Alergi Susu Sapi pada Anak dan Cara Mengatasinya

alergi susu sapi pada anak

Sebagai seorang yang memiliki alergi rhinitis, kadang muncul kekhawatiran di benak saya akankah kedua anak saya akan memiliki alergi yang sama? Setiap kali saya terpapar udara dingin atau debu maka saya akan mendadak kena flu dan terus bersin-bersin yang cukup mengganggu. Apalagi kedua anak saya juga memiliki golongan darah yang sama dengan saya. Jadilah jika ada salah satu dari kami yang terkena flu akan langsung menular kepada yang lainnya.

Untungnya ternyata hingga saat ini saya tidak menemukan alergi dingin tersebut pada kedua anak saya. Keduanya tampaknya tidak mengalami gejala bersin-bersin jika menghadapi udara dingin. Namun tentunya saya harus tetap melakukan observasi kepada keduanya karena siapa tahu kan alergi ini muncul di tahun-tahun mendatang?

Alergi sendiri merupakan sebuah reaksi dari sistem kekebalan tubuh manusia (imun) terhadap suatu zat yang seharusnya tidak berbahaya. Reaksi yang ditimbulkan dari alergi ini ada bermacam-macam seperti gatal-gatal, pilek, ruam hingga sesak nafas. Reaksi alergi ini biasanya langsung terlihat begitu seseorang mengkonsumsi atau berinteraksi dengan zat alergennya. Meski mungkin dianggap sepele, alergi jika tidak ditangani dengan baik nyatanya juga bisa membahayakan penderitanya.


Mengenal Alergi Susu Sapi pada anak


Salah satu jenis alergi yang mungkin kerap ditemui pada bayi dan anak-anak adalah alergi susu sapi. Alergi susu sapi merupakan kondisi saat imun tubuh bayi menganggap protein susu sapi sebagai zat yang berbahaya bagi tubuh. Alergi susu sapi kadang disamakan dengan intoleransi laktosa mengingat gejalanya yang mirip. Hal yang membedakan alergi susu sapi dengan intoleransi laktosa adalah alergi susu sapi terjadi karena imun tubuh bayi bereaksi berlebihan terhadap kandungan protein susu sapi sementara intoleransi laktosa disebabkan oleh tubuh yang tidak bisa mencerna kandungan laktosa pada susu. 

Bayi yang mengalami alergi susu sapi biasanya mengalami beberapa gejala diantaranya: 

  • Muntah
  • Bengkak pada bagian tubuh tertentu seperti bagian wajah, khususnya bibir
  • Batuk-batuk yang disebabkan saluran pernapasan bayi menolak zat yang ada pada susu sapi
  • Diare
  • Gatal dan ruam pada anggota tubuh
  • Rewel atau kerap menangis karena saluran pernapasan bayi memberikan reaksi berlebihan sehingga membuat tenggorokan terasa sakit dan sesak
  • Perut kembung yang bisa menyebabkan bayi muntah
  • Sesak napas. Hal ini muncul karena saluran pernapasan bayi mengandung banyak lendir yang mengakibatkan bayi susah bernapas

Sebagian orang mungkin menganggap alergi susu sapi hanya terjadi pada bayi atau anak yang mengkonsumsi susu sapi atau susu formula. Namun kenyataannya, ada juga bayi ASI yang mengalami alergi susu sapi karena ibunya mengkonsumsi produk olahan sapi. Karena itulah jika ada bayi yang mengkonsumsi ASI ibunya namun ditemukan gejala alergi susu sapi pada tubuhnya, maka mau tak mau ibu harus menghentikan konsumsi produk olahan sapi agar bayinya tidak mengalami alergi. 


Cara mengatasi alergi susu sapi pada anak

mengatasi alergi susu sapi


Alergi susu sapi pada bayi biasanya akan diketahui sebelum usianya 6 bulan. Alergi susu sapi umumnya akan menghilang seiring pertambahan usia anak kita. Namun jika tidak ditangani dengan baik, alergi susu sapi bisa berakibat pada pertumbuhan anak. Hal ini disebabkan terjadinya kerusakan pada mukosa saluran cerna anak karena adanya alergi susu sapi sehingga makronutrien dan mikronutrien pada makanan tidak bisa dicerna dengan baik oleh tubuh. Anak kemungkinan besar akan mengalami penurunan berat badan hingga gagal tumbuh.

