Dalam proses tulis menulis, setidaknya ada 3 proses yang harus dilewati seorang penulis. Proses pertama pastinya persiapan tulisan yang berupa pengumpulan data dan pembuatan konsep, kemudian proses menulis itu sendiri dan yang terakhir adalah proses editing dan finalisasi tulisan.
Setiap tahapan proses menulis ini tentunya memiliki tantangan dan durasinya masing-masing. Namun setahu saya nih, tahapan editing dan finalisasi tulisanlah yang biasanya memakan waktu paling lama. Ini karena di tahapan ini kita setidaknya harus melewati tahap mengendapkan tulisan, membaca dan memeriksa kembali, bahkan bisa jadi mengulang dari awal apa yang sudah kita tulis.
Untuk dunia blog sendiri, hal yang sama pastinya juga berlaku. Meski blog kadang dianggap media pribadi yang bahasanya suka-suka kita, namun tetap ada rambu-rambu yang sebaiknya diikuti. Apalagi di masa kini di mana ngeblog sudah menjadi media promosi, informasi dan cari duit, maka pastinya kita ingin blog kita memiliki nilai yang baik di mata pembaca dan terutama mbah Google.
Dalam dunia perblogging-an, dikenal sebuah jurus bernama Search Engine Optimization (SEO). SEO ini merupakan teknik optimasi blog agar artikel yang dibuat di blog tersebut bisa berada di peringkat pertama mesin pencarian atau minimal halaman pertama Google. Dengan berada di halaman pertama ini, kemungkinan artikel untuk diklik pastinya lebih besar dan meningkatkan pageview dari blog yang dikelola.
Nah, untuk kali ini saya ingin sedikit sharing tentang proses editing dan finalisasi tulisan saya di blog. Saat akan memposting sebuah tulisan di blog, biasanya saya akan melakukan beberapa pengecekan sebelum mengklik tombol publish di blog. Berikut 5 hal yang perlu dilakukan sebelum memposting tulisan di blog versi ayanapunya.com:
Periksa dan Baca Kembali Tulisan
Yup. Layaknya karya tulis umumnya, menulis di blog juga memerlukan editing sebelum ditayangkan di blog kita. Meski kadang setiap blogger memiliki gaya bahasanya masing-masing dan katanya dunia blog tidak sekaku jurnalistik, seorang blogger sebaiknya tetap mengikuti beberapa kaidah penulisan standar. Tidak harus saklek di KBBI sih tapi lebih ke standar penulisan dan tanda baca.Buat Judul yang Menarik
Ibarat rumah, judul tulisan merupakan halaman depan dari postingan kita. Judul yang menarik pastinya akan lebih mudah membuat pengunjung mampir ke tulisan kita ketimbang judul yang biasa saja. Bagi saya pribadi, tahapan membuat judul ini termasuk yang paling berat. Pasalnya, saya suka nggak pede dengan judul-judul yang fantastis atau clickbait. Heu.Dalam dunia blog dan media online sekarang, memang biasanya judul yang berbau clickbait yang paling mudah menarik pengunjung. Namun tentunya kita tetap harus ingat jangan sampai judul yang kita buat malah membuat pembaca merasa tertipu. Nah, agar tidak terjebak dalam membuat judul yang menipu ini, pastinya kita harus banyak-banyak mencari ilmu seputar tips membuat judul menarik yang bertebaran di internet sana.
Selain menarik dari segi pemilihan kata, dalam dunia SEO judul juga sebaiknya memuat kata kunci yang bisa membuat tulisan kita mudah diindex google. Misal saya membuat tulisan tentang digital Agency Indonesia, maka dalam judul yang saya buat juga harus ada kata itu namun mungkin dalam versi yang lebih panjang seperti "Ingin Mencoba Jasa Digital Agency Indonesia? Berikut Hal yang Harus Diperhatikan."
Mengecek URL Postingan
Url postingan atau permalink merupakan alamat dari postingan kita di pencarian Google. Biasanya nih url ini diambil dari judul postingan yang kita buat. Nah, sayangnya, untuk blogspot, kadang kalau kita membuat judul yang terlalu panjang, url-nya malah terpotong sendiri. Misal kita membuat judul "Cara Mudah Membuat Masker Wajah untuk Menghilangkan Jerawat". Bisa jadi di blogspot url yang muncul cuma cara-mudah-membuat-masker-untuk. Yang paling parah, url yang muncul malah kata pertama yang kita tulis di postingan gara-gara kita belum menentukan judul saat memulai menulis.
