Beberapa tahun terakhir, metode pendidikan anak dengan cara homeschooling mulai semakin populer di Indonesia. Homeschooling sendiri merupakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan sepenuhnya dari rumah. Metode ini awalnya marak dilakukan di Amerika sekitar tahun 1960-an yang berasal dari keprihatinan seorang guru bernama John Caldwell Holt. Untuk Indonesia sendiri, metode belajar dengan cara homeschooling muncul sekitar tahun 1996 dan semakin berkembang hingga sekarang.

Homeschooling bisa dilaksanakan di berbagai jenjang mulai dari homeschooling SD hingga SMA. Ada banyak alasan mengapa orang tua memilih homeschooling untuk anaknya. Saat saya masih sekolah dulu, homeschooling biasanya dilakukan oleh para artis remaja yang memang waktunya sangat terbatas untuk bisa sekolah formal karena bentrok dengan jadwal shooting. 

Lalu di era pandemi lalu, homeschooling menjadi pilihan wajib karena memang di masa itu seluruh dunia tidak bisa beraktivitas ke luar rumah dengan bebas lagi. Selain itu ada pula alasan lain mengapa orang tua memilih metode homeschooling ini seperti kebebasan memilih metode belajar, masalah kesehatan anak, hingga alasan homeschooling bisa lebih mudah dalam mengeksplor bakat dan minat anak.

Legalitas Homeschooling di Indonesia

Di Indonesia, metode pendidikan homeschooling telah diakui secara legal melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2024. Dalam peraturan tersebut, homeschooling didefinisikan sebagai proses layanan pendidikan yang dilakukan secara sadar dan terencana oleh orang tua atau keluarga di rumah atau tempat lain yang kondusif.

Orang tua yang memilih metode homeschooling diwajibkan melapor kepada dinas pendidikan tingkat kabupaten atau kota sesuai domisili. Dengan adanya payung hukum ini, orang tua kini dapat menjalankan homeschooling dengan lebih tenang dan terarah.

Kelebihan Metode Homeschooling untuk Anak



Sesuai dengan namanya, homeschooling berarti anak belajar tanpa perlu pergi ke lembaga formal bernama sekolah. Ada beberapa kelebihan yang bisa didapat dari menjalankan pendidikan secara homeschooling ini diantaranya:

1. Fleksibel dalam Waktu dan Materi Belajar

Jika dalam sekolah formal sudah ditentukan jam belajar dari pukul sekian hingga sekian, maka saat menjalankan homeschooling orang tua dan murid bebas menentukan waktu belajar setiap harinya. Tak hanya itu, orang tua dan murid juga bebas menentukan pelajaran apa yang ingin dipelajari sesuai dengan minat dari anak.

2. Metode Belajar Lebih Variatif

Belajar di sekolah formal biasanya identik dengan pembelajaran dengan menggunakan buku teks. Bagi mereka yang menjalankan metode homeschooling, metode belajar bisa dilakukan dengan berbagai cara dan tak selalu belajar di rumah. Belajar bisa dilakukan di mana saja sesuai dengan tema yang sedang dipelajari.

3. Fokus Mengembangkan Bakat dan Minat Anak

Belajar di sekolah formal membuat anak harus belajar banyak mata pelajaran dan bisa jadi ini malah membuat anak tak bisa menemukan bakatnya. Sementara jika belajar dengan metode homeschooling, orang tua bisa membantu anak menemukan bakatnya dan fokus pada bidang tersebut sehingga anak menguasai bidang dan menjadi ahli di bidang yang disukainya tersebut.

Alta School, Pilihan Homeschooling SD yang Fleksibel dan Berkualitas

Alta School, Pilihan Homeschooling SD yang Fleksibel dan Berkualitas



Saat memutuskan untuk memberikan pendidikan dengan cara homeschooling pada anak, berarti orang tua turun langsung urusan pendidikan anak-anaknya ini entah dengan mengajar sendiri anak atau juga dengan bantuan pihak ke tiga. 

Hal ini karena dalam beberapa kondisi bisa jadi orang tua tidak memiliki kapabilitas untuk mengajarkan anak ilmu baru yang ingin dipelajarinya. Misal, ketika anak ingin belajar tentang coding dan orang tua tidak memiliki latar belakang informatika, maka tentunya memerlukan bantuan pihak lain untuk mengajarkan anak.

