Memulai Investasi Saham di Aplikasi InvestasiKu


Yumna, putri sulung saya tahun ini berusia 5,5 tahun. Jika tidak ada halangan, tahun depan dia akan masuk ke Sekolah Dasar. Sebagai orang tua, tentunya saya harus mempersiapkan dana pendidikannya terutama jika ingin Yumna sekolah di SD swasta yang berkualitas. Tak putus sampai di situ saya dan suami juga harus tetap mempersiapkan dana pendidikan anak-anak untuk tahapan selanjutnya yang pastinya jumlahnya tidak kecil.

Berdasarkan data yang diberikan oleh Badan Pusat Statistik, kenaikan biaya pendidikan di Indonesia mencapai 10-15% per tahun. Jika dihitung secara keseluruhan, maka biaya pendidikan anak pada tahun 2030 mencapai sekitar 1 miliar Rupiah. Sebuah angka yang sangat fantastis tentunya jika dilihat. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kita sebagai orang tua mempersiapkan dana pendidikan anak ini?

Tak hanya dana pendidikan, orang tua juga seyogyanya mempersiapkan dana pensiun untuk dirinya sendiri agar di masa tua nanti bisa hidup dengan layak dan tidak bergantung pada anak. Bagi mereka yang bekerja sebagai abdi negara dengan tunjangan pensiun, biasanya dana pensiun ini sudah dipotong dari gaji mereka sehingga tidak perlu repot lagi membuat dana pensiun tersendiri.

Namun jika kita hanyalah karyawan swasta atau pekerja lepas maka tentunya harus memiliki perencanaan tersendiri terkait dana pensiun ini. Yang pastinya perlu diingat, tak jauh berbeda dengan dana pendidikan, dana pensiun yang harus kita siapkan juga tentunya harus 
memperhitungkan inflasi yang terjadi setiap tahunnya.


Inflasi sebagai alasan untuk berinvestasi



Minggu, 13 Maret 2022 lalu saya mengikuti webinar bersama Komunitas ISB yang diwakili oleh Teh Ani Berta dan juga Pak Firman Marihot yang merupakan Grup Head of Probiz Dev PT. Mega Capital Securitas. Dalam webinar tersebut, Pak Firman sebuah alasan utama seseorang harus berinvestasi yakni inflasi. Tentunya teman-teman sudah cukup akrab dong, ya dengan istilah yang satu ini.

Zaman saya masih duduk di bangku SMA dulu, harga semangkuk mie ayam langganan di depan sekolah kurang lebih lima ribu rupiah. Begitu juga dengan harga nasi goreng di kantin sekolah yang biasa saya makan saat makan siang. Semuanya berharga di bawah sepuluh ribu rupiah. Uang saku saya waktu SMA dulu juga kalau tidak salah cuma sepuluh ribu rupiah yang artinya cuma cukup buat makan siang satu kali dengan segelas es teh manis.

Dua puluh tahun kemudian, saat saya kembali menyambangi mie ayam tersebut, harganya kini kurang lebih lima belas ribu rupiah. Ini artinya dalam kurun waktu 20 tahun terjadi kenaikan harga mie ayam sebesar 3 kali lipat dari harga sebelumnya. Tentunya harga ini juga berlaku pada harga makanan lain yang semakin meningkat seiring pertambahan tahun.

Adanya kenaikan harga barang dan jasa dalam jangka waktu sekian tahun ini disebut juga inflasi. Inflasi membuat nilai uang yang kita miliki sekarang menjadi lebih kecil di masa mendatang. Uang sepuluh ribu yang hari ini bisa untuk membeli semangkuk bubur ayam mungkin hanya akan bisa digunakan untuk membeli mie instan sepuluh tahun mendatang. Tabungan 500 juta yang sekarang kita anggap besar saat ini mungkin hanya akan cukup untuk hidup setahun saat kita pensiun nanti.

Dengan adanya inflasi ini, tentunya kita tidak bisa hanya mengandalkan uang tabungan saja untuk mempersiapkan masa depan anak dan juga masa pensiun kita. Uang tabuhan yang kita miliki sekarang nantinya nilainya akan tergerus inflasi. Nah, salah satu cara untuk bisa bertahan melawan inflasi ini adalah dengan berinvestasi. Investasi akan membuat uang yang kita miliki bertambah nilainya seiring dengan pertambahan waktu. Dengan berinvestasi maka kita bisa memastikan memiliki simpanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang nantinya.


Hal yang perlu dilakukan sebelum memilih investasi

Bicara soal investasi, sebenarnya ada cukup banyak pilihan investasi yang bisa kita tabung sejak masih muda. Zaman dulu, para ibu berinvestasi dengan rajin membeli emas saat memiliki uang lebih. Ada juga yang memilih berinvestasi lewat tanah, properti dan juga dalam hal instrumen keuangan.