Untuk mengatasi alergi susu sapi yang ditemukan pada anak kita, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

Memberikan ASI pada anak di 2 tahun pertama kehidupannya

Tentunya kita semua tahu kalau ASI adalah makanan dan minuman terbaik yang bisa diberikan seorang ibu kepada anaknya terutama di awal-awal kehidupan anak. ASI memiliki semua kandungan yang diperlukan oleh bayi selama 2 tahun masa hidupnya. Tentunya untuk bisa memberikan ASI yang berkualitas pada anak, ibu juga sebaiknya mengkonsumsi makanan yang bergizi. Lalu jika ternyata bayi ASI tersebut ternyata memiliki gejala alergi susu sapi, sebaiknya ibu membatasi konsumsi olahan sapi agar anak tidak mengalami alergi setelah meminum ASI.


Memberikan susu formula dengan kandungan tidak menyebabkan alergi

Jika ibu memutuskan memberikan susu formula kepada anaknya dengan alasan tertentu, maka untuk anak yang memiliki alergi susu sapi sebaiknya diberikan susu formula dengan kandungan yang tidak menyebabkan alergi pada anak. Beberapa jenis susu yang bisa diberikan pada anak dengan alergi susu sapi diantaranya:

  • Susu formula hipoalergenik, merupakan susu sapi yang diolah melalui proses hidrolisis parsial sehingga mengandung partikel susu sapi yang lebih sedikit dibandingkan dengan susu formula pada umumnya 
  • Susu kedelai atau susu soya
  • Susu kacang mede
  • Susu almond


Pentingnya Cek Alergi pada Anak

cara cek alergi


Sebagai orang tua, tentunya kita ingin anak kita bisa memiliki tumbuh kembang yang optimal sesuai dengan usianya. Karena itu penting sekali bagi kita sebagai orang tua untuk mengetahui apakah anak memiliki alergi terhadap zat tertentu termasuk juga alergi susu sapi ini. Beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua dalam upaya mengetahui apakah ada alergi pada anak antara lain:

Mengecek riwayat alergi diri sendiri dan juga pasangan

Alergi bisa terjadi karena faktor genetik. Orang tua yang memiliki jenis alergi tertentu bisa menurunkan alerginya ini kepada anaknya. Seperti saya dan adik perempuan yang sama-sama memiliki rhinitis alergi yang merupakan turunan dari almarhum ayah. Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki riwayat alergi, maka ada kemungkinan anak juga akan memiliki alergi yang sama. Karena itu 


Melakukan observasi pada anak setiap memberikan jenis makanan baru

Seperti yang dituliskan di atas, biasanya reaksi alergi akan muncul tak setelah anak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung alergen. Untuk itu, saat memberikan jenis makanan baru pada anak misalnya saat periode MPASI ibu melakukan observasi apakah ada reaksi yang muncul setelah anak mengkonsumsi makanan tersebut. Jika anak mengalami beberapa gejala alergi seperti batuk-batuk, muntah, ruam dan berbagai gejala alergi lainnya, maka ibu bisa menghentikan pemberian makanan tersebut selama beberapa waktu dan diberikan kembali di kemudian hari untuk memastikan apakah benar itu alergi. 


Melakukan tes alergi 

Selain dengan mengetahui riwayat alergi orang tua dan melakukan observasi saat memberikan makan ke anak, orang tua juga bisa melakukan cek alergi ke anak untuk memastikan alergi yang dimiliki anak. Untuk tes alergi ini biasanya ada 3 jenis tes yang dilakukan yakni:
  • Skin prick test (uji tusuk) yang dilakukan di lapisan epidermis tubuh pasien, biasanya di bagian lengan bawah bagian dalam
  • Uji tempel merupakan tes yang dilakukan dengan menempelkan alergen yang dicurigai sebagai penyebab selama 24-48 jam
  • Tes IgE (ambil darah) yang dilakukan untuk mengukur kadang imnunoglobulin E yang merupakan salah satu antibodi dalam tubuh. Jika jumlah IgE ini tinggi bisa jadi menandakan tubuh sedang bereaksi terhadap alergen sehingga menimbulkan reaksi alergi 

Sebagai orang tua tentunya kita harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anak kita termasuk apakah ada alergi atau tidak. Nah, buat teman-teman yang memiliki buah hati terutama yang masih bayi, yuk lakukan cek alergi untuk anak agar kita bisa cepat menanganinya.  