Menurut para master nih, dalam membuat url postingan sebaiknya jangan terlalu panjang dan pastinya mengandung kata kunci yang diincar. Lalu bagaimana mengedit url postingan yang sudah dibuat otomatis oleh blog? Kalau untuk pengguna blogspot, menu pengeditan url ini ada di sisi kanan pada menu tautan permanen. Nah, di menu ini ada 2 pilihan url yakni Tautan Permanen Otomatis dan Tautan Permanen Khusus. Pilih Tautan Permanen Khusus jika kita merasa url postingan kita terlalu panjang atau terpotong. Setelahnya klik selesai dan jadilah url postingan yang lebih enak dibaca.
![]() |
| Tautan Permanen Otomatis |
![]() |
| Tautan Permanen Khusus |
Isi Deskripsi Penelusuran
Bagi pengguna blogspot, cara mengisi deskripsi penelusuran ini lagi-lagi ada di menu sebelah kanan, tepat di bawah menu lokasi. Nah, dari yang saya baca nih, deskripsi penelusuran ini sebaiknya tidak lebih dari 150 karakter. Dalam mengisi deskripsi penelusuran ini, kita juga sebaiknya memasukkan kata kunci layaknya di judul dan url postingan.
Menambahkan Gambar Pendukung
Dalam dunia blogging, keberadaan gambar visual juga merupakan salah satu unsur penting dalam sebuah postingan. Gambar pendukung ini bisa berupa foto koleksi pribadi atau foto yang kita unduh di internet namun sebaiknya pilih yang bebas royalti seperti dari pixabay, pexel dan beberapa situs lainnya. Ada juga blogger yang lebih kreatif dengan membuat karakter wajah dan emoticon untuk diselipkan dalam postinganya. Yah intinya sih membuat pembaca tak bosan dengan tulisan kita.Nah, dalam menyelipkan gambar untuk postingan, sebaiknya juga diberi keterangan untuk setiap gambar tersebut. Entah itu keterangannya ada di bawah gambar, atau di bagian properties. Caranya tinggal klik kanan gambar yang sudah kita masukkan, lalu isi bagian properties atau captionnya. Selain itu, gambar yang akan disisipkan juga diberi nama sesuai kata kunci yang dipilih.
So, itu dia 5 hal yang biasanya saya lakukan sebelum posting tulisan di blog. Semoga bermanfaat buat semua :)






59 Komentar
Bener mbak, paling lama itu proses editing dan finalisasinya, btw saya baru tahu poin isi deskripsi penelusuran, selama ini nggak pernah isi poin itu,
BalasHapusThanks for sharingnya ya mbak, informatif banget :)
saya sendiri untuk menghasilkan sebuah tulisan membutuhkan waktu sekitar 3-6 jam. Tentunya dengan riset dan draft baru mulai menulis. thx sharingnya.
BalasHapusYang paling susah untuk saya adalah membuat judul. Kayaknya nggak pernah pas, jadinya ya judulnya standar, itu-itu saja ...
BalasHapusCoba diulik aja mbak terus. Lama2 juga akan biasa dengan judul2 yang enak gimana.
Hapusbiasanya, utk judul saya akan:
1. kata kunci target saya apa
2. perlu gak sih kasih angka? kalau tulisan ada cantumin angka (list) gitu, saya masukkan.
3. siapa yang jadi target pembaca tulisan itu. Saya masukin deh itu.
misal, judul untuk tulisan mbak Ayana ini:
5 Hal Wajib Dilakukan Sebelum Klik Tombol Publish untuk Blogger! Sudah Lakukan Belum?
waah dikomen sama master SEO tulisankuuu.. makasih mas ryan sudah berkunjung dan kasih saran
HapusTernyata bikin judul juga perlu pakai semedi.
HapusPenting bngt memang periksa lagi tulisan berulang, takutnya ada yg typo.
