keponakan saya kalau sedang BAB langsung lari ke belakang pintu dan ngeden di sana. Saat melihat hal tersebut saya menganggapnya hal yang sangat lucu. Ternyata, saya baru tahu kalau itu adalah tanda kalau anak kita merasa malu buang air di depan orang lain. Selain itu, anak yang siap toilet training juga memiliki kemampuan untuk mengontrol dan menahan buang air hingga tidak ada lagi yang melihatnya.

Selain dengan bersembunyi, biasanya si kecil juga menunjukkan ekspresi ingin buang air dengan mengejan atau terlihat gelisah. Bahkan ada juga anak yang sudah dapat mengungkapkan keinginannya secara langsung, seperti mengucapkan kata "pipis" atau "pup". Ini artinya, ia sudah memahami cara kerja tubuhnya dan siap untuk berlatih menggunakan toilet. Well, kalau untuk yang ini kayaknya Yumna sudah menunjukkannya sejak masih berusia 1 tahun.

Baca juga : Yuk, Pantau Tahapan Tumbuh Gigi pada Bayi


***

Dalam urusan memulai proses toilet training ini, pastinya dibutuhkan kesabaran yang ekstra dalam mengajari si kecil yang selalu berubah-ubah moodnya. Saat ini bisa saja ia mau menuruti semua langkah yang kita tunjukkan, lalu tiba-tiba menolak dan rewel keesokan harinya.

Tak hanya itu, saya juga harus tetap mengawasi Yumna saat berada di kamar mandi untuk menghindari kecelakaan, terpeleset, atau hal-hal buruk lainnya. Saya juga sebaiknya tidak terlalu memaksakan karena itu justru akan membuatnya frustasi dan memperlambat proses kesiapan Yumna secara alami. Nah pertanyaan selanjutnya, jika Yumna sudah siap dengan proses toilet training-nya, apakah saya sebagai ibunya juga sudah siap menjalaninya?

Monday, October 22, 2018



Siapa yang tidak mengenal Wardah? Sejak awal kemunculannya, brand kosmetik yang satu ini sudah mencuri perhatian karena merupakan brand kosmetik pertama yang bersertifikat halal. Tak hanya itu, inovasi yang selalu dilakukannya juga membuat Wardah menjadi pelopor trend dunia kosmetik di Indonesia.

Namun kalau boleh jujur nih, awalnya saya tak terlalu cocok menggunakan skincare dari Wardah. Saya ingat saat masih duduk di bangku SMA dulu pertama kali saya mencoba salah satu pelembabnya. Maksud hati sih biar wajah bisa lebih putih. Namun apa daya begitu dioleskan ke wajah, krimnya membuat wajah saya sedikit panas dan langsung keluar keringat. Otomatis bedak yang saya gunakan tidak bisa menempel karena keringat ini. Nah, sejak saat itu saya sempat menghindari menggunakan pelembab Wardah.

Setelah sekian lama berlalu, saya pun mulai kembali berani menggunakan produk skincare Wardah. Mulai dari sunblock Wardah dan juga pelembabnya. Seperti produk yang saya gunakan sekarang, yakni Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Moisturizer Cream. Produk ini merupakan seri moisturizer cream terbaru dari Wardah yang saya gunakan. Nah, bagaimana review saya terhadap produk ini?

Baca juga : [Review] Wardah Eyebrow Kit

Kemasan

Produk Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Moisturizer Cream merupakan produk moisturizer yang ditujukan untuk kulit normal-kering. Kemasan luarnya berbentuk kotak berwarna hijau dan putih, dengan gambar aloe vera pada bagian dalamnya. Kemasan produknya sendiri berbentuk tube dengan tutup flip dan berukuran 40 ml yang pastinya bisa dibawa kemana-mana. 



Kandungan

Adapun bahan yang digunakan produk ini antara lain:

Aqua, Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Glycerin, Isopropyl Myristate, Glyceryl Stearate, Ceteareth-33, PEG-100 Stearate, Phenoxyethanol, Propylene Glycol, Titanium Dioxide, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Olive Oil PEG-7 Ester, Triethylene Glycol, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.



Pada bagian belakang kemasan sendiri terdapat info tentang kandungan produk dan manfaat yang diberikan, yakni:

Hydramild Aloe Vera Extract
Ekstrak Aloe Vera organik yang dikenal sebagai bahan aktif berikan efek menenangkan dan melembabkan

Moisturizing Duo
Perpaduan sinergis antara humektan dan emmolient bantu menjaga kelembaban kulit secara optimal

Olive Oil
Minyak zaitun pilihan yang membantu melembabkan kulit hingga ke seluruh sel lapisan atas epidermis sehingga kulit terasa halus dan lembab

Baca juga : [Review] L'OREAL WHITE PERFECT CLINICAL SERIES

Tekstur produk 

Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Moisturizer memiliki tekstur yang agak kental dan berwarna putih susu. Produk ini juga memiliki aroma seperti daun teh (atau aloe vera?) yang menyegarkan. Saat dioleskan ke wajah, produknya bisa dengan mudah dibaurkan, cepat menyerap ke kulit dan tidak meninggalkan white cast. Selain itu, produk ini juga memberikan efek dingin saat dioleskan ke kulit. 




