Tahun 2022 ini, pergantian tahun akan terjadi di hari Sabtu alias malam minggu. Di malam pergantian tahun, biasanya para keluarga dan kerabat akan berkumpul bersama untuk merayakannya. Barbeque dan bakar jagung merupakan tradisi yang cukup sering dilakukan di malam baru di berbagai keluarga. Karena itu tak heran jika jelang tahun baru, para penjual daging barbeque akan kebanjiran pelanggan dan orderan.   

Saya sendiri bukan termasuk tim yang suka mengadakan acara di malam tahun baru. Sepanjang hidup saya, mungkin hanya beberapa kali saya mengikuti tradisi ini entah itu dalam bentuk gathering kantor atau bersama keluarga. Sisanya malam tahun baru saya lewatkan dengan berada di rumah menonton acara televisi bersama suami dan bahkan tahun kemarin saya tidur cepat di malam tahun baru. Hehe. 

Bicara tentang perjalanan hidup, sepanjang tahun 2022 ini pastinya ada banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita semua. Mungkin ada yang memulai hidup baru baru, menyambut anggota keluarga baru atau bahkan mungkin ada yang kehilangan. Setiap momen dalam hidup sejatinya adalah pelajaran bagi kita semua.

Bagi saya pribadi, di tahun 2022 ini alhamdulillah saya bisa melaluinya dengan cukup baik. Ada beberapa target yang terpenuhi dan keinginan yang tercapai namun ada juga beberapa rasa kecewa yang harus saya hadapi terkait berbagai hal yang terjadi dalam hidup. Meski demikian saya sangat bersyukur karena di tahun ini kami sekeluarga diberikan kesehatan dan rezeki yang cukup oleh Allah SWT.

Sebagai seorang blogger, rasanya tak lengkap jika menutup akhir tahun tanpa menuliskan hal-hal yang saya alami sepanjang tahun. Berikut adalah rangkuman dari perjalanan hidup saya selama tahun 2022 ini yang saya bagi menjadi 2 yakni perjalanan dunia blog dan literasi serta perjalanan kehidupan saya secara pribadi

Blogging dan literasi

Dunia blog sudah saya jalani sejak lebih dari 10 tahun lalu. Selama 10 tahun tentunya saya mengalami pasang surut dalam menjalaninya. Kadang ada masanya saya bersemangat untuk menulis dan ada juga masanya saya merasa tidak ada yang ingin ditulis untuk dibagikan. Untuknya dalam dunia blogging masa kini, ada saja hal yang membuat saya mau tak mau harus menulis seperti job untuk tulisan berbayar, lomba hingga challenge grup.

Di tahun 2022 ini saya berhasil menulis 116 tulisan di blog yang sayangnya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu di mana saya berhasil memposting total 155 tulisan baik itu tulisan organik maupun berbayar. Namun berita baiknya, tahun ini saya mulai menulis di platform baru yakni di Kompasiana dan sudah menyajikan 15 tulisan di sana di mana 5 tulisan berhasil menjadi artikel utama. Selain berhasil menulis lebih dari 100 artikel, tahun 2022 ini saya juga berhasil mengikuti 8 lomba blog dan alhamdulillah bisa jadi pemenang hiburan di 2 lomba blog. 

Selain menulis, kegiatan rutin saya di bidang literasi adalah membaca buku. Biasanya setiap tahun saya mengikuti goodreads challenge untuk memberikan saya motivasi dalam membaca buku. Tahun 2022 ini saya menargetkan membaca 30 buku dan alhamdulillah target tersebut tercapai dengan 32 buku yang berhasi saya tamatkan. 


Kehidupan pribadi, keluarga dan pekerjaan

Jika bicara soal pencapaian, jujur tahun 2022 ini tidak terlalu banyak pencapaian yang berhasil saya dapatkan. Saya sempat senang sekali karena berhasil menurunkan berat badan hingga 5 kg tapi gara-gara sayanya yang tidak konsisten di akhir tahun berat badan saya malah kembali ke berat badan di awal tahun. Saya pun mencoba untuk kembali melakukan intermitting fasting untuk menurunkan berat badan. Namun rupanya bukan sekadar puasa intermitting yang membuat berat badan saya turun di awal bulan lalu, melainkan juga pada perubahan jenis makanan yang yang saya makann di masa itu. 

Untuk bidang pekerjaan, tahun ini saya memberanikan mengikuti tes assesment untuk posisi supervisor di kantor. Di tahun ke 8 bekerja di perusahaan, mungkin sudah waktunya bagi saya untuk mencoba level yang lebih tinggi dari sekadar staf. Sesuai persyaratan, saya membuat presentasi yang diperlukan untuk seleksi tersebut dan memaparkannya di depan para senior manajer. Beberapa minggu berselang, hasil seleksi diumumkan dan saya tidak termasuk dalam daftar karyawan yang terpilih menjadi supervisor. It's okay, setidaknya saya sudah berani mencoba.

Tantangn lain yang berhasil saya jalani di tahun 2022 adalah mengikuti kursus menyetir sekitar bulan Oktober lalu. Saya memutuskan untuk mengikuti kursus menyetir selama 8 hari di salah satu LPK di kota saya. Apakah setelah kursus itu saya berani menyetir sendiri? Tidak tentu saja. Malah setelah selesai kursus saya harus belajar dari nol lagi menyetir dengan suami yang jujur membuat kami sama-sama frustrasi. Semua ilmu yang saya dapatkan saat mengikuti kursus seolah menguap saat bersama suami dan hingga sekarang saya masih belum berani menyetir sendiri karena takut mobil mati atau mengalami tabrakan.

Hal terakhir yang saya lakukan di tahun 2022 adalah melakukan penyetoran dan pendaftaran untuk haji reguler. Sudah sejak beberapa tahun lalu saya mengumpulkan uang untuk ibadah haji ini, namun untuk menyetorkannya saya masih bimbang. Apalagi dengan kenyataan kalau masa tunggu untuk panggilan haji di Indonesia bisa mencapai 70 tahun. Rasa-rasanya umur saya tidak akan sepanjang itu hingga akhirnya mendapat panggilan haji dari pemerintah. Apalagi kalau dipikir-pikir uangnya mungkin akan lebih bagus jika diinvestasikan saja untuk mendapat hasil yang lebih besar. Namun pada akhirnya saya putuskan untuk menyetorkan uang tersebut sambil berharap bisa diberikan rezeki berlebih untuk mengumpulkan sisa uangnya.

Demikian sedikit rangkuman dari perjalanan hidup saya di tahun 2022. Harapan saya tentu saja tahun 2023 saya bisa menjalaninya dengan lebih baik dan selalu diberikan kesehatan oleh Allah swt. 

Baca Juga