BalasHapusMakasih banyak mba buat sharing soal tema ini, sangat aku butuhkan nih
BalasHapusMakasih mba memang kelima it harus dilakukan deh agar pageview juga makin naik dan tulisan kita makin populer ya mba
BalasHapusSepertinya saya harus ngasi judul pendek saja, he he. Dan paparan mengenai setelan entri malah tak saya tahu. Baru tahu dari sini. Harus dicoba, he he. Nuhun, ya.
BalasHapuspernah abis posting ga cek lg krna buru2 dikejar DL. pas mau share udah ada yg komen. baru sadar kalo linknya ga dicek, ada angka di belakangnya. mau diganti ntar komennya ilang. hadeuhh...
BalasHapusLink yang ada angka dibelakang, maksudnya gimana mbak, saya kurang paham
HapusSaya paling sering lupa permalink itu... sudah publish baru ingat link nya gantung..... terimakasih tulisannya lebih membuat saya selalu ingat apa yang harus saya lakukan sebelum post tulisan :)
BalasHapussaya suka mati ide sama judul blog yang menarik. hiks...
BalasHapusWah saya baru tuh yg tentang url dan deskripsi penelusuran...makasih banget mba sharingnya
BalasHapusWah deskripsi penelusuran, baru tahu saya.
BalasHapusBetul sekali, Kak, terimakasih postingannya. Selama ini setiap kali habis mengetik saya selalu pratinjau terlebih dahulu, lalu mengisi deskripsi penelusuran, mengecek permalink (seandainya perlu memperbaiki link apabila judul terlalu panjang), isi label, dan publish :D
BalasHapusIya, kak. Saya juga begitu
HapusBerguna banget nih untuk yg lagi belajar,untuk aku aja kadang lupa untuk ngisi label dll nya.hihi
BalasHapusNah iya label juga penting
HapusBaru inget URL ku suka kepanjangan jadinya ga enak diliat hehee.. Bisa diakalin dipendekin yah ternyata. Thanks for sharing mba
BalasHapusIya, mbak. Kadang kalau kepanjangan suka pusing bacanya
HapusKalau aku paling lama cari judul, kadang setengah jam bengong aja di depan laptop buat nyari judul, padahal isinya udah ada
BalasHapusMemang gampang-gampang susah ya, mbak urusan judul ini
HapusBener banget mbak, kelima hal ini juga aku lakuin sebelum posting blog. Tambahan mbak jangan lupa isi alt tag nya pada gambar yang akan dipotong, agar gambar lebih ringan dan terindex di google
BalasHapusNah iya di gambar juga masukin alt tag nya
Hapuswah tautan trnyata bisa diedit yaa...aku baru tauu hehehe...sama deskripsi itu loh.selama ini gak pernah ngisi.makasih mb antung sharring nya ya
BalasHapusEh setelah aku liat.."deskripsi penelusuran" kok tidak ditemukan ya? haha.mhn petunjuk mastah..hehe
HapusDiaktifkan dulu mbak kalau pengguna blogspot. Ke Setting - Search Preferences. Kemudian di kolom kanannya, mbak klik enable Meta tags. Pas balik ke postingan, akan muncul meta description itu deh.
Hapuspermalink itu jarang banget aku ganti. Wkwkwk anaknya males gitu
BalasHapusHihi kalau aku sekarang sampai kadang dibalikin ke draft lagi biar bisa edit permalink
Hapuswaaah infonya sangat bermanfaat mbak. Saya baru tau tentang kaitan judul blogpost ternyata ngaruh ke SEO yaaa
BalasHapusIya, mbak :)
Hapustipsnya jelas sangat berguna nih, apalagi blogku juga blogspot. langsung tindak lanjut nah.
BalasHapusSip, ka. Semoga bermanfaat ya
HapusSetuju, ke 5 nya penting banget deh itu tapi untuk deskripsi penulusuran, aku sering melewatkannya hehe dan juga untuk cek url kada pas posting baru keingat. Huhu :(
BalasHapusRima punya trik sendiri tapinya buat deskripsi. Hihi
HapusIhiy, terimakasih mbak antung.
