Review A Thousand Feet Cafe Banjarmasin: Tempat Nyaman untuk Kopdar dan Ngopi


Review A Thousand Feet Cafe

Awal April 2026 ini, saya dan beberapa teman blogger Female Blogger Banjarmasin (FBB Community) akhirnya bisa kopdar lagi setelah sekian lama. Meski sudah banyak yang tidak aktif lagi di dunia blog, beberapa dari kami masih mengusahakan untuk saling bertemu meski hanya satu tahun sekali. Biasanya untuk momen kopdar blogger FBB Community ini kami memilih Duta Mall sebagai tempat bertemu. Namun untuk tahun 2026, akhirnya diputuskan untuk memilih tempat lain di luar mall.

Apa alasannya?

"Susah cari parkir," begitu kata Ruli founder Female Blogger Banjarmasin. Memang sebagai satu-satunya mall di kota Banjarmasin, Duta Mall setiap harinya selalu dipenuhi pengunjung tak peduli hari kerja ataupun hari libur. Bagi mereka yang menggunakan mobil, urusan parkir ini pastinya bisa menjadi masalah karena kalau parkir penuh mobil akan berputar-putar dan memakan waktu.

Akhirnya kami pun mulai mencari-cari kira-kira cafe mana yang cocok untuk lokasi kopdar dengan syarat parkirnya luas dan pastinya mudah dijangkau alias nggak bikin nyasar. Setelah dilakukan polling, akhirnya kami semua sepakat untuk kopdar di Thousand Feet Cafe yang berlokasi di Jl. A. Yani km. 3 Banjarmasin, samping gedung Bank BRI Banjarmasin.

Kopdar di A Thousand Feet Cafe


a thousand feet cafe banjarmasin

Jum'at, 3 April 2026 merupakan tanggal yang kami sepakati untuk kopdar. Kebetulan hari itu bertepatan dengan hari libur Kenaikan Isa Al Masih dan kali ini saya bisa datang sendiri tanpa perlu membawa kedua anak saya. Sayangnya meski hari libur, hanya lima orang yang bisa datang ke kopdar hari itu yakni Ruli, Diah, Winda, Leha dan saya sendiri.

A Thousand Feet Cafe sendiri sebenarnya lokasinya tak jauh dari tempat saya bekerja. Cafe ini sebelumnya merupakan cafe es krim sebelum diubah menjadi cafe kekinian yang sekarang menjadi pilihan banyak pegawai korporat untuk bekerja atau santai bersama rekan kerja mereka. Saya sendiri sudah lama cukup penasaran dengan A Thousand Feet Cafe dan tentunya kopdar bersama teman-teman FBB menjadi hal yang cukup saya nantikan karena akhirnya bisa mencicipi menu kopi di sana.

Saat saya tiba di depan cafe, ternyata teman-teman blogger belum datang. Suasana cafe pun masih sepi mengingat saat itu masih pukul sembilan pagi dan hari libur nasional. Setelah memarkir motor di halaman samping, saya pun mengabarkan kedatangan saya di grup whatsapp dan setelahnya saya memasuki pintu masuk A Thousand Feet Cafe.


review a thousand feet cafe banjarmasin

Bangunan A Thousand Feet Cafe ini sendiri berada di area komplek perumahan yang dulunya sempat menjadi lokasi Rumah Sakit Siaga Banjarmasin. Bangunannya berupa rumah yang kini disulap menjadi bangunan cafe. Di sampingnya terdapat Apotek Kimia Farma sementara di bagian belakang juga terdapat bangunan lain yang masih belum saya ketahui peruntukannya.

