Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan perjalanan udara bersama suami dan putri kecil kami. Perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka mengunjungi ibu dan bapak mertua yang tinggal di kota Tangerang Selatan sana. Kebetulan juga ini adalah perjalanan pertama kami membawa bayi dengan jarak yang cukup jauh. Alhamdulillah perjalanan pertama kami tersebut berjalan cukup lancar. Anak saya tidak terlalu rewel baik di perjalanan maupun selama berada di rumah kakek neneknya. Hal ini tentunya membuat saya ingin kembali melakukan perjalanan bersama keluarga di lain waktu.

Meski menyenangkan, kadang muncul juga perasaan was-was di hati saya terkait perjalanan dengan membawa si Kecil ini. Rasa was-was itu apalagi bukan terkait kerepotan yang harus dihadapi selama masa perjalanan. Entah itu kerepotan dalam hal barang-barang yang perlu dibawa, makanan untuk si kecil, kenyamanan hingga rasa pegal yang pasti akan muncul karena kebanyakan menggendong atau memangku si kecil. Pengalaman kemarin, saat membawa anak saya ke rumah neneknya, dia masih di awal masa MPASI. Karena di rumah mertua tidak ada kulkas, mau tak mau saya harus menyesuaikan menu untuk si kecil. Itu artinya ada beberapa teori MPASI yang tidak bisa saya terapkan saat melakukan perjalanan jauh.

Dengan segala kerepotan yang mungkin akan dihadapi, tentunya jangan sampai menyurutkan keinginan kita untuk membawa si kecil travelling. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kerepotan yang mungkin akan dihadapi selama perjalanan nanti. Salah satu cara yang dapat dlakukan ketika memutuskan pergi bersama si kecil adalah memilih tempat wisata yang waktu tempuhnya tidak terlalu lama untuk dijangkau. Soal moda transportasi pun perlu menjadi pertimbangan. Misalnya jika ingin berwisata di Pulau Jawa, moda transportasi berupa kereta api dapat menjadi jawaban bagi kamu yang hendak pergi berwisata bersama si kecil. Meskipun demikian, antisipasi pun tetap harus disiapkan agar perjalanan dengan kereta api bersama si kecil tidak menjadi perjalanan yang justru menyulitkan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan supaya si kecil dapat betah dan tidak rewel selama di perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api:

Jangan Lupa, Belilah Tiket Plus Satu

Maksudnya tiket plus satu itu apa? Jadi begini, tidak dapat dimungkiri anak kecil memerlukan waktu istirahat yang lebih panjang dibandingkan orang dewasa. Bahkan ketika di dalam perjalanan, si kecil pastinya memerlukan waktu dan tempat yang nyaman untuk tidur. Di sisi lain, luasan kursi di dalam kereta api sangat terbatas. Untuk hal ini, menjadi penting untuk menyediakan kursi yang lebih luas guna bisa menjadi tempat tidur si kecil apabila dia mulai lelah.

Caranya mudah saja. Kita cukup memesan tiket kereta api di Traveloka. PT KAI dan Traveloka telah bekerjasama untuk penjualan tiket kereta api secara online. Tambahan tersebut haruslah dipilih tepat di sebelah tempat duduk kita ataupun tempat duduk si kecil. Dengan demikian, jika si kecil ingin tidur, dia bisa langsung merebahkan diri di kursi kereta yang memang dibuat memanjang tanpa sekat, khususnya di kereta api kelas ekonomi.

Pilihlah Waktu Berangkat pada Malam Hari

Si kecil indentik dengan energi yang tak terbatas sehingga mereka bisa sangat melelahkan dengan keenergikannya. Jika kita bepergian dengan kereta api, kelelahan yang dirasakan sangat mungkin bersumber dari keinginan si kecil untuk terus berjalan-jalan di sepanjang gerbong kereta yang ia naiki. Tentunya sebagai orang tua, kita mesti mengawasinya, bukan?

Agar tidak terlalu lelah mengawasi si kecil yang penuh semangat, kita bisa menyiasatinya dengan mengatur waktu perjalanan. Kita bisa memesan tiket kereta api di Traveloka maupun agen travel online lainnya dengan waktu keberangkatan pada malam hari. Sebisa mungkin, sesuaikan waktu berangkat tersebut dengan waktu tidur si kecil. Dengan demikian, kita bisa sedikit beristirahat ketika di dalam perjalanan sebab si kecil telah lelah di tempat duduknya.

Pilihkan Baju yang Tebal, namun Tetap Nyaman Bergerak

Masalah busana yang dikenakan si kecil juga dapat menentukan seberapa nyaman perjalananmu bersama keluarga kecil di dalam kereta. Syarat utama dalam memilih busana jalan-jalan si kecil adalah carilah yang membuatnya nyaman bergerak. Dengan demikian, si kecil tidak akan terlalu rewel dengan ketidaksukaannya terhadap busana yang menghalanginya guna beraktivitas.

Selain itu, apabila kita pergi menggunakan moda transportasi di atas rel, sebaiknya kita juga memilihkan baju yang tebal untuk sang buah hati. Khususnya apabila kita  memutuskan melakukan perjalanan malam dengan moda transportasi yang satu ini. Soalnya, suhu di kereta api pada malam hari sangat dingin dan siap membuat menggigil. Tentunya, kita tidak ingin anak kesayangan kita merasa tidak nyaman karena kedinginan, bukan?

Siapkan Camilan dan Mainannya dalam Tas Khusus

Di kereta memang tersedia kabin terbuka sebagai tempat menaruh segala barang bawaan. Akan tetapi, jika kita membawa anak, sebaiknya ada satu tas khusus yang tidak ditaruh di kabin terbuka tersebut, melainkan tas yang dapat terus dibawa sembari duduk santai di tempat duduk.

Tas tersebut bisa diisi dengan camilan maupun mainan milik si kecil. Jadi, setiap kali perutnya merasa lapar atau pun ia merasa bosan, kita bisa dengan cepat memberikan camilan maupun mainan kegemarannya. Cara ini lumayan efektif untuk membuat si kecil tidak cepat rewel selama di perjalanan.

Nah, kalau sudah mengetahui tips-tips melakukan perjalanan seperti ini, tentunya kita akan lebih tenang dong, ya. Intinya sih dalam melakukan perjalana yang diperlukan sebenarnya hanyalah perencanaan dan keberanian untuk bisa menikmati liburan bersama keluarga kecil kita. Jadi nggak sabar nih saya untuk merencanakan perjalanan berikutnya dengan si Kecil.
Baca Juga