Piknik Seru di Kebun Raya Banua Banjarbaru, Wisata Keluarga Murah & Edukatif

review kebun raya banua


Tahun 2023 lalu, saya dan keluarga berkesempatan mengunjungi salah satu tempat rekreasi ternama di Bogor yakni Kebun Raya Bogor. Karena itu merupakan kunjungan pertama, saya dibuat kagum oleh betapa luasnya area Kebun Raya Bogor. Sayangnya, karena keterbatasan waktu saya hanya sempat mengunjungi Museum Zoologi yang berada di pintu utama Kebun Raya Bogor.

Siapa sangka ternyata di kota Banjarbaru juga memiliki kebun raya dengan konsep yang sama dengan Kebun Raya Bogor yakni Kebun Raya Banua. Jadi setelah menginap di Bangkal Forest, kami kembali mencari destinasi wisata keluarga yang bisa dikunjungi di Banjarbaru. Saat mencari di sosial media, saya pun menemukan tempat rekreasi Kebun Raya Banua ini yang sepertinya cocok untuk piknik di pagi hari.

Lokasi dan Akses Menuju Kebun Raya Banua Banjarbaru

Setelah check out dari Bangkal Forest, kami pun berangkat menuju Kebun Raya Banua. Kebun Raya Banua ini berlokasi di jalan Aneka Tambang, Palam Banjarbaru, tepat di samping kantor PU Kalimantan Selatan. Di depan Kebun Raya Banua tampak sebuah bangunan masjid raya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari yang masih dalam proses pengerjaan. Kalau dilihat dari desainnya, masjid ini sepertinya bisa menjadi tujuan wisata kalau berkunjung ke kota Banjarbaru karena desainnya yang terlihat unik.


jalan di kebun raya banua

Harga Tiket Masuk dan Biaya Parkir Kebun Raya Banua

Untuk menikmati wisata alam di Kebun Raya Banua, pengunjung dikenakan tarif yang cukup terjangkau, yakni :

  • Dewasa: Rp7.000
  • Anak-anak: Rp4.000
  • Pelajar: Rp5.000

Sedangkan tarif parkir:

  • Mobil: Rp3.000
  • Motor: Rp2.000
  • Bus: Rp5.000


shuttle bus kebun raya banua


Setelah mobil masuk ke area parkir kami langsung diarahkan menuju shuttle bus yang akan mengantar kami menuju area Kebun Raya Banua. Shuttle bus beroperasi secara bolak-balik ini jadi pengunjung tidak perlu takut menunggu lama untuk masuk atau keluar dari area kebun. Uniknya, ternyata untuk masuk ke area kebun raya, kami harus keluar lagi dan masuk lewat pintu yang lain.

Fasilitas dan Wahana di Kebun Raya Banua


peta kebun raya banua

Setelah tiba di area kebun raya, kami langsung dihadapkan pada hamparan rumput yang luas dan aneka pepohonan. Tampak beberapa keluarga sudah menghamparkan tikar dan alas mereka untuk berpiknik. Kami pun berjalan sebentar untuk mencari spot yang pas dan menghampar tikar dan cemilan yang sebelumnya sudah dibeli sebelum ke Kebun Raya Banua.



area bermain kebun raya banua

Dari informasi yang saya dapat, Kebun Raya Banua memiliki luas sekitar 100 hektar dan difokuskan pada konservasi tanaman obat serta tanaman langka khas Kalimantan Selatan. Dari laman instagramnya, disebutkan juga kalau Kebun Raya Banua ini sudah meraih penghargaan Kebun Raya terbaik se-Indonesia di tahun 2023 dan 2025 lalu. Keren banget euy!


Untuk fasilitasnya sendiri Kebun Raya Banua ini menawarkan beberapa fasilitas yakni:
  • Area piknik untuk keluarga
  • Embung
  • Taman labirin
  • Tenant makanan 
  • Penyewaan sepeda serta scooter
Di instagramnya sendiri disebutkan juga ada Exhibition Banua Botanical Garden namun sayangnya saya belum tahu lokasi tepatnya di mana dan bagaimana cara masuk ke dalamnya. 


musala kebun raya banua


Selain menawarkan area piknik dan camping, terdapat juga beberapa area bermain untuk anak. Toilet juga tersebar di beberapa titik sehingga pengunjung tak perlu kebingungan jika ingin buang air kecil atau BAB. Sebuah musala dan ruang laktasi juga ditempatkan di dekat tenant makanan untuk memfasilitasi pengunjung yang ingin salat dan ibu menyusui. 

Sarapan di Kebun Raya Banua 


penjual makanan kebun raya banua


Berhubung hari masih pagi, suami iseng mencari sarapan yang ada di tenant yang disediakan di area piknik. Sayangnya untuk menu makanannya lebih berupa cemilan ketimbang menu sarapan dan minuman kekinian. Ada juga pentol bakso yang memang menjadi jajanan kesukaan orang Banjar. Suami sendiri akhirnya membeli mie instan dan pentol bakso untuk mengganjal perut sementara anak-anak membeli es krim.


stand es krim kebun raya banua

Menjelajah Taman Labirin dan Menyewa Scooter 

Usai sarapan, kami pun siap menjelajah kembali. Kali ini tujuan kami adalah taman labirin yang ada di arah timur laut di posisi peta. Anak-anak dengan penuh semangat memasuki taman labirin sementara saya dan suami mengekor mereka dari belakang. Setelah berhasil melewati rute di taman labirin, kami menemukan sebuah menara pandang di tengah taman. Kami berempat pun mencoba naik ke menara tersebut dan mengambil foto dokumentasi.


taman labirin kebun raya banua



menara pandang kebun raya banua



Puas menelusuri taman labirin dan menara pandang, kami pun turun dan berjalan kembali menuju tempat piknik di mana ibu saya sedang menunggu. Nah, di perjalanan itu, kami menemukan penyewaan sepeda dan scooter yang bisa digunakan untuk menjelajahi Kebun Raya Banua. Untuk sewa sepeda biayanya adalah 15 ribu/15 menit dan untuk scooter biaya sewanya 20 ribu/15 menit.