Begitu memasuki bangunan, saya disambut dengan meja bar yang juga berfungsi sebagai tempat untuk memesan makanan dan juga etalase untuk menu rerotian. Di dekat pintu terdapat etalase yang memajang aneka dessert seperti tiramisu dan juga cheesecake. Saya pun melihat menu yang diletakkan di meja bar dan mulai memilih menu yang ingin saya coba.


bagian dalam a thousand feet cafe banjarmasin


dessert a thousand feet cafe banjarmasin

Ada beberapa menu camilan dan makanan berat yang saya lihat namun saya putuskan untuk memesan kopi saja dulu sambil menunggu teman-teman datang. Sayangnya saya lupa waktu itu pesan kopi apa, hehe. Sambil menunggu teman-teman tiba saya memilih duduk di salah satu tempat duduk yang disediakan sambil menikmati inyerior bagian dalam A Thousand Feet Cafe ini.

Interior A Thousand Feet Cafe Banjarmasin


review a thousand feet cafe banjarmasin

Layaknya sebuah ruang tamu di rumah, A Thousand Feet Cafe menyediakan beberapa kursi yang bisa dipilih pelanggan untuk menikmati makanannya. Lantainya menggunakan ubin merah yang sepertinya masih mempertahankan ubin asli rumah sementara untuk material interior rata-rata terbuat dari kayu. 

Di area tengah ruangan terdapat kursi untuk empat orang dengan meja bundar sementara di salah satu sudut ruangan terdapat pilihan sofa bagi yang ingin menikmati kopi dengan lebih santai. Bagi mereka yang merokok, tentunya juga bisa memilih area luar cafe yang menawarkan pemandangan kota Banjarmasin. 



Bagian dinding dari A Thousand Feet Cafe ini sendiri dihiasi rak kayu yang menjual berbagai biji kopi yang belum digiling, bubuk matcha hingga sirup untuk kopi. Jadi buat pecinta kopi bisa sekalian beli biji kopi plus sirupnya sepulang dari cafe. Pastinya biji kopi yang dijual ini adalah kopi yang juga digunakan di A Thousand Feet Cafe. 


kopi a thousand feet cafe banjarmasin

Setelah menunggu kurang lebih sepuluh menit, Winda, salah satu teman FBB datang bersama putri bungsunya. Melihat Winda memesan makanan berat, saya pun akhirnya menambah pesanan saya yakni Nasi Daging Krawu seharga Rp45.000. Setelah Winda dua orang teman lagi datang yakni Diah bersama putrinya dan Ruli bersama keluarganya. Kami pun kemudian berkumpul meja di area tengah untuk memudahkan berbincang.

Menu di A Thousand Feet Cafe Banjarmasin





Bicara soal menu, selain menyediakan berbagai jenis olahan kopi, A Thousand Feet Cafe pastinya juga menyediakan berbagai menu lain seperti menu sarapan, menu makan siang dan camilan. Menu sarapan di cafe ini mengambil tema menu western yakni olahan roti, salad dan juga omelette. Sementara untuk menu makan siang atau main course lebih dominan menu lokal seperti yang saya pilih yakni Nasi Daging Krawu, Nasi Ayam Kluwek hingga rawon.


menu a thousand feet cafe banjarmasin

menu a thousand feet cafe banjarmasin


Menu camilan juga standar Cafe pada umumnya ada sosis, kentang goreng, sampler, batagor roti bakar dan menu lainnya. Untuk harga sendiri, menu utama di cafe ini dibanderol mulai dari harga Rp. 40.000 - Rp.60.000, sedangkan untuk menu sarapan dan camilan dimulai dari harga Rp.20.000-Rp.50.000.

Lalu bagaimana dengan rasa dari kopi dan makanan yang saya pesan? Sebelumnya disclaimer saya bukan ahli dalam hal kopi atau penikmat fanatik kopi, ya jadi untuk review kopi ini subjektif. A Thousand Feet Cafe sendiri memiliki reputasi yang cukup baik dalam hal kopi olahannya. Dan setelah saya cari tahu, ternyata untuk beans yang digunakan di A Thousand Feet Cafe ini ada kopi lokal. 

Saya sendiri sebenarnya lupa waktu itu pesan kopi apa yang jelasnya jenisnya adalah kopi susu dengan gula. Untuk rasa kopi yang saya pesan sendiri manisnya pas dan pastinya campuran dan gula dan susu yang digunakan tidak mengalahkan rasa kopinya. Sayang sekali waktu itu saya tidak bertanya jenis kopi apa yang digunakan apakah Arabica atau robusta. 

