Saturday, October 28, 2017

[Review] Mooimom Seamless Maternity & Nursing Bra

October 28, 2017 34



Sebelum melahirkan sekitar 10 bulan yang lalu, layaknya ibu hamil yang lain saya juga membeli berbagai perlengkapan untuk menyambut kelahiran si kecil. Tak hanya perlengkapan bayi, saya juga membeli beberapa barang keperluan saya setelah melahirkan seperti pembalut khusus nifas, korset, pakaian dengan bukaan depan, dan yang paling penting tentu saja bra menyusui.

Seperti yang kita ketahui, bra menyusui merupakan bra yang didesain khusus untuk ibu menyusui.  Bra ini biasanya memiliki bukaan pada bagian depannya untuk mempermudah akses ibu saat akan menyusui. Saya sendiri waktu itu membeli beberapa model bra menyusui yang saya temukan di toko perlengkapan bayi maupun pasar. Ada yang memiliki pengait di atasnya ada juga yang memiliki kancing di depan.

Sayangnya rata-rata bra tersebut tidak terlalu memenuhi ekspektasi saya. Ada yang ukurannya yang kekecilan atau bahannya yang terlalu tipis sehingga ASI saya cepat sekali merembes saat saya tidak mengenakan breastpad. Ada juga sih lumayan pas dikenakan namun bahannya kaku dan tentunya kurang nyaman dipakai. Karena kurang nyaman ini akhirnya saya lebih sering mengenakan bra lama yang biasa saya kenakan sebelum hamil dan menyusui.

Baca juga : Manajemen ASIP Setelah Bekerja

Nah, belakangan bra yang biasa saya kenakan ini secara berjamaah tidak bisa dipakai lagi.  Mau tak mau saya harus mencari bra baru dong. Dan untuk kali ini saya berniat menemukan bra menyusui yang benar-benar pas untuk saya.

Saya pun mulai berselancar di dunia maya untuk menemukan bra menyusui yang saya inginkan. Setelah googling sana sini, saya pun akhirnya menemukan MOOIMOM, merk yang menyediakan aneka keperluan untuk ibu hamil dan menyusui. Dari laman web-nya, saya lihat produk-produk yang disediakan MOOIMOM meliputi pakaian hamil, baju menyusui, bra menyusui, dan beberapa perlengkapan bayi. Untuk produk bra-nya sendiri, MOOIMOM memproduksi 4 jenis bra yakni seamles maternity & nursing bra, hands free pumping bra, stripe maternity & nursing bra,  serta crossover maternity & nursing bra.

Saya kemudian memilih MOOIMOM seamless maternity & nursing bra. Desainnya yang full cup saya harap bisa menutupi payudara saya yang cukup besar.  Untuk pemilihan ukurannya sendiri didasarkan pada ukuran lingkar bawah dada, yakni M untuk ukuran 70 - 80 cm,  L untuk ukuran 80 - 90 cm dan XL untuk ukuran di atas 90 cm. Lalu bagaimanakah kesan saya setelah mencoba bra Mooimom ini?

Baca juga: Pengalaman Menggunakan Nipple Shield



MOOIMOM Seamless Maternity & Nursing Bra diklaim sebagai bra yang zero pressure, zero bound dan zero ligature. Desainnya dibuat seamless sehingga lebih membentuk dan lebih nyaman saat dikenakan. Saat memegang bra seamless ini, saya dibuat kagum dengan bahannya yang halus.  Saat mengenakannya, saya juga merasa sangat nyaman dengan bra ini. Bahannya yang terdiri atas 90% nylon dan 10% spandek membuat bra MOOIMOM ini bisa mengikuti bentuk tubuh kita dengan baik.


Pada bagian belakang bra terdapat 3 hook atau pengikat dengan 3 kaitan pada bagian belakang bra yang bertujuan untuk mengantisipasi perubahan kondisi payudara saat kehamilan maupun menyusui. Bagi saya yang berpayudara besar, adanya 3 kaitan ini sangat penting karena bisa membantu menahan beban payudara. Bagian belakangnya juga didesain membentuk huruf U yang bisa meredakan dan meringankan tekanan pada bagian punggung saat kehamilan dan menyusui.



Untuk akses menyusui, seamless bra ini memiliki pengait yang terletak di bagian atas sambungan bra. Pengait ini cukup nyaman dilepas dan dipasang kembali. Selain itu bukaan yang dihasilkan juga cukup besar sehingga lebih memudahkan saat akan menyusui atau memompa ASI.

Meski tanpa kawat, seamless bra dari MOOIMOM ini dilengkapi dengan bra pad yang bisa menyangga payudara kita dengan cukup baik. So far,  selama menggunakan seamless bra dari MOOIMOM ini saya merasa cukup puas. Bahannya halus dan nyaman dikenakan. Selain itu harganya juga sangat terjangkau.  Jika ada hal yang perlu diperhatikan, mungkin pada bra pad yang bisa sesekali bergeser saat kita melakukan aktivitas.

Bagi teman-teman yang ingin mencoba Seamless Bra dari MOOIMOM ini bisa mendapatkannya dengan harga Rp. 239.000,00 di website MOOIMOM. Dan untuk bisa lebih mengenal MOOIMOM dan produk-produknya, teman-teman bisa mengunjungi alamat-alamat di bawah ini:

Website Mooimom : www.mooimom.id

Fanspage Facebook : https://www.facebook.com/mooimomid/

Instagram Mooimom : https://www.instagram.com/mooimom.id/

Wednesday, October 25, 2017

SOBATKU, Aplikasi Nabung Tanpa Ribet dan Banyak Untungnya

October 25, 2017 40
SOBATKU, Aplikasi Nabung Tanpa Ribet dan Banyak Untungnya


Beberapa waktu lalu, saya mampir ke ATM di depan kantor tempat saya bekerja. Semakin menipisnya isi dompet mau tak mau membuat saya harus menarik beberapa lembar uang dari mesik ATM tersebut. Saat membuka dompet, saya kaget. Ternyata kartu ATM yang akan digunakan tidak ada di dompet saya. Saya berusaha mengecek kembali di berbagai sisi dompet. Namun tetap saja kartu ATM tersebut tidak ada.

