Drama Korea yang Tidak Sesuai Ekspektasi

 

Drama Korea yang Tidak Sesuai Ekspektasi

Dalam menonton drama Korea, saya memiliki beberapa kriteria tersendiri sebelum memutuskan akan menonton drama tersebut atau tidak. Beberapa kriteria yang saya tetapkan tersebut yakni genre, ide cerita, dan rating dari drama tersebut. Untuk genre cerita, sebagai seorang ibu, ide cerita seputar keluarga dan rumah tangga selalu menarik bagi saya. Karena itulah drama seperti Sky Castle, Go Back Couple dan 18 Again akan dengan semangat saya tonton untuk bisa mendapatkan pelajaran hidup dari drama tersebut.

Selain genre keluarga, saya juga tertarik menonton drama dengan tema profesi seperti dokter, pengacara, hingga dunia hiburan dan berita. Seperti yang kita semua ketahui, drama Korea selalu memberikan setting yang detail untuk setiap dramanya apalagi kalau temanya sudah spesifik seperti dunia kedokteran dan hukum. Bisa dipastikan sehabis nonton drama bergenre begini saya jadi merasa 1% lebih pintar dari sebelumnya. Wkwkwk. 

Nah, kriteria terakhir yang menjadi acuan saya dalam menonton drama Korea adalah rating dan tanggapan penonton atas drama tersebut. Biasanya drama dengan rating tinggi menandakan drama tersebut disukai penonton. Selain itu, reaksi dari teman-teman di sosial media juga bisa membuat saya tertarik untuk menonton satu drama. Yah, bukan hal yang aneh kan kalau semakin dibicarakan sebuah drama maka akan semakin membuat orang penasaran dengan drama tersebut?

Sayangnya, tak semua drama Korea yang saya tonton memberikan kepuasan setelah menontonnya. Beberapa drama memiliki alur yang begitu rumit bahkan ada drama yang plotnya ternyata tak sesuai dengan ekspektasi hingga membuat saya lebih sering misuh-misuh saat menonton drama tersebut. Lalu ada juga drama yang ceritanya sangat bagus namun ternyata endingnya tidak sesuai dengan dugaan saya.

Nah, kali ini saya ingin membagikan beberapa daftar Drama Korea yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi saya setelah menontonnya. Apa sajakah judulnya? Yuk baca postingan ini sampai habis.

Start Up


 

Yup, drama yang ditulis oleh Park Hye Ran ini menduduki posisi pertama sebagai drama yang tidak sesuai dengan ekspektasi karena benar-benar berhasil membuat saya ngomel-ngomel setiap kali menonton episode terbarunya. Ya, gimana, ya? Sebagai tim Han Ji Pyeong saya benar-benar sulit menerima kenyataan kalau Si Anak Baik ini cuma jadi second lead. Tak hanya itu, karakter Nam Do San yang lemah dalam drama ini juga benar-benar sukses bikin saya geleng-geleng kepala.

Kalau soal ide cerita sih, ya memang lumayan inovatif sih Start Up ini karena bercerita tentang dunia start up yang mungkin masih awam bagi banyak orang. Saya sendiri selama menonton drama Start Up ini lumayan dapat banyak ilmu baru soal bagaimana dunia rintisan berjalan. Sayangnya, bumbu cinta segitiga yang ada di drama ini terlalu banyak hingga membuat penonton malah terpecah jadi 2 kubu dan bahkan saling menjatuhkan.

Tak hanya masalah cinta segitiga yang terlalu dominan, Start Up juga memiliki kekurangan dalam pembagian porsi para pemeran utamanya. Seperti yang kita tahu bersama, selain Seo Dal Mi, dalam drama ini juga ada karakter Seo In Jae/Won In Jae, kakak perempuan Dal Mi yang setelah orang tuanya bercerai memilih ikut sang ibu dan. Setelah dewasa, karena merasa diperalat oleh ayah tirinya, In Jae akhirnya memilih mendirikan start Up sendiri dengan mengikuti kompetisi di Sand Box seperti layaknya Seo Dal Mi.

Sayangnya, dalam perkembangan ceritanya, sosok In Jae ini tak mendapat banyak screen time jika dibandingkan Dal Mi, Do San, bahkan Ji Pyeong yang sebenarnya merupakan second lead. Padahal karakter dan latar belakang yang dia miliki cukup kuat di awal cerita ini. Tentunya akan lebih menarik jika Start Up bercerita tentang persaingan atau perjuangan dua kakak beradik ini dalam membangun perusahaan mereka. Sayangnya hal ini hanya ditunjukkan di episode-episode akhir drama di mana tensi cerita sudah turun dan penonton sudah lelah memperdebatkan siapa yang seharusnya dipilih Dal Mi.

Jujur jika dibandingkan dengan drama Park Hye Ran yang lain kayak Pinocchio, While You Were Sleeping dan I Can Hear Your Voice yang pernah saya tonton, drama Start Up ini memiliki nilai yang paling rendah menurut penilaian saya.

