Review Drama Korea Pyramid Game: Drama Bullying di SMA dan Pelajaran Moralnya


Selama beberapa tahun terakhir, tema perundungan atau bullying di sekolah cukup sering muncul di drama Korea. Salah satunya adalah drama Pyramid Game yang diperankan oleh Bona WSJN. Banyaknya drama dengan tema ini mencerminkan masalah bullying yang semakin nyata di sekolah saat ini.

Di tahun 2024, saya menonton Pyramid Game dan juga drama Bitch x Rich, keduanya menyoroti bullying. Namun kali ini saya ingin fokus membahas Pyramid Game dan pelajaran yang bisa diambil, terutama bagi orang tua, termasuk ibu bekerja yang peduli perkembangan karakter anak remajanya.

Sinopsis Drama Korea Pyramid Game



Pyramid Game merupakan drama Korea yang berpusat pada kehidupan para siswa di sebuah sekolah putri SMA Wanita Baekyeon, khususnya kelas II-5 yang dikenal sebagai kelas yang elit. Pyramid Game sendiri mengacu pada permainan yang dilakukan para siswa di kelas tersebut untuk menentukan kasta seseorang di kelas yang dilakukan lewat sistem voting. Satu orang siswa berhak memilih 5 nama siswa lain di kelas. 

Siswa yang mendapat voting terbanyak akan berada di tingkat A sementara yang mendapat vote terendah mendapat tingkat E. Nah, jika ada siswa yang tidak mendapat suara maka ia akan berada di tingkat F dan berhak untuk di-bully tingkat di atasnya atas izin tingkat A.

Sung Soo Ji adalah siswa baru di SMA Wanita Baekyeon yang kerap berpindah sekolah karena profesi ayahnya yang seorang tentara. Dalam kepindahannya kali ini, Sung Soo Ji ditempatkan di kelas II-5 tempat Pyramid Game ini dilakukan. Awalnya ia diterima dengan baik oleh teman-teman di kelas tersebut. 

Meski sejak awal ia merasa ada yang aneh dengan kelasnya terutama pada seorang siswa, Soo ji tidak memiliki clue sama sekali akan apa yang terjadi di kelas tersebut. Ia akhirnya mengetahuinya setelah mengikuti Pyramid Game dan sialnya ternyata Soo Ji tidak mendapat suara sama sekali alias tingkat F.

Sejak itu dimulailah hari-hari penuh perundungan yang membuat Soo Ji sangat menderita. Parahnya, perbullyan yang terjadi di kelasnya ini seolah tidak terdeteksi karena kelas mereka yang lokasinya tersendiri dan tidak ada CCTV di sana. 

Teman-teman yang membully-nya juga cukup pintar untuk tidak meninggalkan bekas atas kekerasan yang telah mereka lakukan. Yang paling parahnya lagi, tidak ada satupun teman di kelas yang peduli pada apa yang terjadi. Semuanya hanya diam menganggap kejadian tersebut tidak ada.
 
Tak tahan dengan perbullyan yang dialaminya, Soo Ji berusaha keras untuk mengetahui siapa sebenarnya dalang dari Pyramid Game ini. Ia juga memikirkan cara untuk bisa keluar dari tingkat F di permainan berikutnya. 

Ia kemudian berusaha mendekati Myeong Ja Eun, siswa yang sebelumnya berada di tingkat F dan selalu dibully teman-temannya. Soo Ji berusaha menjalin kerja sama dengan Ja Eun sehingga mereka berdua bisa sama-sama keluar dari tingkat F.

Mulanya Ja Eun tidak bersedia bekerja sama dengan Soo Ji dan tidak ingin berpartisipasi di Pyramid Game. Namun rupanya di hari pemilihan Ja Eun berubah pikiran dan mengikuti permainan ini dan hasilnya sungguh mengejutkan. Baik Soo Ji maupun Ja Eun berhasil keluar dari tingkat F bahkan Soo Ji mendapat cukup banyak suara. Di lain pihak kelas menemukan penghuni baru tingkat F untuk dibully selama 1 bulan.
 
Berada di tingkat yang aman tentunya membuat Soo Ji bisa benafas sejenak. Ini juga membuatnya bisa berpikir kembali untuk menghancurkan permainan ini dengan cara menarik beberapa teman lain untuk bergabung dan berstrategi melawan Baek Ha Rin otak dari Pyramid Game. Bagaimanakah cara Soo Ji melawan Baek Ha Rin ini?

Karakter di drama Korea Pyramid Game

Dengan latar belakang sekolah khusus wanita, tentu saja karakter dari drama Korea Pyramid Game ini lebih banyak diisi oleh aktor wanita. Beberapa dari pemeran di drama ini sudah cukup dikenal seperti Bona yang juga seorang member dari girlgroup WSJN. Ada juga Jang Da Ah yang awalnya lebih dikenal sebagai kakak dari salah satu member girlgroup IVE yakni Jan Won Young. Kehadiran Jang Da Ah dalam drama ini sendiri cukup mencuri perhatian karena karakter antagonis yang dimainkannya. 