Saya pun berusaha mengingat kapan terakhir kali saya menggunakan kartu ATM tersebut. Ah, rupanya saya menggunakannya beberapa hari sebelumnya untuk membayar tagihan belanja online di sebuah marketplace. Rupanya setelah melakukan pembayaran saya lupa mengambil kembali kartu ATM yang ada di dalam mesin.

Menyadari ini, saya pun mengecek saldo di tabungan dengan SMS banking. Alhamdulillah tidak ada transaksi mencurigakan dari rekening saya. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya pun segera memindahkan sisa saldo di tabungan tersebut ke rekening lain sebelum akhirnya saya mengurus pembuatan kartu ATM baru.

Tuesday, October 24, 2017

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajarkan Anak Mengendarai Motor

October 24, 2017 41
Siang itu seperti biasa saya memacu motor menuju ke rumah saat jam istirahat kantor tiba. Setelah melahirkan, saya berusaha untuk rutin pulang di jam istirahat agar bisa menyusui anak saya yang kala itu berusia 3 bulan. Kebetulan rumah ibu saya hanya berjarak 15-20 menit dari kantor. Nah, saat sedang asyik mengendarai motor, tiba-tiba di hadapan saya terjadi kecelakaan kecil.

Dua orang anak yang mengendarai sebuah motor tanpa sengaja menabrak seorang ibu yang sedang menyeberang jalan. Si ibu sempat pingsan selama beberapa menit sebelum akhirnya digotong ke sisi jalan. Lalu, bagaimana dengan 2 anak yang menabrak si ibu. Si pembawa motor kabur sesaat setelah menabrak si ibu sementara temannya tertinggal dan harus rela ditanyai. Jika ditanya berapa kira-kira usia kedua anak tersebut, maka saya hanya bisa mengira-ngira 10-12 tahun.

Kejadian ini mau tak mau mengingatkan saya pada proses belajar naik motor yang saya alami belasan tahun lalu. Saat itu usia saya sekitar 14 tahun. Untuk pertama kalinya saya belajar mengendarai motor milik ayah saya. Saat itu yang mengajari adalah saudara ipar ibu saya. Motor dinyalakan, lalu pindah gigi dan langsung gas. Baru berjalan beberapa meter, tiba-tiba saja terdengar suara, "Brakk!!" Motor yang saya kendarai sukses menabrak pagar rumah tetangga. Untungnya tidak ada luka serius yang saya alami saat itu.


Setelah kejadian menabrak pagar tersebut, perlu waktu beberapa lama bagi saya untuk belajar naik motor. Kali ini ayah saya sendiri yang mengajari saya. Caranya setiap sepulang sekolah, ayah akan membiarkan saya membawa motor bebek miliknya. Rute yang dipilih tentu saja rute yang aman dan bukan jalan raya. Baru setelah sudah mulai lihai mengendalikan motor saya diizinkan membawa motor tersebut ke jalan raya, tentunya tetap dengan ditemani ayah yang duduk di belakang. Setelah resmi memiliki SIM, akhirnya saya pun diizinkan membawa motor sendiri.



Seperti yang kita tahu, anak-anak remaja zaman sekarang kalau naik motor kadang suka berlebihan. Badan mereka masih kecil-kecil namun sudah sangat berani membawa motor ke jalan raya. Bahkan kadang tanpa mengenakan helm pula. Memang sih kadang orang tua sendiri yang dengan bersemangatnya mengajarkan anak mereka naik motor meski usianya belum cukup.

Namun untuk mengizinkan anak-anak itu membawa motor ke jalan raya kok kayaknya kurang bijaksana. Apa orang tuanya nggak takut gitu, ya, anaknya kenapa-kenapa kalau dibiarkan membawa motor ke jalan raya? Tidakkah sebaiknya sebelum mengizinkan anak-anak ini membawa motor ke jalan raya mereka terlebih dahulu diajarkan bagaimana tata tertib berlalu lintas yang baik?

Di hari lain, saat saya dan suami berjalan-jalan di Siring Martapura bersama putri kecil kami, saya menemukan pemandangan unik. Jadi di lokasi yang kini menjadi salah satu objek wisata di kota Banjarmasin ini terdapat beberapa orang yang menyewakan motor mungil untuk dikendarai anak-anak. Yup, motor yang bentuknya seperti motor orang dewasa dan bisa dikendarai mungkin dengan menggunakan baterai.

Dalam hati saya kagum juga dengan kreativitas orang-orang ini. Bisa jadi hal ini bisa ditindaklanjuti dengan hal positif seperti menambahkan peralatan pengamanan saat naik motor atau juga membuat taman lalu lintas mini bagi anak-anak yang naik motor ini. Dengan demikian, hal ini secara tidak langsung mengajarkan pada anak-anak untuk bisa aman dalam berlalu lintas.Tapi ya tetap saja sih ada kekhawatiran di benak saya adanya motor mungil ini akan membuat anak menjadi semakin ingin mengendarai motor di usia muda.

Kalau bagi saya sih, anak-anak masih belum memiliki emosi yang stabil untuk mengendarai motor. Jangankan anak-anak, kita saja kadang masih sering serampangan saat membawa motor. Belum lagi situasi jalan raya yang kadang bisa membuat emosi naik turun. Entah itu macet, pengendara yang suka asal membawa motor, hingga kondisi fisik jalan yang menyebalkan.  Nah, mengingat sekarang semakin banyak saja anak-anak yang sudah bisa mengendarai motor, mungkin ada perlunya bagi orang tua untuk mengajarkan hal lain sebelum mengajari mereka mengendarai motor. Hal-hal tersebut antara lain:

Mengenalkan bagian-bagian motor dan kegunaannya

Saat saya belajar mengendarai motor dahulu, belum ada motor matic seperti sekarang. Otomatis untuk bisa mengendarai motor saya harus tahu apa itu pindah gigi, fungsi rem depan dan rem belakang, dan harus siap untuk menyalakan motor dengan engkol. Saya juga harus tahu apa itu busi dan cara mengeceknya karena bisa saja sewaktu-waktu si motor mogok dan businya ternyata sudah mati. Heuheu.