 

Alice 


Drama berikutnya yang membuat saya lumayan kesal adalah Alice yang dibintangi oleh Moon Joo Won. Drama ini merupakan drama pertama Joo Won setelah menyelesaikan wamilnya. Ide ceritanya sendiri tentang sebuah organisasi perjalanan waktu bernama Alice yang membawa orang-orang dari masa depan ke masa lalu dengan berbagai tujuan.

Di awal cerita dikisahkan 2 orang dari Alice yakni Yoon Tae Yi dan Yoo Min Hyuk melakukan perjalanan dari tahun 2050 ke tahun 1992 untuk menemukan sebuah buku bernama Nubuat yang berisi ramalan akhir perjalanan waktu. Setelah buku berhasil direbut Yoon Tae Yi mendapati dirinya hamil. Sadar akan risiko yang harus dihadapi jika ia melakukan perjalanan waktu untuk pulang ke tahun 2050, Tae Yi memutuskan untuk tinggal di tahun dan mengganti identitasnya menjadi Park Sun Young.

Park Sun Young kemudian melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Park Jin Gyeom. Park Jin Gyeom kemudian didiagnosis tidak memiliki emosi dalam dirinya sebagai akibat dari perjalanan waktu yang dilakukan ibunya saat masih hamil. Sendirian, Park Sun Young membesarkan Jin Gyeom sambil merahasiakan jati dirinya. Di usia 18 tahun, Tae Yi meninggal secara misterius dan hal ini kemudian memicu Jin Gyeom mengejar cita-cita sebagai detektif untuk mencari tahu siapa pembunuh ibunya.
 
Sepuluh tahun kemudian, saat sedang menangani sebuah kasus, Jin Gyeom bertemu dengan seorang wanita yang sangat mirip dengan ibunya. Setelah diselidiki, wanita tersebut adalah Yoon Tae Yi, seorang dosen fisika yang sangat tertarik dengan teori perjalanan waktu. Rangkaian kasus aneh pun hadir seiring dengan pertemuan Jin Gyeom dengan Tae Yi. Pelan tapi pasti, Jin Gyeom pun mulai mengetahui rahasia besar tentang ibunya juga dirinya.  
 
Sejak awal mengetahui tentang drama ini, saya langsung tertarik menonton karena rating awalnya yang cukup tinggi dan premisnya juga cukup menjanjikan. Sayangnya, seiring dengan semakin bertambah episodenya, saya sebagai penonton semakin dibuat bingung dengan teori yang ada di drama ini. Hal ini semakin diperparah dengan penyelesaian cerita yang sungguh tak terduga dan menyisakan banyak pertanyaan. Pertanyaan terbesar saya sendiri adalah bagaimana cara Yoon Tae Yi pergi dari tahun 2020 ke tahun 2050 dan menciptakan Alice? Sungguh membingungkan.
 

Return

 

Drama Return merupakan sebuah drama bergenre kriminal yang tayan di tahun 2018 dengan tokoh utamanya seorang pengacara bernama Choi Ja-Hye dan detektif bernama Dokgo Young. Alasan saya menonton drama ini adalah karena rating awalnya yang terbilang tinggi. Ceritanya sendiri bermula dari sebuah kasus pembunuhan yang melibatkan 4 orang anak orang kaya yakni In Ho, Joon Hae, Tae Suk, dan Hak Beum.
 
Detektif Dokgo Young kemudian ditugaskan untuk menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Belakangan, Choi Ja Hye yang merupakan pengacara ternama juga mengambil kasus ini untuk membuktikan kalau In Ho, salah satu tersangka dari kasus ini tidak bersalah. Dalam perjalanan penyelidikan kasus, terkuaklah kalau di masa lalu, keempat sahabat ini pernah melakukan kejahatan yang sayangnya tidak membuat mereka dihukum karena masih di bawah umur. Tak hanya itu, Choi Ja Hye sebagai pengacara ternama ternyata menyimpan sebuah rahasia yang berhubungan keempat sahabat ini. 
 
Sebagai sebuah drama kriminal, sebenarnya Return ini memiliki cerita yang cukup membuat penasaran dan geregetan. Namun bencana datang ketika di tengan episode, pemeran utama wanitanya yakni Go Hyun Jung keluar dari drama karena berselisih dengan sutradara. Padahal seingat saya saat itu cerita lagi seru-serunya. Keluarnya pemeran Choi Ja Hye ini kemudian diganti oleh aktris Park Jin Hee. 
 
Sayangnya pergantian pemeran ini lumayan mempengaruhi jalan cerita dari Return. Apalagi setelah pemerannya diganti, karakter dari Choi Ja Hye mendadak berubah dari yang terkesan cuek jadi modis abis. Entah apa alasan dari perubahan karakter ini yang jelas cukup menganggu juga karena kesannya sangat mendadak. Drama ini juga pada akhirnya memberikan plot twist yang tak terduga yang entah memang dari awal ceritanya begitu atau diubah ketika Go Hyun Jun. 