 

Sumber tulisan :
Alergi Susu Sapi: Penyebab, Gejala, dan Pilihan Susu Alternatifnya (hellosehat.com)
Solusi Cepat, Kenali 4 Cara Cek Alergi yang Dialami Si Kecil - Tribunnews.com
Baca Juga
Reactions

Post a Comment

98 Comments

  1. aku dulu ga ngerti alergi, eh kebeneran anak pertama alergi, rewel parah, ruam, pokoknya ya ampun nangis terus dan ga nyaman keliatannya. Ternyata beneran waktu ke dokter punya alergi. Sampai skrg alerginya masih suka kambuh, kadang jadi asma atau pun ruam2 di kulit. Dan anak alergi itu masya alloh menguji sekali, karena anakku itu alergennya pun banyak.

    ReplyDelete
  2. Aku mulai ngeh mengenai alergi ini ketika masuk rumah sakit dan dokter bertanya, ada alergi pada obat tertentu? Wah, seumur2 aku gak pernah cek dan sempat khawatir juga pas bilang gak ada. Ternyata alergi juga bisa pada bahan makanan dan susu. Baru tahu ternyata alergi bisa dicek... Jadi para ibu bisa memeriksakan anak mereka untuk tahu apakah memiliki alergi atau tidak ya..

    ReplyDelete
  3. Anakku juga ada yang rhinitis tapi doyan di tempat dingin. Hadeeh.. Kalau yang alergi susu sapi bisa pake morinaga soya sebagai solusi, ya

    ReplyDelete
  4. Ada yg bilang alergi itu semacam berkah terselubung.karena kudu menghindari bahan pangan tertentu,anak dgn alergi nih terhindar dari penyakit degeneratif d masa mendatang.
    Tapi ya kasihan juga klo kambuh alerginya ya mba. Sangat ngga nyaman pastinya

    ReplyDelete
  5. Anak sebetulnya bisa hidup nyaman meskipun punya alergi. Asalkan, dia mai berteman dengan alerginya.

    ReplyDelete
  6. Ngomongin alergi susu aku langsung inget sama Leonard sobatnya Sheldon. Etapi sama gak sih, alergi susu dan intoleransi produk susu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya beda Mba, kalau intolerance lactose itu tubuh anak tidak bisa memproses laktosa biasanya ke gangguan pencernaan. Untunglah ada Morinaga Soya, solusi buat alergi anak

      Delete
  7. kudu beneran dicek kalau anak alergi susu sapi dan produknya supaya kita bisa tahu apa yang harus dilakukan dan mencari sumber alternatif pengganti susu sapi untuk pertumbuhan optimal anak

    ReplyDelete
  8. Alergi susu sapi ini harus segera diatasi ya, Mbak. Jangan sampai menganggu tumbuh kembang anak-anak. Apalagi anak asupan utamanya adalah susu. Syukurlah sekarang sudah ada susu yang membuat anak-anak tetap bisa minum susu, tanpa takut alergi.

    ReplyDelete
  9. Dapat banget nih ilmunya. Dulu ketika anak kedua masih kecil semula tidak tahu kalau dia alergi susu sapi. Gejalanya seperti yang mom sebutkan diatas. Artikel yang bermanfaat

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah nggak ada alergi ya mba anak2nya. Klo anak aku ada nih cuma pas udah agak besaran dia mulai lebih kuat tubuhnya.
    Bisa milih sufor yg mba tulis ya biar tumbuh kembang tetap optimal

    ReplyDelete
  11. Bisa tetap dilakukan cek untuk si anak ya terkait dengan kemungkinan alergi, bisa diantisipasi sejak masa kehamilan gak sih mba alergi ke anak ini. Terutama untuk kasus yang misalnya secara genetik bakal diturunkan. ada cara mendeteksinya juga kah dr semasa hamil?