Berhubung sekarang kebanyakan motor berjenis matic, tentu lebih mudah bagi orang-orang untuk bisa mengendarai motor. Meski begitu tetap saja kita harus mengetahui bagian-bagian dari motor apapun jenisnya. Lebih penting lagi anak sebaiknya juga diajarkan untuk bisa merawat motor yang akan dikendarainya.

Mengajarkan tata tertib mengendarai motor yang baik

Kadang saat sedang asyik mengendarai motor, kita akan bertemu dengan pengendara motor yang tiba-tiba belok tanpa terlebih dahulu menyalakan lampu sein. Atau yang sering jadi meme, lampu seinnya kanan tapi beloknya ke kiri. Gara-gara masalah lampu ini, sering terjadi kecelakaan. Nah, sebelum mengajarkan anak mengendarai motor, orang tua sebaiknya terlebih dahulu mengajarkan tata tertib mengendarai motor yang baik. Tata tertib di sini meliputi kecepatan motor di jalan raya, kapan harus menggunakan lampu sein, kapan harus membunyikan klakson, bagaimana cara menyelip. Selain itu kita juga perlu mengenalkan tentang rambu-rambu lalu lintas dan tentunya mematuhi rambu-rambu lalu lintas tersebut.

Mengingatkan tentang pentingnya keamanan dalam mengendarai motor

Saat akan mengendarai motor, kadang kita lupa untuk memasang pengait helm yang kita gunakan. Padahal dengan memasang pengait helm ini tentunya akan lebih melindungi kita dari bahaya saat terjatuh dari motor. Nah, jika akan mengajarkan anak-anak kita mengendarai motor, sebaiknya kita juga mengingatkannya untuk memasang helm dengan benar.

Selain mengenakan helm dengan benar, saat akan berkendara, sebaiknya juga memperhatikan pakaian yang akan digunakan. Sebisa mungkin dihindarkan mengenakan pakaian yang berisiko membuat pengendaranya terjatuh seperti gamis super lebar atau mengenakan tas punggung dengan posisi duduk menyamping.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajarkan anak mengendarai motor. Intinya sih kalau menurut saya, sebelum mengajarkan anak-anak kita mengendarai motor, kita terlebih dahulu harus mengenalkan dasar-dasar lalu lintas pada mereka. Kira-kira ada tambahan lagi nggak ya?

Saturday, October 21, 2017

Buat Album Foto Lebih Cantik dengan Idphotobook

October 21, 2017 16


Sore itu, saya baru terbangun dari tidur di rumah mertua di Tangerang. Di samping saya tergolek sesosok tubuh mungil berusia 6 bulan yang sedang tertidur pulas. Demi melihat wajahnya yang polos itu, saya pun tanpa pikir panjang mengambil ponsel yang diletakkan di. "Cekrek cekrek," saya memotret putri kecil saya. Setelahnya, seperti biasa saya mengecek hasil foto tersebut di galeri ponsel.

"Lho, kok koleksi fotonya tinggal segini?" tanya saya dalam hati ketika melihat jumlah foto yang ada di galeri. Asalnya jumlah foto tersebut ada ribuan. Namun sekarang hanya tinggal beberapa foto.

Ya, ribuan foto yang tersimpan di memory card ponsel saya raib tiba-tiba tanpa saya ketahui. Padahal di sana tersimpan banyak foto anak saya dari usianya beberapa hari hingga 6 bulan. Payahnya, tak satu pun dari foto tersebut sempat saya pindahkan ke komputer atau media penyimpanan online seperti facebook atau google photos.

Tak rela foto-foto hilang begitu saja, saya pun berusaha mencari cara untuk mengembalikan foto-foto yang terhapus tersebut. Alhamdulillah setelah mencoba berbagai aplikasi, beberapa foto tersebut bisa dikembalikan. Langsung saja saya pindahkan foto yang kembali tersebut ke komputer di rumah. Meski sudah ditemukan tetap saja ada rasa sesal di dada. Sebuah pertanyaan kemudian muncul. Apa sebaiknya dicetak aja foto-foto anak saya dalam sebuah album?

Di jaman yang serba digital ini, ada banyak alasan untuk tidak mencetak foto yang tersimpan di kartu memori kamera atau ponsel kita. Dengan adanya media sosial, kita bisa dengan cepat memamerkan foto-foto jepretan kita ke banyak orang. Selain praktis, upload foto ke media sosial jelas juga tidak memerlukan banyak biaya selain kuota internet. Berbagai aplikasi yang bertebaran juga bisa membuat foto yang kita miliki lebih cantik dzan menarik.

Meski begitu, tentunya selalu ada alasan juga bagi kita untuk tetap mencetak foto dalam sebuah album. Alasan tersebut antara lain:

Menjadi bukti konkrit dari sebuah kenangan

Layaknya buku, foto juga merupakan sebuah bukti abadi dari sebuah kejadian dan kenangan. Nah, layaknya buku juga, ada orang yang lebih senang melihat foto dengan memegangnya langsung. Selain itu, kadang semakin tua sebuah album, maka nilai kenangan yang ada di dalamnya akan semakin besar. Hal ini mungkin tidak akan kita dapatkan dengan melihat foto di dunia maya.

Mempererat hubungan keluarga

Apa hubungannya album foto dengan hubungan keluarga? Bayangkan saat kita berkumpul dalam acara keluarga besar saat lebaran. Maka album foto bisa menjadi sarana yang mudah untuk mempererat hubungan keluarga. Kita bisa membongkar album pernikahan orang tua untuk menceritakannya pada para keponakan atau sepupu cerita di balik foto-foto yang ada di album tersebut.

