My Daily Make Up



"Sudah siap belum?" Tanya suami pada saya yang masih berkutat di depan kaca. Tangannya sibuk menggendong anak kami yang mulai kegerahan.

"Bentar lagi, Mas. Ini benerin jilbab dulu," balas saya yang masih sibuk dengan dandanan saya yang . Hari itu ada 2 undangan yang harus kami hadiri dan berhubung sekarang ada bayi mau tak mau kami harus datang pagi agar tak kepanasan atau terjebak macet di jalan.

Sayangnya rencana tersebut gagal total. Saya dan suami baru berangkat dari rumah saat hari mulai terik dan undangan sudah membludak. Penyebabnya apalagi kalau bukan saya yang kelamaan dandan. Padahal dandannya itu cuma pakai bedak, pensil alis, lipstik sama eye shadow doang. Wkwkwk.

Bagi sebagian orang, fragmen seperti yang saya gambarkan di atas mungkin tidaklah asing. Bahkan sebuah e-comerce mengadopsinya sebagai iklan. Seorang suami menunggu istrinya dandan sampai sempat belanja online kesana-kemari. Memang sih untuk urusan dandan perempuan lebih ribet dari laki-laki. Tak cukup soal pakaian yang harus matching, wajah pun harus selalu terlihat oke. Saya sendiri selama beberapa waktu terakhir juga mulai sedikit lebih peduli soal make up. Dari yang awalnya cuma pakai bedak sama lipbalm kini sudah terbiasa pakai lipstik dan pensil alis. Bahkan sesekali juga nyoba makai eye shadow. Alasannya sih sepele. Make up membuat saya terlihat cantik. Hehe.

Nah, karena sudah mulai melek soal make up, tentunya ada ritual yang saya jalani setiap harinya, terutama saat akan bekerja. Berikut adalah daily make up andalan saya:

Pelembab dan Sun Block

Menggunakan pelembab untuk wajah ini kayaknya sudah menjadi hal yang wajib ya. Kalau untuk urusan merk saya masih sering ganti-ganti produk. Alhamdulillah sih kulit saya termasuk tidak rewel jadi tidak terlalu banyak masalah dalam memilih pelembab wajah. Nah, kalau soal sun block kayaknya baru beberapa bulan terakhir saya rutin menggunakannya. Selain karena teriknya matahari udah mulai nggak bisa ditolerir lagi, saya juga mulai aware sama kondisi muka yang mulai banyak flek ini. Heu.

Lipbalm

Lipbalm saya oleskan sekitar 5 menit sebelum memoleskan lipstik. Setelah dirasa meresap bibir disapu dengan tisu baru kemudian ditimpa lipstik. Hal ini baru saya ketahui setelah menonton video dari para beauty blogger.

Pensil Alis dan Celak

Saya mulai rutin menggunakan pensil alis semenjak hamil Yumna. Layaknya yang lain, awalnya saya kaku banget menggunakan pensil alis ini. Ujungnya tebal dan terlihat seperti Sinchan. Seiring dengan seringnya latihan, saya merasa alis bentukan saya mulai membaik, meski belum bisa seperti alis artis Korea seperti yang saya inginkan. Untuk urusan alis ini, selain menggunakan pensil alis, saya juga kadang bereksperimen dengan menggunakan eye shadow warna coklat. Yang saya suka dari penggunaan eye shadow ini, warnanya terlihat lebih natural.

Nah, kalau untuk bagian mata, alih-alih menggunakan eyeliner, saya memilih menggunakan celak bubuk. Ini sudah kebiasaan dari zaman kuliah kalau tidak salah. Selain agar mata terlihat lebih besar, saya meyakini menggunakan celak ini bisa menyehatkan plus menghindarkan diri dari sakit mata.

Bedak

Setelah pelembab dan sunblock meresap di kulit, biasanya saya langsung menggunakan bedak tanpa menggunakan alas bedak atau BB cream. Sebenarnya saya dulu pernah mencoba menggunakan BB Cream buatan lokal. Tapi karena shade-nya kurang pas akhirnya saya memilih tidak menggunakannya lagi. Selain itu saya juga merasa penggunaan BB Cream atau alas bedak terlalu berat dan ribet untuk sehari-hari. Alas bedak baru saya gunakan jika saya akan menghadiri acara-acara khusus seperti resepsi pernikahan. Nah karena tidak menggunakan alas bedak ini, saya memilih menggunakan bedak two way cake yang memang sudah mengandung foundation di dalamnya.

