Zat yang Terkandung di Daun Jambu Biji




Mungkin sudah banyak orang yang sadar jika buah jambu biji mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan. Namun, hanya sedikit dari kita yang mengetahui jika daun jambu biji sama-sama mempunyai manfaat yang baik untuk tubuh. Pada daun jambu biji terdapat kandungan berbagai macam nutrisi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh manusia. Sudah banyak ahli yang menyebutkan jika senyawa menyehatkan yang ada di dalam daun jambu biji, seperti tanin, polifenol, flavonoid, dan karotenoid. Karena senyawa tersebut tidak mengherankan jika sekarang sudah muncul ekstrak berupa sirup dan kapsul daun jambu biji yang bisa Anda peroleh dari apotek, seperti di Go Apotik.

Pada daun jambu biji ini terdapat zat-zat penyemak atau disebut sebagai psiditanin 9%, damat 3%, minyak lemak 6%, garam mineral, minyak atsiri sebanyak 0,4%, dan masih banyak lagi. Jika diuraikan lebih spesifik, kandungan senyawa di daun jambu biji, terdiri atas: 
  • Alkaloid
  • Flavanoid 
  • Pectin atau serat yang dapat larut di air
  • Minyak atsiri yang terdiri atas campuran senyawa olepten serta stearopten (minyak esensial). 
Senyawa tannin ini cukup istimewa. Tannin adalah psiditanin yang merupakan sekumpulan zat organik amorf dengan karakter asam serta dapat mengendapkan alkaloid dan glukosida. Hal ini menjadikan tannin jenis ini digunakan sebagai senyawa anti-bakteri, pelapis mokus di usus atau astringent, pengelat atau penetral racun (absorbent), dan sebagai antispasmolotik serta mengatasi kontraksi yang terdapat di otot usus. 

Daun jambu biji memang sudah kerap digunakan sebagai obat diare. Khasiat ini berasal dari kandungan tannin yang terdapat di dalamnya. Makin halus Anda melumatkan daun jambu biji ini, maka semakin tinggi konsentrat dari tannin. Fakta ini sudah diuji berdasarkan penelitian invitro yang hasilnya: tannin di daun jambu biji dapat mengurangi bahkan dapat menghilangkan kontraksi berlebihan yang terdapat di organ usus halus. 

Tidak hanya itu, tannin dapat melumpuhkan bakteri jenis Escherichia Coli serta Staphylococcus Aureus. Tidak hanya itu, daun jambu biji bisa melumpuhkan mikroba. Zat anti-mikroba ini adalah material yang digunakan untuk membunuh serta menghambat pertumbuhan mikroba. Jika dilihat dari tujuannya, maka efek dari daun ini terbagi atas dua, yaitu bakteriostatis (sebagai penghambat mikroba) dan bakteriosida (membunuh mikroba).

Post a Comment

0 Comments