Nah, jika kita merasa mencetak foto ke studio foto terasa ribet, maka sekarang ada solusi baru dalam mencetak foto di ponsel kita. Adalah Idphotobook, sebuah penyedia jasa cetak foto online yang memberikan banyak keuntungan bagi mereka yang ingin mencetak foto mereka. Beberapa hal yang membuat saya tertarik menggunakan jasa cetak foto dengan Idphotobook ini antara lain:

Tampilan album bisa dibuat seperti majalah

Ini jelas menjadi hal pertama yang membuat saya tertarik. Seperti yang kita tahu, album foto yang biasanya ada di pasaran itu sangatlah standar. Foto-foto hanya diselipka begitu saja di balik plastik yang menempel di album foto. Saya sendiri secara pribadi inginnya memiliki album foto yang bisa bercerita. Sayangnya saya sendiri bukanlah orang yang kreatif dalam membuat sebuah tampilan. Nah dengan adanya tampilan album seperti majalah ini jelas menjawab kebutuhan saya akan sebuah kumpulan foto yang cantik.

Tapi kalau bentuknya majalah nanti kertasnya tipis dong? Begitu mungkin pertanyaan yang akan muncul kemudian. Tenang, meski desainnya majalah, foto akan menggunakan Mate Paper High Quality 150 gram yang terbukti tahan lama dan tahan air.





Proses pemesananan mudah

Biasanya, jika kita ingin mencetak foto-foto yang kita miliki, maka kita akan datang ke tempat cetak foto, menyerahkan foto yang akan kita cetak dan kembali lagi ke tempat tersebut untuk mengambil hasilnya. Bagi sebagian orang, cara ini mungkin lumayan merepotkan. Apalagi sekarang semuanya serba online. Mulai dari pakaian hingga makan siang bisa kita pesan online. Idphotobook jelas mengetahui hal ini dan memanfaatkannya.

Untuk bisa memesan jasa cetak foto kita bisa langsung ke laman website-nya, melakukan pendaftaran yang bisa dilakukan dengan akun facebook. Setelah pembayaran dikonfirmasi, kita bisa memilih tema yang akan digunakan dan langsung deh upload foto yang mau dicetak. Selain lewat laman webnya, pemesanan juga bisa dilakukan lewat akun fanspage Idphotobook di facebook. Gampang banget yaa.



Banyak pilihan tema dan paket album foto

Selain proses pemesanan yang mudah, idphotobook juga menyediakan banyak pilihan tema untuk foto-foto yang ingin kita cetak. Tak perlu juga khawatir soal harga karena Idphotobook memberikan banyak pilihan paket harga mulai dari IDR 125.000 hingga IDR 700.000. Bagi mereka yang tinggal di pulau Jawa dan Bali juga bisa mendapatkan keuntungan gratis ongkir pengiriman album foto.





Garansi jika foto rusak

Hal terakhir yang membuat idphotobook menarik bagi saya adalah adanya garansi jika foto yang diterima rusak, cacat produksi atau hasil tidak sesuai harapan. Jika hal tersebut terjadi, kita bisa mengajukan klaim dan pihak Idphotobook akan mencetak kembali foto tersebut gratis.

Dengan berbagai keuntungam yang diberikannya, tidak ada alasan lagi dong ya untuk tidak mencoba jasa Cetak Foto Online Mudah Dengan Idphotobook.


Wednesday, October 18, 2017

Mengontrol Tontonan Anak bagi Ibu Bekerja

October 18, 2017 35


Sebagai seorang ibu bekerja, salah satu risiko yang harus saya ambil dalam pengasuhan anak saya adalah menitipkannya pada orang lain. Dalam hal ini, saya memilih seorang ibu rumah tangga yang masih bersaudara jauh dengan kami. Beliau memiliki 2 orang anak perempuan dengan usia 9 dan 3 tahun, pas sekali untuk menemani putri kecil saya dalam kesehariannya.

Setiap jam istirahat, saya selalu berusahu menjenguk putri saya. Nah, di jam istirahat ini kadang saya ikut juga berinteraksi dengan anak-anak. Mereka kadang bermain dan satu hal yang tidak ketinggalan adalah menonton televisi. Biasanya sih tontonannya kalau tidak Ipin dan Upin ya VCD lagu anak Islami. Insya Allah masih tontonan yang amanlah kalau menurut saya.

Di masa kecil dulu, televisi merupakan salah satu sarana hiburan paling utama saat berada di rumah. Layaknya anak kecil lainnya, saya menonton aneka kartun yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi swasta. Paling legendaris tentu saja Doraemon yang bahkan hingga saya beranjak dewasa masih ditayangkan. Di masa itu, mungkin tidak pernah terpikir di benak saya tentang pengaruh yang akan saya dapatkan setelah menonton acara televisi tersebut. Nonton kartun adalah hiburan. Just it!

Baca juga : Belajar Menjadi Orang Tua

Seiring dengan semakin bertambahnya umur dan banyak membaca, saya belakangan jadi tahu kalau kebanyakan menonton televisi bisa memberikan efek yang buruk bagi anak-anak. Dari yang saya tahu, terlalu banyak menonton televisi bisa berpengaruh pada perkembangan otak, kemampuan berbicara, perkembangan motorik hingga psikologis anak. Ngeri juga, ya?

Saya sendiri kalau di rumah sangat jarang mengajak putri saya menonton televisi. Mungkin karena saya merasa dia juga belum paham dengan apa yang ditontonnya jadi ya tidak saya biasakan untuk menonton televisi. Namun seiring dengan bertambahnya umurnya, saya harus mempersiapkan diri saat anak saya nanti mulai mengerti yang namanya menonton televisi.