Kesimpulan

Selama kurang lebih 1 bulan menggunakan Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Moisturizer, bisa dibilang saya cukup puas dengan pelembab Wardah yang satu ini. Produknya nyaman dipakai dan bisa melembabkan wajah saya seharian. Selain itu harganya juga sangat terjangkau yakni sekitar Rp. 17.000,00 saja. Nggak bikin kantong emak jebol deh pastinya. Hehe.


Kelebihan
+ Harga terjangkau
+ Halal
+ Mudah meresap
+ Tidak menimbulkan white cast

Kekurangan

- Tidak mengandung SPF
 

Rating produk : 4/5



Thursday, October 18, 2018


Female Blogger of Banjarmasin 2nd Anniversary

Minggu, 7 Oktober yang lalu saya dan anggota komunitas Female Blogger of Banjarmasin berkumpul bersama di Rustic Bistro Fave Hotel Banjarmasin. Acara kumpul-kumpul ini dalam rangka syukuran ulang tahun ke-2 komunitas FBB. Yup, tepatnya tanggal 6 Oktober 2018 kemarin komunitas blogger perempuan pertama di Kalimantan Selatan ini resmi berusia 2 tahun. Usia yang mungkin masih seumur jagung namun kami harap bisa memberi inspirasi bagi para blogger di Kalimantan Selatan.

Acaranya sendiri dimulai pada pukul 12.00 wita dan dihadiri 16 dari 32 anggota FBB. Aya, salah satu pengurus FBB ditunjuk menjadi MC acara yang bertema "Blooming Up" dengan dress code kuning dan ungu ini. Dengan gayanya yang ceria, Aya membuka acara yang langsung dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan dari ketua FBB, mbak Ruli Retno. Setelah kata sambutan dari ketua FBB sambutan kedua disampaikan oleh ibu Dhany selaku ketua IWITA Kalsel yang juga merupakan salah satu sponsor acara. 





Selain menyampaikan kata sambutan, bu Dhany didampingi oleh ibu Dewi (Sekjen IWITA Kalsel) juga mengumumkan pemenang lomba blog yang diadakan dalam rangka ulang tahun Female Blogger of Banjarmasin. Ada 6 orang yang terpilih menjadi pemenang hari itu dan mendapatkan hadiah berupa bantal dan sejumlah uang tunai dari IWITA. Mereka antara lain:

1. Aya (www.ayakhairiah.com)
2. Rizky Ashya (www.simatakodok.blogspot.com)
3. Rindang Yuliani (www.rindangyuliani.com)
4. Mia Yunita (www.ummvc.com)
5. Enny Ratnawati (www.ennyra.blogspot.com)
6. Ruli Retno (www.ruliretno.com)



Usai jeda makan siang, acara dilanjutkan kembali. Kali ini acara berlangsung lebih santai karena merupakan sesi curhat sesama anggota FBB. Dalam kesempatan ini beberapa anggota menyampaikan kesan-kesannya selama bergabung di komunitas FBB yakni kak Nailiya Nikmah, Ruli dan Loly. Tak hanya itu, dalam sesi ini juga ditampilkan beberapa ucapan ulang tahun dari komunitas-komunitas blogger lain yang ada di dunia blog Indonesia. 




Nah, meski kesannya cuma acara kumpul-kumpul dan syukuran, namun acara hari itu tetap diisi dengan sedikit materi dari para anggota komunitas sendiri. Sesi pertama materi diberikan oleh kak Nailiya yang merupakan seorang dosen. Dalam presentasinya, kak Nay membahas tentang pentingnya mengetahui EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) dalam dunia tulis menulis. Tak hanya itu, kak Nay juga berbagi sedikit tips bagi mereka yang ingin menulis. Untuk materi kedua sendiri yang berisi tentang dunia blog diisi oleh saya sendiri. Heu. Duh asli deh grogi berat mengingat teman-teman yang lain juga sebenarnya sudah jago dalam urusan ngeblog ini.

Jelang pukul 15.00, acara hari itu pun berakhir. Oya, sebelumnya dibagikan juga beberapa hadiah doorprize bagi 3 orang peserta yang beruntung. Alhamdulillah saya termasuk dalam penerima doorprize ini. Setelah acara ditutup sendiri, para anggota FBB langsung sibuk mencari spot masing-masing untuk berfoto. Maklum lah, ya, Rustic Bistro-nya Fave Hotel ini memang memiliki beberapa spot yang instagramable.


So, itulah dia sedikit cerita saya tentang acara anniversary Female Blogger of Banjarmasin yang berlangsung beberapa waktu yang lalu. Sebagai salah satu anggotanya, saya berharap Female Blogger of Banjarmasin bisa semakin berkembang dan menjadi inspirasi bagi para blogger perempuan di Kalimantan Selatan.