Berikut adalah berapa karakter utama dalam drama Korea Pyramid Game

1. Sung Soo Ji



Sung Soo Ji adalah tokoh utama dalam drama Korea Pyramid Game. Sebagai seorang siswa yang kerap berpindah sekolah, Sung Soo Ji digambarkan memiliki kemampuan untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia juga pintar mengatur strategi untuk bisa melawan strategi yang dimiliki oleh Baek Ha Rin pencetus Pyramid Game.

2. Baek Ha Rin



Baek Ha Rin adalah cucu dari pemilik yayasan SMA Wanita Baekyeon. Dilihat dari luar, sosoknya terlihat seperti malaikat yang lembut dan bijaksana. Namun sebenarnya Baek Ha Rin memiliki sebuah trauma di masa kecilnya yang pada akhirnya membuat dirinya kemudian menciptakan permainan Pyramid Game. 

3. Myeong Ja Eun



Myeong Ja Eun adalah salah satu siswa di kelas II-5 yang kerap di-bully oleh siswa lain karena dirinya memilih tak mengikuti permainan tersebut. Sosoknya sangat pendiam dan bahkan rela jadi samsak bagi teman-temannya yang lain. Di masa kecil, Myeong Ja Eun sempat berteman dengan Baek Ha Rin. Sayangnya ada sebuah peristiwa yang membuat Myeong Ja Eun merasa bersalah kepada Baek Ha Rin. Di lain pihak, peristiwa tersebut juga membuat Baek Ha Rin memiliki dendam tersendiri kepada teman masa kecilnya tersebut.

Kesan Menonton dan Pelajaran untuk Ibu Bekerja

Jujur menonton drama Pyramid game ini membuat saya berasa sedang menonton sebuah adu strategi antara Sung Soo Ji dan Baek Ha Rin. Keduanya sama-sama memiliki otak yang encer dan tahu cara memainkan permainan. Ini membuat setiap episode dari Pyramid Game ini membuat saya terus penasaran karena kita tidak bisa menebak kejutan apa yang akan diberikan di akhir cerita. 

Untuk pembagian karakter pemerannya sendiri, setiap karakter juga memiliki kekuatannya. Sung Soo Ji yang menjadi karakter utama dalam drama ini memang digambarkan sebagai sosok yang kuat dan cepat membaca situasi. Lalu Myeong Ja Eun, sosok yang terlihat selalu mengalah ini sebenarnya sangat setia kawan dan bahkan rela mengorbankan diri untuk temannya. Lalu kira-kira pesan apa yang bisa diambil dari drama Korea Pyramid Game? Berikut yang bisa saya tangkap

1. Guru sebaiknya berhati-hati dalam memilih permainan untuk anak murid

Ya. Pyramid game yang diciptakan oleh Baek Ha Rin sebenarnya berasal permainan yang dibuat oleh salah satu gurunya saat dirinya masih kecil. Efek dari permainan ini rupanya luar biasa bagi seorang anak yang harus berjuang untuk diakui dan inilah yang kemudian membuat Baek Ha Rin di kemudian hari membuat permainan serupa untuk kesenangannya.

2. Minta maaf memang berat namun itu bisa menghapus kesalahanmu

Dalam sebuah adegan, diceritakan bagaimana hubungan antara Baek Ha Rin dan Myeon Ja Eun di masa kecil yang awalnya berteman namun ketika besar ternyata Baek Ha Rin malah memiliki dendam kesumat para dirinya. Rupanya salah satu alasan lain kenapa Baek Ha Rin juga sangat membenci Myeong Ja Eun adalah karena teman masa kecilnya itu tidak pernah meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya di masa kecil. 

3. Perbullyan terstruktur hanya bisa dikalahkan dengan mengalahkan sosok pemimpinnya

Satu hal yang membedakan Pyramid Game dengan drama per-bullyan lain di mata saya adalah perbully-an di drama ini terjadi dengan terstruktur. Jika di drama lain kita mungkin melihat ada satu geng yang memang hobi membully orang, maka di drama ini semua siswa bisa jadi pembully hanya karena mereka tidak berada di kasta terendah. Ini tentunya sangat buruk dan untuk bisa menghancurkan perbullyan seperti ini hanya bisa dilakukan dengan mengalahkan sosok pemimpinnya. 

Penutup

Menonton Pyramid Game mengingatkan kita bahwa bullying bisa terjadi di mana saja, bahkan di sekolah yang terlihat “elit”. Sebagai ibu bekerja, penting untuk tetap terlibat dalam kehidupan anak, memantau pergaulan mereka, dan mengajarkan nilai empati, keberanian, serta cara menghadapi konflik dengan bijak.

