Cara Daftar Haji Online dengan Aplikasi Haji Pintar


Beberapa waktu lalu saya berbincang dengan ibu terkait ibadah haji. Ibu saya alhamdulillah sudah menunaikan rukun Islam ke lima itu di tahun 2004 bersama almarhum ayah dan juga almarhum kakek nenek saya. 

"Dulu nunggu dapat panggilannya lama, nggak, Ma?" tanya saya pada ibu saya.

"Nggak. Habis mama daftar nggak lama dapat panggilan," jawab ibu saya.

"Lho bukannya naik haji itu daftar tunggunya lama?" tanya saya lagi karena setahu saya masa tunggu haji itu lumayan lama untuk Indonesia.

"Nggak tahu juga. Mungkin tahun itu memang nggak banyak yang daftar haji," jawab ibu saya lagi yang membuat saya hanya bisa terdiam. 

Bagi umat muslim, menjalankan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan jika mampu. Di Indonesia, untuk bisa melaksanakan ibadah haji ini, kita bisa mendaftar lewat jalur haji reguler dengan menyetorkan uang sejumlah 25 juta rupiah. Seiring perjalanan waktu, jumlah pendaftar ibadah haji semakin bertambah. Akibatnya masa tunggu untuk mendapat panggilan ini juga semakin panjang bahkan setelah masa pandemi antriannya mencapai angka 70 tahun untuk provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan masa tunggu yang mencapai puluhan tahun ini, tak heran jika kemudian ada yang memilih untuk mendaftar dengan haji plus atau haji furoda yang menggunakan visa undangan. Dengan mendaftar lewat haji plus, kita bisa mengurangi masa tunggu hingga 6 tahun sementara untuk haji furoda malah bisa langsung berangkat di tahun itu asal visanya keluar. Namun tentunya biaya untuk haji plus dan haji furoda ini jauh berbeda ya dengan haji reguler alias jauh lebih mahal.


Mendaftar haji reguler di aplikasi Haji Pintar

Sebagai muslim, kita memang dianjurkan untuk mengunjungi tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji atau minimal umrah. Dengan semakin panjangnya masa tunggu bagi mereka yang ingin mendaftar jalur haji reguler, membuat orang berpikir dua kali untuk menyetorkan uangnya. Apakah sebaiknya uangnya untuk uang muka ibadah haji atau untuk investasi lain yang bisa menghasilkan lebih banyak uang sehingga bisa daftar haji plus saja? Begitu mungkin pemikiran orang-orang.

Meski demikian, bagi mereka yang benar-benar berniat untuk menunaikan ibadah haji, pilihan mendaftar lewat jalur reguler masih bisa jadi pilihan. Setidaknya dengan mendaftar kita sudah mengamankan porsi haji untuk beberapa puluh tahun ke depan. Siapa tahu kan panggilan dari Allah datang lebih cepat dan rezeki kita dimudahkan sehingga kita bisa menunaikan ibadah haji lebih awal dari perkiraan masa tunggu. 

Untuk bisa mendaftar haji reguler sendiri sekarang tak harus datang ke kantor Kementerian Agama namun sudah bisa secara online melalui aplikasi yakni Haji Pintar. Berikut adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan jika ingin mendaftar haji online lewat aplikasi Haji Pintar:
 

Membuka rekening haji di Bank Penerima Setoran Haji

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendaftar haji adalah membuka rekening haji di Bank Penerima Setoran Haji dengan menyetorkan uang sejumlah 25 juta Rupiah. Sebelum menyetorkan uang tentunya kita juga harus memastikan apakah pihak Kemenag sudah membuka pendaftaran haji ini. Pengalaman saya kemarin waktu saya akan mendaftar haji ternyata masih ada masalah di sistem sehingga pendaftaran harus ditunda selama beberapa waktu. 

Selain uang muka untuk mendaftar haji, berkas lain yang perlu disiapkan adalah KTP, kartu keluarga dan juga akta kelahiran/ijazah yang kita miliki. Jika proses penyetoran uang muka haji sudah dilakukan dan rekening sudah dibuat, pihak bank akan memberikan bukti setor yang nantinya akan digunakan saat mendapat panggilan ibadah haji.

Melakukan pendaftaran haji online lewat aplikasi Haji Pintar



Jika rekening haji sudah dibuat, langkah selanjutnya adalah melakukan pendaftaran. Jika dulu untuk mendaftar haji ini kita harus datang ke Kementerian Agama sesuai domisili, maka sekarang prosesnya jadi lebih mudah karena sudah ada aplikasi Haji Pintar yang membantu proses pendaftaran haji secara online. Di aplikasi Haji Pintar ini selain bisa digunakan untuk mendaftar haji, kita juga bisa mendapat informasi lain seperti jadwal keberangkatan, pembinaan haji hingga berita seputar haji.

Berikut adalah langkah-langkah mendaftar haji online di aplikasi Haji Pintar:
  • Setelah aplikasi diinstal hal pertama yang dilakukan adalah membuat akun dengan mengklik tombol login. 
  • Pilih jenis pengguna jamaah lalu klik daftar
  • Isikan nomor validasi yang diberikan oleh pihak bank dan NIK sesuai KTP kita
  • Lengkapi data email, nomor handphone dan kata sandi yang diperlukan hingga proses pendaftaran selesai


  • Setelah akun terdaftar klik menu unggah persyaratan pada menu bagian atas dan akan muncul data nomor validasi


  • Klik nomor validasi tersebut dan aplikasi akan mengarahkan kita ke menu pengunggahan data
  • Unggah data sesuai yang diminta yakni foto diri, foto KTP, foto diri + KTP, foto kartu keluarga, foto ijazah/akta kelahiran/akta nikah dan juga foto bukti setoran/pembayaran dari bank


  • Setelah semua dokumen diunggah, pilih status haji apakah sudah pernah atau belum
  • Klik kirim pengajuan dan pendaftaran pun selesai
Setelah proses pendaftaran ini selesai, kita tinggal menunggu pemberitahuan dari aplikasi apakah dokumen yang kita unggah sudah valid atau tidak. Jika dokumen yang diunggah tidak jelas atau kabur, pihak Kementerian Agama akan menghubungi kita lewat telepon dan meminta pengunggahan ulang. Kita tinggal cek di aplikasi dokumen mana yang ditolak dan bisa mengunggah kembali dokumen tersebut lalu melakukan pendaftaran ulang.

Proses validasi dokumen ini memakan waktu kurang lebih 1 minggu hingga 2 minggu. Jika dokumen tersebut sudah lengkap dan disetujui, maka kita akan mendapat pemberitahuan lewat email terkait pendaftaran tersebut dan bisa mengunduh Surat Pendaftaran Haji yang diberikan lewat aplikasi atau email. Selain itu, kita juga bisa mengecek status pendaftaran kita lewat notifikasi yang ada di aplikasi.

Demikian sedikit informasi terkait cara daftar haji online dengan aplikasi Haji Pintar. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian! 


Post a Comment

Previous Post Next Post