Saya bertanya kepada anak-anak, mereka mau mencoba sepeda atau scooter? Dan ternyata keduanya ingin mencoba scooter. Akhirnya kami pun menyewa 2 buah scooter untuk Yumna dan Yafiq. 

Di awal pemakaian, anak-anak masih dibantu oleh ayahnya. Baru setelah sudah mengetahui cara penggunaannya, keduanya dengan penuh percaya diri menaiki scooter di sepanjang jalan yang ada. 

Saya sendiri sempat mencoba mengendarai scooter ini tapi jujur saya tidak terlalu berani menggunakannya karena takut terjatuh di jalan. Akhirnya saya biarkan anak-anak menggunakan scooter di bawah pengawasan ayahnya. 

Setelah masa sewa scooter habis, kami kembali berjalan ke tempat tikar dihampar. Dari tempat duduk kami lihat semakin banyak pengunjung yang datang ke area piknik Kebun Raya Banua ini. Ada yang datang dengan rombongan, ada juga yang dengan keluarga dan pasangan. Bahkan di satu titik saya melihat seorang wanita berlatih yoga dengan pasangannya. 

Mengunjungi Rumah Persemaian Bibit

Saya kemudian mengajak suami untuk mengeksplor bagian lain di Kebun Raya Banua. Dari penunjuk jalan disebutkan kalau terdapat garden shop dan persemaian di sisi jalan yang lain di Kebun Raya Banua. Membaca kata shop pastinya membuat saya berpikir akan bertemu dengan sebuah taman bunga atau tanaman hias kalau bisa membawa pulang bibit tanaman nantinya. 



Kami pun berjalan menyusuri jalur tersebut, namun tidak menemukan kebun yang dimaksud. Saya kemudian mengajak suami untuk putar balik dan mencoba mendatangi sebuah bangunan di sisi jalan yang sepertinya sebuah kantor. Ternyata di bagian belakang kantor tersebut terdapat persemaian bibit tanaman baik pohon maupun tanaman obat. 

Saya pun memasuki rumah persemaian bibit ini. Sayangnya tidak ada siapapun di sana yang bisa memberikan penjelasan terkait bibit-bibit tanaman yang disiapkan. Akhirnya setelah puas melihat-lihat saya dan suami ke luar dari persemaian dan kembali berkumpul bersama anak-anak dan anggota keluarga yang lain. 

Sekitar pukul 11 siang, kami memutuskan untuk meninggalkan Kebun Raya Banua. Tak perlu menunggu lama kami langsung naik shuttle bus yang baru saja mengantar pengunjung lain. Perjalanan hari itu akhirnya ditutup dengan makan siang di sebuah warung pecel di tepi jalan A. Yani. 

Tips Saat Mengunjungi Kebun Raya Banua Banjarbaru

Saat akan mengunjungi sebuah destinasi wisata, ada baiknya bagi kita untuk mengecek tips liburan untuk lokasi wisata tersebut. Hal ini penting sebagai bentuk antisipasi agar liburan berjalan nyaman dan aman.Nah, buat teman-teman yang ingin berkunjung ke Kebun Raya Banua, ada beberapa tips yang bisa saya bagikan:

1. Datang pada pagi atau sore hari

Berhubung Kebun Raya Banua adalah tempat rekreasi dengan konsep outdoor, tentunya akan lebih baik jika kita datang ke sana di pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik. 

2. Membawa peralatan piknik dan camilan

Sebagian besar area di Kebun Raya Banua diisi dengan hamparan rumput dan juga pepohonan. Ini membuat tempat ini memang menjadi tempat yang paling pas untuk piknik keluarga. Karena itulah kalau memang berencana mengunjungi tempat ini sebaiknya membawa peralatan piknik dan juga makanannya biar nggak bingung pas ingin mengisi perut.

3. Pakai sepatu yang nyaman

Area Kebun Raya Banua didominasi area pejalan kaki sehingga pastinya akan lebih nyaman jika kita menggunakan sepatu atau sandal yang nyaman digunakan untuk beraktivitas jalan kaki.

4. Selalu awasi anak-anak saat bermain

Hal paling penting saat mengunjungi Kebun Raya Banua Banjarbaru, terutama jika bersama anak-anak adalah selalu awasi anak-anak di manapun mereka berada. Dengan area yang cukup luas dan terdapat jalur untuk scooter, kita pastinya tak ingin anak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan entah itu terjatuh atau bahkan tersesat.

Penutup

Secara keseluruhan, Kebun Raya Banua Banjarbaru merupakan destinasi wisata keluarga yang nyaman, ramah anak, dan edukatif. Tempat ini cocok untuk piknik santai, melepas penat, serta mempererat bonding keluarga di tengah kesibukan, khususnya bagi ibu bekerja.

Ke depannya, saya berharap Kebun Raya Banua bisa terus berkembang, menambah fasilitas, serta menghadirkan lebih banyak wahana edukatif agar pengunjung semakin betah berlama-lama.

Buat teman-teman yang ingin mencari ide liburan keluarga lain yang praktis dan ramah di kantong, kalian bisa membaca cerita kami saat staycation di Bangkal Forest, tempat healing sederhana yang cocok untuk keluarga sibuk.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar