Saat usia saya masih 14 tahun, orang tua mengajak kami semua jalan-jalan ke pulau Jawa selama kurang lebih 1 minggu. Bisa dibilang momen tersebut adalah pertama kalinya kami satu keluarga pergi bersama ke luar pulau dalam rangka jalan-jalan tanpa embel-embel dinas. Kala itu, tujuan dari perjalanan tersebut adalah memenuhi nazar ibu saya yang ingin mengunjungi Ampel jika dikaruniai anak laki-laki.

Dengan menggunakan kapal laut, berangkatlah kami sekeluarga plus seorang paman menuju Surabaya. Maklum lah, ya, saat itu harga tiket pesawat jelas tidak sesuai dengan kantong kami. Setiba di Surabaya, kami langsung melakukan ziarah ke makam beberapa wali, berkunjung ke rumah salah satu kerabat lalu kemudian melanjutkan perjalanan menuju kota Bandung.

Bandung sendiri merupakan kota yang pernah kami tinggali saat almarhum ayah saya mengambil pendidikan dari kantornya. Di sana kami juga menyempatkan diri mengunjungi rumah kontrakan yang pernah kami tinggali selama di Bandung. Sayangnya kami hanya mampir sebentar di kota tersebut dan perjalanan dilanjutkan ke kota Gudeg Yogyakarta dengan menggunakan travel.

Baca juga : Wisata Kepulauan Indah di Kalimantan

Jika dibandingkan Surabaya dan Bandung, maka perjalanan ke Yogya ini benar-benar modal nekat karena kami belum pernah dan tak punya kenalan di sana. Untungnya saat berada di kapal menuju Surabaya kami bertemu salah satu tetangga yang berencana mengunjungi anaknya yang kuliah di Yogya. Jadilah selama berada di Yogya kami numpang menginap di rumahnya itu. Untuk wisatanya sendiri, selama di Yogya kami sempat mengunjungi Candi Borobudur, Candi Prambanan dan tentunya Malioboro.

***


Pulau Jawa sebagai tujuan berlibur


Jika mengingat perjalanan yang pernah saya lakukan bersama keluarga belasan tahun lalu tersebut, ingin sekali rasanya mengulang kembali bersama keluarga saya sekarang. Apalagi sekarang pastinya urusan jalan-jalan jauh lebih mudah dengan adanya berbagai teknologi di ponsel kita. Mau beli tiket, pesan hotel, sampai cek rute perjalanan pun bisa dilakukan melalui ponsel tanpa perlu takut tersesat.

Bicara soal tujuan wisata, Pulau Jawa mungkin masih menjadi salah satu destinasi favorit orang-orang untuk berlibur. Apalagi bagi saya yang tinggal di Kalimantan yang masih minim tempat wisata, pulau Jawa merupakan surganya tempat wisata yang tak habis dieksplorasi. Pulau Jawa sendiri pada tahun 2018 yang lalu mendapat penghargaan sebagai The Best Island in The World dari website travelandleisure.com.

Bagi saya sendiri, tentunya ada alasan-alasan tertentu memilih Pulau Jawa sebagai tujuan wisata. Beberapa alasan tersebut antara lain:

Pusat kota besar di Indonesia

Sebagai pulau yang masih menjadi pusat pemerintahan negara kita, pulau Jawa merupakan pusat kota-kota besar yang ada di Indonesia. Jakarta, Bandung dan Surabaya merupakan 3 kota yang pastinya masuk dalam daftar tersebut. Ini tentunya menjadi daya tarik yang besar bagi pulau Jawa baik dari segi wisata maupun bidang industri.

Baca juga : Mengunjungi Kebun Binatang Ragunan

Banyak destinasi yang bisa dikunjungi

Terpilihnya pulau Jawa sebagai The Best Island tahun 2018 versi situs Travel and Leisure tentunya bukan tanpa alasan. Nah, menurut situs ini, Travel and Leisure. Menurut situs ini, pulau Jawa meraih penghargaan tersebut karena dianggap memiliki budaya kuno, pemandangan yang mempesona serta terdapat situs Warisan Dunia UNESCO, yaitu Candi Borobudur. Selain itu Pulau Jawa juga menawarkan layanan modern seperti hotel berbintang yang berlimpah, pantai berpasir putih, air terjun maupun serta destinasi wisata gunung berapi.


Biaya makan dan akomodasi terjangkau

Selain karena banyaknya destinasi yang bisa dikunjungi, pulau Jawa menjadi pilihan untuk berlibur karena biaya makannya yang terbilang murah. Kota seperti Malang dan Yogya dikenal dengan biaya makannya yang murah. Selain itu karena banyaknya tempat wisata yang disediakan, akomodasi yang disediakan di pulau Jawa juga rata-rata terjangkau.

Pilihan moda transportasi yang bervariasi 

Jujur, ya, sebagai orang Kalimantan saya selalu iri dengan banyaknya moda transportasi yang ada di Pulau Jawa. Ada kereta api, bus dan angkutan umum serta jasa travel. Ini tentunya memudahkan sekali bagi para wisatawan untuk bisa menjelajah pulau tersebut. Misalnya saya ingin berangkat ke Semarang dari Yogya, saya bisa menggunakan kereta api atau menggunakan jasa travel Rama Sakti jurusan Yogyakarta - Semarang dengan memesan di sini.


Baca juga : 4 Tips Perjalanan Nyaman di Kereta Api dengan Si Kecil

Cuacanya tidak terlalu panas

"Banjarmasin panas!" Begitu keluhan yang kerap diucapkan orang-orang yang berkunjung ke kota kelahiran saya ini. Bisa dimaklumi sih mengingat pulau Kalimantan merupakan pulau yang dilalui garis khatulistiwa jadi berasa banget panasnya. Sebaliknya, saat kami orang Banjar pulang dari jalan-jalan ke pulau Jawa, pasti akan berkata kalau mereka senang di sana karena suhunya yang tidak terlalu panas dan membuat kulit mereka terlihat lebih sehat ketimbang di kota sendiri. Nah, dengan panasnya suhu di kota saya ini, wajar dong saya memilih pulau Jawa yang suhunya tidak terlalu panas seperti Malang dan Bandung, untuk dijadikan tempat liburan.

Itulah dia beberapa alasan saya memilih pulau Jawa sebagai tempat liburan. Meski begitu, tentunya saya tetap berharap pulau saya sendiri ke depannya memiliki lebih banyak tempat wisata agar tidak kalah dengan pulau-pulau lain di Indonesia.