Bagi mereka yang menggunakan kacamata, salah satu keinginan terbesar pastilah untuk bisa lepas dari julukan mata empat. Salah cara yang bisa dilakukan adalah dengan prosedur LASIK yang memang sudah dikenal bisa mengobati rabun jauh maupun dekat. 

Namun ternyata, setelah operasi dilakukan, tidak sekali-dua kali ada cerita pasien LASIK mata mengeluh karena harus kembali memakai kacamata. Padahal biaya operasi LASIK terhitung tinggi. Kenapa bisa begitu? 

Well, LASIK adalah prosedur pengobatan mata yang permanen. Kornea akan berubah secara permanen setelah operasi LASIK. Tapi, sayangnya, kondisi mata bisa berubah karena beberapa faktor.

Baca juga : Tips Mengobati Infeksi Luka Operasi

Gangguan mata yang bisa ditangani dengan LASIK adalah rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Sebelum membedah soal keluhan setelah LASIK harus pakai kacamata lagi, sebaiknya kita ketahui dulu apa itu LASIK dan prosedurnya.

Cara kerja LASIK adalah mengubah bentuk kornea sehingga penglihatan kembali normal. Setelah kornea terbentuk ulang, jadi bisa memfokuskan cahaya secara tepat ke retina. 

Tidak ada rasa sakit yang dirasakan pasien operasi LASIK. Sebab, dokter yang menangani akan memberikan bius lokal dalam bentuk tetesan ke mata. Durasinya pun hanya sekitar 10-20 menit di ruangan operasi.

Prosedur Sebelum LASIK

Sebelum menjalani operasi LASIK mata seperti yang diterangkan sebelumnya, calon pasien harus menjalankan beberapa prosedur dulu. Di antaranya:

  • Tidak memakai lensa kontak jenis rigid gas-permeable atau kaku setidaknya tiga pekan sebelumnya
  • Tidak memakai lensa kontak jenis lain setidaknya tiga hari sebelumnya
  • Membawa kacamata ke dokter yang akan melakukan operasi untuk diperiksa
  • Menjalani tes untuk mengukur ketebalan kornea, refraksi, pemetaan kornea, tekanan mata, dan pelebaran pupil
  • Pada hari operasi, tidak memakai makeup pada mata dan aksesoris (kalung, jepitan, bando, dsb.)
  • Melepas aksesori pada rambut yang berisiko mengganggu operasi
  • Berterus terang kepada dokter jika sedang tidak enak badan pada hari operasi

Prosedur Setelah LASIK

Agar LASIK mata sukses dan menekan tingkat risiko serta komplikasi, pasien juga mesti menjalankan prosedur setelah LASIK sesuai dengan saran dokter. Prosedur ini terbagi menjadi empat bagian:

Di hari yang sama, setelah keluar ruang operasi

  • Tidak mengucek mata, pakai tetes mata jika terasa gatal
  • Hindari terlalu lama menatap layar telepon seluler
  • Hindari menyetir kendaraan sendiri
  • Hindari Makeup pada wajah
  • Tidak berenang 
  • Tidak membiarkan mata terpapar udara/angin

1 X 24 jam setelah operasi

  • Boleh menonton, membaca, atau menatap layar, tapi selalu sedia tetes mata jika terasa kering atau gatal
  • Boleh mandi asalkan mata tak terkena sabun dan sampo
  • Boleh pakai makeup, tapi bukan pada mata dan sekitarnya

Setelah 3 x 24 jam

  • Boleh beraktivitas bebas di luar ruangan, kecuali renang
  • Boleh makeup mata, tapi harus sangat hati-hati

Setelah 1 minggu

  • Boleh berkegiatan apa pun 
Prosedur-prosedur di atas berkaitan dengan soal keluhan harus pakai kacamata lagi setelah LASIK.  Ketika ada bagian dari prosedur LASIK yang tidak dipenuhi, kemungkinan harus pakai kacamata lagi setelah LASIK bakal lebih besar. Sebab, kondisi kornea bisa terpengaruh. 

Namun ada satu hal di luar prosedur yang membuat biaya LASIK mesti dipersiapkan lagi yakni kebiasaan yang berkaitan dengan kesehatan mata. Kebiasaan yang bisa mendatangkan mata minus antara lain:
  • -Membaca di tempat kurang cahaya
  • -Terlalu lama terpapar cahaya layar seperti televisi dan komputer
  • -Jarang ke luar rumah
Untuk mencegah angka minus balik lagi, hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut. 

Namun harus digarisbawahi, tidak semua pasien LASIK mata mesti kembali memakai kacamata. Kecuali usia makin bertambah dan kena presbiopia alias kelainan refraksi akibat usia yang tua. Kuncinya adalah berkonsultasi dengan dokter mata untuk menjaga kondisi mata. 

Karena itu, pilihlah dokter mata yang berdedikasi dan kompeten dalam menjalankan operasi LASIK. Dokter yang bertugas di klinik KMN EyeCare, contohnya, telah mengantongi berbagai sertifikat industri optomologi yang terpercaya. Mereka paham betul soal tindakan LASIK, risiko, hingga biaya operasi LASIK di KMN EyeCare.

Baca juga : Mengenal Lebih Dekat dengan 8 Gejala Anak Intoleransi Laktosa


Dokter-dokter itu berkarya di unit KMN EyeCare di Jakarta ataupun Semarang, Jawa Tengah. Mereka bisa diajak berkonsultasi dengan menghubungi saluran layanan di situs KMN EyeCare. Masyarakat pun dapat menanyakan soal kemungkinan memakai kacamata lagi setelah LASIK kepada para dokter. 

Di website KMN EyeCare juga ada informasi komplet mengenai profil dokter dan jadwal praktik mereka. So, kita bisa menyesuaikan jadwal untuk bertemu langsung dan mengulik tentang apa itu LASIK langsung dari para ahlinya di KMN EyeCare.

Baca Juga