Ruli, salah satu teman blogger sendiri hari itu memesan kopi yang menjadi andalan di A Thousand Feet Cafe. Saya sempat mencicipinya dan yah nyesal juga sih nggak pesan kopi itu juga soalnya rasanya lebih enak. Hehe. Oh ya untuk menu kopi di A Thousand Feet Cafe ini tang harganya dari Rp40.000-an. 


nasi daging krawu a Thousand Feet Cafe Banjarmasin

Untuk menu berat sendiri, saya mencoba menu nasi daging Krawu yang terdiri atas nasi putih, krupuk, daging dengan serondeng dan juga tahu goreng. Sambalnya tentu ada juga tapi saya tidak sertakan di foto. Rasanya sendiri cukup enak tapi bukan yang membuat saya terwow gitu. 

Curhat Pendidikan Anak bersama Blogger



Namanya kopdar pastinya selalu diiringi dengan berbagai macam obrolan yang membuat suasana jadi lebih seru. Kali ini topik pembicaraan kami ternyata tentang pendidikan anak. Maklum ya semua yang datang hari itu sudah berstatus ibu-ibu. Ada yang anaknya SD seperti saya, SMP dan juga SMA. Salah satu pembahasan yang menarik hari itu adalah tentang bagaimana cara memetakan minat dan bakat anak. Dan berhubung di antara kami semua Ruli adalah yang paling senior sebagai ibu, maka padanya lah kami meminta saran. 

Buat saya sendiri, obrolan seperti inilah yang membuat acara kopdar terasa lebih berarti. Selain bisa kembali bertemu dan bercanda dengan teman-teman lama, saya juga bisa pulang membawa cerita dan sudut pandang baru dari pengalaman mereka. Mungkin memang tidak semua hal yang dibicarakan bisa langsung diterapkan kepada anak saya, tetapi setidaknya saya mendapatkan bahan untuk kembali melihat dan memahami kebutuhan anak dari sudut pandang yang berbeda.

Penutup

Setelah berbincang selama hampir tiga jam penuh, akhirnya tiba waktunya bagi kami untuk berpisah. Ada yang langsung pulang ke rumah, dan ada juga yang melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya. Saya sendiri memilih langsung pulang dan tak lupa membelikan oleh-oleh sepotong tiramisu untuk anak-anak di rumah. 

Buat saya, A Thousand Feet Cafe bukan hanya menjadi tempat untuk mencoba kopi yang selama ini membuat saya penasaran. Cafe ini juga menjadi tempat bertemunya kembali saya dan teman-teman Female Blogger Banjarmasin setelah sekian lama tidak berkumpul bersama.

Meski hanya lima orang yang bisa hadir saat itu, obrolan kami tetap terasa seru dan hangat. Apalagi pembicaraan kali ini banyak membahas tentang pendidikan anak yang memang menjadi keseharian kami sebagai ibu. Dari obrolan ringan seperti ini, saya justru sering mendapatkan cerita dan sudut pandang baru dari pengalaman teman-teman.

Untuk A Thousand Feet Cafe sendiri, menurut saya tempat ini cukup nyaman untuk dijadikan pilihan jika ingin ngopi santai, makan bersama teman, atau sekadar mencari tempat untuk berbincang dan bekerja. Lokasinya juga cukup mudah dijangkau dan area parkirnya menjadi salah satu alasan mengapa cafe ini cocok untuk acara kopdar seperti yang kami lakukan.

Kalau kamu sedang mencari tempat ngopi di Banjarmasin yang bisa digunakan untuk bertemu teman atau sekadar menikmati waktu santai, A Thousand Feet Cafe bisa masuk dalam daftar pilihan. Apalagi kalau kamu penasaran dengan olahan kopi mereka, saya justru menyarankan untuk mencoba kopi signature yang dipesan Ruli hari itu. Saya sendiri masih penasaran dan rasanya ingin kembali lagi untuk mencobanya.