Lipstik

Lipstik menjadi langkah terakhir dalam ritual dandan saya. Pilihan warnanya biasanya disesuaikan sih dengan pakaian yang saya kenakan. Untuk jenis lipstik, saya sendiri lebih suka lipstik matte. Ini karena bibir saya tergolong tebal jadinya lebih cocok pakai lipstik matte.

***

Untuk memenuhi kebutuhan saya akan make up ini, biasanya saya membelinya di toko-toko kosmetik di kota saya. Tapi pernah juga saya membeli lewat toko online. Waktu itu sedang heboh lipstik Purbasari. Nyarinya sudah keliling kota aja kayaknya dan nggak ketemu-ketemu. Akhirnya belanjalah saya ke salah satu toko online yang menyediakan lipstik ini. Enaknya belanja secara online ini, kita tinggal leyeh-leyeh dan barang pun tiba di tangan.

Seperti yang kita tahu, ada banyak toko online dan e-comerce yang menyediakan segala printilan make up bagi wanita. Salah satunya adalah Sociolla. Di Sociolla, kita bisa membeli berbagai macam skin care atau make up, terutama kalau pengen nyoba make up atau skincare dari luar. Selain produknya yang otentik, Sociolla juga memberlakukan free ongkir untuk pembelian minimal 100 ribu rupiah. Trus jika ingin mendapat potongan harga sebanyak 50 ribu rupiah (minimal pembelian 250.000), bisa juga masukkan kode SBNLANAM sebelum melakukan check out ya! :)

Baca Juga
Reactions

Post a Comment

18 Comments

  1. Kayaknya mesti ikut beli sunblock juga nih.. Hihi..
    Nice Post mb antung.. :)

    ReplyDelete
  2. ditunggu reviewnya yaa :)

    ReplyDelete
  3. Saya termasuk minim dandan, kalaupun ada undangan paling pake bb cream sama bedak n lipstik aja. Kalo lama2 dandan takut dikomplain suami katanya "kalo keluar aja dandan, kalo dirumah?" hehe

    ReplyDelete
  4. Aku waktunya belajar ngarsir alis nih mbak.
    Aku blm pernah beli kosmetik online, jdi pengen nyobain

    ReplyDelete
  5. kalau mau keluar palingan aku cuma pakai pelembab yang plus sunblock, bedak tabur sama lipstik...tapi kalo kondangan pake alis, eyeshadow sama blush on dikit-dikit hihihi...belum bisa dandan juga sih, tapi kalo enggak nyoba malah ga akan bisa..

    ReplyDelete
  6. saya juga tipe yang banyak alat lenongnya mbak. Paling lama biasanya ngurusin alis krn alisnya rada asimetris harus dibentuk dulu heheheh

    ReplyDelete
  7. Sama, sering ribet jika soal dandan apalagi suami yg sudah siap duluan. Harus sedia sunblock nih biar gak ribet lagi. Makasih infonya mbak

    ReplyDelete
  8. Aku dong mba, sampe skr ga lulus bikin alis hahahaha :p. Itu memang yg paling susah yaa.. Ntah kenapa kalo liat di video youtube berasa gampang bener

    Oh ya 1 lagi, pasang bulumata palsu jg blm lulus :p

    ReplyDelete
  9. Kata ipar ulun, mama (mertuanya) ekspress dalam berdandan. Tapi lebih ekspress lagi ading iparnya ini alias ulun. Hihihi... itu kata2 kakak ulun waktu kami mau ke kondangan dan mahadangi ulun dandan ga pakai lama :D

    ReplyDelete
  10. hihi. iya nih aku juga lagi berusaha biar di rumah juga tetap dandan tapi lebih banyak lupanya

    ReplyDelete
  11. ivon alisnya sudah lumayan bagus kok jadi kayaknya nggak terlalu ribet bikin alisnya

    ReplyDelete
  12. iya kalau ke kondangan emang lebih extra dandannya :)

    ReplyDelete
  13. iyaa urusan alis ini memang krusial ya, mbak :D

    ReplyDelete
  14. suami mah tinggal pakai baju sama celana udah ready ya, mbak :)

    ReplyDelete
  15. aku juga kalau bikin alis nggak sama kanan kiri. hehe

    ReplyDelete
  16. wkwkwk. malah ikam yang mehadangi yang lain kauaknya, yan lah :D

    ReplyDelete
  17. sekarang udah banyak day cream yg ada embel2nya buat hempaskan sinar uv, lebih praktis ... urusan alis, ya ampuun ini resolusi 2017 aku ya soalnya kepingin punya alis

    ReplyDelete
  18. Aku juga baru tahun kemarin rajin bikin alisnya, mbak. Wkwkwk

    ReplyDelete