Berbeda dengan investasi lewat membeli emas atau properti, investasi melalui instrumen keuangan seperti reksa dana atau saham memerlukan pengetahuan yang lebih mendalam. Kita tidak bisa asal membeli saham atau reksa dana tanpa terlebih tahu tahu tentang produk tersebut. Nah, apa saja hal yang perlu dilakukan sebelum memilih investasi untuk masa depan kita ini?

Cari ilmunya terlebih dahulu

Hal utama yang harus kita lakukan sebelum terjun ke dunia investasi adalah mencari ilmunya terlebih dahulu. Ada banyak kelas dan webinar yang membahas tentang dunia investasi mulai dari yang gratis hingga berbayar. Apalagi jika kamu ingin mencoba investasi dalam bentuk instrumen keuangan seperti saham atau reksadana, maka sangat penting untuk terus menimba ilmu terkait investasi tersebut mengingat ada banyak hal yang harus dianalisa dan diperhitungkan sebelum memilih saham yang hendak dibeli.

Kenali profil risiko kita

Hal ke dua yang perlu diperhatikan sebelum mulai berinvestasi adalag mengenali profil risiko kita. Dalam dunia investasi, profil risiko merupakan tingkatan risiko yang berani diambil seseorang saat berinvestasi. Profil risiko ini terbagi atas 3 jenis yakni konservatif, moderat dan agresif. Mereka yang memiliki profil risiko agresif mungkin akan memilih investasi saham yang menawarkan keuntungan lebih besar namun juga berpotensi rugi lebih besar. Sedangkan orang dengan profil risiko konservatif akan lebih memilih investasi yang lebih aman dengan tingkat kerugian kecil seperti emas atau reksadana.

Pilih investasi yang sudah terdaftar di lembaga keuangan terkait

Nah, jika sudah memastikan investasi yang kita pilih, langkah selanjutnya adalah memastikan investasi tersebut sudah terdaftar di lembaga pengawas keuangan seperti OJK. Seperti yang kita tahu, saat ini banyak sekali bermunculan aplikasi keuangan yang menawarkan berbagai keuntungan namun tak semua sudah terdaftar. Namun tak semua aplikasi tersebut terdaftar di lembaga keuangan yang dilindungi pemerintah. Dengan memastikan investasi yang dipilih sudah terdaftar di lembaga OJK kita akan mendapat jaminan kalau investasi tersebut aman dan bisa dipercaya.

Gunakan uang dingin dalam berinvestasi

Hal terakhir yang perlu dilakukan sebelum berinvestasi adalah menyiapkan dana yang akan dimasukkan ke investasi. Dalam hal ini pastikan dana yang digunakan merupakan uang dingin alias uang yang jika hilang tidak akan menganggu keuangan rumah tangga. Untuk bisa mengalokasikan uang dingin untuk investasi, tentunya diperlukan pengelolaan keuangan yang matang dan terperinci. Perhitungkan dulu hal-hal yang wajib seperti membayar tagihan dan pengeluaran rumah tangga baru setelah itu kita bisa menyiapkan dana untuk investasi ini.

Mengenal InvestasiKu, aplikasi Investasi saham dan Reksa dana


Beberapa tahun lalu, untuk bisa bisa berinvestasi saham ataupun reksadana, seseorang harus datang ke bank atau ke lembaga sekuritas yang melayani jasa jual beli saham tersebut. Nah, di era digital seperti sekarang, hal tersebut sudah tidak perlu dilakukan lagi. Untuk bisa membeli saham dari perusahaan yang terdaftar di BEJ atau reksa dana kini bisa kita lakukan dengan menggunakan aplikasi di handphone.

Akhir tahun 2021 lalu, PT. Mega Capital Sekuritas meluncurkan aplikasi InvestasiKu yang pastinya akan menambah pilihan berinvestasi bagi generasi muda. Aplikasi yang mengusung slogan "For a Better Future" ini memiliki misi membantu pengguna untuk mencapai masa depan finansial yang lebih baik. 

Lewat aplikasi InvestasiKu ini, kita bisa melakukan transaksi jual beli saham, reksa dana hingga obligasi negara dengan mudah. Selain itu, di aplikasi ini juga tedapat fitur-fitur menarik lain seperti informasi terkini dunia saham, podcast seputar dunia saham dan juga edufest yang berisi berbagai video edukasi dunia saham. 

Cara membuka Rekening Dana Nasabah di aplikasi InvestasiKu

Sebelum melakukan transaksi jual beli saham, kita harus membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) yang nantinya akan menjadi rekening tempat kita mengirimkan dana untuk membeli saham. Untuk bisa membuka Rekening Dana Nasabah di aplikasi InvestasiKu ini sangatlah mudah dan cepat. Berikut adalah langkah-langkah membuka Rekening Dana Nasabah di aplikasi InvestasiKu.

