Saat masih duduk di bangku SMU dulu, ada 1 mata pelajaran yang cukup menjadi momok bagi saya, yakni pelajaran Fisika. Sebagai siswa yang kelas 3-nya mengambil jurusan IPA, pelajaran Fisika kelas 3 itu rasanya benar-benar sulit untuk saya pahami. Belum lagi rumus-rumus yang harus dihafal juga banyak banget dan saya kesulitan menerapkannya saat mengerjakan tugas. 

Sebenarnya saat kelas 3 itu ada les privat Fisika yang dibuka oleh guru fisika agar murid bisa lebih memahami materi yang diajarkan di sekolah. Tapi ya, saya tidak ikut dengan beberapa alasan dan akibatnya kadang saya bingung sendiri saat ada ulangan semester karena beberapa teman sudah mendapat kisi-kisi soal sementara saya tidak. 

Lucunya, meski di masa SMU pelajaran fisika ini adalah yang paling menakutkan, saya malah lulus di jurusan Teknik Sipil saat mengikuti UMPTN/SPMB (seleksi penerimaan mahasiswa di era saya). Di masa itu, saya memilih jurusan ini juga sejujurnya asal saja. 

Saya pikir karena ada kata sipil-nya, jurusan Teknik Sipil akan mengantarkan saya menjadi abdi negara alias PNS, profesi kecintaan orang tua tahun 90-an. Rupanya saya salah. Teknik Sipil adalah jurusan yang di dalamnya ada pelajaran fisika yang paling saya takuti semasa SMA.

Karena sudah terlanjur tercebur di jurusan ini, mau tak mau saya belajar lagi dong soal fisika yang di masa SMU benar-benar tidak saya mengerti. Nah, entah karena setiap hari materinya fisika eh saya jadi ngerti dong pelajaran yang sewaktu setahun sebelumnya jungkir balik saya pahami. 

Bahkan saat mengejakan tugas ataupun ujian jari sudah hapal banget rumus apa yang harus ditulis untuk menyelesaikan soal dari dosen. Yeah, practice makes perfect itu memang benar adanya!

 

Berkenalan dengan UTBK-SNBT, seleksi untuk mengikuti ujian penerimaan di kampus impian

Bicara soal kuliah, tentunya kita semua sepakat kalau pendidikan di jenjang ini termasuk yang penting diikuti jika ingin memasuki dunia kerja. Dan kita juga sepakat kalau untuk bisa memasuki perguruan tinggi negeri favorit itu bukanlah hal yang mudah karena tingkat persaingannya sangat tinggi terutama universitas di pulau Jawa. Bahkan setiap tahunnya juga rasanya proses penerimaan mahasiswa ini juga mengalami perubahan namanya dan sistem yang jujur membuat saya agak bingung.

Di masa saya dulu, untuk bisa lulus di PTN incaran hanya ada 2 jalur yakni PMDK atau seleksi nilai rapor dan SPMB alias ujian tertulis yang bisa diikuti setelah siswa lulus sekolah. Nah, untuk sekarang ternyata nama seleksi PTN jalur ujian ini berubah berubah namanya menjadi SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) yang untuk bisa mengikutinya seorang siswa harus mengikuti UTBK terlebih dahulu.

Apalagi UTBK ini? UTBK adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer yang dilakukan untuk sebelum seorang siswa bisa mengikuti ujian penerimaan di PTN yang ada di Indonesia. Hasil dari tes UTBK ini akan menjadi patokan lulus tidaknya seseorang di PTN pilihannya. 

