Kalau ngeblog ngerjainnya serius, jadi bebankah?  

Begitu pertanyaan yang diajukan mbak Indah Julianti Sibarani dalam sebuah statusnya di grup KEB yang saya ikuti. Pertanyaan yang pada akhirnya membuat saya memiliki ide untuk tulisan saya minggu ini berkaitan dengan dunia blog yang saya ceburi selama 6 tahun terakhir.

Saya menangkap serius ngeblog yang dimaksud di sini adalah blogger dengan domain berbayar. Bukan berarti blogger yang masih memakai domain gratis tidak serius dalam menggarap blognya. Namun setahu saya, ketika blog sudah memakai domain berbayar, itu menandakan blog tersebut sudah dikelola dengan profesional.

Saya sendiri sebelum resmi memindahkan dari blog gratisan menjadi blog berbayar, sempat mengkhawatirkan beberapa hal. Apakah saya akan cukup serius untuk mengelola blog tersebut nantinya? Apakah saya akan bisa produktif mengisi blognya? Karena tak bisa dipungkiri, meski sebelumnya sudah cukup lama menulis di media blog, saya masih belum bisa konsisten dalam mengisi rumah maya tersebut. Kadang saya bisa menulis beberapa kali dalam 1 minggu, kadang satu bulan hanya 1 kali. Isi tulisan pun kadang masih tulisan remeh temeh yang mungkin tak memberikan wawasan baru bagi pembacanya. Pokoknya kalau dibandingkan dengan tulisan blogger lain rasanya saya newbie banget, deh.

Kemudian, setelah berpikir cukup lama, saya pun akhirnya yakin untuk menggunakan blog berbayar. Dengan memiliki blog berbayar berarti saya sudah siap dengan berbagai konsekuensi. Bukan cuma perkara harus membayar domain setiap tahun, namun juga berurusan dengan hal-hal seperti statistik, Domain Authority, Page Authority, branding blog, hingga yang paling rumit (setidaknya bagi saya), yakni SEO. Hal-hal yang selama bertahun-tahun tidak saya pedulikan karena ketidaktahuan saya tentang perkembangan dunia blog. Lalu apakah semua itu kemudian menjadi beban bagi saya? 

Tantangan ngeblog serius

Seperti yang diketahui (oleh para blogger) setiap beberapa bulan sekali, situs Moz.com merilis nilai DA dan PA dari sebuah blog dengan Top Level Domain. Semakin tinggi nilai DA/PA tentunya akan semakin meningkatkan nilai blog tersebut. Nah nilai DA/PA ini nantinya bisa menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan job. Nah, untuk bisa meningkatkan nilai DA/PA ini sendiri, ada beberapa langkah yang harus dilakukan pemilik blog berbayar. Beberapa langkah yang saya ketahui antara lain:

1. Membuat artikel yang berkualitas, minimal 500 kata
2. Buat postingan secara rutin, kalau bisa setiap hari
2. Sering-sering blogwalking dan memberikan komentar di blog orang lain untuk mendapatkan backlink

Selain DA dan PA, statistik blog juga bisa menjadi acuan bagi sebuah blog agar dilirik brand. Makin besar statistik blog artinya semakin banyak yang membaca blog tersebut. Semakin banyak yang membaca, berarti blognya terkenal dan pendapatan adsense pun bertambah. Hehehe. Nah, dari yang saya baca-baca untuk bisa mendapatkan statistik blog yang tinggi, kita harus pintar membuat konten entah itu yang berpotensi viral atau dalam pemilihan judul konten yang kita buat hingga dengan menggunakan teknik SEO.  

Saya sendiri setelah berpindah dari blog gratisan menjadi blog berbayar sudah memiliki target untuk bisa posting minimal 1-2 kali seminggu. Untuk itu, saya pun mulai rajin menuliskan ide-ide yang muncul di kepala saya menjadi draft di blog. Beberapa ada ditulis 1-2 kalimat beberapa hanya berupa judul saja. Selain itu, saya juga mengikuti blog kolaborasi yang ternyata cukup efektif mengisi blog setiap bulannya.

Nah, meski sudah cukup rajin mengisi tulisan di blog, jujur saya masih merasa kurang puas dengan tulisan-tulisan tersebut. Apa pasal? Tulisan-tulisan saya masih berbau curhat dan (lagi-lagi) minim info. Jika dibandingkan dengan blogger-blogger lain di grup-grup yang saya ikuti, tulisan saya terasa sangat biasa dan tidak unik. Di sinilah saya merasa adanya beban dari ngeblog dengan serius ini. Selain harus bisa menulis dengan baik, saya juga harus melakukan riset sana sini dan membuat tulisan se-kreatif mungkin.

Tak hanya masalah konten, masalah SEO dan traffic juga ternyata mulai menjadi beban tantangan baru untuk saya. Seperti yang sudah sering disebutkan para master blogger senior, SEO itu penting dipelajari kalau kita mau serius ngeblog. Dengan menguasai teknik SEO ini akan berpengaruh pada traffic blog yang kita miliki. Masalahnya adalah belajar SEO itu ribet, meski kesan awalnya cuma seputar mencari kata kunci. Saya harus memikirkan kata kunci yang bisa membuat google mudah mendeteksinya (sok tau banget euy).

Sedangkan untuk traffic, saya juga merasa masih kurang puas dengan traffic blog yang saya miliki. Sekian lama ngeblog kok ya traffic-nya segitu-gitu doang? Makanya belakangan saya mulai tertarik dengan SEO ini meski ya baru belajar mencari kata kunci. Dan ternyata, lumayan seru juga mencari kata kunci ini entah dengan Google Keyword Planner atau aplikasi lain. Setidaknya saya jadi tahu kata kunci mana yang sering dicari orang-orang. 

Dengan adanya beberapa beban yang harus saya hadapi dengan serius ngeblog ini, bukan berarti saya tidak enjoy dengan dunia blogging ini. Malah beban ini sekarang jadi tantangan tersendiri untuk saya untuk bisa terus memperbaiki kualitas blog saya. Saya jadi banyak membaca artikel tentang optimasi konten di blog hingga SEO. Mungkin belum semuanya bisa saya terapkan, namun saya yakin semua yang saya baca tersebut akan berguna nantinya.

Kembali lagi ke pertanyaan awal? Apakah ngeblog serius menjadi beban buat saya? Jawaban saya tidak. Mungkin saya masih kurang puas dengan konten dan traffic yang biasa aja, namun yang jelas tidak sampai membuat saya tak bisa tidur :)
Baca Juga