Mengenal Gejala Cacingan pada Anak


Gejala Cacingan pada anak


"Ma, pantatku gatal. Kasih bedak lagi biar nggak gatal," keluh putri saya malam itu. Ini bukan pertama kalinya putri saya itu mengeluhkan pantatnya yang gatal dan tak kunjung hilang meski sudah ditabur bedak gatal ataupun krim ruam popok. Sejak beberapa malam sebelumnya, ia Yumna sudah mengeluhkan rasa gatal yang membuatnya susah tidur sepanjang malam.

Mendengar keluhannya, saya yang masih mengeloni Yafiq beranjak dari tempat tidur dan menghampiri Yumna. Sesuai keinginannya, saya taburkan bedak tabur di sekitar pantatnya sembari saya periksa kalau-kalau ada cacing di area tersebut. Sayangnya setelah berkali-kali memeriksa cacing yang saya cari tak kunjung terlihat. Akhirnya setelah berkali-kali dibantu menggaruk pantatnya, Yumna pun tertidur. Saya pandangi putri saya yang sudah terlelap tersebut. Ah, jujur saya tidak tega melihatnya kegatalan sepanjang malam.

Sadar akan gejala cacingan yang ada pada putri saya, akhirnya saya putuskan untuk memberikan obat cacing kepada Yumna. Kebetulan beberapa hari sebelumnya, Yafiq juga sudah diberikan obat cacing di Posyandu daerah kami tinggal. Karena momennya pas, saya pun membelikan obat cacing untuk Yumna dan langsung memintanya meminumnya. Alhamdulillah, setelah minum obat cacing tersebut, hingga kini Yumna belum ada mengeluh pantatnya gatal lagi.

Cacingan memang salah satu penyakit yang kerap menimpa anak-anak. Seringnya anak bermain di luar rumah dan kurang disiplin dalam menjaga kebersihan tangan menjadi salah satu penyebab cacing bisa dengan mudah masuk ke tubuh anak. Karena itu, sebagai orang tua, sepatutnya berusaha selalu menjaga kebersihan lingkungan agar anak terhindar dari cacingan. Tak hanya itu, kita juga harus waspada karena cacingan juga bisa menjangkit pada orang dewasa apalagi jika kita tak terlalu memperhatikan kebersihan tangan dan lingkungan sekitar.

Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing atau parasit yang tinggal dalam usus manusia. Cacing yang tinggal di usus ini akan menetap dan mengambil sari-sari makanan yang ada di usus. Akibatnya jelas penderita cacingan tidak akan mendapatkan nutrisi dari makanan yang masuk ke tubuhnya karena sudah dimakan oleh para cacing. Cacing sendiri masuk ke dalam tubuh lewat telur cacing yang tertelan lewat makanan, bisa juga lewat pori-pori kulit saat kita berada di tanah yang terdapat cacing.

Jenis Cacing yang masuk ke tubuh manusia

Ada beberapa jenis cacing yang biasanya menginfeksi tubuh manusia. Cacing yang menyerang manusia sendiri ada bermacam-macam yakni:

Cacing kremi

Cacing kremi termasuk jenis cacing yang sering menginfeksi anak-anak. Cacing ini berukuran sangat kecil yakni 2-13 mm dan menyerang usus besar manusia. Cacing kremi masuk ke tubuh manusia lewat sentuhan langsung dengan kulit atau benda yang terkontaminasi cacing kremi.
Enterobius vermikularis

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cacingan: Gejala, Bahaya, dan Cara Mengobati", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2020/03/15/133100468/cacingan--gejala-bahaya-dan-cara-mengobati?page=all.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Enterobius vermikularis

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cacingan: Gejala, Bahaya, dan Cara Mengobati", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2020/03/15/133100468/cacingan--gejala-bahaya-dan-cara-mengobati?page=all.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Enterobius vermikularis

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cacingan: Gejala, Bahaya, dan Cara Mengobati", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2020/03/15/133100468/cacingan--gejala-bahaya-dan-cara-mengobati?page=all.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0LV

