Siapa sangka ternyata di kota Banjarbaru juga memiliki kebun raya dengan konsep yang sama dengan Kebun Raya Bogor yakni Kebun Raya Banua. Jadi setelah menginap di Bangkal Forest, kami kembali mencari destinasi wisata keluarga yang bisa dikunjungi di Banjarbaru. Saat mencari di sosial media, saya pun menemukan tempat rekreasi Kebun Raya Banua ini yang sepertinya cocok untuk piknik di pagi hari.
Lokasi dan Akses Menuju Kebun Raya Banua Banjarbaru
Setelah check out dari Bangkal Forest, kami pun berangkat menuju Kebun Raya Banua. Kebun Raya Banua ini berlokasi di jalan Aneka Tambang, Palam Banjarbaru, tepat di samping kantor PU Kalimantan Selatan. Di depan Kebun Raya Banua tampak sebuah bangunan masjid raya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari yang masih dalam proses pengerjaan. Kalau dilihat dari desainnya, masjid ini sepertinya bisa menjadi tujuan wisata kalau berkunjung ke kota Banjarbaru karena desainnya yang terlihat unik.
Harga Tiket Masuk dan Biaya Parkir Kebun Raya Banua
Untuk menikmati wisata alam di Kebun Raya Banua, pengunjung dikenakan tarif yang cukup terjangkau, yakni :
- Dewasa: Rp7.000
- Anak-anak: Rp4.000
- Pelajar: Rp5.000
Sedangkan tarif parkir:
- Mobil: Rp3.000
- Motor: Rp2.000
- Bus: Rp5.000
Setelah mobil masuk ke area parkir kami langsung diarahkan menuju shuttle bus yang akan mengantar kami menuju area Kebun Raya Banua. Shuttle bus beroperasi secara bolak-balik ini jadi pengunjung tidak perlu takut menunggu lama untuk masuk atau keluar dari area kebun. Uniknya, ternyata untuk masuk ke area kebun raya, kami harus keluar lagi dan masuk lewat pintu yang lain.
Fasilitas dan Wahana di Kebun Raya Banua
Setelah tiba di area kebun raya, kami langsung dihadapkan pada hamparan rumput yang luas dan aneka pepohonan. Tampak beberapa keluarga sudah menghamparkan tikar dan alas mereka untuk berpiknik. Kami pun berjalan sebentar untuk mencari spot yang pas dan menghampar tikar dan cemilan yang sebelumnya sudah dibeli sebelum ke Kebun Raya Banua.
Dari informasi yang saya dapat, Kebun Raya Banua memiliki luas sekitar 100 hektar dan difokuskan pada konservasi tanaman obat serta tanaman langka khas Kalimantan Selatan. Dari laman instagramnya, disebutkan juga kalau Kebun Raya Banua ini sudah meraih penghargaan Kebun Raya terbaik se-Indonesia di tahun 2023 dan 2025 lalu. Keren banget euy!
Untuk fasilitasnya sendiri Kebun Raya Banua ini menawarkan beberapa fasilitas yakni:
- Area piknik untuk keluarga
- Embung
- Taman labirin
- Tenant makanan
- Penyewaan sepeda serta scooter
Di instagramnya sendiri disebutkan juga ada Exhibition Banua Botanical Garden namun sayangnya saya belum tahu lokasi tepatnya di mana dan bagaimana cara masuk ke dalamnya.
Selain menawarkan area piknik dan camping, terdapat juga beberapa area bermain untuk anak. Toilet juga tersebar di beberapa titik sehingga pengunjung tak perlu kebingungan jika ingin buang air kecil atau BAB. Sebuah musala dan ruang laktasi juga ditempatkan di dekat tenant makanan untuk memfasilitasi pengunjung yang ingin salat dan ibu menyusui.
Sarapan di Kebun Raya Banua
Berhubung hari masih pagi, suami iseng mencari sarapan yang ada di tenant yang disediakan di area piknik. Sayangnya untuk menu makanannya lebih berupa cemilan ketimbang menu sarapan dan minuman kekinian. Ada juga pentol bakso yang memang menjadi jajanan kesukaan orang Banjar. Suami sendiri akhirnya membeli mie instan dan pentol bakso untuk mengganjal perut sementara anak-anak membeli es krim.