Di lain pihak beberapa acara televisi sebenarnya juga ada yang menandung edukasi. Semisal acara Bocah Petualang atau Hafiz Qur'an yang menginspirasi itu. Sebagai seorang ibu jaman millenial, saya tentunya harus jeli dalam memilihkan tontonan untuk anak saya. Tak hanya televisi sih sebenarnya. Tontonan lain berupa video youtube dan gadget juga harus menjadi perhatian untuk saya dan ibu-ibu lainnya.

Baca juga : Berkata “IYA, BOLEH” pada Anak, Kenapa Tidak?

Berhubung saat ini saya masih berstatus sebagai ibu bekerja, maka saya tidak bisa selalu mendampingi anak saya setiap harinya. Karena itu saya tentunya harus memikirkan cara untuk tetap bisa mengontrol apa saja yang ditonton anak saya nanti. Sebisa mungkin sih anak saya menonton hal-hal yang bermuatan positif saja. Beberapa cara yang terlintas di benak saya untuk mengontrol tontonan anak bagi ibu bekerja antara lain:

Berkoordinasi dengan pengasuhnya perihal tayangan televisi yang ditontonnya

Sebagai orang yang dipercaya untuk menjaga putri saya selama saya bekerja, maka wajar saja kalau saya harus berkoordinasi dengan pengasuh anak saya terkait tayangan yang akan ditontonnya nanti. Tayangan yang dipilih untuk anak saya haruslah yang memang sesuai untuk anak-anak dan bisa memberikan keteladanan untuknya. Selain itu saya juga harus berkoordinasi perihal batasan waktu menonton televisi setiap harinya. Baiknya sih anak tidak dibiasakan menonton televisi dalam jangka waktu yang lama.

Memikirkan opsi memasukkan anak ke daycare

Opsi memasukkan anak ke daycare/playgroup juga bisa menjadi pilihan saya jika putri kami sudah semakin besar nanti. Setahu saya di daycare/playgroup anak-anak akan diajak melakukan berbagai aktivitas yang bisa membantu stimulasi  mereka. Dengan adanya berbagai aktivitas ini tentunya akan mengalihkan perhatian anak dari menonton televisi.


Mendampingi anak menonton acara kesukaannya

Saat sedang tidak bekerja, saya akan berusaha mendampingi anak saya saat menonton acara kesukaannya. Selain bisa mengetahui muatan dari acara yang sedang ditonton, menonton bersama ini juga bisa meningkatkan keakraban antara saya dan anak saya nantinya.

Memberi contoh dengan menonton acara yang bermutu

Dengan semakin banyaknya stasiun televisi yang bermunculan, program televisi pun semakin banyak bermunculan. Sebagai seorang ibu, saya tentu harus jeli dalam memilih tontonan untuk anak. Jangan sampai anak saya menonton acara yang tidak memberi manfaat baginya. Hal ini tentunya harus dimulai dari orang tuanya sendiri dalam memilih tontonan. Tontonan yang kami pilih harus yang benar-benar membawa manfaat bagi seluruh anggota keluarga.

Itulah dia beberapa langkah yang akan saya lakukan untuk mengontrol tontonan bagi putri saya nantinya. Jika ada ibu bekerja yang memiliki pengalaman seputar tontonan untuk anaknya boleh banget ngasih saran untuk tulisan ini.

Tulisan ini merupakan tanggapan dari post trigger Mak Anis Khoir dalam tulisannya yang berjudul Anak, Televisi dan Sarana Edukasi di #KEBloggingCollab grup Mira Lesmana.

Monday, October 16, 2017

Bijak Bermedia Sosial, Flashblogging bersama Kemkominfo

October 16, 2017 26



Jum'at, 13 Oktober 2017 lalu saya berkesempatan untuk menghadiri acara Flashblogging "Bijak Bermedia Sosial" yang diadakan di hotel Mercure Banjarmasin. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo dan dihadiri oleh para blogger yang ada di Banjarmasin. Sesuai dengan judulnya, dalam acara ini materi yang dibahas adalah bagaimana kita nemanfaatkan media sosial dalam menyebarkan sebuah berita.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan beberapa sambutan.  Setelahnya, materi pertama langsung diberikan. Materi pertama dalam acara Flashblogging ini disampaikan oleh Asrari Puadi salah satu penulis dari GNFI (Good News from Indonesia).

Dalam materinya ini, Asrari membawakan tema "Teknik Menulis Kreatif bagi Para Blogger". Seperti yang kita ketahui, saat ini kekuatan era digital kini menjadi kekuatan yang cukup besar. Berbagai macam gerakan muncul melalui media sosial entah itu yang bernuansa politik, ekonomi juga kesehatan. Bahkan saat ini dikenal profesi bernama buzzer yang pekerjaannya adalah membuat sebuah gerakan/berita menjadi viral di mana-mana.
Asrari Puadi menyampaikan materinya


Sayangnya, tak semua berita viral bisa kita terima mentah-mentah. Kadang ada kelompok-kelompok yang membuat sebuah berita viral namun sebenarnya isinya palsu yang kita kenal dengan nama hoax.

Masyarakat sendiri dalam hal ini pembaca terbagi atas 3 kelompok, yakni supporters, silent majority dan haters. Para kelompok yang termasuk haters sampai kapanpun tidak bisa dihilangkan. Sedangkan kelompok yang termasuk silent majority adalah masyarakat yang harus dilindungi dari paparan berita hoax .

Nah, untuk melindungi para silent majority ini dari berita hoax, salah satu caranya adalah dengan membuat sebanyak-banyaknya "Good News" dengan sistematis dan kontinyu. Goodnews sendiri bisa didefinisikan sebagai berita-berita yang isinya bisa membangun kepercayaan bagi pembacanya. Dalam membuat konten berupa Goodnews ini kita menghidari 3 hal, yakni intervensi politik, agama dan kepentingan pribadi/kelompok.