Semoga review ini bermanfaat dan bisa menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada terhadap dinamika sosial anak. Kalau kamu punya pengalaman atau tips menghadapi bullying di sekolah, jangan ragu berbagi di kolom komentar ya!

Baca Juga

Posting Komentar

20 Komentar

  1. Ya Allah... bisa-bisanya bikin game bully seperti itu
    gurunya kemana? tapi pelakunya pinter2 ya
    tapi memang di Korea itu sarat bully ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. gurunya sebagian tutup mata mbak karena yang bikin permainan cucu yang punya yayasan

      Hapus
  2. ngena banget part "meminta maaf". Padahal sejak kecil mereka berteman ya, Mbak. cuma gara-gara nggak pernah minta maaf jadilah tumbuh dendam kesumat. Huhu
    jadi pengin nonton dramanya nih

    BalasHapus
  3. Drakor ini lumayan booming sih ya. Tapi jujurly, aku nggak nonton, karena bukan genre ku..
    Aku takut klo lihat kekerasan mbak
    Hehe

    BalasHapus
  4. Saya udah nonton Drakor Pyramid Game ini. Ngeri sih yang kena posisi paling bawah karena harus siap menerima pembulyan. Ternyata yang bikin game ini murid di sekolah juga dan punya pengaruh.

    BalasHapus
  5. Melawan bully memang paling jos jika langsung menyasar pemimpinnya ya .... Anggotanya pasti ngikut dan tunduk.

    BalasHapus
  6. Melawan bully memang paling jos jika langsung menyasar pemimpinnya ya .... Anggotanya pasti ngikut dan tunduk.

    BalasHapus
  7. Gemes banget aku kalo soal bullying ini, berasa habis energiku kalo nontonin anak dibully aslik daah. Dan bener banget, ngelawan bullying langsung hadapi "pucuknya"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbak jihan bikin gemes kalau masalah bullying ini

      Hapus
  8. Memang ya kalau bicara pembullyan itu membahayakan apalagi terstruktur seperti di film ini. Terutama di sekolah dan sebagai guru saya merasa sedih melihat fenomena tersebut.

    BalasHapus
  9. Padahal Baek Ha Rin ini karakter pertama yang diperanin sama Jang Da-A.
    Tapi kerasaaa banget yaah.. dia mendalami karakter "antagonis"nyaa..
    Aku sukaa.. Kalo Bona uda beberapa kali nonton doi... jadi karakternya memang sering jadi strong girl gituu..

    Senengnya ini drama tuh asa strategi banget yaa..
    Cerdas siih.. jagga-nim sama PD-nimnya.

    BalasHapus
  10. Sebenernya saya paling tidak tega kalau ada drama temanya bullying, Cuma saya ingin nonton karena banyak pesan moril yang bisa didapat setelah nonton dramanya. Siapa tahu bisa dibagikan kepada kerabat

    BalasHapus
  11. Bullying tuh tema yang bikin penasaran dan takut. Sebagai ibu saya selalu kuatir ttg bully di sekolah

    BalasHapus
  12. sepertinya seru ya dramanya. bs jd rekomendasi tontonan di kala weekend

    BalasHapus
  13. Miris ya mbak kalo lihat perbullyan di sekolah seperti ini dimana harusnyya sekolah jd teman yg man tapi malah jadi musibah..
    Setelah aku baca sepertinya nie drama pasti bikin emosi naik turun berasa gemas sendiri aku sama pimpinan perbullyan itu

    BalasHapus
  14. Aku kadang takut juga ya mbak, drakor kaya gini kalo di tonton para abg jd malah memotivasi mereka melakukan perundungan, karen mengikuti strateginya. Tp semoga aja para penontonnya bisa memilah ya, mana sisi positifnya aja

    BalasHapus
  15. eh ngerinya lah sekolahan ada macam permainan pyramid game ini, ya ampun, untung di korea.kalau di indo..mungkin bisa jadi ada jua tapi lain nama hehe..yg jelas say no sama pembully an

    BalasHapus
  16. Maju mundur mau nonton kdrama ini, pas baca review mbak antung ternyata menarik juga. Semakin penasaran lagi sm aktingnya Jang Da Ah yang katanya bagus di series ini .

    BalasHapus
  17. Ngeri banget kalo urusan bullying gini, ya. Di drakor seringnya memunculkan kasus bullying hanya karena status ekonomi orang tua. Apa mungkin karena kondisi nyata di sana juga begitu, ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau drama korea kadang memang menyoroti hal yang terjadi di sana, mbak jadi ya berarti kasus bully juga banyak di sana

      Hapus