Menjelajah Taman Labirin dan Menyewa Scooter
Usai sarapan, kami pun siap menjelajah kembali. Kali ini tujuan kami adalah taman labirin yang ada di arah timur laut di posisi peta. Anak-anak dengan penuh semangat memasuki taman labirin sementara saya dan suami mengekor mereka dari belakang. Setelah berhasil melewati rute di taman labirin, kami menemukan sebuah menara pandang di tengah taman. Kami berempat pun mencoba naik ke menara tersebut dan mengambil foto dokumentasi.
Puas menelusuri taman labirin dan menara pandang, kami pun turun dan berjalan kembali menuju tempat piknik di mana ibu saya sedang menunggu. Nah, di perjalanan itu, kami menemukan penyewaan sepeda dan scooter yang bisa digunakan untuk menjelajahi Kebun Raya Banua. Untuk sewa sepeda biayanya adalah 15 ribu/15 menit dan untuk scooter biaya sewanya 20 ribu/15 menit.
Saya bertanya kepada anak-anak, mereka mau mencoba sepeda atau scooter? Dan ternyata keduanya ingin mencoba scooter. Akhirnya kami pun menyewa 2 buah scooter untuk Yumna dan Yafiq.
Di awal pemakaian, anak-anak masih dibantu oleh ayahnya. Baru setelah sudah mengetahui cara penggunaannya, keduanya dengan penuh percaya diri menaiki scooter di sepanjang jalan yang ada.
Saya sendiri sempat mencoba mengendarai scooter ini tapi jujur saya tidak terlalu berani menggunakannya karena takut terjatuh di jalan. Akhirnya saya biarkan anak-anak menggunakan scooter di bawah pengawasan ayahnya.
Setelah masa sewa scooter habis, kami kembali berjalan ke tempat tikar dihampar. Dari tempat duduk kami lihat semakin banyak pengunjung yang datang ke area piknik Kebun Raya Banua ini. Ada yang datang dengan rombongan, ada juga yang dengan keluarga dan pasangan. Bahkan di satu titik saya melihat seorang wanita berlatih yoga dengan pasangannya.
Mengunjungi Rumah Persemaian Bibit
Saya kemudian mengajak suami untuk mengeksplor bagian lain di Kebun Raya Banua. Dari penunjuk jalan disebutkan kalau terdapat garden shop dan persemaian di sisi jalan yang lain di Kebun Raya Banua. Membaca kata shop pastinya membuat saya berpikir akan bertemu dengan sebuah taman bunga atau tanaman hias kalau bisa membawa pulang bibit tanaman nantinya.
Kami pun berjalan menyusuri jalur tersebut, namun tidak menemukan kebun yang dimaksud. Saya kemudian mengajak suami untuk putar balik dan mencoba mendatangi sebuah bangunan di sisi jalan yang sepertinya sebuah kantor. Ternyata di bagian belakang kantor tersebut terdapat persemaian bibit tanaman baik pohon maupun tanaman obat.
Saya pun memasuki rumah persemaian bibit ini. Sayangnya tidak ada siapapun di sana yang bisa memberikan penjelasan terkait bibit-bibit tanaman yang disiapkan. Akhirnya setelah puas melihat-lihat saya dan suami ke luar dari persemaian dan kembali berkumpul bersama anak-anak dan anggota keluarga yang lain.
Sekitar pukul 11 siang, kami memutuskan untuk meninggalkan Kebun Raya Banua. Tak perlu menunggu lama kami langsung naik shuttle bus yang baru saja mengantar pengunjung lain. Perjalanan hari itu akhirnya ditutup dengan makan siang di sebuah warung pecel di tepi jalan A. Yani.