Sebelumnya saya juga pernah menuliskan pengalaman berkunjung ke Effronte Cafe dan Day Avenue Cafe. Siapa tahu bisa menjadi referensi buat kamu yang sedang mencari tempat nongkrong atau kulineran di Banjarmasin.

Dan buat teman-teman yang sedang mencari informasi Travel di Jogja bisa mampir ke blog mbak Rianadewie.com

Baca Juga

Posting Komentar

38 Komentar

  1. Ishhh seruu bangeett bisa kopdar kek gini!
    aku juga beberapa kali kopdar kasual dgn fellow blogers
    tapi paling sering ngemall sih wkwkwkwk
    kapan hari kami meet up di Dikichi, itu resto di luar mall juga.
    dan seruuu pastinyaa! Berkah silaturahmi ya

    BalasHapus
  2. Ouwww ini yang sebelahan sama KF itu yaaa mbaaa...yang cafenya mungil ....ternyata aku juga pernah kesana pasa awal2 dulu di bjm..tapi waktu itu aku kesana pas malam hari dan lumayan rame juga sie...
    Senangnya bisa kumpul meskipun cuma ber5 tapi gppp setidaknya silaturahmi masih terjaga ya mbaa...senang juga pernah menjadi bagian dr fbb dan sempet ikut meetup juga :)

    BalasHapus
  3. Oalaaaa mba Ruli ini maksudnya Ruli Retno yaaa. Kapan lah aku bisa kesana, supaya bisa ketemu mba Antung juga dan mba ruli 😄❤️.

    Akh pun kalau ketemuan LBH suka cafe begini mba, Krn kalau di mall parkir susah, dan mahal. Blm lagi terkadang mau duduk lama juga ga enak. Kafe ii lebih nyaman buat meetup.

    Pilihan pastry nya banyak juga yaaa. Pasti aku pilih itu sih, kalau utk dimakan dengan kopi 😄.

    Tapi nasi krawu aku juga suka. Btw sambal petisnya pedas ga mba? Krn ciri khas nasi krawu sambal petis nya yg super pedas. Kalau kurang pedas aku kurang suka hahahah 😄.

    BalasHapus
  4. wah keren ada jual Baguette, jadi pengen mampir juga :D

    BalasHapus
  5. Saya juga sama Mbak Antung. Makin kesini, makin males buat nongkrong-nongkrong di mall. Kecuali ada akses yang gampang buat kesana, macem LRT atau MRT yang nembus langsung.

    A Thousand Feet Cafe ini suasananya emang homey banget ya. Ornamennya serba kayu, jadi berasa lagi mampir ke rumah nenek, hihihi.
    Porsi makanannya juga okelah ini,lumayan banyak dan gak terlalu pricy.
    Salut sama FBB, masih suka kumpul-kumpul ya kalo ada waktu.

    BalasHapus
  6. Meski cuma 5 blogger yang datang, rame Dan serunya tetap sama kayak kalau banyak orang yng datang ya, Kak. Kalau lagi ngumpul ramean, semacam komunitas emang mending nggak di mall sih, Kak.

    BalasHapus
  7. Kalau menurut daku A Thousand Feet Cafe ini jadi seperti di rumah, karena furnitur nya ala rumahan, belum lagi penataan kursi maupun sofa nya juga jadi bikin betah layaknya di rumah sendiri. Happy dah kumpul bareng rekan blogger di tempat ini

    BalasHapus
  8. Serrruuu kumpul sesama blogger gini ya mbakkk... Kita jadi punya banyak insight dari cerita masing-masing juga.. :D
    Anyway, Interior A Thousand Feet Cafe kelihatan homey poll, apalagi ada sofa dan furnitur kayunya. Jadi kebayang enaknya duduk lama sambil ngobrol. Aku juga jadi penasaran sama kopi signature yang dipesan Mbak Ruli karena sampai bikin nyesel karena nggak ikut pesan, hehe. :D

    BalasHapus
  9. Tiga jam yang sangat menyenangkan sekali serta banyak manfaatnya ngobrol sama para blogger, apalagi topiknya related sama situasi masing-masing yaaa.

