[FBBKolaborasi] Kucing, Menggemaskan Tapi Kadang Menyebalkan




FBB Kolaborasi - "Wah ada kucing baru lagi. Anak siapa nih? " kata saya pada ibu saat mengunjungi beliau beberapa waktu lalu.

"Itu si Nona beranak lagi," jawab ibu saya sambil menyebutkan salah satu nama kucing betina di rumah.

"Tambah banyak aja kucing di rumah. Dibuang aja deh, Ma," kata saya kemudian. 

"Nggak tega Mama ngebuangnya. Masih kecil-kecil," jawab ibu saya lagi. 

Saya tak kaget mendengar jawaban ibu. Ide dan rencana untuk membuang kucing di rumah ibu saya sebenarnya sudah cukup sering dikemukakan. Tapi ya itu tadi, masalahnya tidak ada yang cukup tega membuang kucing di rumah entah itu ke pasar atau tempat yang jauh dari rumah. Alhasil makim ke sini kucing di rumah ibu saya bertambah banyak saja jumlahnya. 

Padahal, ya, dulunya ibu saya hanya memelihara beberapa ekor kucing jantan. Kemudian satu hari datanglah seekor kucing betina ke rumah. Mulanya kucing betina itu cuma numpang makan. Lalu tak lama kucingnya malah hamil dan melahirkan anak-anaknya di rumah kami. Namanya sayang kucing akhirnya anak-anak kucing itu dipiara dan mulailah jumlah kucing di rumah ibu saya beranak pinak.

Baca juga : Membaca di Era Digital
 

Disteril aja kucingnya, gimana? 

Ide untuk steril kucing seperti ini sebenarnya juga pernah muncul dari mulut saya. Tapi kemudian saya baru tahu kalau biaya steril kucing itu tak semurah yang saya kira. Satu juta per kucing, begitu kata teman saya. Begitu mendengarnya saya cuma bisa ketawa miris. Kalau kucing di rumah cuma satu ya mungkin masih bisa disediakan uangnya. Lah, ini kucingnya hampir sepuluh. Haha pusinglah emak mikirin uang sterilnya. Mending uangnya buat beli makanan kucing kayaknya. Heu. 

Bicara soal statusnya sebagai hewan peliharaan, kayaknya memang kucing berada di urutan nomor satu. Wajahnya yang lucu dan tingkahnya yang menggemaskan selalu sukses membuat pecinta kucing jatuh hati. Lihat saja begitu banyak meme tentang tingkah polah kucing yang bertebaran di internet. Bahkan saking disayang dan populernya, hewan yang satu ini ternyata punya hari peringatannya sendiri setiap tanggal 8 Agustus. 




Ya, sejak tahun 2002, tanggal 8 Agustus telah dicanangkan sebagai Hari Kucing Sedunia. Pencanangan Hari Kucing Sedunia ini sendiri dilakukan oleh International Fund for Animal Welfare dan beberapa kelompok hak asasi hewan. Tujuannya adalah untuk merayakan persahabatan manusia dan kucing yang konon sudah terjalin selama 4000 tahun dan juga untuk memperbaiki kesejahteraan kucing. Wah, beruntung sekali ya para kucing punya harinya sendiri. 

Saya sendiri dulunya juga tipe yang sangat menyukai kucing. Kalau ketemu kucing lucu pengennya gendong kayak ibu ketemu bayinya. Sayangnya mungkin karena di rumah ibu saya kucingnya sekarang agak banyak, level kesukaan saya pada kucing itu agak berkurang dari yang hampir bucin jadi biasa aja. Kalau kucingnya cakep ya dibelai-belai tapi kalau biasa aja ya saya juga diam aja. Tapi mungkin kalau kucingnya jenis anggora saya bakal tetap gemes ngelihatnya. Hehe. 

Selain mungkin karena eneg dengan jumlah kucing yang terlalu banyak di rumah, beberapa kelakuan kucing yang menyebalkan juga bisa jadi menjadi alasan saya tak terlalu excited lagi pada kucing. Berikut adalah 5 hal yang kerap membuat saya sebal pada kucing:

BAB dan pipis sembarangan

Risiko dari memelihara kucing selain haris memberi makan adalah harus mengurusi kotoran mereka. Biasanya para pemilik kucing akan menyiapkan tempat khusus bagi para kucing ini untuk BAB. Entah itu berupa pasir khusus atau mengajari kucing BAB ke toilet. 

Yang menyebalkan, meski sudah diajari, para kucing ini kadang masih BAB sesuka mereka. Apalagi kalau kucingnya tidak biasa keluar rumah atau di sekitar rumah tidak ada tanah untuk mereka BAB. Siap-siap deh ketemu harta karun di salah satu pojokan rumah. Heu.