    ReplyDelete
  12. Banyak juga ternyata gejala alergi susu sapi ini. Saya kira hanya gatal2 gitu. Patut waspada banget, dan penting cek alergi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak Iim,
      Dari artikel ini kalau daku hitung setidaknya ada 8 gejala alergi yang mesti diwaspadai

      Delete
  13. Anak kedua punya alergi, tapi aku belum cek ke dokter, bahan apa aja yg bisa bikin dua alergi. Yang sudah aku tahu sih, dia alergi ikan lele. Beneran, dulu kalau makan ikan lele matanya langsung bengkak gede kayak habis nangis berhari2 :D. Tapi sekarang sudah ilang sendiri alergi lele ini. Dia juga ada alergi obat, yakni ibuprofen. Jadi, kalau demam, no banget kasih kasih ibuprofen. Kalau susu sih, dia baik-baik aja so far..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap anak memang unik yah mam, kalau anak keduaku alhamdulillah aman sih, kecuali anak pertama ini, sampai skrg pun gk asal makan

      Delete
  14. Awal-awal anakku minum sufor juga alergi. Sampai saya ganti beberapa merk sufor yang tepat, padahal waktu itu anak saya udah 2 tahun.

    Pas minum sufor alerginya diare. Ya bikin panik saya. Haha

    ReplyDelete
  15. tes alergi memang penting banget mba, apalagi kalau sudah banyak gejala yang menunjukkan alerginya. Tingga dicari sumber penyebab alerginya dan dihindari sebisa mungkin

    ReplyDelete
  16. alergi ini memang harus dicek ya mba agar bisa waspada dan menghindari pemicunya, keponakan saya ada yang alergi susu sapi, betul seperti yang ditulis mba aya, ketika semakin dewasa alerginya menghilang mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, Mbak. Sepupu saya juga alergi susu sapi waktu bayi. Tapi makin besar, sudah tidak terlihat dampaknya saat dia minum susu sapi

      Delete
  17. Selain gatal dan bintik merah, ada banyak juga ternyata gejala alergi ini ya. Harus waspada nih kalau sudah tahu begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak saya juga pernah mengalami nya kak, kulikir cuma buang keringat, eh ternyata terkena alergi, untungnya penanganan cepat dilakukan

      Delete
  18. Kak Antung sudah pernah tes alergi kah untuk anak2nya?
    Eh jadi keingat ada anaknya teman yg terapi alergi dan biayanya lumayan.

    Untung sekarang ada susu soya ya. Jadi anak yg alergi susu sapi tetap bisa minum susu. Rasanya juga enak.

    ReplyDelete
  19. Anakku alergian semua mak sejak bayi, gak berani sufor, murni ASI full disaat aku makan seafood eeh anak bentol2 lhoo msk lewat ASI kali yaa....
    Dulu cek alergen juga sudah sih tapi tambah besar makin berkurang banyak koo alerginya

    ReplyDelete
  20. Jadi ortu kudu paham gejala alergi dan cara mencegah serta mengatasinya. Jadi gak panik kalau amit-amit terjadi. Sejauh ini, Keponakanku yang batita gak ada alergi susu sapi. Aman aja sih kalau minum olahan atau susunya

    ReplyDelete
  21. Nah iya klo anak Kita rtkena gejala alergi Ada baiknya lakukan cek alergi untuk anak agar kita bisa cepat menanganinya

    Kemudian ambil langkah 3 K, kenali, kendalikan Dan konsultasi

    ReplyDelete
  22. Wah iya, beberapa anak memang alergi susu sapi ya mbak
    Orang tua wajib waspada dan mengenali tanda-tanda nya

    ReplyDelete
  23. Pas awal2 aku lahiran dan menyusui sempat anakku bruntusan gtu, trus sementara aku diminta stop minum susu deh. Tapi abis mereka agak gedean aku minum susu lagi alhamdulillah gak kumat lagi.
    Emang kalau menentukan alergi atau gaknya jangan menduga2 tapi sebaiknya lakukan tes sesuai prosedur yang betul yaaa.

    ReplyDelete
  24. Alergi ini kudu dicek para anggota keluarganya juga ya mbak siapa aja yang punya riwayat alergi, selain ceki-ceki asupan apa yang dikonsumsi.

    ReplyDelete
  25. Cek alergi itu penting ya Mba biar tahu kondisi kesehatan anak. Anak yang punya alergi susu harus dapat tambahan nutrisi dari makanan lain soalnya.

