Cerita Ibu Bekerja Menonton Konser Sheila on 7 Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Cerita ibu bekerja mewujudkan mimpi lama dengan menonton konser Sheila on 7 di Buzz Youth Fest 4 Banjarbaru setelah bertahun-tahun menunggu.


Menonton konser idola atau band yang disukai kerap menjadi impian anak muda di setiap generasi. Jika remaja masa kini tumbuh bersama Kpop sebagai salah satu kiblat musik mereka, maka anak 90-an seperti saya menghabiskan masa muda kami dengan mendengarkan lagu-lagu dari band di masa itu. Nama-nama seperti Sheila on 7 dan Peterpan merupakan 2 band yang kerap saya dengarkan lagunya di masa SMA hingga kuliah. 

Sayangnya, hingga beranjak dewasa, saya belum pernah merasakan euforia menonton konser band kesayangan ini. Saat teman-teman SMA begitu antusias berburu tiket dan berbagi cerita tentang konser yang mereka tonton, saya justru harus melewatkan pengalaman itu karena berbagai keterbatasan. Pernah sih sekali saya menonton konser band Radja di malam tahun baru saat kuliah namun itu adalah konser gratis di malam tahun baru yang jauh dari kata impian.

Namun, seiring bertambahnya usia, saya belajar satu hal penting: tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan mimpi yang sempat tertunda. Apalagi kini, sebagai ibu bekerja yang sudah memiliki penghasilan sendiri, saya bisa menyisihkan sebagian gaji untuk hal-hal yang dulu hanya bisa disimpan sebagai angan. Salah satunya adalah mimpi sederhana menonton konser band favorit yang lagu-lagunya tidak pernah lekang oleh waktu.

Sheila on 7 Datang ke Banjarbaru 



Ketika mendapat info kalau Sheila on 7 akan datang ke Banjarbaru, saya langsung bersemangat dan meniatkan diri untuk menonton. Kedatangan Pak Duta, Adam dan Eross ini sebagai pengisi acara puncak dari Buzz Youth Fest 4 yang sudah diselenggarakan di beberapa kota sebelumnya. Dan di tahun 2026 ini, Banjarbaru terpilih menjadi tuan rumah acara tersebut.

Kehadiran Sheila on 7 sendiri merupakan daya tarik utama dari acara ini. Apalagi ini adalah kali pertama Sheila on 7 manggung kembali di Kalimantan Selatan setelah 7 tahun. Menariknya, Sheila on 7 kini tidak hanya digemari anak 90-an, tetapi juga generasi Z yang sebagian merupakan anak-anak dari generasi kami.Jadi bisa dibayangkan bagaimana antusiasme warga Kalimantan Selatan dalam menyambut kedatangan band kesayangan lintas generasi ini. 

Penjualan tiket sendiri dilakukan sejak Agustus tahun 2025. Saya cukup beruntung karena berhasil mendapat tiket festival di pre sale tiket. Selain saya, beberapa rekan kantor juga membeli tiket konser ini. Saya sendiri sebenarnya ingin mengajak suami menonton namun karena harus ada yang menjaga anak-anak di rumah akhirnya hanya saya sendiri yang membeli tiket. Info terakhir yang saya dapat, 30 ribu tiket konser terjual untuk acara Buzz Youth Festival ini. 

Hari H Konser Buzz Youth Fest 4



Acara Buzz Youth Fest 4 2025 ini mengambil lokasi di Amanah Borneo Park, salah satu tempat wisata keluarga di Banjarbaru yang belakangan juga cukup sering mengadakan konser musik. Berhubung saya tinggal di perbatasan Banjarmasin, maka saya dan 2 orang teman kantor berangkat sejak sore hari. 

Jelang salat Ashar, saya dijemput di depan komplek dan kami pun berangkat dengan naik motor menuju kota Banjarbaru yang jaraknya kurang lebih 30 km dari Banjarmasin. Keputusan menggunakan motor ini dipilih untuk meminimalisir macet yang harus dihadapi saat pulang nanti. 




Sekitar pukul lima sore, kami bertiga tiba di area parkir dekat Amanah Borneo Park. Sudah ada banyak motor dan mobil yang terparkir di area yang sudah disediakan baik di dalam maupun luar Amanah Borneo Park. Karena kami parkir di luar area, biaya parkirnya dikenai 15 ribu rupiah untuk 1 motor. Setelah memarkir motor, kami pun berjalan menuju area pintu masuk konser yang sudah mulai dipadati orang-orang. 

Proses Masuk Venue dan Line Up Acara

Setelah berfoto-foto sebentar, kami pun mulai memasuki veneu. Pada tahap pertama dilakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu bagi para penonton konser. Pada pemeriksaan ini beberapa barang yang tidak dilarang harus dimasukkan ke tempat sampah. 

