Nostalgia Komik yang Membuatku Penasaran



Bulan Maret 2024 ini, para pecinta komik mendapat kabar duka dari salah satu penulis komik legendaris Akira Toriyama. Bagi generasi 90-an seperti saya tentunya tentunya tidak asing dengan salah satu karyanya yang menemani kita di hari Minggu yakni Dragon Ball. Ya, Dragon Ball memang salah satu karya paling populer dari Akira Toriyama yang dikenal hingga ke seluruh dunia baik manga ataupun serial animenya. Untungnya lagi, manga Dragon Ball ini juga sudah tamat jadi pembaca setianya tidak perlu penasaran dengan kelanjutan kisah Goku dan kawan-kawannya. 

Komik atau manga merupakan salah satu jenis bacaan yang sangat populer di masa saya remaja dulu. Jika generasi sekarang mungkin terbiasa membaca komik lewat aplikasi webtoon baik itu dari Korea, Indonesia dan Jepang, maka saya sebagai generasi 90-an mengenal komik yang didominasi oleh komikus Jepang. Meski bukan termasuk yang sangat suka membaca komik, saya sempat juga mengalami masa meminjam komik secara rutin ke taman bacaan demi memuaskan rasa penasaran dari serial komik yang sedang dibaca.

Di masa sekolah sendiri, alhamdulillah ada rental komik yang lokasinya dekat sekali dengan sekolah jadi sepulang sekolah saya bisa berjalan langsung untuk menyewa komik di sana. Di masa sekolah ini komik-komik yang saya baca tidak jauh-jauh dari Detektif Conan, Kindaichi dan beberapa serial cantik. Tak hanya saya, adik juga sangat suka meminjam komik. Sekali pinjam komik bisa sampai 10 komik yang dipinjamnya. Nah, ada 1 insiden yang kemudian terjadi gara-gara adik saya ini terlalu sering meminjam komik hingga lupa mengerjakan pekerjaan rumah. Teman-teman bisa menebak apa? Ya, komiknya mau dihancurkan oleh ibu saya saking kesalnya beliau. Hehe. 

Selepas SMA, saya berkuliah di kota Banjarbaru. Selama masa kuliah ini saya cukup beruntung bisa bekerja paruh waktu di sebuah rental buku dekat indekos yang tak hanya menyewakan komik namun juga berbagai novel. Wah serasa surga banget karena pastinya saya jadi bisa membaca berbagai novel dan komik secara gratis dong. Hehe. Di masa kuliah inilah saya akhirnya bisa menyelesaikan komik Dragon Ball yang memang di periode itu sedang saya gandrung. Saya juga berkesempatan untuk memegang cetakan-cetakan awal dari novel Harry Potter 5 yang waktu itu memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya . 

Tentunya ada banyak cerita yang hadir selama saya bekerja sebagai penjaga rental buku. Salah satu yang lumayan lucu adalah ketika saya diledek sebagai penyebar komik dewasa oleh teman-teman kuliah. Jadi ceritanya satu hari beberapa kardus buku dan Novel baru tiba di rental. Saya dan pegawai lain dengan sigap membongkar komik dan novel yang baru dikirimkan tersebut. Nah, di antara komik-komik yang dikirim tersebut rupanya ada juga komik dewasa dengan Rating R. Pas banget saat itu ada teman kuliah (laki-laki) yang juga sedang berada di rental buku. Melihat komik dewasa tersebut dengan sigap ia mengambil dan berkata ingin meminjamnya. 

Sebagai pegawai rental saya pun meloloskan keinginannya tersebut. Berpindahlah komik dewasa tersebut dari tangan saya ke tangan teman kuliah ini. Nah, besoknya tahu-tahu muncul kabar kalau saya mengedarkan komik porno di kalangan teman kuliah. Gara-garanya sewaktu teman kuliah saya ini membaca komik tersebut dan ada temannya yang bertanya di mana mendapatkannya dengan entengnya dia berkata, "Pinjam sama Antung." Duh padahal kan harusnya dia menyebutkan nama rental bukunya bukan nama saya. Untungnya urusan ini tidak berbuntut panjang karena toh teman-teman tahu kalau saya bekerja sambilan di rental komik. 