    ReplyDelete
  26. di sini pilihan susu juga banyak sih, jadi anak tetap bisa mengonsumsi susu meski bukan susu sapi.. di indo juga dulu ku sering langganan susu kedelai. jadi ibu emang kudu belajar peka ya terutama sama alergi anak

    ReplyDelete
  27. Dulu aku agak syok saat tahu kalau alergi bisa diturunkan. Wah rupanya anakku yang punya bakat alergi bisa dapet dari aku huhu. Makanya harus cek alergi sedini mungkin, biar bisa segera diatasi penyebabnya.

    ReplyDelete
  28. Aku pun bersyukur ketika anakku nggak bawa alergi dari ayahnya mbak, dari awal mpasi udah ngecek alhamdulillah aman :')

    ReplyDelete
  29. Harus waspada ya Mbak, apalagi anak-anak. Kena alergi begini, pasti sangat menyiksa.

    Ah tapi untung ada susu alternatif untuk yang alergi susu sapi ya, jadinya gizi anak dari susu bisa tetap terpenuhi.

    ReplyDelete
  30. Aku mulai sadar alergi anakku mulai keliatan di umur 1 tahun dan itu juga susaah deteksinya dia ini alergi apa sebenernya karena udah mulai makan apa ajaa hahaa

    ReplyDelete
  31. Aku lagi belajar cari tahu banget ni, anakku yang kedua gampang batuk-batuk, belum ketemu alergen spesifiknya apa hiks

    ReplyDelete
  32. makin nambah banyak ilmu parenting saya tentang pola asuh anak dalam bidang makanan dan minuman jadinya mba, sehingga nanti pada saat anak mengalami alergi ini tahu apa yang harus dilakukan

    ReplyDelete
  33. biasanya memang bisa cek alergi mba, tapi kayaknya bisa efektif kalau udah mencapai usia minimal tertentu. saya agak lupa usia berapa ya.. saya sendiri udah ngecek dan lumayan banyak juga sih wkwk

    ReplyDelete
  34. Saya dan suami ada riwayat alergi. Jd anak pun ada pengalaman alergi. Saat batita anak sy alergi susu sapi dnan disarankan ganti susu sama dokter. Untung sekarang bnyk produk utk alergi susu sapi y

    ReplyDelete
  35. Temen saya cerita anaknya sering batuk2 pas ditanya dokter katanya alergi susu coklat jadi tiap minum susu coklat langsung batuk2 dan lama banget akhirnya ganti susu deh. Memang pengaruh banget sih susu itu...

    ReplyDelete
  36. Tes alergi penting juga nih dilakukan agar kita sebagai orangtua bisa mengantisipasi ketika terjadi reaksi berlebih dari badan anak-anak ketika mengonsumsi jenis makanan tertentu.

    ReplyDelete
  37. Alergi memang nggak nyaman, apalagi pada anak-anak. Sebagai orang tua kita harus senantiasa waspada dengan apa yang dikonsumsi anak. Supaya kalau ada alergi bisa diketahui lebih awal penyebabnya. Kalau anak saya alerginya sama obat jenis tertentu.

    ReplyDelete
  38. Memberikan ASI pada anak di 2 tahun pertama kehidupannya ini penting sekali .. sayangnya masih banyak yang mudah menyerah. Padahal bisa meminimalisir potensi alergi. Nah, kalau sudah waktunya minum susu, anak bisa minum susu soya.

    ReplyDelete
  39. memang alergi sangat tidak nyaman bagi sebagian orang. informasinya sangat bermanfaat bangt mbak

    ReplyDelete
  40. anakku pernah juga dulu alergi susu sapi, tapi sekarang udah enggak. Makasih info bermanfaatnya, Mak.

    ReplyDelete
  41. Dengan adanya tes alergi kita jadi tahu pasti apa masalah yg dihadapi anak dengan alerginya itu ya.
    Jaman anak saya belum ada tes semacam itu. Anak jaman sekarang semoga semakin sehat semuanya

    ReplyDelete
  42. Cara yang paling tepat untuk mengetahui anak alergi dgn susu sapi atau ngga , dengan test allergy. Semakin cepat ketahuan, semakin baik. Efek allergy itu sangat buruk jika dibiarkan saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul. Lebih baik deteksi lebih dini tentang alergi ini ya Mba, biar bisa menangani dengan tepat.