Cacing tambang

Ada 2 jenis cacing tambang yang bisa meinginfeksi tubuh manusia yakni Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Cacing ini bisa masuk ke tubuh manusia lewat telurnya yang masuk ke pori-pori kulit kita. Selain itu, larva cacing tambang juga bisa masuk ke tubuh kita lewat makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi. Cacing tambang ini umumnya hidup pada tanah yang lembab, hangat, dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Cacing gelang

Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) memiliki bentuk bulat dan panjang dengan ukuran yang bervariasi mulai dari beberapa milimeter hingga 2 meter. Cacing gelang dapat masuk ke tubuh manusia lewat tanah yang sudah terkena kotoran manusia dan terkontaminasi telur cacing. Cacing gelang bisanya hidup dalam usus manusia. Namun beberapa spesies cacing dapat berpindah dari usus ke organ tubuh lain seperti paru-paru dan saluran pernafasan. Hal ini membuat penderita cacing gelang mengalami gejala batuk-batuk.

Cacing pita

Umumnya, cacing pita yang menginfeksi manusia merupakan jenis Taenia Saginata. Cacing pita memiliki strukur tubuh yang rata, menyerupai pita dan memiliki ruas-ruas pada tubuhnya dengan panjang bisa mencapai 25 meter. Cacing ini masuk ke tubuh manusia lewat makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi telur cacing pita. Selain itu, cacing pita juga bisa masuk ke tubuh manusia lewat daging sapi, babi dan ikan yang tidak dimasak dengan matang. Selain di saluran pencernaan, cacing pita juga bisa menyebar ke bagian tubuh seperti otot, mata dan otak.

Mengenal gejala cacingan pada anak

Gejala yang ditimbulkan oleh mereka yang terkena cacingan biasanya berbeda-beda tergantung dari jenis cacing yang masuk ke tubuh manusia. Untuk cacing kremi yang biasanya mengenai anak-anak, misalnya, gejala yang paling sering terlihat adalah adanya rasa gatal di sekitar anus terutama di malam hari sedangkan gejala yang ditimbulkan oleh mereka yang terkena infeksi cacing pita adalah mual, lemas dan diare. Namun secara umum, beberapa gejala yang bisa dikenali untuk penyakit cacingan pada anak antara lain:

  1. Rasa gatal di sekitar anus terutama pada malam hari
  2. Iritasi kulit dan ruam pada sekitar anus karena sering digaruk
  3. Anak susah tidur karena rasa gatal pada anusnya
  4. Jika terjadi pada anak perempuan, maka akan muncul kemerahan dan gatal di sekitar area v*gina
  5. Ditemukan cacing pada tinja
  6. Nyeri perut dan mual
  7. Nafsu anak makan berkurang secara tiba-tiba
  8. Sakit perut
  9. Diare
  10. Berat badan menurun
  11. Anak terlihat pucat dan menunjukkan tanda-tanda anemia
  12. Batuk yang tak kunjung sembuh


Cacingan pada anak bisa bikin stunting

Stunting merupakan kondisi di mana tinggi anak tidak tumbuh secara normal sesuai usianya. Untuk mengetahui apakah anak mengalami stunting atau tidak, salah satu caranya adalah dengan rutin mengukur tinggi badan anak entah itu ke Posyandu, dokter atau mengukur secara mandiri. Tinggi badan yang diukur ini akan dimasukkan ke grafik yang akan menunjukkan apakah tinggi anak sudah sesuai usianya.

Saat cacing masuk ke tubuh manusia, cacing tersebut akan hidup di usus dan berkembang biak dalam perut kita. Cacing kemudian akan hidup sebagai parasit dengan menghisap sari-sari makanan yang masuk ke tubuh kita sehingga sebanyak apapun seseorang makan, ia tidak akan mendapat nutrisi dari makanan tersebut.
 
Pada anak-anak infeksi akibat cacingan akan memengaruhi tumbuh kembangnya. Anak yang terkena penyakit cacingan dalam kurun waktu yang lama akan kekurangan gizi hingga mengalami malnutrisi dan pada akhirnya bisa berakibat gagal tumbuh/stunting pada anak tersebut. 
 