Tips Saat Mengunjungi Kebun Raya Banua Banjarbaru
Saat akan mengunjungi sebuah destinasi wisata, ada baiknya bagi kita untuk mengecek tips liburan untuk lokasi wisata tersebut. Hal ini penting sebagai bentuk antisipasi agar liburan berjalan nyaman dan aman.Nah, buat teman-teman yang ingin berkunjung ke Kebun Raya Banua, ada beberapa tips yang bisa saya bagikan:
1. Datang pada pagi atau sore hari
Berhubung Kebun Raya Banua adalah tempat rekreasi dengan konsep outdoor, tentunya akan lebih baik jika kita datang ke sana di pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
2. Membawa peralatan piknik dan camilan
Sebagian besar area di Kebun Raya Banua diisi dengan hamparan rumput dan juga pepohonan. Ini membuat tempat ini memang menjadi tempat yang paling pas untuk piknik keluarga. Karena itulah kalau memang berencana mengunjungi tempat ini sebaiknya membawa peralatan piknik dan juga makanannya biar nggak bingung pas ingin mengisi perut.
3. Pakai sepatu yang nyaman
Area Kebun Raya Banua didominasi area pejalan kaki sehingga pastinya akan lebih nyaman jika kita menggunakan sepatu atau sandal yang nyaman digunakan untuk beraktivitas jalan kaki.
4. Selalu awasi anak-anak saat bermain
Hal paling penting saat mengunjungi Kebun Raya Banua Banjarbaru, terutama jika bersama anak-anak adalah selalu awasi anak-anak di manapun mereka berada. Dengan area yang cukup luas dan terdapat jalur untuk scooter, kita pastinya tak ingin anak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan entah itu terjatuh atau bahkan tersesat.
Penutup
Secara keseluruhan, Kebun Raya Banua Banjarbaru merupakan destinasi wisata keluarga yang nyaman, ramah anak, dan edukatif. Tempat ini cocok untuk piknik santai, melepas penat, serta mempererat bonding keluarga di tengah kesibukan, khususnya bagi ibu bekerja.
Ke depannya, saya berharap Kebun Raya Banua bisa terus berkembang, menambah fasilitas, serta menghadirkan lebih banyak wahana edukatif agar pengunjung semakin betah berlama-lama.
Buat teman-teman yang ingin mencari ide liburan keluarga lain yang praktis dan ramah di kantong, kalian bisa membaca cerita kami saat staycation di Bangkal Forest, tempat healing sederhana yang cocok untuk keluarga sibuk.
















31 Komentar
Huaa, kebun raya tuh salah satu favorit kelhargaku kalau lagi berlibur mbak. Kadang kami bawa sepeda kalau mau ke kebun raya.
BalasHapusSelain seru untuk jalan², kebun raya tuh bagus buat paru². Kan di sana banyak banget tanamannya.
Jadi pengen berkunjung juga ke sana mbak. 🥰🥰
Wahhh seru banget sih ini. Liburan bareng keluarga memang mengasikan. Jadi pengen banget liburan nih, hehehehe. Next time deh kalo libur kerja....
BalasHapusYah, sayang banget ya di bagian persemaian bibit tanamannya nggak ada petugas. Harusnya, ada deh. Biar bisa kasih penjelasan ke pengunjung. Siapa tahu kan ada pengunjung yang pengen bibitkan juga di rumah. Jadi, selain bersenang-senang di kebun raya Banua juga ada manfaat pengetahuan yang didapatkan.
BalasHapusSeru banget baca review ini! Detailnya lengkap dan bikin aku bisa membayangkan suasana Kebun Raya Banua dengan jelas. Tempat seperti ini memang cocok untuk healing sekaligus belajar tentang alam. Jadi pengin masukin ke wishlist kalau suatu hari ke Banjarbaru.
BalasHapusseru banget, bermain dengan alam.
BalasHapuspengen banget kesana, karena adanya Taman labirin
di daerahku gak ada Taman labirin cidihh
Rasanya memang beda ya hirup udara segar tanpa bising kota. Dari ceritanya kelihatan banget tempatnya nyaman buat healing tipis-tipis. Jadi pengen ngajak keluarga ke sana juga kalau ada kesempatan
BalasHapusAsyik banget main di Kebun Raya! Aku belum pernah ini. Pengen deh main di Taman Labirin meski ya khawatir kepentok jalan buntu, hehehe
BalasHapusKe tempat kaya gini emang asyiknya sambil piknik. Kebayang ademnya di bawah pepohonan
Ini juga nggak kalah asyik dan seru dengan Kebun Raya Bogor. Dari gambar-gambar yang disajikan, nampaknya kebun(alias pohon-pohonnya) tidak sepadat Bogor, masih banyak area yang luas. Aku penasaran pengin masuk ke wahana labirinnya. Apakah aku akan tersesat?