      Delete
  43. Alergi ini wajib bgt diketahui setiap orang tua tentang apa penyebab dan solusinya, jadi anak akan tetap sesuai tumbuh kembangnya walapun mengalami alergi, karna alergi bukan suatu hambatan, semangat mommy

    ReplyDelete
  44. Suamiku punya alergi juga ni, Mbak. Entah pada obat-obatan, makanan tertentu dan debu, multialergen euy, saking banyaknya. Tapi, akunya enggak. Bisa saja ya ada kemungkinan anak-anakku juga punya alergi yang sama dari ayahnya. Ayahnya dari kecil sampai sekarang belum sembuh juga

    ReplyDelete
  45. Pas baca artikel ini
    Bisa aku share ke adik ipar, kebetulan anaknya alergi susu sapi

    ReplyDelete
  46. Sebagai orang tua tentunya kita harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anak kita termasuk apakah ada alergi atau tidak. Ya setuju banget dengan hal ini

    ReplyDelete
  47. Ada anak yg alergi susu sapi. untungnya sdh ada solusi lain yaitu soya ya

    ReplyDelete
  48. Jadi paham kemungkinan-kemungkinan alergi terutama pada bayi, saya yang lagi bersiap untuk punya baby dapat banyak insight dari artikel ini.

    ReplyDelete
  49. Penting ini, cek alergi, sebagai orang tua tentunya kita harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anak kita termasuk apakah ada alergi atau tidak. Seperti saya dan suami tidak ada gejala alergi tapi bawa gen asma alergi, kedua anak kami punya asma alergi

    ReplyDelete
  50. Aku ga alergi susu sapi tapi sekarang klo kebanyakan dairy product seuka jerawatan heheh untung sekarang anak yg alergi susu sapi punya solusinya yahh dengan susu soya

    ReplyDelete
  51. Jadi ingat dulu ponakanku juga alergi susu sapi dan dia nggak ASI. Tanteku sampe bingung cari sufor yang non susu sapi. Alhamdulillah sekarang udah banyak produk sufor yang non susu sapi ya

    ReplyDelete
  52. Ngomongin susu sapi, waktu kecil saya pernah diare setelah minum susu sapi tapi itu masuknya lebih ke intoleran laktosa kayaknya ya? Dan tuk alergi pada anak emang penting untuk selalu dicek agar tumbuh kembangnya optimal

    ReplyDelete
  53. Alergi susu sapi banyak ditemui sama anak-anak dibawah usia 2 tahun.
    Seiring bertambahnya usia, biasanya ada yang berangsur hilang. Ada yang jarang kambuhnya.
    Yang penting asupan nutrisinya terpenuhi ya mba.

    ReplyDelete
  54. semoga bisa menjawab semua pertanyaan para ibu yang anaknya alergi susu sapi, ya mbak. Anakku juga dulu alergi tapi seiring berjalannya waktu, hilang dengan sendirinya.

    ReplyDelete
  55. naaah pas mbak, kemarin anakku baru saja alergi, tapi bukan alergi susu tapi kacang panjang.. buat jagajaga kami berencana untuk tes alergi, biar tahu apa saja yang sebaiknya jangan diberikan

    ReplyDelete
  56. produk-produk alergen memang harus diwaspadai saat mengenalkannya ke anak, oleh karena itu setiap produk yang mengandung alergen harus mencantumkannya di kemasan agar anak atau orang yang alergen bahan tertentu mengetahuinya

    ReplyDelete
  57. Alergi ini ternyata kalau sedang kambuh, ada banyak sekali cirinya yaa..
    Padahal untuk tes apa alergennya ada serangkaian tes yang gak mudah.

    Dengan memberikan asupan terbaik, semoga segala kecukupan nutrisi bisa terpenuhi dengan baik.

    ReplyDelete
  58. nambah lagi ilmu parenting saya tentang anak, khususnya soal manuman untuk bayi. kebetulan beberapa teman ada yang anaknya alergi bayi, bisa saya share soal ini

    ReplyDelete
  59. Kayak adikku, 2 anaknya alergi susu sapi semua. Untungnya, kondisi ini segera diketahui orang tuanya jadi bisa lebih cepat dan tepat mencari solusinya. Salah satu solusinya adalah mengonsumsi susu soya.