    Pemilihan tempat nya pun smart banget. Cafe ini tuh cakep, nyaman, terpenting parkiran nya mumpuni. Aneka menu nya menarik serta variatif. Auto betah sekali yaaa. Apalagi lihat camilan dan aneka kopi yang bisa dipesan, duh menggugah selera. Terpenting lagi, bisa kumpul dan silaturahmi sama blogger rezeki berharga sekali 💯 🤩

    BalasHapus
  10. Penasaran banget pas baca ulasan kafe ini, apalagi suasananya kelihatan asyik banget buat nongkrong atau sekadar melepas penat di Banjarmasin.

    Mulai dari pilihan menu yang menggugah selera sampai sudut-sudut tempatnya yang cozy, semuanya pas banget buat jadi rekomendasi tujuan akhir pekan.

    Penasaran ama nasi daging krawu. Rasanya pasti enak bgt tuh. Sampe ada rawon jg loh di situ. Kirain ini jual kopi aja atau desert khas kafe gt. Ternyata ada makanan berat jg loh, lokal ampe western.

    BalasHapus
  11. Asooooyyy..... Serasa ikut nongkrong bareng ibu-ibu blogger di sana. Pilihan tepat sih pindah lokasi dari mall, soalnya urusan parkir memang suka bikin pusing dan buang waktu. Tempatnya kelihatan cozy banget ya, apalagi gaya bangunannya ala rumah gitu, bikin suasana ngobrol jadi makin hangat.
    Sayang banget lupa nama menu kopinya, tapi yang penting racikannya pas dan enggak bikin eneg. Jadi makin penasaran sama kopi signature yang dipesan Mbak Ruli! Kapan-kapan wajib repeat order ke sana lagi nih buat tuntasin rasa penasaran.

    BalasHapus
  12. Serruu.. ini namanya re-charge energi yaa.. ka Antung.
    Selain vibes A Thousand Feet Cafe yang nyaman, sepertinya sangat tenang yaa.. karena jarak ke jalan utamanya aga jauh.

    Lagi seneng juga akutu sama sourdough.. melihat jajaran menunya, jadi pingin makan dan ngemil yaah... Tapi semua itu, yang gak tergantikan ada momen kumpul bersama blogger ini sih.. apapun menunya, obrolannya bisa menambah insight di masa depan.

    BalasHapus
  13. Tempatnya terlihat cukup menarik untuk dijadikan pilihan berkumpul bersama teman, terutama karena lokasinya mudah dijangkau dan memiliki area parkir yang luas. Konsep interiornya pun unik kare masih mempertahankan nuansa rumah, ditambah pilihan menu yang cukup beragam mulai dari kopi, sarapan, camilan, hingga makanan lokal seperti nasi daging krawu dan rawon. Benar-benar paket lengkap, jadi kita bisa ngobrol santai, bertukar pikiran sambil menikmati hidangan yang ada.

    BalasHapus
  14. Cafe nya nyaman dan kekinian sekali ya. Menu-menunya juga lengkap ada yg lagi hits ada yg traditional klasik. Bisa berlama-lama nongkrong di sini Apalagi kalau sama teman-teman ngobrol asik sambil menikmati berbagai macam hidangan lezat

    BalasHapus
  15. A Thousand Feet Cafe ini susananya homey ya. Enak dijadikan tempat nongkrong bareng teman. Apalagi makanan dan kopinya banyak pilihan, walaupun harganya lumayan juga. Tapi untuk Banjarmasin kayanya tergolong harga standar kafe ya mbak.