Tentang konten viral sendiri, satu hal menarik yang disampaikan oleh Asrari adalah konten viral itu bisa diciptakan. Dalam hal membuat sebuah konten menjadi viral ini, tentu harus memperhatikan beberapa hal seperti pemilihan judul dan kemampuan tulisan dalam mempengaruhi emosi pembacanya. Selain judul yang menarik, kita juga harus mengimbanginya dengan konten yang berkualitas. Entah itu dengan menyisipkan gambar, video, hingga infografis yang akan menarik perhatian pembaca.
Bapak Andoko Darto dari Tim Komunikasi Presiden
Data juga menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah konten berkualitas. Sebagai seorang penulis, kita harus yakin tulisan yang kita buat bisa dipertanggungjawabkan. Karena itulah sebelum membuat sebuah tulisan kita harus melengkapinya dengan data-data. Jangan sampai di kemudian hari tulisan kita menjadi bumerang dan merugikan diri kita sendiri.

Sebagai blogger, salah satu tanggung jawab kita adalah membuat konten yang berkualitas. Lalu adakah hubungannya konten berkualitas dengan Indonesia? Tentu saja ada. Dalam materi kedua yang berjudul "Sudut Istana",  bapak Andoko Darto selaku salah satu Tim Komunikasi Presiden memaparkan beberapa video yang menggambarkan rencana kerja dan pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi selama 3 tahun terakhir.

Selain itu, seperti yang kita tahu, saat ini Presiden Jokowi juga memiliki channel youtube yang menampilkan kegiatan yang beliau lakukan selama menjabat. Nah adanya channel youtube ini tentunya bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang pencapaian dari rencana kerja yang sudah beliau buat selama ini.
Bapak Sukardi Rinakit menyampaikan pesan untuk para blogger
Selain bapak Andoko Darto, pembicara terakhir pada hari itu adalah bapak Sukardi Rinakit, yang juga merupakan salah satu Staf Khusus Presiden. Dalam acara hari itu, bapak Sukardi menyampaikan beberapa pesan untuk para blogger. Pertama, jangan mudah kecewa. Kalau bagi blogger, jangan mudah kecewa ini bisa diterapkan saat tulisan kita tidak dapat banyak view misalnya atau yang paling sering tidak menang lomba. Pesan berikutnya seperti kata beliau adalah jangan mudah tergoda persepsi dan selalu lakukan cek dan ricek dalam membuat sebuah konten.




Untuk melengkapi rangkaian acara Flashblogging hari itu, di akhir acara dilakukan lomba Flashblogging berkaitan dengan materi yang diberikan pada hari itu. Lomba ini menghasilkan 4 pemenang yakni www.curhatde.com, www.syunamom.com, www,banjarbaru.info dan www.ahyari.net. Berikut adalah video singkat acara Flashblogging yang diadakan di hotel Mercure Banjarmasin.


Wednesday, October 11, 2017

Satu Tahun Bersama Female Blogger Banjarmasin

October 11, 2017 34
Satu Tahun Bersama Female Blogger Banjarmasin


Saya mulai aktif ngeblog sejak tahun 2010 dengan menggunakan platform Multiply. Saat itu, Multiply ini bisa dibilang wadah ngeblog yang paling ramai dan tingkat keakrabannya tinggi. Bagaimana tidak ramai? Komentar bisa berbalas hingga ratusan bahkan sampai ada dramanya juga. Melalui Multiply ini, saya kemudian dipertemukan dengan beberapa teman dunia maya yang alhamdulillah juga pernah bertemu di dunia nyata bernama kopdar. Ironisnya, setelah beberapa tahun Multiply bubar karena ingin mengubah diri menjadi marketplace (yang sayangnya juga gagal).

Setelah Multiply bubar, saya memulai kembali aktivitas ngeblog di Wordpress. Berbeda dengan Multiply, di Wordpress ini saya harus memulai semua dari awal lagi. Follow sana sini biar dapat teman baru. Pecahan Multiply yang lain ada yang berpindah ke Blogspot. Ini tentu saja membuat interaksi jadi terasa kurang asyik mengingat komentar tak lagi bisa dua arah. Meski begitu, saya pantang menyerah. Saya tetap berusaha rutin ngeblog hingga akhirnya merasa nyaman dengan platform baru.

Setelah beberapa waktu ngeblog di Wordpress, saya baru ngeh kalau dunia blogging itu sangat populer sekarang. Tak ingin menjadi katak dalam tempurung, saya akhirnya memutuskan untuk bergabung dalam grup blogger yang ada di facebook. Tujuannya sih selain biar bisa nambah bacaan blog dan menemukan blogger perempuan yang satu kota dengan saya.

Ya, selama bertahun-tahun ngeblog, sebenarnya ada 1 pertanyaan yang muncul di benak saya. Apakah ada lagi Blogger Banjarmasin berjenis kelamin perempuan selain saya? Bukan berarti blogger Banjarmasin tidak ada lho, ya. Setahu saya sih sejak beberapa tahun yang lalu sudah ada satu komunitas blogger di Banjarmasin. Tapi ironisnya, sulit sekali bagi saya  menemukan blogger Banjarmasin yang berjenis kelamin perempuan (yang aktif ngeblog). Kayak nggak terindeks begitu. Saya sudah cek ke website resminya. Sayangnya pas diklik nama membernya nggak diarahkan ke alamat blog si admin? Gimana ya ini maksudnya? Jadilah selama bertahun-tahun saya ngeblog sendirian sebagai warga Banjarmasin.

Thursday, October 5, 2017

The Founder, Kisah Tragis di Balik Kesuksesan McDonald's

October 05, 2017 57


Jika mendengar nama McDonald's, pikiran kita pasti mengarah pada sebuah franchise besar dari Amerika dengan ikon huruf M besarnya itu. Namun siapa sangka ternyata di balik nama besar McDonalds ini ada sebuah kisah yang cukup memilukan. Dan saya baru mengetahuinya setelah menonton film The Founder yang dibintangi Michael Keaton.

