Sunday, December 2, 2018

Wonderful Indonesia : Siring Tendean, Pasar Terapung di Tepian Sungai Martapura

Maret 2013



Hari masih gelap, jelang azan subuh. Saya memacu motor membelah jalanan kota Banjarmasin menuju sebuah masjid Sultan Suriansyah yang terletak beberapa kilometer adari rumah orang tua. Setiba di depan masjid Sultan Suriansyah, 2 teman saya sudah menunggu bersama 2 orang lainnya. Mereka adalah Boim Lebon dan istri, yang datang ke Banjarmasin untuk mengisi acara kepenulisan. Nah, sebelum acara dimulai, kami menyempatkan diri mengajak keduanya mengunjungi tempat wisata yang ada di Banjarmasin.

"Kita salat Subuh di sini dulu, ya." kata Mas Boim begitu adzan Subuh berkumandang. Kami pun segera menuju tempat wudhu yang sudah disediakan dan ikut salat subuh berjamaah. Ini adalah pertama kalinya saya menunaikan salat di masjid tertua di Kalimantan Selatan tersebut.

Usai menjalankan kewajiban salat, kami langsung menuju dermaga yang ada di depan masjid. Sebuah klotok sudah menunggu kami untuk berangkat. Seorang teman berbaik hati mencarikan klotok saat kami salat. Saat itu biaya sewanya sekitar 200 ribu rupiah untuk membawa kami menuju Pasar Terapung dan Pulau Kembang.

Baca juga : Berwisata ke Amanah Borneo Park


Dua puluh menit perjalanan, akhirnya kami tiba di lokasi Pasar Terapung di Muara Kuin. Kabut masih sedikit menyelimuti lokasi tersebut. Selain kami, beberapa klotok wisata juga tampak berada di lokasi yang sama dengan kami. Ada yang yang sibuk mengambil foto, ada juga yang berinteraksi dengan pedagang yang ada di Pasar Terapung.

Sayangnya tak cukup banyak pedagang yang kami temui hari itu. Mungkin karena kami datang agak siang, hingga hanya tinggal beberapa yang bertahan. Atau bisa juga para pedagang tersebut berada di Pasar Terapung yang berlokasi di tengah kota Banjarmasin.

September 2018

Pagi itu saya dan suami berjalan beriringan di sepanjang siring Tendean. Yumna yang baru bisa berjalan tampak bersemangat berlari-lari di depan kami. Kadang ia berhenti di dekat pagar untuk melihat klotok-klotok yang lewat di sungai Martapura. "Dadah otok," begitu katanya tiap kali ada klotok yang melaju. Sementara di sisi jalan, tampak beberapa pedagang kaki lima menjajakan barang jualan mereka.

Selama beberapa tahun terakhir, Siring Tendean bisa dibilang menjadi tempat berkumpulnya orang Banjar di akhir pekan. Di tempat ini, biasanya ratusan orang berkumpul untuk menghabiskan minggu pagi mereka. Ada yang sekadar jalan-jalan pagi sambil menikmati pemandangan sungai. Ada yang menikmati wisata susur sungai dengan naik klotok yang disediakan di dermaga. Ada pula yang berfoto ria bersama patung Bekantan yang ada di sisi lain siring.

Sumber: kalsel.procal.co

Selain beberapa hal di atas, salah satu hal menarik lain yang ada di Siring Tendean adalah adanya Pasar Terapung. Ya. Pasar Terapung yang sejak dulu menjadi ikon wisata kota Banjarmasin kini tak hanya ditemui di Muara Kuin, namun juga di tengah kota Banjarmasin. Sejak beberapa tahun yang lalu, Pemerintah Kota Banjarmasin berinisiatif membuat Pasar Terapung di salah satu dermaga siring pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini tentunya dilakukan untuk tetap melestarikan budaya Pasar Terapung yang sudah menjadi bagian dari Wonderful Indonesia.



Bagi mereka yang mengunjungi siring, tentunya takkan melewatkan sensasi belanja di Pasar Terapung ini. Kita cukup turun ke dermaga dan memilih barang yang ingin dibeli. Biasanya barang yang dijual oleh para acil ini adalah sayur dan buah-buahan. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati sensasi makan di atas dermaga kayu yang juga dipenuhi penjual kue. Di dermaga ini, kita bisa memesan kuliner khas Banjar seperti soto Banjar, lontong, ketupat Kandangan, laksa, dan tentunya aneka kue tradisional. Jangan lupa makannya antri ya biar tidak terjatuh ke sungai. Hehe. 




Sebagai sebuah kota industri, saya senang sekali saat ini pemerintah kota semakin menggalakkan adanya objek-objek wisata yang ada di Banjarmasin baik itu yang sudah mengakar maupun objek wisata baru. Dengan begini pastinya warga kota Banjarmasin tak lagi kekurangan piknik. Nah, teman-teman yang memiliki objek wisata keren di daerahnya ayo ikutan juga lomba Wonderful Indonesia Blog Competition agar semakin banyak yang tahu keindahan negeri kita. Informasi lengkap bisa klik banner di bawah atau link berikut https://goo.gl/forms/RJuGs5pjTXEj5ZpD3.




11 comments:

  1. 4 th d Kalimantan ini kelewattt
    Pdhl yg lain udahh
    Nanti ke sinii

    ReplyDelete
  2. Ah ini benar-benar wonderful 🤗 dan saya gagal fokus ... Makanannya! Yuhuuuuu 😁😂

    ReplyDelete
  3. Saya naik klotok menuju Pasar Terapung ini tahun 2008. Waktu itu saya sedang kerja di Kalimantan Tengah dan mencoba pelesir 2 hari ke Banjarmasin. Menyenangkan sekali lihat orang berjual beli di atas perahu. Hebat ya dagangannya tak ada yang tumpah. Indonesia banget deh.

    ReplyDelete
  4. Ini floating marketnya Banjarmasin, ya, Mbak? Pengen rasanya ke sana.😊

    ReplyDelete
  5. Mba, saya baru sekali ke Banjarmasin. Ada rekomendasi travel agent yang terpercaya kalo saya explore sendiri (perempuan). Makasih Infonya Mba. Cuma sempet jalan2 di Taman siring dsk

    ReplyDelete
  6. Duh, selalu penasaran dg pasar terapung. Di tempat saya gak ada, sih. Unik dan menarik memang sebagai salah satu bentuk Wonderful Indonesia :)

    ReplyDelete
  7. Hwaaaa pas tinggal di kalsel malah belum sempet kesiniiiiii! Wajib ah besok ada rejeki bisa ke borneo lagi, ini jadi salah satu destinasi wajib!

    ReplyDelete
  8. Baru tau deh klo sungai Tandean ini adax di Banjar. Ternyata di Banjar sana nun jauh dimata banyak destinasi wisata menarik yg wajib dikunjungi

    ReplyDelete
  9. Wah keren nih. Jadi pengen ke sini

    ReplyDelete