Sayangnya, tongsis kecil yang saya bawa ternyata termasuk barang terlarang, sehingga terpaksa saya masukkan ke karung sampah. Sebenarnya tersedia layanan penitipan, namun karena enggan mengulang antrean, saya memilih merelakannya.




Setelah pemeriksaan fisik dilakukan, barulah proses scanning tiket dilakukan. Proses ini berlangsung cukup cepat dan setelahnya kami langsung menuju area festival yang ada di belakang. Di panggung sendiri terlihat band The Adam yang sedang manggung. Karena tidak terlalu familiar dengan band ini teman-teman langsung menuju musala yang disediakan untuk menunaikan salat Ashar. 

Bicara tentang line up, acara Buzz Youth Festival 4 ini sendiri sudah dimulai sejak pukul 3 sore dan dibuka oleh band Vierratale dan dilanjutkan oleh band The Adams seperti yang saya sebutkan. Setelah The Adams tampil, stage diisi oleh Brian yang mengisi acara hingga azan magrib berkumandang. 



Suasana Setelah Magrib hingga Menjelang Penampilan Utama

Setelah salat magrib, semakin banyak penonton yang bergabung. Untuk line up setelah magrib ini diisi oleh band The Changchuters selama 1 jam. Setelah The Changchuters tampil, ada jeda sejenak yang diisi dengan sedikit wawancara dengan Salman Al Jugjawy atau dulu lebih dikenal dengan Sakti Sheila on 7. Menariknya, talk show ini berlangsung di area festival yang cukup dekat dengan tempat saya duduk, sehingga mudah menarik perhatian penonton di area belakang.



Setelah sesi talk show, tensi kembali dinaikkan dengan penampilan Fiersa Besari yang beberapa tahun ini vakum dari dunia musik tanah air. Malam itu Fiersa menyanyi selama 1 jam dan menyanyikan lagu-lagu hit andalannya seperti Pelukku untuk Pelikmu, Waktu yang Salah, Celengan Rindu dan lagu-lagu lainnya. Uniknya, dalam penampilannya ini Fiersa bercerita kalau alasannya mau manggung adalah karena bisa sekalian nonton Sheila on 7. 



Puncak Acara: Sheila on 7



Pukul 21.30 malam, momen yang paling ditunggu akhirnya tiba. Penonton yang sebelumnya berpencar mulai mendekat ke arah panggung. Setelah pembukaan singkat dari dua orang MC, Sheila on 7 naik ke atas panggung.



Malam itu, Duta membuka penampilan dengan lagu Film Favorit dan dilanjutkan dengan lagu-lagu hits Sheila on 7 yang lain seperti Sahabat, Betapa, Bila Kau, dan ditutup dengan Jadikanlah Aku Pacarmu. Total ada 18 lagu yang dinyanyikan oleh Duta dan kawan-kawan dengan durasi 1,5 jam. Di akhir lagu dipersembahkan kembang api yang semakin memeriahkan suasana.

Kesan Setelah Menonton Sheila on 7 di Buzz Youth Fest 4



Untuk sebuah konser dari band idola yang bukan merupakan konser tunggal, bisa dibilang saya sangat puas dengan pengalaman menonton konser pertama ini. Buzz Youth Fest 4 yang diadakan pada 24 Januari 2026 kemarin diselenggarakan dengan cukup baik dan memuaskan. 

Dari sisi tata suara, kualitas sound system terdengar jernih. Lalu di berbagai titik juga terdapat layar besar bagi penonton yang tidak bisa menonton di dekat panggung seperti saya. Jadi meski saya tidak bisa melihat langsung dan hanya bisa iri pada penonton paling depan, setidaknya wajah Duta bisa terekam dengan baik dari layar yang disediakan.

Untuk fasilitas yang disediakan, terdapat 2 tenda yang dijadikan musholla sehingga para penonton tidak perlu khawatir ketinggalan salat magrib. Meski memang sih saat adzan berkumandang, penonton harus cukup sabar menunggu antrian untuk salat.

Toilet portable disediakan dalam jumlah yang cukup banyak namun sayangnya air yang disediakan tidak cukup memadai. Untungnya di dekat lokasi toilet terdapat mobil tangki dan beberapa kran wudhu yang airnya bisa ditampung di botol air mineral untuk bersuci setelah buang air kecil. 

Untuk makanan sendiri, terdapat cukup banyak tenant makanan di area festival. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi sinyal yang kurang stabil. Bagi penonton yang datang bersama teman atau pasangan, sebaiknya tidak berpencar karena akan cukup sulit untuk saling menghubungi.

Acara malam itu ditutup oleh Feel Koplo yang membawakan musik koplo dari berbagai era. Kami sendiri sudah berjalan menuju pintu keluar begitu Sheila turun panggung. Saya dan teman-teman memilih berjalan menuju pintu keluar tak lama setelah Sheila on 7 turun panggung. 

