Belajar Reksadana di Skill Academy


Dalam perencanaan keuangan, investasi merupakan salah satu hal yang penting dilakukan terutama untuk tujuan jangka panjang. Berbeda dengan menabung yang biasanya untuk tujuan jangka pendek dan tidak memiliki imbal balik yang besar, maka investasi merupakan kegiatan yang memiliki tujuan jangka panjang dan memberikan keuntungan besar bagi pemiliknya. 

Pada praktiknya, bisa jadi sebenarnya kita sudah cukup familiar dengan kegiatan investasi ini. Sebut saja emak-emak zaman dulu yang gemar berbelanja emas atau orang-orang yang membeli tanah dengan sistem kavling. Dua contoh di atas merupakan praktik investasi yang cukup sering kita temukan dalam keseharian. 

Jenis-jenis investasi


Seiring dengan perkembangan zaman, investasi pun semakin berkembang dan bertambah jenisnya. Beberapa jenis investasi yang menjadi pilihan antara lain:

Investasi emas

Berinvestasi dalam bentuk emas bisa dibilang bentuk investasi yang paling mudah kita temui dalam keseharian. Emas bisa menjadi pilihan dalam berinvestasi karena nilai jual emas yang tak pernah turun. Ada juga yang mengatakan kalau Berinvestasi dalam bentuk emas adalah salah satu cara dalam mengamankan harta karena nilai emas yang selalu naik di masa depan. Dalam hal berinvestasi emas ini, lebih disarankan menyimpan emas dalam bentuk batangan dan bukan perhiasan karena emas dalam bentuk batangan nilai jualnya lebih tinggi. 

Investasi properti dan tanah

Investasi dalam bentuk properti ini bisa berupa tanah, rumah, kos-kosan hingga apartemen juga bisa menjadi pilihan untuk investasi jangka panjang. Selain dijual kembali di masa depan, tanah ataupun rumah yang dimiliki ke depannya bisa diinvestasikan dalam bentuk kontrakan yang pastinya bisa menjadi sumber pemasukan pasif bagi pemiliknya. Kekurangan dari investasi properti ini adalah perlunya dana yang cukup besar dalam upaya memiliki sebidang tanah atau sebuah rumah. 

Investasi produk keuangan

Investasi dalam bentuk produk keuangan bisa dibilang sangat gencar disosialisasikan kepada kaum millenial saat ini. Produk keuangan yang bisa dijadikan investasi antara lain reksadana, pasar modal/saham dan obligasi. Salah satu keuntungan dari berinvestasi dalam produk keuangan adalah modalnya tidak terlalu besar. Untuk berinvestasi di reksadana, misalnya, kamu bisa memulainya dengan 100 ribu rupiah saja.


Mengenal investasi reksadana

Reksadana merupakan salah satu bentuk investasi produk keuangan yang bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berinvestasi jangka pendek maupun jangka panjang. Reksadana sendiri merupakan wadah yang dipergunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Secara umum, 4 jenis reksadana yang bisa menjadi pilihan sesuai profil risiko yang dimiliki seseorang. Empat jenis reksadana tersebut antara lain:

Reksadana pasar uang (Money Market Funds) 

Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang investasinya dilakukan pada instrumen investasi pasar uang dengan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun seperti deposito berjangka, sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan berbagai instrumen pasar uang lainnya. Reksadana pasar uang cocok bagi mereka yang berinvestasi jangka pendek yakni dalam waktu 1 tahun. 

Reksadana pendapatan tetap (Fixed Income Funds) 

Reksadana pendapatan tetap merupakan reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Reksadana pendapatan tetap ini 


Reksadana saham (Equity Funds) 

Reksadana saham adalah reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat equitas. Reksadana saham ini memiliki tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap. 


Reksadana campuran

Reksadana campuran merupakan jenis reksadana yang mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi seperti saham, surat utang dan pasar uang. Reksadana campuran cocok bagi mereka yang ingin berinvestasi selama 3-5 tahun. 

Belajar investasi reksadana di Skill Academy


Saat ini, untuk bisa berinvestasi di reksadana caranya sangat mudah. Kamu bisa mulai berinvestasi melalui Agen Penyedia Reksadana (APERD) yang menyediakan berbagai jenis reksadana. Namun perlu diingat, sebelum memulai investasi di reksadana tentunya kita harus mencari tahu terlebih dahulu tentang seluk beluk investasi ini. Dalam hal ini kamu bisa belajar lewat buku hingga belajar investasi reksadana di kelas khusus seperti di Skill Academy. 

Skill academy merupakan salah satu layanan dari Ruang Guru yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan di berbagai bidang. Ada banyak pilihan kelas di Skill Academy mulai dari pengembangan diri, finansial, pemasaran produk, teknologi dan software, kursus bahasa Inggris hingga persiapan mengikuti tes. 

Salah satu kelas finansial yang bisa diikuti di Skill Academy adalah Belajar Reksa Dana - Untung Besar dengan Modal Kecil yang diampu oleh Liyanto Sudarso. Pada kelas ini peserta akan memperdalam pengetahuan tentang bagaimana memilih reksadana dan memaksimalkan keuntungan dari reksadana. Liyanto Sudarso sendiri merupakan seorang certified securities analyst (CSA) yang menulis buku berjudul "Taktis Berinvestasi Reksa Dana." Selain itu, Liyanto juga aktif menjadi pembicaa di TV dan seminar mengenai invetasi saham.


Belajar Reksadana di Skill Academy


Topik yang akan dibahas pada kelas  Belajar Reksa Dana - Untung Besar dengan Modal Kecil meliputi 5 topik dengan 14 materi. Dalam pemberian materi, peserta kelas akan mendapatkan 12 materi video dan 2 dokumen. Kelima materi topik yang dibahas pada kelas ini antara lain:

Reksadana dan investasi

Materi pertama ini akan membahas hal-hal mendasar seputar investasi dan keuntungan dari investasi reksadana. 

Tipe investor dan tipe reksadana

Pada topik ini, peserta akan diberikan materi tentang profil dari investor, menentukan profil investor dan jenis-jenis reksadana yang bisa dipilih calon investor. 


Reksadana lebih detail

Pada topik ini akan membahas reksadana secara detail yakni dengan membaca Fund fact sheet dan prospektus dari sebuah reksadana. 


Strategi investasi

Pada topik ini peserta akan diberikan materi tentang teknik investasi, serta cara dan jalur memulai investasi

Ringkasan

Topik ini merupakan rangkuman dari topik-topik sebelumnya.


Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan mengikuti kelas di Skill Academy. Selain mendapatkan materi yang lengkap, kelas reksadana di Skill Academy juga memberikan sertifikat bagi pesertanya. Selain itu, materi di Skill Academy juga bisa diakses selamanya oleh peserta kelas. Nah, tunggu apalagi? Yuk segera daftar di Skill Academy!


Baca Juga