Balik lagi ke cerita soal komik, saya jadi ingat tentang beberapa komik yang sampai hari ini belum berhasil saya tuntaskan. Ada komik yang belum saya tamatkan karena memang belum tamat ada juga yang karena hingga kini saya belum menemukan kelanjutannya. Salah satu komik yang belum saya tamatkan karena memang belum tamat adalah Detektif Conan. Seperti yang kita ketahui bersama, Detektif Conan yang sudah hadir sejak saya SMP ini tak kunjung diselesaikan penulisnya. Padahal kalau dihitung umur Sinichi harusnya sudah 40 tahun lebih tapi ya sampai sekarang dia masih terjebak di tubuh anak kecil. Entah kapankah Aoyama Gosho akan memberikan akhir yang bahagia untuk Conan dan teman-temannya. 

Nah, selain Detektif Conan berikut adalah beberapa komik yang saya masih penasaran dengan karena memang belum menemukan kelanjutannya:

Topeng Kaca



Topeng Kaca merupakan salah satu komik yang sangat booming di masa saya sekolah dulu. Saya sendiri awalnya tidak berminat membaca komik ini. Namun karena memang banyak sekali yang menyukai komiknya saya pun akhirnya tertular untuk mengikuti kisah Maya Kitajima ini. Topeng Kaca sendiri merupakan komik karangan Suzue Miuchi yang bercerita seputar dunia teater dengan tokoh utama bernama Maya Kitajima dan pesaing utamanya Ayumi Himekawa. Tentunya tak elok dong kalau tidak ada tokoh utama laki-laki di komik ini dan sosok tersebut jatuh pada Masumi Hayami, direktur muda yang kepincut pada akting Maya.

Komik Topeng Kaca terdiri dari beberapa judul yang menggambarkan perjuangan Maya dalam mewujudkan mimpinya. Seri terakhir yang saya baca adalah Bidadari Merah yang berfokus pada kisah Maya yang berkesempatan memerankan karakter legendaris Bidadari Merah. Sayangnya sampai sekarang tidak ada yang tahu kelanjutan dari kisah Maya dan Ayumi ini karena penulis manga belum ada menerbitkan seri terbaru Topeng Kaca. 

Pengantin Demos 



Komik berikutnya yang membuat saya penasaran dengan endingnya adalah Pengantin Demos karangan Yuho Ashibe. Saya sendiri tidak tahu apakan komik ini sudah tamat atau belum namun seri terakhir yang saya baca masih menyisakan banyak cerita. Pengantin Demos bercerita tentang seorang gadis bernama Minako yang merupakan titisan dari Venus, saudara kembar sekaligus kekasih Demos yang seorang iblis. Karena cinta terlarang mereka, Demos dan Venus pun mendapat hukuman yakni Demos dihukum menjadi iblis sementara Venus dihukum mati hingga membusuk di akhirat namun kemudian bereinkarnasi menjadi Minako.

Sejujurnya, untuk komik Pengantin Demos ini saya tidak membaca dari awal sehingga tidak tahu bagaimana asal usul kisahnya. Yang saya tahu komik ini berkisah tentang seorang gadis yang selalu didekati oleh seorang iblis bernama Demos dengan kisah misteri yang berbeda-beda setiap serinya yang sangat menarik untuk diikuti. 


Princess



Princess sebenarnya termasuk dalam kategosi manhwa yakni komik yang ditulis oleh orang Korea yakni Han Seung Won. Komik ini bercerita tentang kisah cinta seorang anak pelayan bernam Bii dengan putra mahkota kerajaan Ramira bernama Biyon. Perbedaan kasta antara keduanya membuat kisah cinta Bii dan Biyon harus melalui jalan terjal sebelum akhirnya bisa bersatu. Ironisnya bahkan setelah akhirnya mereka bisa menikah dan punya anak Bii dan Biyon tetap terpisah adanya konfilik dari 3 negara.

Tak hanya berkisah tentang Bii, Princess juga mengisahkan kisah cinta tokoh-tokoh pendukung lainnya seperti Leon yang anak jenderal Ramira dan Eshilde yang merupakan putri perdana menteri Ramira yang dijodohkan dengan Biyon. Ada juga kisah pangeran Anatoria yakni Scotty Tore dengan berbagai wanita hingga kemudian kisah antara keempat orang ini berlanjut pada generasi penerus mereka yakni Freya yang merupakan putri satu-satunya Biyon dan Bii dan Sibel Tore anak Scotty Tore. 

