Sabtu, 25 Maret 2017, saya berkesempatan menghadiri Seminar Parenting yang diadakan oleh Dancow Parenting Center di Hotel Golden Tulip Banjarmasin. Ini adalah kali kedua saya menimba ilmu parenting melalui Dancow Parenting Center. Jika pada seminar sebelumnya membahas tentang perlindungan yang optimal bagi tumbuh kembang si Kecil, maka untuk seminar kali ini, tema yang diangkat adalah Berkata IYA BOLEH Untuk EKSPLORASI Si Kecil.
Acara seminar dimulai sekitar pukul 09.30 Wita, dengan pengisi acara yang tentunya sudah ahli di bidangnya. Acaranya sendiri dibuka oleh Shahnaz Haque, yang pada kesempatan hari itu membawa serta salah satu putrinya yang katanya nih suka main drum juga seperti ayahnya.
Adapun para narasumber yang mengisi seminar parenting ini antara lain:
- Dr. Dr. Rini Sekartini, Sp.A(K) – dokter anak
- Bunda Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psi. – psikolog anak
- Bunda Sari Sunda Bulan, AMG – ahli gizi
![]() |
| Dr. Rini memberi materi tentang tumbuh kembang anak |
Nutrisi untuk Tumbuh Kembang Anak
Seperti yang kita ketahui, sejak hari pertama kelahirannya, si kecil sudah membutuhkan nutrisi yang baik untuk mendukung pertumbuhannya. Nutrisi tersebut dimulai dari ASI, kemudian dilanjutkan dengan MPASI serta makanan pendamping lain yang disesuaikan dengan usia anak.
Untuk memantau tumbuh kembang anak, orang tua dapat secara rutin memeriksa tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala anak hingga usia sekitar 6 tahun. Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk memastikan pertumbuhan fisik anak sesuai dengan usianya.
Terkait dengan pemberian nutrisi, Bunda Sari Sunda Bulan memberikan beberapa tipsnya seputar hal-hal yang harus diperhatikan. Hal-hal tersebut antara lain:- Atur dan disiplin terhadap jadwal & kebiasaan makan. Perlu juga diatur porsi yang akan dikonsumsi si Kecil. Misal untuk nasi ukurannya sekepal tangan anak, sedang untuk lauk dan buahnya disesuaikan ukuran telapak tangannya.
- Si kecil juga harus dibatasi pemberian garam, gula dan minyak. Jadi bukan hanya orang dewasa loh yang harus dibatasi garam gula dan minyaknya.
- Pilih nutrisi yang dapat memberikan perlindungan advanced untuk mendukung proses belajar utk tumbuh kembang si kecil
- Buat suasana makan yang menyenangkan untuk pemberian nutrisi bagi si kecil. Bisa jg membuat menu berganti-ganti/menu 10 hari
- Si kecil juga bisa dilibatkan dalam menyiapkan makan untuk dirinya. Misalnya diajak memilih bahan makanan yang akan dikonsumsi
Cinta Orang Tua dalam Pengasuhan Anak
Sebagai orang tua, tentunya kita akan memberikan cinta kepada buah hati kita. Dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil, cinta yang diberikan ini bisa dijabarkan sebagai berikut:- Cinta berarti terus belajar mengenali, menghadapi dan membimbing si Kecil.
- Cinta juga berarti memberikan yang terbaik sesuai kebutuhan tumbuh kembang si kecil
- Cinta juga bisa berwujud pola asuh yang tepat, mendukung eksplorasi si kecil
Dalam hal pengasuhan sendiri, ada 4 pola asuh yang umumnya digunakan para orang tua. Pola asuh tersebut antara lain:
- Pola asuh otoriter, yang cenderung keras
- Pola asuh permisif, yang cenderung longgar
- Pola asuh ignoran, yang cenderung tidak peduli
- Pola asuh demokratis. Pola asuh adalah yang paling ideal digunakan dalam pengasuhan si Kecil
Pentingnya Stimulasi bagi Anak
Setelah nutrisi dan cinta orang tua, hal lain yang diperlukan bagi tumbuh kembang si Kecil adalah stimulasi. Stimulasi yang diberikan bisa berupa mengajak anak bermain entah itu di taman atau di rumah, bisa juga dengan mengajaknya mengikuti kegiatan harian kita seperti berbelanja. Sayangnya saat si Kecil sedang melakukan eksplorasi, kadang Bunda susah mengatakan "IYA, BOLEH" pada si kecil karena takut anak sakit, rumah berantakan, dan anak kenapa-kenapa.![]() |
| Bermain sebagai salah satu cara Si Kecil ber-eksplorasi |
Kecemasan berlebihan yang dimiliki Ayah Bunda bisa jadi memberikan akibat yang kurang baik bagi tumbuh kembang si Kecil. Pertama, kecemasan Bunda bisa membatasi perkembangan anak dan membuat dirinya merasa tidak mampu. Kedua, kecemasan Bunda bisa juga membuat anak ikut cemas dan akhirnya anak jadi kurang percaya diri, penakut dan tergantung pada orang tua.