    Yang paling seru itu cara ngobrol bareng temannya sih. Kangen banget kopdar kaya gini 😁

    BalasHapus
  16. Wiiinh.. Tempatnya kelihatan cozy banget, apalagi konsep outdoor dengan view yang luas begini .. Rapiiiii banget juga😍 Kalau ke Banjarmasin, A Thousand Feet Cafe ini kayaknya wajib masuk list deh ya. Menunya juga lumayan beragam, tapi aku malah penasaran sama pengalaman ngopi sambil menikmati suasananya.. jalanannya kek syahdu gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pas liat menunya, langsung tertarik sama mie..
      Hehehe... meskipun yaa.. namanya mie, tapi aku yakin mie yang disajikan di A Thousand Feet Cafe pasti yummii~

      Hapus
  17. Senangnyaaa mbaak Antung bisa ketemuan sama teman blogger di Banjarmasin. Cafenya bagus gaya vintage, perabot furnis berbahan kayu jadi adem lihatnya. Serius itu depannya kolam? serasa ada di desa yaa dekat kolam,,,,menenangkan. Makanannya beragam juga. Alhamdulillah menikmati kuliner bersama teman-teman menuntaskan rindu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak itu sungai bukan kolam. Hehe. Ini lokasinya tepat di depan jalan utama A. Yani soalnya

      Hapus
    2. Makin terasa alaminya yaa.. Karena ga mengubah apapun.
      Kalau sebelumnya cafe es krim, apakah mungkin sebelum cafe adalah sebuah hunian?
      Karena memang sayang banget kalo "hanya" jadi hunian yang ga menghasilkan yaa.. kudu jadi cafe, agar menjadi lahan produktif yang letaknya strategis di Banjarmasin.

      Hapus
    3. Oh iyaa yaaa.....ada jembatan itu di atasnya...gak ngeuh sayaa....kalau sungai di sana tuh besar² yaa lebar. Letaknya strategis , olahan kopinya bikin penasaran...

      Hapus
  18. Waahh masih rajin ketemuan nih ya mbak sama blogger2 sana :D
    Suasananya asyik ya , nggak yang wah gitu, tetapi cukup memfasilitasi buat kumpul2 rame2.
    Cuma galfok sama menunya, harganya udah semihil itu ya di sana xixixi, udah 11 12 sama di sini mbak, bahkan utk nasgor keknya mahalan di sana.
    Tapi kalau enak yaaa nggak masalah :D
    Zaman blogger sekarang pas udah jadi ibu2 obrolannya udah ke soal pendidikan anak yaaa. Kami kadnag yang di sini juga ngobrolin politik wkwk, soalnya ngaruh juga ke pendidikan.
    Yaaa salam buat teman2 di sana, semoga sehat2 selalu.

    BalasHapus
  19. Kopdar paling enak di tempat yang nyaman seperti ini
    Nggak cuma ada kopi dan dessert, ada makanan beratnya juga
    Lengkap banget

    BalasHapus
  20. Kalau mau ngobrol lama memang lebih bebas pilih di cafe. Kalau dalam mall agak gimana gitu kalau ngobrol lama apalagi kalau lagi ramai. Menunya lumayan banyak pilihan yah jadi bisa bebas milih-milih. Nah, pertemuan seperti ini alias kopdar tipis-tipis biasanya yg dadakan itu yg jadi.Justru yg lama direncanakan biasanya batal. Itu saya sih sama teman-teman bloger Makassar.

    BalasHapus
  21. Cafe emang bisa diandalkan banget kalo untuk reuni. Apalagi kalo tempatnya nyaman dan makanannya cocok dilidah, bisa-bisa bik ke sana lagi ngajak keluarga. Hehe...

    BalasHapus
  22. Membaca ulasan cafe ini rasanya seperti diajak ngobrol santai di sudut A Thousand Feet Cafe sambil menyesap minuman hangat, karena gaya ceritamu yang personal dan jujur selalu sukses bikin suasana tempatnya terasa begitu hidup. Suka banget dengan caramu membedah visual dan vibes estetiknya tanpa melupakan detail kenyamanan tempat, bikin yang membaca otomatis pengen langsung mampir dan merasakan sendiri kehangatan nongkrong di sana kalau lagi jalan-jalan ke Banjarmasin!