Setelah melewati kerumunan penonton, kami akhirnya tiba di area parkir dan kembali ke Banjarmasin sekitar pukul 12 malam. Meski harus menahan pegal di kaki akibat terlalu lama berdiri, perjalanan pulang berjalan lancar.

Penutup

Malam itu, saya pulang dengan kaki yang lelah namun dengan perasaan yang sangat bahagia. Salah satu mimpi lama yang pernah saya tuliskan akhirnya bisa terwujud. Menonton Sheila on 7 menjadi pengingat bahwa mimpi tidak mengenal kata kedaluwarsa, selama kita masih berani menyempatkan diri untuk mewujudkannya.

Sebagai ibu bekerja, pengalaman ini terasa begitu bermakna. Bukan hanya karena akhirnya bisa menyaksikan band idola secara langsung, tetapi juga karena saya belajar untuk lebih menghargai diri sendiri dan perjalanan hidup yang telah dilalui. Kalau teman-teman suka cerita-cerita ringan seputar kehidupan ibu bekerja, kamu bisa lanjut baca tulisan saya tentang ibu bekerja dan dinas luar kota



Baca Juga

Posting Komentar

27 Komentar

  1. Ikut senang membacanya karena memang nonton Sheila on 7 itu sangat penting dalam kehidupan Para pendengar lagu-lagunya yang sudah kita dengarkan selama hidup ini. Selain hiburan ke mana nostalgia mendengarkan lagu mereka juga jadi motivasi hidup dan juga menjadi soundtrack momen-momen kita selama ini

    BalasHapus
  2. Waaahh, saya belum pernah lihat konser mbak. Dulu pernah pas SMA tuh lihat konsernya Ada Band pas acara pensi sekolah, kebetulan acaranya di gor belakang sekolah. Tapi gitu meski gratis, baru setengah jam kepala pusing dan mutusin pulang.

    Sebenarnya pengen banget bisa ikutan euforianya konser kayak konsernya SO7. Apalagi ya SO7 itu band favorit suamikk.. 🥰🥰

    BalasHapus
  3. Kebayang euforia dan nostalgia pas nonton langsung. Lagu-lagunya tuh kayak nyeret memori ke masa tertentu dalam hidup hehehe. Tahun kemarin di surabaya mau nonton sheila on 7 eh suaminya temenku dadak ada kerjaan jadi gajdi huhu

    BalasHapus
  4. Wah, seru banget baca cerita nonton Sheila On 7 sampai mewujudkan mimpi lama! Jadi ikutan ikut-ikutan nostalgia sambil ketawa sendiri. Beneran inspiratif dan bikin pengen ikutan euforia Buzz Youth Fest juga!

    BalasHapus
  5. Aku tuh sebenarnya pingin nonton konser begini. Cuma ya itu, nggak sanggup sama keramaiannya. Dan pegelnya.

    Pak Duta kayak nggak berubah ya. Sejak dulu begitu. Kayak malah tambah muda nggak sih. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemarin itu alhamdulillah nggak penuh sampai sesak gitu sih soalnya aku di festival kan. Cuma memang pegalnya itu yang nggak kuat. Mana lutut osteoarthritis jadilah besoknya aku nggak bisa bangun dari tidur

      Hapus
  6. Selalu menyenangkan saat nonton konser musik idola ya, meski penuh perjuangan. Dari war tiket sampai perjalanan menuju Venue. Tapi asyik bareng temen sefrekwensi gitu. Saya juga penyuka Sheila on 7 mbak, emang fenomenal sih, performe personilnya, juga lagu-lagunya, mengena di semua generasi. Jadi kebayang serunya nyanyi bareng saat lagu kesayangan dinyanyikan di stage.

    BalasHapus
  7. Aku belum pernah nonton konser secara langsung karena mikir terlalu bising, pendek pula. Kalau nontonnya berdiri, ya alamat gak kelihatan. Cuma berjalannya waktu, lihat mereka yang asyik nonton, ikut senang sih, kaya Mbak ini. Pasti banyak cerita apalagi nonton band kesukaan kita semua

    BalasHapus
  8. Mantaaap.....ada sheila on 7, fiersa...waduuuh pasti seruuu banget itu konsernya kaak....