Cerita awal The Founder dimulai dari Ray Croc, seorang sales alat pembuat milkshakes yang sedang menawarkan barang miliknya ke berbagai gerai di Amerika. Saat sedang beristirahat dari pekerjaannya, dia mendapat informasi kalau ada sebuah tempat makan yang ingin membeli banyak sekali alat pembuat milkshake yang ia tawarkan. Ray tentu saja terkejut dengan kabar ini. Pasalnya, selama ini dia sangat kesulitan memasarkan alat milkshake tersebut. Dan tiba-tiba saja ada permintaan sampai, wajar

Dengan rasa penasaran, Ray pun memacu mobilnya menuju lokasi gerai makan McDonalds. Setibanya di McDonald's, Ray dibuat takjub dengan sistem pelayanan yang dilakukan oleh gerai makanan ini. Tak seperti gerai makanan lain yang kerap dikunjunginya, di mana para pengunjung menunggu pesanannya (sampai lumutan) di dalam mobil, maka McDonald's menggunakan sistem antrian. Para pengunjung yang ingin menikmati burger harus mengantri. Ajaibnya, mereka hanya perlu menunggu sekian menit hingga pesanannya diserahkan. Sangat efisien!

Baca juga : Hindi Medium, Cerita tentang Pencarian Sekolah Terbaik untuk Anak




Ray kemudian bertemu dengan Maurice "Mac" and Richard "Dick" McDonald, dua bersaudara yang mendirikan McDonald's. Oleh kedua saudara ini, Ray kemudian diajak menjelajahi dapur mereka. Tak tanggung-tanggung, Mac dan Dick juga menceritakan bagaimana proses mereka hingga berhasil menciptakan sistem layanan McDonald's yang sangat efisien ini.

Melihat adanya peluang besar dari McDonald's, Ray kemudian berusaha membujuk Mac dan Dick untuk mengizinkannya membuka usaha franchise dari McDonald. Awalnya kedua saudara ini keberatan dengan permintaan Ray, namun kemudian mereka akhirnya setuju dengan syarat segala keputusan terkait McDonald's harus mendapat persetujuan mereka.

Meski agak tersendat di awal, pelan tapi pasti usaha franchise McDonald's yang dijalankan Croc mulai menuai kesuksesan. Sayangnya perjanjian antara dirinya dengan McDonald bersaudara membuat Croc kesulitan melakukan inovasi dalam usaha pengembangan McDonald. Dia juga sempat mengalami kesulitan keuangan terkait jaminan tanah yang dilakukannya pada awal pengembangan franchise McDonald's.

Di tengah masalah yang membelit usahanya ini, Ray kemudian bertemu dengan seorang perencana keuangan. Perencana keuangan ini kemudian membantu Ray memperbaiki manajemen usaha yang digelutinya. Nah, ambisinya untuk membuat McDonalds besar membuat Ray semakin rakus. Dengan kekuasaannya Ray memaksa Mac dan Dick untuk menjual hak cipta McDonald's padanya. Ironisnya, alih-alih mendapatkan royalti atas nama McDonald's yang sudah digunakan, kedua saudara McDonald's hanya mendapat uang ganti rugi. Pada akhirnya kedua bersaudara ini hanya bisa melihat papan nama kebanggaan mereka tanpa bisa lagi menikmati hasil usaha tersebut.

Baca juga : [Review] Nil Battey Sannata

***

Jujur ya setelah menonton film ini, muncul rasa sesak di dada saya. Apalagi saat melihat adegan akhir dari film ini. Duh kasihan banget euy sama dua bersaudara McDonald. Meski begitu, setidaknya beberapa hal yang bisa kita ambil dari kisah Ray Croc ini, antara lain:

Kesuksesan tidak memandang umur

Saat memulai usaha franchise McDonald's, usia Ray Croc sudah mencapai 50 tahun. Sebelumnya, dia sudah melakoni berbagai pekerjaan, termasuk salesman. Nah, kalau di Indonesia sih, usia ini sudah masuk masa pensiun, kan? Namun dengan usaha dan kerja keras, Ray Croc bisa menjadi salah satu pengusaha tersukses di dunia.

Sebuah usaha harus memiliki inovasi agar bisa berkembang

Dalam sebuah adegan diceritakan Ray ingin mengganti formula es krim McDonald's dengan menggunakan bubuk es krim. Hal ini dilakukan untuk bisa menekan biaya pengeluaran dari usahanya. Sayangnya penawaran McDonald's ini ditolak mentah-mentah oleh McDonald bersaudara. Keduanya tetap ngotot mempertahankan formula es krim yang sudah ada. Selain itu, dalam film ini kedua saudara McDonald digambarkan sebagai sosok yang konvensional dan tidak menerima perubahan.

Di lain pihak, Ray Croc dengan segala ambisi dan usahanya nya berhasil membuat McDonald's tersebar di penjuru Amerika. Bahkan cabang yang didirikan Croc lebih terkenal ketimbang gerai McDonald's asli yang dimiliki oleh McDonald bersaudara. Pada akhirnya, dengan gaya konvensional mereka ini, Mac dan Dick harus menerima kekalahan mereka.

Perlunya manajemen dan SDM yang baik dalam sebuah usaha

Salah satu kunci kesuksesan Ray Croc dalam mengembangkan McDonald (dalam film ini) adalah bagaimana ia memilih orang-orang yang bekerja untuknya. Mulanya ia menawarkan usaha franchise pada teman-teman klubnya. Sayangnya para teman-temannya ini tak bisa mengelola McDonald'd sesuai dengan keinginannya. Tak lama kemudian Ray bertemu dengan orang-orang yang sesuai dengan visi misinya. Dari sinilah kemudian franchise McDonald's mulai menuai kesuksesan.