Beberapa cara mencegah cacingan pada anak

Untuk menghindarkan anak-anak dadi penyakit cacingan, tentunya orang tua harus melakukan berbagi tindakan pencegahan. Pemerintah sendiri lewat Undang-undang telah

Menjaga kebersihan makanan dan minuman

Makanan yang terkontaminasi telur cacing merupakan salah satu sumber penyebaran cacing di dalam tubuh manusia. Untuk itu, kita perlu menjaga kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Sayur dan buah dicuci dulu sebelum dimakan. Begitu juga minuman usahakan selalu menggunakan air matang. 

Menjaga kebersihan lingkungan rumah, termasuk kamar mandi dan wc

Menjaga kebersihan rumah pastinya juga menjadi salah satu cara mencegah anak-anak terkena cacingan. Saat anak-anak bermain di luar rumah bisa jadi ada kotoran yang terbawa masuk ke rumah dan terkontaminasi telur cacing. Begitu juga kamar mandi dan WC juga harus dijaga kebersihannya karena telur cacing juga bisa terdapat pada tinja. 

Membiasakan cuci tangan dengan menggunakan sabun

Tak hanya menghindarkan diri dari virus, cuci tangan menggunakan sabun juga diperlukan agar tangan bebas dari telur cacing. Untuk mencegah cacingan pada anak biasakan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah dari kamar mandi dan setelah bermain di luar rumah. 

Menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah

Cacing biasanya hidup di tanah yang lembab. Untuk itu, saat anak-anak bermain di luar rumah biasakan agar mereka selalu menggunakan alas kaki untuk menghindarkan cacing masuk ke tubuh. 

Secara rutin memotong kuku anak

Anak-anak kadang memiliki kebiasaan mengemut jarinya, kadang juga anak-anak lupa mencuci tangan setelah bermain di luar rumah. Untuk, itu pastikan kuku anak-anak selalu bersih dan terpotong rapi untuk menghindarkan telur cacing berdiam di bawah kuku. 

Minum obat cacing setiap 6 bulan sekali

Pemerintah telah sejak lama melakukan program pencegahan cacingan dengan memberikan obat cacing setiap 6 bulan sekali kepada anak-anak usia 0-5 tahun lewat Posyandu. Kita juga bisa memberikan obat cacing ini secara mandiri kepada anak dan anggota keluarga lainnya untuk mencegah cacingan.


Konvermex Obat Cacing Keluarga


Konvermex obat cacing keluarga

Dalam memberikan obat cacing kepada anak dan keluarga, tentunya kita harus memperhatikan dosis dan kandungan yang ada pada obat cacing tersebut. Kandungan obat cacing juga berbeda-beda tergantung jenis cacing yang ingin dibasmi. Salah satu kandungan obat cacing yang aman untuk dikonsumsi adalah Pyrantel Pamoat yang digunakan untuk membasmi cacing kremi dan cacing gelang.

Konvermex obat cacing keluarga memiliki kandungan Pyrantel Pamoat. Dalam cara kerjanya, Konvermex menghancurkan cacing di tubuh dan mengeluarkannya dari tubuh tanpa perlu pencahar. 

Konvermex obat cacing keluarga terdiri atas 2 varian yakni:
  • Konvermex 250 obat cacing orang dewasa dalam sediaan vanila latte dan kaplet
  • Konvermex 125 obat cacing anak dalam sediaan suspensi rasa jeruk dan kaplet 
Untuk mencegah cacingan di keluarga kita, pastikan setiap anggota keluarga rutin minum Konvermex tiap 6 bulan sekali. Dengan kandungan yang dimilikinya, menjadikan Konvermex obat cacing yang tepat diberikan untuk anak dan seluruh anggota. 

 
Sumber tulisan : www.alodokter.com



Post a Comment

3 Comments

  1. semenajak anak2 usia 3 tahun aku rutin aksih obat cacing setiap 6 bulan sekali

    ReplyDelete
  2. Aku jd inget bntr lagi Desember, waktunya minum obat cacing :). Aku rutin minum ini, juga anak2 mba. Ngebayangin kalo ada cacing hidup di bdn kita, ya ampuuun serem sendiri. Liat aslinya aja aku takut, apalagi kalo sampe dia hidup di bdn :o.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak. dulu pernah aku dikasih lihat video bagaimana cacing di dalam tubuh kita. duh ngeri banget

      Delete