Tidur di tumpukan pakaian

Tidur di tumpukan pakaian kayaknya sudah menjadi kesukaan para kucing, ya. Apalagi kalau pakaiannya baru selesai dijemur dan masih berasa hangat. Pasti deh jadi sasaran empuk kucing buat dijadikan alas tidur. Alhasil pakaian yang semulanya sudah bersih jadi penuh bulu kucing deh. Menyebalkan, bukan?

Mencakar jok motor

Hal menyebalkan lain yang kerap dilakukan kucing adalah mencakar jok motor. Entah apa yang ada di pikiran kucing saat menjadikan jok motor sebagai tempat cakar-mencakar kuku. Padahal setahu saya, untuk menajamkan kuku-kukunya, kucing akan mencakarkan kuku-kuku tersebut ke batangan kayu. Trus kalau jok motor memang bisa bikin kuku tajam juga, ya, Cing?

Saat musim kawin

Seriously, kucing yang sedang ingin kawin itu sangat menyebalkan. Mereka mengeong tiada henti bahkan di tengah malam selama berhari-hari. Mana kadang yang manggil-manggil duluan itu kucing ceweknya pula. Trus tak lama kucing jantan berdatangan dari berbagai penjuru, membalas panggilan kucing betina. Lalu jadilah malam yang tenang diisi dengan mendengar lolongan kucing kawin. Sungguh tak tahu malu para kucing ini. Hihi.

Saat kucing mencuri ikan

Hal terakhir yang membuat saya super sebal dengan kucing pastinya adalah saat mereka mencuri ikan. Duh, ya, sebal banget rasanya saat lauk yang mau dimakan tahu-tahu diembat kucing hanya karena kita lupa mindahin atau meleng sedikit dari meja makan. 

Kalau menghadapi yang ini, asli saya bisa langsung emosi dan marah-marah sama kucing. Lebih menyebalkan lagi, ibu saya dengan santainya bilang, "Salah sendiri kenapa ikannya nggak disimpan di lemari." 

Tuh, kan, memang nyebelin si kucing.

*** 

Tulisan ini dibuat untuk FBB Kolaborasi yang diadakan oleh komunitas Female Blogger of Banjarmasin dengan tema Hari Kucing Sedunia. 

Post a Comment

7 Comments

  1. Saya tidak pernah ngeh kalau kucing mengeong ribut itu bisa saja karena mereka lg musim kawin. Saya kira karena mereka mau bertengkar saja, wkwkwk

    ReplyDelete
  2. Alasan orang tua ku juga gak mau pelihara kucimg dan hewan lain itu karna kotorannya, apalagi aku dan adekku suka lupaan bersihin.


    Salam,

    www.rizkyashya.com

    ReplyDelete
  3. hahahaha, aku kemana ajaaa iniii, sebagai pecinta kucing ga tau ada tgl khusus peringatannya :D.

    aku termasuk yg ga bakal bisa tega kalo udh nyangkut kucing mba. dari dulu slalu seneng ama anabul 1 ini. setiap hari yaaa aku bawa botol yg isinya itu makanan kucing yg kering. trus kalo jalan ketemu kucing liar, itu aku ksh makan dulu. tiap pagi sebelum ke kantor, biasanya itu kucing2 jalanan yg srg aku ksh makan, sampe udh antri depan rumah hahahaha.. suami yg srg ngomel2, kenapa skr depan rumah ada pasukan kucing berjaga hihihihi...

    Memang sih ada bbrp yg klakuannya bikin marah. tp tetep aku ga bakal bisa kalo disuruh utk membuang kucing

    ReplyDelete
  4. Serius deh mbak, aku yg paling ga tahan juga soal kotorannya. Suka sembarangan apalagi kalo pas aku pergi mereka terkurung dalam rmh, itu bs pup di kasur. Hiks..

    ReplyDelete
  5. Meski nyebelin tapi susah untuk nggak sayang sama kucing. Apalagi kalo kucingnya cantik bulunya dan manjah minta ampun hehe

    ReplyDelete
  6. Pernah terpikir mau mensterilkan kucing dome yg stay di rumah ni. Pas nanya, tarifnya ulala. Ratusan ribu. Huhuhu. Akhirnya pasrah aja dah. Krn kucing2 ni mereka hidupnya seleksi alam juga, lahir sekian nanti ada yg meninggal sekian.

    ReplyDelete
  7. kucingku klo musim kawin suka nyanyi, klo malem hari suka brisik.
    ngak enak ama tetangga

    ReplyDelete