BalasHapusHal baru nih buat orang Cianjur kebun raya Banua ini. Selama ini terdekat disini ada Kebun Raya Cibodas dan Kebun Raya Bogor. Hehehe....
BalasHapusKebun raya Banua sangat indah nih. Suasananya yang menghijau tambah betah aja. Apalagi fasilitas lainnya juga gakk kalah lengkap
Luas sekali ya Mbak Antung kebun Raya Banua ini sampai mencapai 100 hektar wilayahnya. Kalau ternyata pernah meraih penghargaan Kebun Raya terbaik se-Indonesia di tahun 2023 dan 2025 brarti Kebun raya Bogor berada di bawah kebun raya banua ini. Wiih mantaap. Tidak heran sih soalnya fasilitasnya juga lengkap. Bikin betah pengunjung yang datang. Saya baru tahu lho kalau Banjarbaru ini ibukota Kalimantan Selatan yang menggantikan Banjarmasin.
BalasHapusCerita yang sangat seru bisa ke Kebun Raya Banua salah satu kebun raya terbaik yang Indonesia miliki. Berharap dari Kota Banjarbaru ada transportasi umum menuju Kebun Raya ini. Atau ada ya transum dari kota ?. Jadi pengen ngebolang dari Lombok ke Banjarbaru
BalasHapusMurahnyaaaaa, ini sih favorit anak-anak banget! Kalau deket pasti udah disambangi dan rutin nih kebun raya ini
BalasHapusBaru tahu ada Kebun Raya Banua nih. Seandainya ada petugas yang siap memberikan penjelasan di berbagai titik (yang pasti banyak sih ya, dengan ragam karakter areanya), mungkin akan lebih informatif buat para pengunjung yang ingin tahu.
BalasHapusTiket masuknya murah banget ya. Keren Kebun Raya Banua mendapatkan 2 penghargaan 2 tahun berturut-turut.
BalasHapusKalau pergi ke Kebun Raya memang lebih baik berangkat pagi agar pias menikmati pemandangan
Kalau ke kebun raya seperti ini, dapat dibayangkan asiknya datang pas pagi atau sore, karena tidak terlalu nyelekit semisal ada matahari. Dan juga lebih sejuk ya biar sekalian dapat manfaat O2 dari pepohonan
BalasHapusSeru banget mbak, dari dulu pengen cobain main labirin dari tanaman begini dan di Kebun Raya Benua sudah mempersiapkannya. Berapa lama ya itu sampai tanamannya bisa mencapai tinggi ideal dan tumbuh rapat?
BalasHapusIh, baru tahu aku kalau di Banjarbaru ada tempat seluas ini. Labirinnya lucu banget sih, jadi pengin nyobain masuk ke sana terus naik ke menaranya biar bisa lihat pemandangan dari atas.
BalasHapusInfonya lengkap banget sampai ke rute-rutenya segala. Makasih ya sudah berbagi, jadi ada ide nih buat jalan-jalan santai kalau lagi ke daerah sana.
Waaahhh, terlihat sejuk sekali, enak buat jalan-jalan santai sama keluarga.
BalasHapusSalfok sama posisi perosotannya.
Harga tiketnya terjangkau banget, ya. Tapi, bakal betah deh berlama-lama main di sini. Karena saya kalau ke KRB juga betah main lama. Keren juga pernah mendapat penghargaan Kebun Raya Terbaik se-Indonesia
BalasHapusHarga tiketnya ramah kantong sekali, emang cocok nih buat wisata keluarga ramai2 yaa :D
BalasHapusPadahal banyak banget kekayaan alam Indonesia asli yang menjadi koleksinya.