    ReplyDelete
  60. Memang sebaiknya untuk memeriksa apakah ada alergi atau tidak, melalui tes alergi dan konsultasi dokter ya. Selain itu bisa menyesuaikan makanan dan minumannya. Untuk susu bisa diganti yang mengandung bahan yang tidak alergi.

    ReplyDelete
  61. alaergi susu ini memang agak tricky ya mak pada anak-anak. Yang penting segera periksa dan mengambil test alergi kemudian menghindari penyebab alerginya

    ReplyDelete
  62. Wahh iya ya Mbak, alergi itu penyakit turunan ternyata dari ortu dan aku liat beberapa keluarga sih punya alergi yang dari keturunan kedua ortunya. Jadi mesti nih mencek menggunakan alat2 alergi ini ya jika ada alergi pasti ketahuan..

    ReplyDelete
  63. Mbak, di awal paragraf mbak Antung bilang goldar anak mbak sama dengan mbak dan kemungkinan bisa tertular flu. Aku baru tahu ada kaitannya. Hehe. Makasih sharingnya mbaak.

    Btw berarti skrg saat yang tepat aku mencermati bayiku nih ada pergi apa ngga, mumpung masih under 6m

    ReplyDelete
  64. nambah lagi ilmu parenting buat saya mba khususnya untuk makanan dan minuman, jadi lebih hati-hati bisa mendeteksi jika anak terkena alergi susu sapi

    ReplyDelete
  65. pas banget, aku akan rekomendasikan artikel ini pada salah satu temanku yang mmiliki anak alergi susu. Terima kasih kak untuk infonya.

    ReplyDelete
  66. dari tiga orang anakku, ada dua yang memiliki alergi yaitu anak pertama dan kedua. yang pertama alergi sea food sedang yang kedua alergi susu sapi, alhasil yang kedua ini minum susu soya

    ReplyDelete
  67. setuju banget nih, sebagai orang tua kita harus memperhatikan tumbuh kembang anak termasuk masalah alergi ini karena kasihan juga lihat anak yang ruam dan sebagainya saat alerginya kambuh :(

    ReplyDelete
  68. Kasihan banget ya kak, kalau sudah alergi gitu gak tega, padahal anak juga butuh nutrisi dari susu sapi ini ya. Terimakasih infonya sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  69. Semua anakku alergi menurunkan bakat alergi dari aku dan suami. Setuju bgt sama tipsnya mba kalo alergi tuh harus dikenali pencetus dan lainnya, gak bisa disepelekan

    ReplyDelete
  70. Waduh, kalau sudah ngomongin alergi, saya nih penderitanya sejak lahir sampai sekarang sudah kepala 4. Alergi dingin dan alergi makanan kadang sungguh butuh kesabaran, termasuk alergi susu sapi seperti yang Mbak tulis ini.

    ReplyDelete
  71. Sebagai penderita alergi juga, saya bisa memahami gimana sulitnya harus menjaga kondisi lingkungan dan menghindari kemungkinan pencetus alergi pada anak. Memang susu soya bisa jadi alternatif yang aman untuk anak yang alergi susu sapi ya, Mbak.

    ReplyDelete
  72. Alergi jadi PR ortu ya apalagi buat anak-anak dimana susu kadang bisa jadi alternatif minuman bergizi untuk anak.

    ReplyDelete
  73. Memang alergi tuh gabisa dicegah selain dengan pernah apa ya istilahnya kejempok dulu, biar bisa menghindarinya di masa mendatang

    ReplyDelete
  74. Saya tau sekilas tentang alergi susu sapi dari saudara yang punya anak angkat. Anaknya ternyata alergi tersebut, bisa jadi karena turunan dari orang tua kandungnya. Alternatifnya jadi minum susu soya dari baru lahir

    ReplyDelete
  75. Pasti jadi PR besar untuk orangtua yaa...
    Ketika anak memiliki riwayat alergi.

    Dan memang alergi ini butuh pengawasan khusus agar kalau kambuh jadi mudah mengatasinya karena sudah paham apa alergennya.

    ReplyDelete
  76. Alergi susu sapi ternyata bisa cukup parah juga ya efeknya. Untungnya sekarang ada solusinya, seperti dalam postingan ini jadi para ibu tidak perlu khawatir lagi akan asupan protein buah hatinya.

