Mata Kering Saat Bekerja, Insto Dry Eyes Solusinya





"Duh, asli mabok aku ngerjain berkas  ini. Banyak banget. Mataku sampai sepet," kata saya pada rekan kerja pada suatu siang di kantor. Di meja saya tertumpuk berkas-berkas hasil survey yang hari sebelumnya diserahkan surveyor kami. 

*Iya, Kak. Aku juga banyak banget berkas yang masuk kemarin," balas rekan kerja saya dari balik monitornya. 

Karena mata rasanya sudah sangat lelah, saya pun bisa menyandarkan tubuh sejenak sambil memejamkan mata, berharap setelah beberapa menit mata sudah berasa segar lagi. Sayangnya ketenangan saya cuma berlangsung sebentar. Tak lama datanglah seorang surveyor menyerahkan berkas baru untuk diinput. Hedeeh.

Baca juga : Setelah LASIK Harus Pakai Kacamata Lagi, Kenapa?

***

Sejak pindah ke divisi baru akhir 2018 lalu, bisa dibilang ritme kerja saya di kantor berubah. Jika di divisi sebelumnya tugas saya adalah membuat perencanaan pipa untuk pelanggan yang kadang mengharuskan saya turun ke lapangan, maka sekarang sehari-harinya saya berkutat dengan data calon pelanggan baru yang ingin memasang air ledeng di rumahnya. 

Pekerjaan ini mau tak mau membuat saya harus stand by seharian di depan komputer karena harus menginput data hasil survey yang dilakukan. Jujur pekerjaan ini agak membosankan. Namun di lain pihak saya agak bersyukur juga karena tak perlu sering berpanas ria di lapangan. 

Nah, sebagai seorang pekerja yang sehari-harinya berhadapan dengan komputer, risiko mengalami mata sepet dan mata lelah seperti yang saya alami di atas pastinya tak bisa dihindari. Apalagi selain mengakrabi monitor komputer, saya juga tak bisa lepas dari yang namanya handphone.
Entah itu untuk browsing, ngeblog hingga nonton film atau video youtube. Akibatnya tak hanya sepet dan lelah, kadang saya juga mengalami mata perih jika sudah terlalu lama berada di depan layar. 

Mengenal Gejala Mata Kering 


Kondisi mata sepet dan pegel yang kerap saya alami saat berada di kantor mungkin bisa dibilang normal. Namun tentunya saya tetap harus waspada karena jika dibiarkan terus menerus bisa jadi malah berdampak buruk pada kesehatan mata saya. Salah satunya adalah risiko menderita sindrom mata kering atau yang kerap disebut keratoconjunctivitis sicca

Mata kering sendiri merupakan kondisi di mana mata tidak mendapat pelumasan yang memadai dari air mata. Kondisi ini membuat mata tidak bisa menghilangkan debu atau benda asing yang menganggu mata. Pastinya tidak enak dong jika debu itu nempel terus di mata kita.

Sindrom mata kering ini sendiri bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain:

  • Perubahan hormon, misalnya kehamilan, menopouse dan mengkonsumsi pil KB
  • Proses penuaan, dimana semakin bertambah usia kita maka produksi air mata akan semakin berkurang
  • Kondisi medis. Beberapa penyakit bisa berdampak pada kemampuan kelenjar mata memproduksi air mata seperti diabetes dan beberapa penyakit lainnya
  • Efek samping dari konsumsi obat-obat tertentu 
  • Kegiatan seperti membaca atau menatap layar komputer dalam waktu lama yang membuat mata kita jarang berkedip sehingga lapisan air mata akan lebih cepat menguap daripada proses isi ulangnya. 
  • Penggunaan lensa kontak
  • Masalah pada struktur kelopak mata

Nah, kalau untuk gejalanya sendiri meliputi:
  1. Mata terasa sepet dan pegel karena terlalu lama menatap handphone atau monitor komputer
  2. Mata terasa panas, merah dan berair
  3. Mata terasa berpasir dan kering
  4. Mata menjadi sensitif terhadap sinar matahari
  5. Penglihatan jadi buram dan sulit membuka mata saat bangun tidur karena kelopak mata atas dan bawah yang menempel

Solusi Mengatasi Mata Kering Saat Bekerja


Untuk mengurangi gejala mata kering saat berada di depan komputer atau layar handphone, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni:

  • Mengistirahatkan mata dengan cara mengalihkan pandangan dari layar komputer
  • Memejamkan mata selama beberapa menit
  • Mengurangi tingkat cahaya pada layar komputer atau hape agar mata tidak terlalu terpapar radiasi 
  • Menggunakan kacamata anti radiasi khusus untuk komputer
  • Melumasi mata dengan obat tetes mata seperti Insto Dry Eyes yang dirancang khusus untuk mengatasi mata kering. 

Insto Dry Eyes, Solusi untuk Mata Kering


Insto dry eyes

Bicara soal obat tetes mata, pastinya kita semua tak asing lagi dengan merk Insto. Merk yang satu ini sudah dikenal sebagai obat tetes mata andalan selama bertahun-tahun. Ada 2 varian yang dimiliki obat tetes mata Insto yakni Insto Regular untuk mengatasi mata merah dan mengatasi bakteri serta Insto Dry Eyes untuk mengatasi mata kering.




Insto Dry Eyes mengandung hydroxypropyl methylcelllulose 3,0 mg yang dapat mengatasi kekeringan oada mata dan dapat digunakan sebagai pelumas pada mata. Selain itu, bahan aktifnya juga dapat membunuh bakteri yang terdapat pada mata. Cukup teteskan 1 hingga 2 tetes pada mata yang terasa kering, maka mata akan terasa nyaman kembali. Namun perlu diingat, Insto Dry Eyes ini bukan untuk digunakan dalam jangka panjang ya, Temans! 


Sebagai produk tetes mata andalan, Insto sangat mudah didapat di apotek ataupun supermarket langganan kita. Harganya pun sangat murah sekitar Rp. 13.500,00 saja dan mudah dibawa kemana-mana. Jadi, jika mata mulai terasa kering saat bekerja, segera teteskan Insto Dry Eyes pada matamu.  Bye mata kering! 

Post a Comment

5 Comments

  1. Jadi handak manukarakan ka Beny ini, sidin seharian ngadep komputer jua. Sering mata terasa lelah jar...

    ReplyDelete
  2. Sepakat, bagi kita yang kerja di depan monitor begini pasti ada rasa pedas di mata. Bukan karena melihat dia bercumbu dengan selingkuhan, tapi karena kurang istirahat.
    Salam hangat.

    ReplyDelete
  3. memang paling gak enak mata kering bikin perih ya

    ReplyDelete
  4. Saya juga pakai insto dry eyes untuk cemacem keluhan mata. Tetes-tetes trus pejam sebentar sambil baring, etapi seringnya kebablasan tidur.. Hahhaa.. Saking nyamannya, adem di mata. Mata kering bye bye!

    ReplyDelete