Seiring dengan semakin populernya metode belajar homeschooling, maka semakin banyak pula lembaga-lembaga yang hadir untuk memfasilitasi metode homeschooling ini entah dalam bentuk PKBM ataupun sekolah dengan metode blended learning. Salah satu sekolah dengan metode blended learning yang bisa dipilih untuk homeschooling SD adalah Alta School. 

Alta School merupakan layanan pendidikan dengan konsep homeschooling untuk anak dari jenjang Paud hingga SMA. Menggunakan metode belajar blended learning dengan live teaching dan aktivitas mandiri, Alta School fokus mengembangkan minat dan kreativitas anak sejak usia dini. Selain itu, proses pendidikan di Alta School dirancang dengan saksama agar para siswa mampu menunjukkan karakter:
  • Berbudaya
  • Berani mencoba 
  • Pemikir kritis
  • Mandiri
  • Berpengetahuan
  • Kreatif
  • Kolaboratif 
  • Komunikatif
  • Selalu ingin berkembang 
  • Berempati 

Proses belajar di Alta School



Sebagai lembaga yang melayani pendidikan jalur homeschooling, Alta School berkolaborasi dengan Ruangguru dalam menciptakan generasi unggul Indonesia di masa depan. Untuk jenjang SD, proses belajar di homeschooling Alta School meliputi:
  1. Live teaching interactive, merupakan kegiatan belajar tatap muka secara interaktif dengan 5-6 kali pertemuan tiap minggu dan urasi belajar 40 s.d 60 menit. 
  2. Home based project, yakni metode blended learning antara online live teaching dengan kegiatan berbasis proyek dan eksperimen offline yang seru sesuai minat, bakat, serta kegemaran anak
  3. Learning kit, berupa sarana penunjang pembelajaran yang dikirim ke rumah 2 bulan sekali
  4. Sesi belajar dengan aktivitas mandiri (self assessment). Sesi ini berupa kelas online berisi materi yang sudah dipersonalisasi menyesuaikan dengan kemampuan kognitif anak di jenjang sekolah dasar.
  5. Pendidikan karakter yakni program konseling untuk jenjang sekolah dasar (SD) secara online untuk membangun kecerdasan sosial-emosional anak
  6. Modul digital untuk menunjang kegiatan belajar homeschooling untuk siswa SD (sekolah dasar)
  7. Laporan pembelajaran, yakni lLaporan perkembangan hasil belajar anak dalam satu bulan dan pemberian rapor semester secara terjadwal kepada orang tua.
Untuk kurikulumnya sendiri, Alta School menggunakan kurikulum K-13 yang diperkaya dengan pembelajaran keterampilan abad-21 yang meliputi:
  • Literasi baca tulis 
  • Literasi numerasi
  • Literasi saintifik
  • Literasi Sosial Budaya/life skills
  • Bahasa Inggris
  • Aspek seni dan olahraga

Biaya Homeschooling SD di Alta School

Kehadiran Alta School sebagai lembaga yang menyediakan layanan homeschooling untuk anak dari berbagai jenjang pastinya menjadi hal yang sangat membantu bagi para orang tua yang memilih metode homeschool untuk pendidikan anaknya. 

Untuk biaya homeschooling SD di Alta School sendiri dimulai dari Rp. 11 jutaan/ tahunnya untuk tahun ajaran 2024/2025. Ada 2 pilihan paket yang bisa dipilih yakni paket reguler dan paket reguler + bilingual. Nah, bagi teman-teman yang berniat untuk homeschooling anaknya bisa langsung meluncur ke website Alta School ya untuk dapat informasi lebih lengkap!

Biaya Homeschooling SD di Alta School

Penutup + CTA

Homeschooling menjadi solusi pendidikan alternatif yang fleksibel, legal, dan berorientasi pada pengembangan potensi anak. Dengan metode belajar yang tepat serta dukungan lembaga pendidikan berkualitas seperti Alta School, orang tua dapat memberikan pengalaman belajar terbaik bagi anak sejak dini.

Semoga artikel ini membantu Min dalam menentukan pilihan pendidikan terbaik untuk buah hati 🤍


Sumber tulisan:
https://www.halodoc.com/kesehatan/homeschooling


Baca Juga