Berdasarkan informasi yang saya dapat kisah terakhir dari komik Princess ini di seri ke-31 dan tidak ada kabar lagi apakah ada kelanjutannya atau tidak. Padahal saya penasaran banget dengan kisah para tokoh di komik ini terutama Leo dan Eshilde yang tiba-tiba menghilang. 

Itulah dia beberapa komik yang pernah saya baca di masa lajang dulu yang masih membuat saya penasaran. Sebenarnya ada satu komik lagi yang membuat saya penasaran namun saya lupa judulnya apa. Hehe. Bagaimana dengan teman-teman sekalian? Apakah sampai sekarang masih suka membaca komik atau manga atau sudah berpindah ke webtoon?

Baca Juga
Reactions

Post a Comment

22 Comments

  1. Waaah penikmat komik beneran nih mbak Antung! Kagum sama detailnya. Saya sendiri malah suka menyewakan dan meminjamkan komik dan novel seperti Lima Sekawan dll.

    Beranjak dewasa, saya patungan sama Bapak, lebih tepatnya tiap beli buku disupport beliau hehehe... tapiiiii ada seorang teman adik yang suatu hari datang dan literally merampok buku buku koleksi hiks hiks... ya sudahlah semoga saja buku buku itu berguna buat dia :(

    Kalau saya lebih suka serial Arad & Maya, Asterix, Lucky Luke, dan si legend Tintin. Ga nyangka sekarang harganya aduhaaaiiiiii....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru emang ya para penikmat komik ini, kadang kebayang ngga sih itu otak para pembuat komik isinya apaan kok bisa gambar sambil mengarang sebagus ituuuh!

      Delete
  2. Wahh asyik sekali ya Mbak Antung, pernah kerja di rental komik. Dikelilingi banyak komik yg pastinya bagus2.

    Iyaa sayang Topeng Kaca belum tamat.

    Kalau dulu aku sukanya baca Doraemon dan Shinchan wkkwkwkw.

    ReplyDelete
  3. Kalau sekarang nampaknya sudah tidak pernah lagi baca komik. Dulu senang banget ngikutin Detektif Conan. Sama komik lokal Petruk & Gareng nggak pernah ketinggalan. Komik Silat kayak Panji Tengkorak juga aku suka.

    ReplyDelete
  4. Sudah lama banget saya gak baca komik, bahkan bisa dikatakan sudah pensiun membaca komik. Kayaknya terakhir tahun 2013 an saya baca komik.

    Meskipun mentok di Detective Conan saja. Sampai sebel karena sudah sekian puluh tahun masih terjebak dalam di usia 7 tahun.

    Mungkin karena sekarang kebih suka nonton aksinya ketimbang baca. Hahahaa. Kayak komik karya Akira Toriyama, Dragon Ball. Saya ngikutin Goku dari piyik sampai dia punya cucu. Ckckckkck.

    ReplyDelete
  5. Aku cuma baca popcorn (numpang baca di gramedia) dan dragon ball punya adekku (koleksinya lengkap). Lainnya baca di perpustakaan komplek.. kayak kungfu boy trus apa lagi ya lupa. skr anaku yg koleksi conan trus pada ilangan gitu.

    ReplyDelete
  6. molly gak terlalu suka baca komik sih. tapi dulu pas kecil minjem di perpustakaan komik doraemon, shinchan, sama detektif conan. dragon ball kurang suka cz itu komik cowok hahaa isinya berantem melulu

    ReplyDelete
  7. Dulu waktu aku SD senang sekali membaca komik, ada beberapa yang aku koleksi dan juga memang komik ini jadi kegiatan seru. Setiap libur sekolah saya selalu membuka perpustakaan di rumah, biar teman-teman yang ingin baca komik bisa pinjam.

    ReplyDelete
  8. Masya Allah mba dari muda udah bisa mandiri bekerja paruh waktu. Ngomongin komik, komik di rumah koleksi pak suami semua. Beli komik lg doinya.. dulu seneeeng banget ya abis pulang sekolah ke rental komik. Sukanya serial cantik atau yg horor gitu 😁

    ReplyDelete
  9. Berasa nostalgia banget nih, baca komik adalah salah satu hobby ku ketika masih ABG dulu hehehhee.. Dari jama SMP sampe kuliah, suka banget baca komik terutama Detective Conan dan beberapa komik series lainnya. Kalau sekarang, sejujurnya suka baca tapi jarang banget..sesekali aja pas mampir ke toko buku.