BalasHapusKalo gak baca ini aku kayanya gak akan tau kalo deskripsi penulisan itu juga diisi hiksss
selama ini ku biarkan kosong terus
Semoga bermanfaat, ya :)
HapusTantangan saya adalah membuat judul postingan yang singkat, padat, dan ngena. Masih harus banyak berlatih ya kalau soal itu :) Terima kasih Mba informasinya, sangat bermanfaat.
BalasHapusToss. Saya juga pr banget bikin judul ini
HapusKita sesama pengguna blogspot ternyata, tapi aku blm ekspor ke domain sendiri. masih nyaman aja sama domain skrang hehe.. btw, thanks infonya. Udah nambah pengetahuanku ttg ngblog. Salam Kenal Mba...
BalasHapusSalam kenal juga, mbak :)
Hapusbener banget mbak, saya suka lupa cek judul lagi, padahal sukanya ganti2 judul tulisan tuh, hehe
BalasHapusMakasih sharing-nya mba. Aku jadi eungeuh cara merapikan url nih. Selama ini belum maksimal ternyata nulis blognya.
BalasHapusJudul biasanya aku paling akhir setelah tulisan kelar. Dapet tambahan ilmu nih yang deskripsi aku belum pernah pake ternyata. Makasih mbaa sharingnya
BalasHapusHaloo, mba Antung.. salam kenal :) Saya baru tau ttg pentingnya permalink dan description sejak ikut kultwitnya KEB. Sekarang rajin cek dua itu sebelum publish. Hihi..
BalasHapusAku kadang lupa, Mb
BalasHapusSemoga nanti nggak lupa lagi ya, mbak
HapusSiap, laksanakan mbak.
BalasHapusNgomong2 soal judul, saya juga suka bingung mau pakai judul apa. Akhirnya posting yang apa adanya saja. Kadang judul saya jadi satu kata aja. Heu. Saya juga kurang suka sama judul2 fantastis, mungkin karena dulu suka ngeklik, dan ternyata tulisannya gak sefantastis judulnya, saya saya merasa kapok. Huehe.
Bikin judul fantastis ini memang kadang bikin dilema yaa
HapusBermanfaat bangetnmb tipsnya..
BalasHapusBiasanya aku baca berulang-ulang, itu pun kadang masih ketemu typo 😅
Hihi sama aku juga begitu:)
HapusSebetulnya sebagai blogger yang aktif di dumay sejak tahun 2009 tapi karena ngeblog hanya berlandaskan kemampuan taktiktuk di atas toets laptop, jadi kalau mau bikin postingan ya, tulis aja tanpa memperhatikan kerangka di template(?), kapan pakai head, subheading etc. nulis, ya nulis aja sampe selesai. Untuk judul bunda selalu membuat judul lebih dahulu. Soal permalink sudah diajarkan oleh mbak Echa tapi selalu lupa, hehe... Postingan ini sangat manfaat buat bunda. Tapi boleh gak nanya nih: katanya bikin judul gak boleh terlalu panjang. Koq judul postingan menurut bunda panjang. (ini kebiasaan bunda membuat judul yang panjang, buat bikin judul pendek paling gak bisa). Satu lagi, sudah lama sekali bunda selalu gak pernah mendaftarkan postingan bunda ke Webmaster Tools, caranyapun sudah lupa. Tapi yasud, postingan jadi, ulang membaca, yakin gak ada yang asih, wis, langsung publish.
BalasHapusKalau soal judul, kayaknya sekarang bukan masalah panjang judulnya, bunda. Tapi gimana biar judulnya membuat orang tertarik buat membaca. Dan kayaknya memang trendnya sekarang judul panjang dan clickbait lebih efektif buat menarik pembaca
HapusHalo mbaa. Mau tanya kalau pembuatan URL, apakah mba Ayana suka pakai url shortener seperti bit.ly? apakah ada efek kalau kita pake url shortener dan engga, ke traffic blognya?
BalasHapuskadang aku pakai sih bit.ly ini tapi masih belum yakin dia pengaruh ke traffic apa nggak. setahuku url shortener ini biar gampang mengingat alamat tulisan aja
HapusTmabah internal link dan optimasi gambar mbak ^^
BalasHapusYang paling penting menurut saya adalah memastikan bahwa tulisan itu enak dibaca manusia.. Berisi dan tidak berputar putar
BalasHapus