 

Reply 1988 

 

Sebagai sebuah drama Korea, Reply 1988 merupakan salah satu drama Korea terbaik yang pernah saya tonton. Cerita persahabatan warga Ssangmundong dalam drama ini memang sangat hangat dan menyentuh. Tak hanya cerita tentang anak-anak mereka, kisah para orang tuanya juga selalu memberikan kesan tersendiri dalam setiap episodenya. Drama ini sendiri tayang 7 tahun lalu dan ngehits kembali di masa pandemi karena direkomendasikan oleh para artis. 

Nah, meski ceritanya sangat bagus dan dekat dengan keseharian, Reply 1988 nyatanya sempat membuat saya kecewa. Bagi mereka yang menonton Reply series, tentunya tahu ciri khas dari drama ini adalah penonton diajak menebak siapa yang akan jadi pasangan tokoh utama wanitanya. Di Reply 1997 dan Reply 1994, tebakan saya benar. Sialnya, di Reply 1988 saya ternyata salah tebak dong. Saya merupakan tim Jung Pal yang geregetan saat melihatnya terhalang lampu merah saat akan menemui Deok Sun dan kemudian kehilangan semangat menonton karena tahu kapal saya tidak berlayar.

Untungnya, saat Reply 1988 tayang hampir 7 tahun yang lalu, saya belum cukup aktif di twitter. Kalau sudah aktif, mungkin saya juga akan seperti pendukung Jung Hwan yang lain yang menumpahkan kekecewaan di media tersebut seperti yang saya lakukan saat menonton drama Start Up. Tapi setidaknya di akhir cerita, pendukung pasangan Deok Sun - Jung Hwan bisa berbahagia karena mereka kemudian jadian di dunia nyata dan masih awet hingga sekarang. Heu

Itulah dia 4 drama Korea yang tenyata tidak sesuai dengan ekspektasi saya saat menontonnya. Saat ini, saya masih menonton beberapa drama airing yang semoga saja tidak berakhir dengan kekecewaan. Nah, buat teman-teman yang lain, drama apa saja yang tidak sesuai ekpektasimu?
Baca Juga

Post a Comment

10 Comments

  1. Yang sudah nonton cuma start up sama reply 1988. Aku juga sebel banget start up sampai-sampai dua epi terakhir ga mau nonton.

    Reply 1988 aku suka sih. Ga masalah juga Deok Sun jadi sama Choi Taek, walaupun iya emang kasihan Jung Pal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku tetap nonton sampai habis sih 2 drama ini. tapi yang start up asli tiap episode ngomel melulu. haha

      Delete
  2. Dari 4 drama diatas yang pernah aku tonton itu cuma Alice dan Start Up tapi keduanya aku drop di tengah jalan karena mengecewakan. Untuk Start Up aku setuju dengan pendapat Mba, apalagi yang jadi kakaknya Dal Mi itu kasian banget... padahal dia lead juga tapi porsinya dikit banget dibandingin sama yang lain.

    Kalo buat Alice aku drop karena pusing banget dan malah takut itu ada hubungan cinta antara ibu dan anak wkwkwk udah malesin banget akhirnya malah aku gak terusin aja daripada emosi hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya yang Alice itu endingnya malah kesannya jadi kayak Sangkuriang makanya nyebelin. Harusnya Jin Gyeom sama teman SMA-nya itu

      Delete
  3. START UP emang bikin kuciwaa karena daku pun tim HanJiPyeong di lesung pipi yg imut dan kiyut wkwkwkw
    tapiii, blessing in disguise buat pemerannya, doi sekarang jadi makin laris manis tanjung kimpul.

    ReplyDelete
  4. Start Up aku Belum nonton wkkwkw kayaknya Viral juga 💃

    Kalau gak sesuai ekspektasi biasanya malah Keren kenapa yak wkkwkw

    ReplyDelete
  5. hihihi seperti hukum tak tertulis, main lead pria pasti jadian dengan main lead perempuan, kalaupun tidak, hubungan mereka dibikin mengambang

    nggak ada ceritanya main lead jadian dengan second lead

    jadi harus siap2 menata diri sebelum kisah usah :D :D

    ReplyDelete
  6. Hahha tiap orang pasti punya ekspektasi ya, kak. Kalau aku sih rata2 suka semua sih sama endingnya. Apalagi start up. Hehe.

    ReplyDelete
  7. Wah, ternyata memang ini dirasakan juga ya. Saya pun sering merasa demikian tapi ya sudahlah, namanya juga buatan manusia. Ada kekurangan itu wajar. hehehe menghibur diri

    ReplyDelete
  8. coba deh nonton serial the godfather nya mario puzo mbak, tapi bukan korea, hehe. aku kesusahan baca nama2 artis korea. tiap mata liat nama mereka, otakku otomatis aja skip

    ReplyDelete