1. Membuat akun di aplikasi 

Langkah pertama tentu saja dengan membuat akun terlebih dahulu di aplikasi InvestasiKu dengan mengisi data berisi nama, alamat email, nomor handphone dan password yang akan digunakan untuk masuk ke aplikasi. 

2. Validasi KTP




Setelah akun berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah proses EKYC atau Electronic Know Your Customer. Langkah pertama dalam proses EKYC ini adalah adalah melakukan validasi KTP. Pada langkah ini kita akan diminta untuk mengambil swafoto dengan menunjukkan KTP di depan kamera. Foto ini kemudian langsung dikirim ke aplikasi untuk dilakukan validasi datanya. 


2. Isi formulir pembukaan rekening investasi




Langkah berikutnya adalah mengisi formulir untuk membuka rekening investasi. Pada formulir ini kita akan diminta mengisi data diri sesuai dengan KTP termasuk juga NPWP, agama, nama ibu kandung, status pernikahan hingga rekening bank yang dimiliki. 


3. Verifikasi biometrik 




Jika formulir sudah diisi lengkap, langkah selanjutnya adalah verifikasi biometrik. Verifikasi ini dilakukan dengan mengambil swafoto tampak depan wajah kita atau bisa juga dengan mengirimkan foto wajah kita yang ada di galeri handphone. Jika verifikasi biometrik sudah berhasil dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah menunggu email dari pihak InvestasiKu terkait RDN yang dibuat. 



4. Menerima email berisi informasi terkait nomor Rekening Dana Nasabah, nomor SID, client ID dan pin trading. 


Review penggunaan aplikasi InvestasiKu

Sebagai sebuah aplikasi untuk investasi beberapa buah instrumen keuangan, InvestasiKu hadir dengan tampilan yang clean dengan kombinasi warna putih dan biru. Pada halaman depan kita akan disuguhkan berbagai informasi penting seperti penawaran saham yang akan melakukan IPO dan informasi tentang edukasi dunia keuangan lainnya dalam bentuk video, artikel hingga podcast. Adanya fitur edufest, artikel dan juga podcast pada aplikasi ini tentunya sangat bermanfaat dan bisa menambah ilmu kita dalam dunia Trading saham. 




Di halaman ke dua aplikasi terdapat fitur market di mana kita bisa memilih saham mana yang ingin dibeli. Pada halaman ini juga terdapat Trading idea yang memberikan rekomendasi saham yang bisa dibeli atau dijual. Jika kita memilih salah satu saham, maka aplikasi akan memberikan informasi yang cukup lengkap terkait harga Saham tersebut berikut juga grafiknya. 



membantu pengguna untuk meraih masa depan finansial yang lebih baik

Baca artikel CNN Indonesia "InvestasiKu Meluncur, Raih Masa Depan Finansial Lebih Baik" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210901183434-92-688523/investasiku-meluncur-raih-masa-depan-finansial-lebih-baik.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Untuk bisa melakukan transaksi saham di aplikasi InvestasiKu ini sendiri, pertama-tama kita harus mengisi RDN terlebih dahulu pada bagian profil. Top Up dana bisa dilakukan dengan menggunakan transfer bank (gratis biaya transfer jika menggunakan Bank Mega), ALLO Pay, dan juga Allo Points. Saldo RDN akan masuk 3-30 menit sejak uang ditransfer sesuai ketentuan masing-masing bank. Jika dana sudah masuk ke RDN, maka kita bisa melakukan transaksi jual atau beli saham. Nah, untuk mengetahui saham-saham apa yang sudah dibeli dan akumulasi harganya, kita bisa mengeceknya di fitur portofolio. 

Kesimpulan

Kehadiran aplikasi InvestasiKu dari PT. Mega Capital Securitas ini tentunya merupakan sebuah hal sangat positif dan memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin berinvestasi untuk masa depan mereka. Selain mudah digunakan, aplikasi ini juga memberikan berbagai keuntungan bagi penggunanya diantaranya "single key" untuk masuk ke CT Corp Ecosystem, point untuk bertransaksi hingga kupon potongan belanja. Tak perlu takut menggunakan aplikasi ini karena sudah terdaftar di OJK. Nah, buat teman-teman yang ingin mencoba aplikasi ini bisa menggunakan kode referralku yakni ANTU244604 atau klik banner di bawah ini.




Sumber tulisan:
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210901183434-92-688523/investasiku-meluncur-raih-masa-depan-finansial-lebih-baik




Baca Juga