    ReplyDelete
  10. Kalau saya lebih suka serial tv nya mbak hehehe.... Sampai sekarang tuh, saya kok nggak bsa ya menikmati membaca komik yang banyak gambar dan minim kata/kalimat itu.

    Jaman kuliah dulu juga sering ke rental buku, tapi pinjemnya novel-novel, nggak pernah terterik ke deretan rak komik.

    Bahas soal rental, saya jadi penasaran, sekarang masih ada nggak ya rental buku/komik gini.

    ReplyDelete
  11. mbaqqqq seruuu bgt euuyy,🙏pecinta komik sejatiii ini mah.
    sungguh berdedikasi bgt
    aku juga suka conan.
    doraemon jugaaaa

    ReplyDelete
  12. Wah aku udah lama nih gak baca manga alias komik. Kangen juga deh ih. Aku sih, masih lebih suka baca bukunya langsung. Biar bisa sambil di baca ke toilet juga. Hahahaha. Tapi boleh dicoba deh ke webtoon juga. Kangen banget sih baca komik.

    ReplyDelete
  13. Aku tahu aja si kalay Dragon BAll tapi gak pernah ngikutin, dulu adeku aja yang suka nonton.AKu bukan pecinta komik jadi kadang gak hapal dengan judul-judulnya. Buat pecinta komik selalu seru bacanya dan bikin penasaran pastinya, apalagi kerja di rental komik bisa baca terus ya

    ReplyDelete
  14. Dulu aku kurang suka baca komik, klo kaya dragon ball malah lebih suka nonton versi kartunnya. Cuma ada beberapa komik yg pernah dibaca itu kaya serial cantik (tp yg ga berseri), conan sama Doraemon

    ReplyDelete
  15. Komik Naruto, anak saya punya. Meskipun dari pemberian tantenya. Kalau saya dulu sangat suka dan mengikuti komik Topeng Kaca. Kalau telat beri seri terbaru rasanya penasaran.

    ReplyDelete
  16. Iyayaa.. kayanya aku juga nunggu Princess deh..
    Apa aku yang lupa terakhir sampai dimana deh..
    Seru yaa.. nostalgia komik zaman dulu. Akutu kalo baca serial cantik gitu.. bisa sampek matanya bengep karena meweeek.. Dan seru di ghibahin di anter jemput pas berangkat cekulaa..

    ReplyDelete
  17. Wah iya, waktu itu sempat lihat bbrp status temen soal Akira Toriyama. Banyak penggemar yang merasa sngat kehilangan.

    Aku sendiri kurang suka baca komik. Lebih suka baca yg naratif. Beda halnya dg suamiku, dia suka bbt sama komik.

    ReplyDelete
  18. Wah surga banget bisa kerja di rentalan buku ya mbak. Bisa sekalian numpang baca hehe. Eh kalau zaman sekarang masih ada gak sih rental2 kyk gtu?
    Paling gemes kalau komik berseri yang kita ikuti gak tau endingnya eh penulisnya meninggal.
    Ini aku was2 soal Conan semoga ada jalan keluar dia bisa balik ke tubuh normal haha, soalnya penulisnya usianya mirip2 yg nulis dragon ball. Ada penelitian di Jepang katanya rata2 hidup usia segitu buat penulis. Eh tapi gak ding kan kita gak boleh mendahului kuasa Tuhan yaaa T.T

    ReplyDelete
  19. Wah, beragam komik yang disenangi Mbak Antung ya. Saya hanya tau detektif Conan aja hehehe.
    Kalau sekarang anak saya yang senang baca komik. Sampai punya koleksi seri-serinya.

    ReplyDelete
  20. Candy candy gak baca mbak? Komik yang pertama kali aku baca tuh Candy candy, begitu selesai aku patah hatiii seminggu... hahaha...
    Pernah juga baca Topeng kaca tapi ngga seintens baca Candy candy karena takut patah hati lagi, hihihii...

    ReplyDelete