Judul Film : The Founder

Produser : Don Handfield, Karen Lunder, Jeremy Renner, Aaron Ryder

Sutradara : John Lee Hancock

Skenario : Robert D. Siegel

Pemeran : Michael Keaton, Nick Offerman, John Carroll Lynch, Linda Cardelini, Patrick Wilson, B. J. Novak, Laura Dem

Durasi : 115 menit

Produksi : 2017

Monday, October 2, 2017

Melihat Keindahan Dunia dengan Balon Udara

October 02, 2017 29


Salah satu posisi yang saya sukai saat naik pesawat adalah duduk di dekat jendela. Dengan duduk di dekat jendela ini, membuat saya bisa menikmati pemandangan yang ada di bawah sana. Saya bisa menyaksikan kota yang saya tinggali mulai mengecil, hingga akhirnya hanya terlihat seperti titik-titik mungil. Saya juga kadang dibuat terkagum-kagum dengan keindahan lampu-lampu yang menutupi sebuah kota saat penerbangan tiba di malam hari. Semuanya terlihat begitu indah dari balik jendela pesawat tersebut.

Nah, jika memandang pemandangan alam dari jendela pesawat saja sudah menyenangkan, bagaimana ya rasanya jika bisa mengapung di udara sambil berkeliling melihat keindahan pemandangan alam sekitar dari atas ketinggian? Pasti keren banget, ya? Nyatanya, hal tersebut memang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menggunakan balon udara.

Saat ini, terdapat banyak paket wisata balon udara yang banyak ditemukan di berbagai belahan dunia, mulai dari kawasan benua Eropa, Afrika, Kutub Utara, juga kawasan Asia. Tertarik untuk melakukan wisata balon udara? Dengan booking tiket online kita bisa berkunjung ke 5 negara berikut ini, dan menikmati keindahan dunia dengan berwisata balon udara:

Baca juga : 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan bagi Flashpacker Pemula

Kutub Utara



Kawasan kutub Utara memang tidak bisa disebut sebagai negara, tetapi jika ada tempat yang layak diberi predikat sebagai tempat paling luar biasa untuk melakukan wisata balon udara, tempat itu adalah Kutub Utara. Perusahaan Quark Expeditions, yang menyediakan wisata balon udara bertajuk Arctic hot air balloon ride, dimana kita bisa melihat keindahan fenomena alam kutub utara yang bisa dikunjungi saat musim panas. Quark Expeditions sendiri mengklaim sebagai satu-satunya perusahaan yang berani menyediakan wisata balon udara ke Kutub Utara. Mengingat cuaca kutub utara yang sering kali berubah-ubah, maka ketinggian balon udara pun harus disesuaikan dengan iklim cuaca.


Turki



Jika wisata luar angkasa masih belum memungkinkan, kita bisa pergi ke Cappadocia, Turki. Dengan berwisata udara, kita bisa melihat keindahan topografi moonscape yang diklaim mirip dengan bulan. Selain itu, wisata yang terletak di wilayah Anatolia ini juga menawarkan pemandangan bebatuan ajaib yang disebut fairy chimney. Pada musim dingin, keunikan fairy chimney akan semakin menakjubkan karena dibalut oleh salju, dan pada musim panas, kebun-kebun anggur yang terletak di sela-sela bebatuan menambah keistimewaan wisata udara ini. Wisata balon udara di Cappadocia, Turki paling banyak dikunjungi pada bulan April-Mei dan September-Oktober saat suhu belum terlalu dingin.

Tanzania



Jika di Austria dan Swiss menawarkan wisata balon udara dengan pemandangan gunung salju, wisata balon udara di Tanzania justru memiliki daya pikat yang eksotis. Bagaimana tidak? Para wisatawan bisa mengarungi angkasa sambil melihat hewan-hewan liar yang berlarian bebas, seperti rusa, macan tutul, singa, kuda nil, jerapah, dan berbagai satwa liar yang ada di Serengeti National Park dari atas ketinggian. Mengingat iklim Tanzania tergolong hangat, maka wisata balon udara di sini bisa dilakukan sepanjang tahun, jika ingin melihat satwa-satwa liar bermigrasi, anda bisa datang saat bulan Maret dan Mei.

 Myanmar



Di kawasan Asia, kita juga bisa menikmati sensasi wisata balon udara, tepatnya di kawasan Bagan, Myanmar. Bagan sendiri terkenal sebagai daerah dengan 4.000 pagoda dan candi. Kota Bagan adalah kota kuno yang terletak di Myanmar, di sini terdapat banyak bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Pagan. Dan dengan naik balon udara adalah salah satu cara terbaik untuk menikmati keindahan kota Bagan dari atas ketinggian! Dijamin seru dan anti-mainstream! Untuk naik balon udara ini, kita bisa membayar USD 315 per orang untuk perjalanan udara selama 45 menit.


Thailand



Lupakan keinginan untuk belanja gila-gilaan ketika berwisata di Thailand. Sebagai gantinya, kita bisa melipir sebentar ke daerah Chiang Mai untuk menikmati keindahan kota ini dari atas ketinggian. Dengan menggunakan balon udara, kita bisa menikmati indahnya bunga Sakura yang tumbuh subur di daerah ini, selainitu, keindahan alam Chiang mai juga bisa kita nikmati secara 360 derajat.

Untuk naik balon udara ini, kita hanya perlu membayar 8790 Baht per orang untuk durasi perjalanan udara selama 1 jam. Meskipun tergolong mahal, tapi semuanya sangat sesuai dengan keindahan juga pengalaman yang akan kita dapatkan. Setelah puas berwisata udara, kita akan mendapatkan complimentary berupa champagne gratis loh! Ini tentunya bagi mereka yang meminum champagne. Heu.

Dengan berwisata menggunakan balon udara, tentunya bisa menjadi pengalaman baru yang unik dan menyenangkan. Mengunjungi berbagai tempat wisata di atas bisa kita lakukan dengan mudah, salah satunya adalah dengan beli tiket pesawat Garuda Indonesia yang menyediakan rute perjalanan keberbagai negara di seluruh penjuru dunia.

Mulai dari berwisata di kawasan Eropa hingga Asia, semuanya bisa kita kunjungi dengan menggunakan tiket pesawat Garuda Indonesia. Untuk membeli tiketnya pun dengan mudah bisa ditemukan di situs online. Caranya tinggal cari dan booking tiket online di reservasi.com. Selamat berwisata udara!