    BalasHapus
  9. Kalau secara nawaitu datang ke konser, belum pernah. Daku pernahnya nonton Sheila On7 pas di acara lomba menulis. Meski terbilang mini konser, tapi itu jadi momen berkesan karena daku bisa ikut nyanyi dan seru²an hehe

    BalasHapus
  10. Baca ini aku jadi ikut hepi mbaaa plus ikut ngiri juga sie hahaha....seruu mbaa acaranya mana pengisi acaranya juga lumayan banyak yg kita kenal jadi pasti selama acara bener2 bisa menikmati yaa mbaa...
    Aku tu liat SO7 malah jaman dulu pas awal2 dia mulai dikenal...duhhh lama bangetttt 🫣

    BalasHapus
  11. Justru di tengah peran sebagai ibu bekerja, pengalaman seperti ini jadi bentuk penghargaan pada diri sendiri dan perjalanan panjang yang sudah dilalui. Terima kasih sudah berbagi cerita seru nonton SO7

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju dengan statement nya..inj jadi semacam reward juga mba buat diri sendiri kan setelah sehari2 kita berkutat dengan urusan domestik dan kerjaan kini saatnya kita mikirin diri sendiri..memberikan kepuasan batin 😊

      Hapus
  12. Wah serunya bisa nonton band favorit, tak mengapa buku konser tunggal setidaknya rasa rindu melihat penampilan band favorit bisa terobati

    BalasHapus
  13. Ikut ngerasain keseruannya lewat tulisan ini! hmmm, salut sih sama tenaga yang mba punya. kuat banget ketemu banyak orang, hihihi

    BalasHapus
  14. Wah, ikut senang saya, meski bukan termasuk Sheila Gank tapi salah satu band favorit saya adalah Sheila on 7. Dari saya muda sampai punya anak usia muda, Duta dkk ya segitu aja penampakannya. Awet muda bener
    Jaman kuliah-kerja dulu, saya pernah nonton konser Java Jive, Padi, Kla Project, Jikustik,..pas Sheila on 7 konser takut mau nonton, karena waktu itu sampai ada yang meninggal saking padatnya..
    Eh kesampaian nonton sekian belas tahun kemudian di sebuah acara dalam kapasitas sebagai blogger. Alhamdulillah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa yang disampaikan Mbak Dian soal Om Duta ini, mirip dah sama netijen pada umumnya, karena memang iya, kok awet muda banget ya si vokalis yang humble ini hehe

      Hapus
  15. Woaaah sseru banget! Pasti rasanya tangki cintanya kayak diisi penuh ya mbaa hihi

    BalasHapus
  16. senang sekali akhirnya mimpi buat nonton konser itu Sheila on 7 terwujud, dan itu adalah bentuk hadiah yang menyenangkan untuk diri sendiri yang selama inu sudah berjuang di berbagai fase kehidupan

    BalasHapus
  17. Motivasi nya luar biasa jangan lelah bermimpi karena bisa saja allah wujudkan di waktu yang tepat meskipun umur. Sudah tidak muda lagi.

    BalasHapus
  18. Kok rasanya jadi ikut ngerasain senengnya bisa hadir di konser grup band idola, feelnya dapet deh meski sudah emak2 juga.

    BalasHapus
  19. Keren sih SO7 ini. Dari sejak awal kehadirannya udah bikin gebrakan dan konsisten. Disukai lintas generasi juga. Makin hebatnya lagi personilnya kayak gak macem-macem. Kelihatan ramah semua.

    BalasHapus
  20. Saya ikut menikmati konsernya via postingan Mba Antung ini, Sheila On 7 bener2 maestro ya karena disukai semua generasi. Karena vokalisnya cukup interaktif juga ya yang membuat band ini dekat dan selalu relevan di setiap era.

    BalasHapus
  21. Waaaah selamat ya mbaAA, kebayang deh senengnya kayak gimana apalagi ini band idola. saya juga merasakan mba, apalagi band favorite saya baru bisa saya tonton setelah 16 tahun penantian, hahaha. jauh sih mereka dari amrik, meski bukan konser tunggal, dan tampil di festival juga, tapi tetep bahagia dan wort it banget dengan harga tiketnya (meski mahal, wkwkwkwk) tapi pengalamannya priceless yaaa mba.

    BalasHapus
  22. Ikutan merasa happy maksimal, melihat sang idola konser di depan mata 🤩🤩🤩 aku sebagai anak 90 an sekian pun ngefans banget sama
    Sheila on 7. Tetapi belum pernah hadir ke konsernya huhuhu.

    Ada viera dan Fiersa juga, keren sih ini konsernya. Meski lelah kaki gapapa ya, happy nya beda deh kalau bisa beneran ketemu idola lebih Deket. Nyanyi bareng tentunya kalau ngonser 🫶

    BalasHapus
  23. Finally, bisa juga ya nonton konser band kesayangan. Yah paling ngga sudah menuntaskan rasa penasaran. Walau harga tiket bikin meringis tapi itu pengalaman sekali seumur hidup.

    BalasHapus
  24. waah seru banget bisa nonton konser idola.. aku terakhir nonton konser2 yang kayak gini tuh jaman baru lulus2 kuliah, setelah ini ga pernah lagi haha xD suami ku juga penggemar Sheila on 7 nih, sama ^^

    BalasHapus