Adapun tujuan dari diadakannya UTBK ini antara lain:

  • Memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu; dan
  • Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel yaitu memilih lokasi dan waktu tes.
  • Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih PTN Akademik, PTN Vokasi, dan PTKIN secara lintas wilayah; dan
  • Menyeleksi calon mahasiswa berdasarkan hasil UTBK dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama PTN Akademik, PTN Vokasi, dan PTKIN
Untuk bisa mengikuti UTBK, tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi. Selain itu, hasil dari UTBK yang diikuti hanya akan berlaku untuk SNBT di periode yang sama. Sedangkan untuk materi soalnya sendiri ada 3 materi yang harus dikerjakan meliputi:
  • Tes Potensi Skolastik yang meliputi Kemampuan Penalaran Umum, Kemampuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis
  • Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris 
  • Penalaran Matematika
Selain jalur prestasi dan UTBK, ada satu jalur lagi yang bisa dipilih siswa untuk bisa menjadi mahasiswa di PTN favorit yakni seleksi mandiri oleh PTN yang ada biasanya diadakan setelah proses jalur prestasi dan SNBT selesai dilakukan. Seleksi jalur mandiri ini menjadi pilihan jika seseorang tidak lulus di 2 jalur sebelumnya namun tentunya jalur Mandiri ini memiliki biaya kuliah yang lebih mahal dibanding jalur prestasi ataupun UTBK. 

Mempersiapkan diri mengikuti UTBK dengan les privat di RuangGuru



Untuk bisa mengikuti UTBK-SNBT dengan lancar, seorang siswa sepatutnya mempersiapkan dirinya dengan baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri jelang UTBK-SNBT ini adalah dengan mengikuti les privat. Kenapa lebih memilih les privat dibanding les yang biasa atau bimbel? Ini karena dengan belajar secara privat siswa dan tutor bisa lebih fokus belajar karena biasanya 1 tutor akan mengajar 1 siswa saja dalam 1 sesi privat. 

Ada banyak lembaga yang menawarkan fasilitas les privat kepada siswa. Salah satunya adalah Ruangguru yang namanya sudah pasti kamu kenal karena merupakan bimbel online nomor 1 di Indonesia. Untuk bisa membantu para siswa mempersiapkan diri dalam menghadapi UTBK di PTN favorit, RuangGuru kini menyediakan les privat yang bisa diikuti baik secara tatap muka maupun secara online. Ada banyak pilihan les privat di RuangGuru salah satunya adalah les privat Fisika Khusus UTBK.

Lalu apa saja sih kelebihan dari les privat di RuangGuru ini? Berikut beberapa kelebihannya:

1. Les Privat dengan guru terbaik

RuangGuru memiliki pengajar yang sudah diseleksi secara ketat dari universitas terbaik baik dari dalam maupun luar negeri. Selain merupakan lulusan Universitas terbaik para pengajar di RuangGuru juga pastinya sudah berpengalaman dalam memberikan les bagi para siswa

2. Bebas atur kebutuhan belajar

Di les privat RuangGuru siswa bisa menentukan sendiri jadwal belajar, materi yang ingin dipelajari hingga juga memilih pengajar. Selain itu siswa juga bisa memilih les secara offline (di kota-kota tertentu) ataupun online. 

3. Bisa diikuti semua jenjang dan kurikulum

Mengikuti les privat di RuangGuru kamu juga tidak perlu khawatir akan perubahan kurikulum karena RuangGuru memberikan pengajaran yang bisa diikuti semua jenjang baik itu siswa SMA yang masih aktif bersekolah ataupun siswa yang sudah lulus dan sedang mengambil year. 

4. Harga lebih murah

RuangGuru menyediakan fasilitas lengkap dalam menyelenggarakan les privat seperti materi pembelajaran, try out, video hingga juga laporan belajar dengan harga yang lebih hemat 40% dibandingkan bimbel yang lain. 

Cara mendaftar Les Privat di RuangGuru



Untuk bisa mengikuti les privat di RuangGuru caranya sangat mudah. Berikut adalah langkah-langkah pendaftaran les privat di RuangGuru:

  1. Mengisi formulir pemesanan
  2. Pemesanan akan diproses oleh tim RuangGuru
  3. Setelah konfirmasin pemesanan, tim akan mencari pengajar
  4. Jika cocok, kamu bisa lakukan konfirmasi 
  5. Lakukan pembayaran
  6. Tim akan memberikan kontak pengajar dan sesi belajar bisa dimulai

Na, tunggu apa lagi. Buat adik-adik siswa SMU yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti UTBK tahun depan bisa mendaftar di RuangGuru dari sekarang, ya biar sukses menghadapi UTBK-nya!
Baca Juga