    ReplyDelete
  77. Alau anak rewel karna ada alergi itu kasihan sekali ya.. Apalagi kalau anak masih balita dan batita.. Duh, sebagai orang tua memang harus siap dan tau apakah anak ada alergi atau tidak ya..

    ReplyDelete
  78. Parah yah mba efek alergi ini makanya perlu ditanggapi serius oleh kita sebagai orang tua, dengan penanganan yang baik alergi juga bisa hilang jadi anak-anak pun bisa benar-benar menikmati masa kecilnya dan orang tua juga tak lagi khawatir dengan kondisinya

    ReplyDelete
  79. alergi pada anak harus ditangani dengan tepat ya. Agar anak nyaman dan aman.

    ReplyDelete
  80. Semoga para bayi yang menderita alergi susu sapi selalu diberi kesehatan ya mbak. Sebab susah juga misal terjadi kelangkaan pada susu bayi untuk alergi. Teman saya pernah mengalami ketika susu anaknya sedang langka di pasaran, dia terpaksa beli online dengan harga mahal

    ReplyDelete
  81. Mbak, mau nanya untuk tes alergi di atas berarti bisa dilakukan secara mandiri, ya?
    Namun jika dilakukan mandiri, seandainya muncul reaktif alergen pada anak, bagaimana?
    Anak saya sering mengeluh alergi makan udang, padahal saya dan suami suka banget makan udang. Mangkanya saya tertarik dengan tes alergi ini,sih mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau yang tes kulit itu kayaknya harus ke lab gitu, mbak. tes alergi mandiri yang bisa kita lakukan kayaknya cuma ada reaksi setelah mengkonsumsi sesuatu

      Delete
  82. kalau lihat ada tanda anak alergi emang sebaiknya segera dicek, apalagi bisa cek mandiri ya dari website cekalergi ini, setidaknya sebagai antisipasi, selanjutnya bisa konsultasi langsung ke dokter.

    ReplyDelete
  83. Mengingat alergi memang diturunkan, orang tua dengan alergi memang harus lebih aware ya.. Untungnya bagi anak yang berisiko alergi susu sapi sudah ada pengganti susu soya yang tidak kalah kandungan nutrisinya. Jadi aman...

    ReplyDelete
  84. Jadi ingat sama anakku yg ada riwayat alergi namun belum sempat melakukan tes alergi karena harganya lumayan ya mam

    ReplyDelete
  85. Ngasih ASI ke anak itu memang penting ya, bisa mencegah alergi juga. Makasih solusinya ya Mam.

    ReplyDelete
  86. Puji Tuhan ketiga anak ku tidak ada yang alergi susu sapi dan turunannya (keju, yogurt, dll) makasi ilmu dan sharingnya Mba jadi tahu juga beda ya alergi dengan intolerant laktosa.

    ReplyDelete
  87. Anakku sempat alergi susu saat masih ASIX, soalnya emaknya doyan nyusu sapi. Akhirnya ma dokter disaranin akunya sto susu eh ruam di pipinya ilang deh.
    Alhamdulillah saat besar gak parah alergi susunya kyknya waktu itu krn imunitasnya msh rendah aja.
    Emang penting ya ASI itu supaya badan anak sehat dan kuat imunnya.

    ReplyDelete
  88. Infonya bagus sekali ini mom buat anak alergi susu sapi. Jadi tambah pengetahuan deh aku tenrang ini

    ReplyDelete
  89. Kalo aku nih sedang galau karena bulan depan anak aku mpasi, mau menu tunggal atau langsung komplit karena mau cek alergi juga kalo misalnya menu tunggal. Makasi sharingnya Mba aku jadi nambah tahu tentang alergi.

    ReplyDelete
  90. Jadi nambah ilmu mengenai alergi terhadap makanan kalo di keluargaku alergi debu. Sampe saat ini emang belum cek mengenai alergi gitu

    ReplyDelete
  91. Aku pernah baca penelitian bahwa sebenarnya banyak orang Indonesia yang tidak bisa menoleransi susu sapi.. Memang harus diobservasi dan ditemukan jalan keluarnya supaya kebutuhan gizi tetap terpenuhi

    ReplyDelete