Jangan Sering Menahan Pipis! Ini Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Wanita



"W nggak masuk ya, hari ini?" tanya saya pada salah satu rekan kerja saya satu hari di tahun 2015.

"Nggak. Dia sakit. Harus opname," jawab rekan kerja saya tersebut.

Saya langsung terkejut mendengar jawaban beliau. Seingat saya beberapa hari sebelumnya teman saya ini masih sehat-sehat saja.

"Sakit apa, Kak?" tanya saya lagi.

Kakak itu kemudian mendekat pada saya dan sedikit berbisik, "Infeksi saluran kemih."

Saya terdiam sejenak. Infeksi saluran kemih. Rasanya baru kali itu saya mendengar namanya. Penyakit jenis apakah itu? Apa penyebabnya? tanya saya dalam hati.

Sepulang kerja saya pun langsung menanyakan kondisi teman saya tersebut. Dari situlah saya mengetahui bahwa ia terkena infeksi saluran kemih karena kebiasaannya menahan buang air kecil saat bekerja di kantor.

Memang sih, di kantor kadang kita harus bergantian menggunakan toilet. Belum lagi jika pekerjaan sedang menumpuk dan terasa tanggung untuk ditinggalkan. Akhirnya ia sering memilih menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu sebelum ke toilet.

Siapa sangka kebiasaan yang terlihat sepele ini justru membawa masalah kesehatan.

Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?

Setelah mendengar cerita teman saya tersebut, saya pun mencoba mencari tahu lebih lanjut tentang infeksi saluran kemih (ISK).

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi pada bagian sistem kemih, seperti uretra, kandung kemih, hingga ginjal. Infeksi ini umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam saluran kemih.

Salah satu bakteri yang paling sering menjadi penyebab infeksi ini adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang biasanya hidup di saluran pencernaan. Ketika bakteri tersebut masuk ke saluran kemih, maka dapat menimbulkan infeksi dan berbagai gejala yang tidak nyaman.





Gejala Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih sering menimbulkan gejala yang dikenal dengan istilah anyang-anyangan. Beberapa gejala yang biasanya muncul antara lain:

  • Keinginan buang air kecil yang lebih sering
  • Urin yang keluar hanya sedikit-sedikit
  • Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil
  • Sensasi tidak tuntas setelah buang air kecil
  • Kadang disertai rasa tidak nyaman pada bagian perut bawah

Menurut beberapa sumber kesehatan, infeksi saluran kemih memang lebih sering dialami oleh wanita karena saluran uretra yang lebih pendek dibandingkan pria. 

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Selain kebiasaan menahan pipis, ada beberapa hal lain yang bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih, di antaranya:

  • Kurang menjaga kebersihan area kewanitaan
  • Cara membersihkan organ intim yang kurang tepat
  • Jarang mengganti pakaian dalam
  • Kurang minum air putih
  • Menggunakan toilet yang kurang bersih

Sebagai wanita bekerja, kondisi toilet yang digunakan bersama-sama tentu perlu menjadi perhatian.

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Agar terhindar dari Infeksi Saluran Kemih, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yakni:
  • Membersihkan kelamin dengan air bersih.
  • Jika membasuh vagina, lakukan pola dengan  membersihkan dari arah depan menuju belakang (vagina menuju anus) agar bakteri dari anus tidak menyebar ke organ intim.
  • Selalu ganti pakaian dalam setiap hari atau dua kali sehari jika sudah terasa tidak nyaman
  • Jangan biasakan menahan kencing.
  • Minum air mineral yang cukup, 8 gelas perhari.
  • Biasakan buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seksual.
Lalu bagaimana dong kalau sudah kena gejala infeksi saluran kemih? Langkah pertama yang harus dilakukan tentu saja memeriksakan diri ke dokter. Selain itu kita juga bisa mengkonsumsi produk yang bisa mengatasi gejala-gejala yang timbul dari infeksi saluran kemih. 

Salah satu produk yang direkomendasikan adalah Prive Uricran Cranberry Extract. Uricran ini merupakan salah satu produk dari Combhipar yang mengandung ekstrak buah cranberry yang dipercaya dapat menghilangan gejala Infeksi Saluran Kemih.
Komposisi: 250 mg Ekstrak Cranberry Sediaan: Kapsul Dosis: 1-2 Kapsul / Hari Isi per Box: 30 Kapsul / Box


Komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan: Powder Sachet Dosis: 1-2 Sachet / Hari Isi per Box: 15 Sachet / Box

Mengenal Manfaat Buah Cranberry

Cranberry (Vaccinium oxycoccos) adalah tanaman jenis berry yang termasuk tanaman semak atau tanaman yang biasanya tumbuh liar. Tanaman cranberry memiliki banyak kesamaan dengan blueberry, hanya saja cranberry mempunyai warna merah tua. Buah cranberry yang tergolong ke dalam tumbuhan semak-semakan pendek ini banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. 

Konon, buah ini sudah diketahui khasiatnya sejak zaman nenek moyang suku Indian kuno, yakni sebagai obat luka akibat terkena panah. Beberapa tahun terakhir ini, cranberry populer digunakan sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah sariawan, dan sebagai antioksidan.

Produk Uricran sendiri terdiri atas 2 jenis yakni kapsul dan sachet. Kita tinggal pilih mau menggunakan produk yang mana. Untuk produk kapsul, kita bisa mengkonsumsinya sebanyak 1-2 kapsul/hari. Adapun untuk produk sachet kita tinggal menyeduhnya sebanyak 1-2 sachet/hari. Jadi, bagi teman-teman yang mulai merasa sering bolak-balik ke toilet karena pipis yang tak teratur, tidak ada salahnya untuk mencoba produk ini :)

Penutup

Infeksi saluran kemih memang sering dianggap sebagai masalah kecil, padahal jika dibiarkan bisa menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Karena itu penting bagi kita untuk menjaga kebersihan area intim, tidak menahan buang air kecil, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.

Kalau kamu sendiri pernah mengalami gejala anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih juga? Yuk share pengalamanmu di kolom komentar!



Baca Juga