Lalu, apakah Ayah dan Bunda tidak boleh cemas? Tentu saja boleh. Namun ada hal-hal yang harus diingat seperti tidak boleh cemas berlebihan, jangan ditunjukkan di depan anak, arahkan rasa cemas untuk amankan si Kecil. Kecemasan juga bisa dialihkan dengan cara fokus pada sekitar anak bukan hanya pada anak. Misalnya saat anak jatuh berarti kesempatan belajar agar tidak jatuh.
Untuk mendukung ekplorasi anak sendiri, bisa dilakukan dari luar maupun dari dalam. Dukungan eksplorasi dari luar bisa berupa mengenali aktivitas si Kecil untuk mengetahui bahayanya, pastikan safety dan childproof. Bisa juga dengan mengajarkan, contohkan dan latih anak melakukan dengan benar, sampaikan batasan dan resikonya pada anak. Sedangkan dukungan eksplorasi dari dalam berupa memberikan perlindungan melalui nutrisi seimbang.
Manfaat Mengizinkan Anak Bereksplorasi
Tentunya ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengatakan "IYA, BOLEH" pada si Kecil. Manfaat tersebut antara lain:- Anak mempunyai kesempatan belajar melalui eksporasi
- Anak merasa hidup di lingkungan yang positif
- Anak belajar aturan/batasan yang membuat dirinya aman dan nyaman
- Anak merasa dipercaya dirinya mampu
- Anak menjadi berani menghadapi tantangan dan tidak mudah frustrasi
- Anak menjadi percaya diri
Penutup
Pada akhirnya, tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi oleh nutrisi saja, tetapi juga oleh cinta dari orang tua serta stimulasi yang tepat.
Dengan nutrisi yang seimbang serta dukungan yang baik dalam memberikan stimulasi, Ayah dan Bunda tidak perlu ragu lagi untuk berkata “IYA, BOLEH” ketika si kecil ingin bereksplorasi. Karena melalui eksplorasi itulah anak belajar mengenal dunia di sekitarnya.




20 Komentar
waa..rame nya .hikss gak bisa ikut kemaren :(
BalasHapusiyaa.. tapi aku jua nggak ketemu sama teman FBB yang lain :(
BalasHapusevent ini ada di jakarta juga-kah ? aku liat iklannya yg dancow parenting center, penasaran yg di jakarta juga ada ato udah lewat
BalasHapusharusnya ada sih, mbak. soalnya dia kayak roadshow gitu. yang sekarang mau diadakan di surabaya kalau nggak salah. mbak bisa coba tanya di fb dancowcenter-nya :)
BalasHapusseneng ya, mendapatkan ilmu parenting melalui event yang menyenangkan. Aku juga lagi belajar banget nich, berkata iya dan boleh.
BalasHapusSelama yg dilakukan anak bukan hal yg membahayakan, saya seh iya-in aja :D
BalasHapusSelamat atas web barunya, mbak.
Saya malah lagi down banget semangat dan ide nulisnya
sibuk banget ya, mas? ayo semangat nulis lagi!
BalasHapuswah, itu kata yang paling banyak saya ucapkan pada anak-anak. hihihi...
BalasHapusMantap event nya mbak.
BalasHapusMateri nya bagus banget. Sayang kemaren aku gak bisa ikut ya
BalasHapusmantap dong, mbak. he
BalasHapusiya, mas :)
BalasHapusiyaa.. sayang banget
BalasHapusEkplorasi itu memang penting bagi anak ya mba, jangan dihalangin ntar malah jadi anak yang penakut
BalasHapusyup, mbak. semoga aja saya nanti sama anak saya bisa bilang "iya, boleh" juga
BalasHapusIya boleh eksplorasi, tapi orang tua tetap harus concern dengan lingkungan supaya si kecil tetap aman kan ya, Mbak.
BalasHapusSayang kita nggak ketemuu mba :(
BalasHapusheeh :(
BalasHapusSaya termasuk protektif, tapi sebenarnya tahu sih soal berkata boleh ini.
BalasHapusKarena itu saya selalu berada tak jauh dari anak sambil mengawasi tanpa ketahuan
Saya masih belum tahu juga nih mbak bakal sering bilang iya atau jangan sama anak. Sementara ini kayaknya masih banyak jangannya. Heu
Hapus