    BalasHapus
  23. A Thousand Feet Cafe Banjarmasin ini memang sangat nyaman tempatnya ya
    Pilihan menunya juga sangat beragam
    Pas buat kopdar

    BalasHapus
  24. Wah, A Thousand Feet Cafe di Banjarmasin ini menarik banget, apalagi konsepnya yang punya suasana cozy dan nyaman buat nongkrong. 😍 Desain interiornya cakep serba kayu, bersih dan rapi. Kayaknya asyik nih buat ngopi santai sambil ngobrol atau sekadar menikmati suasana. Apalagi kopdaran sama teman blogger hehehe...Makasih sharing-nya mbak, jadi punya referensi cafe kalau lagi main ke Banjarmasin!

    BalasHapus
  25. Mantap Mbak. Menunya juga oke banget, keliatan enak semua. Jadi pengen juga ngajak temen sesama penulis kopdaran di cafe.

    BalasHapus
  26. Aku selama jadi blogger, kayaknya belum pernah benar2 kopdar dengan para blogger. Pengen juga ngerasain, teman2 di Jakarta, undang aku kopdar dong, hehe.... Kopdar (ngumpul) kalau jumlahnya sedikit malah memang makin hangat ya. Karena berlima, jadi bisa lebih fokus ngobrol dan jadi makin dekat. Kalau rame2 juga seru, tapi ujung2nya nanti ada kelompok2 kecil. Semoga tetap sering kopdar yah FBB.

    BalasHapus
  27. Seru banget ya kopdar FBB kali ini, apalagi tempatnya bukan di mall sehingga bisa ngobrol lebih santai tanpa pusing memikirkan parkir. Konsep cafenya yang seperti rumah dengan interior kayu juga kedengarannya nyaman. Aku malah jadi penasaran sama kopi signature yang dipesan Ruli, sampai bikin Mbak Antung menyesal nggak ikut pesan, hehe.

    BalasHapus
  28. Kafe nya tampak bersih dan nyaman untuk ngobrol2 yaa..ah jadi kangen kopdar lagi euy.. Terimakasih sharing nya Kak.. Kalau kapan2 ke kota ini, mau mampir juga ah..

    BalasHapus
  29. Wah A Thousand Feet Cafe ternyata sebagus itu ya...
    Jadi penasaran ngopi cantik di sini, abis baca ulasannya semenarik itu jadi kepo kalau ke Banjarmasin kudu mampir deh

    BalasHapus
  30. Menarik sekali nongkrong di A Thousand Feet Cafe ini ya, menu 20 ribuan pun ada, ajak teman ke sini asli jadi hilang stres soalnya gak bikin dompet menjerit

    BalasHapus
  31. Tempatnya kelihatan cozy dan aesthetic banget ya. Tipe kafe kaya A Thousand Feet ini memang pas banget buat pilihan work from cafe atau sekadar ngobrol santai bareng teman. Saya suka dengan cafe yang suasananya terkesan lapang dan terang.

    BalasHapus
  32. Aku kebayang berada di cafe itu dilayani sama orang dengan bahasa Banjar
    Ulun sedikit paham bahasa sana
    Semoga next bisa main ke sana setelah asap mereda

    BalasHapus
  33. Dari namanya aja udah kebayang estetikanya, apalagi pas ngeliat ulasan suasananya yang cozy abis buat nongkrong lama-lama. Cocok banget nih buat tempat pelarian sejenak dari rutinitas harian dan kumpul bersama teman atau keluarga

    BalasHapus
  34. Gokil banget ini! Mba Ayana sukses mengemas tempat nongkrong aesthetic ini jadi ulasan yang super racun, renyah, dan memanjakan mata. Penjelasannya detail dari segi suasana, sudut-sudut foto yang ciamik, sampai rasa menunya, bikin bayangan nikmatnya ngopi santai di sana terasa begitu nyata di depan mata. Beneran panduan kafe yang sukses bikin kaum pemburu tempat hits langsung pasang jangkar dan masukin kafe ini ke daftar prioritas akhir pekan. Mantap jiwa ulasannya! 👍

    BalasHapus