Semoga biaya konservasinya nggak kena efisiensi juga nih supaya kebun rayanya masih bisa dinikmati masyarakat selamanya haha :D
Ada persewaan scooter juga, mayan kalau capek jalan pakai itu aja ya mbak, apalagui anak2 haha.
Wah sayang nggak bisa banyak bertanya tentang persemaian bibitnya ya, kira2 ke mana tu petugasnya? Masa lagi istirahat? xixi
Asyik sih kalau datang pagi atau sore nggak kepanasan, bisa piknik juga di sana ya :D
Kebun rayanya luas, asri, dan nampak terpelihara dengan baik. Senang lihatnya. Saya sampai cek di mana lokasi Kebun Raya Banua ini. Tempat wisata yang menyejukkan dan bisa didatangi ramai-ramai bersama keluarga atau kawan-kawan.
BalasHapusSalam hangat kak Antung.
Banyak hal yang bisa dipelajari tentang tumbuhan di Kebun Raya, wahana yang pas bagi anak-anak untuk belajar secara langsung tentang tanaman dan ekosistemnya. Apalagi harga tiketnya murah banget
BalasHapusSemoga nanti mbak bisa explore Kebun Raya Bogor secara lebih lama lagi ya, luas banget soalnya dan mana tau bisa janjian sama aku. Aku tinggal di Kota Bogor.
BalasHapusTernyata pas tau harga tiket masuk ke
Kebun Raya Banua, aku iri ikh. Murmer banget lho, beneran terjangkau sangat. Beda jauh sama tiket kebun Raya Bogor nih huhuhu.
Cukup luas dan lumayan terawat ya mbak Kebun Raya Banua. Semoga kedepannya banyak destinasi yang bisa di explore lagi nih. Kalau aku kesana, pasti ingin mampir juga. Paling enak pagi-pagi ya.
First of all, harga tiket masuknya menyenangkan hati bangeeett. Apalagi Kebun Raya Banua ini ternyata luas dan bahkan ada taman labirinnya juga.
BalasHapusJadi kalau ke Banjarbaru dan mampir ke Kebun Raya Banua, bisa sekalian belajar tentang beragam tanaman obat ya. Soalnya sepemahamanku, kebun raya di Indonesia itu punya fokusnya masing-masing untuk menampilkan beragam floranya.
Dan ... kebayang sejuk banget udara di sana.
Mantep sih, ada shuttle bus di Kebun Rayanya. Jadi enak gak perlu jalan jauh kalau mau ke dalam kawasan kebun raya. Asyiknya lagi bisa buatcamping, kayanya bakalan seru ngecamp di Kebun Raya.
BalasHapusAku dulu kok gak pake shuttle ya mba...kendaraan bebas aja parkir di dalam kebun raya...mungkin sekarang lebih ditata kali yaa biar kendaraan gak menuhin jalan diarwa dalam kebun raya jadinya naik shuttle saat masuk ke dalam
BalasHapusDan kebun raya ini memang cocok banget buat bersantai piknik menikmati udara segar 😁
iya, mbak. sekarang motor sama mobil parkir di luar dan kita masuknya diantar sampai dekat embung itu
HapusAku setuju jika di kota-kota di Indonesia dibuat kebun raya seperti Kebun Raya Banua ini. Apalagi dengan tiket masuk terjangkau, yaking deh tiap hari bakal ramai. Sebab kita tuh butuh healing yang murah meriah, hehehe (maria tanjung sari)
BalasHapusKebun raya Banua Banjarbaru ini lengkap banget fasilitasnya ya. Bisa baut liburan keluarga besar karena cocok untuk semua usia. Apalagi tempatnya rapi dan bersih, jadi makin betah deh kumpul-kumpul dan bersantai di sana.
BalasHapusBeberap kali kesana cuma tau labirin dan nganter anak berkemah jadi malah gatau kalo ada sewa skuter. Kayanya nanti mau cobain dan mau cari dimana botanicalnya juga
BalasHapusNoted nanti kalau ke Banjarbaru semoga sempat ke sini 🤲. Terima kasih tips-nya Mbak, bisa siap-siap nanti bawa bekal dan alas kaki yang nyaman kalau ke sana 🤭
BalasHapus