Review Film Mimi, Cerita Tentang Ibu Penganti

Memiliki anak bagi sebagian pasangan merupakan sebuah impian besar. Sayangnya tak semua orang diberi kemudahan dalam mendapatkan buah hati mereka tersebut. Ada yang harus menunggu bahkan hingga belasan tahun dan ada juga yang harus mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sebuah program kehamilan.

Di masa kini, kita memang seharusnya bersyukur dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang pada akhirnya bisa membantu banyak pasangan yang ingin hamil. Jika dulu mungkin saat dinyatakan sulit hamil orang akan kehilangan harapan, maka kini dengan kecanggihan teknologi usaha untuk hamil ini bisa dilakukan dengan maksimal. 

Sejak beberapa tahun terakhir program upaya seperti bayi tabung dan IVF sudah sering kita dengar dan menjadi pilihan bagi pasangan yang tidak bisa hamil dengan program normal. Tak sampai di situ, sekarang bahkan ada juga sebutan surrogate mother atau sewa rahim di mana seorang perempuan meminjamkan rahimnya untuk ditempati sel telur wanita yang sudah dibuahi.
 
Berbicara tentang surrogate mother ini, baru-baru ini saya menonton sebuah film Bollywood berjudul Mimi yang dibintangi Kriti Sanon dan merupakan film adaptasi dari film Marathi berjudul Mala Aai Vhaaychay! yang rilis tahun 2011 lalu. Film yang tayang di Netflix ini cukup menjadi perbincangan di kalangan penonton film. Karena penasaran, saya pun menonton film Mimi dan berikut adalah kesan dan review saya untuk film tersebut.

Sinopis Film Mimi

Mimi adalah seorang gadis Rajput yang berprofesi sebagai penari. Mimpinya adalah menjadi aktris Bollywood bersanding dengan nama-nama tenar seperti Deepika Padukone, Priyanka Chopra dan Diva Bollywood lainnya. Sayangnya mimpinya ini belum bisa terwujud karena keterbatasan biaya. Untuk bisa membuat video klip saja, setidaknya ia harus menyediakan 10 lakh atau 100.0000 rupee. Jelas dengan penghasilannya sekarang Mimi takkan bisa menyanggupi biaya tersebut.

Mimi kemudian bertemu dengan Bhanu, seorang pria yang berprofesi sebagai sopir bagi wisatawan yang berkunjung ke India. Dalam perjalanannya mengantarkan wisatawan ini, Bhanu bertemu dengan Summer dan John, pasangan suami istri Amerika yang sedang mencari seorang wanita yang mau menyewakan rahimnya. Kondisi Summer yang tidak bisa hami membuat pasangan ini memilih cara surrogacy yang memang sudah umum dilakukan di India. Kedua pasangan ini berharap bisa mendapatkan wanita yang sehat. Dan ketika melihat Mimi menari dalam sebuah acara di hotel yang mereka tempati, Summer dan John berharap bisa mendapatkan wanita tersebut untuk mengandung anak mereka.

Kepada Mimi, Bhanu berusaha menjelaskan keinginan Summer dan John untuk menjadikan rahimnya ditempati sel telur Summer. Tentu saja tawaran Bhanu tersebut ditolak oleh Mimi karena dia bercita-cita menjadi artis bukannya seorang ibu. Namun begitu mendengar besaran yang akan ia dapatkan jika bersedia mengandung anak Summer dan John, Mimi pun bimbang. Uang yang ditawarkan begitu besar dan pastinya bisa memenuhi mimpinya untuk menapakkan karir di dunia Bollywood.

Kesepakatan pun dibuat. Sesuai prosedur, sel telur Summer yang telah dibuahi John dimasukkan ke rahim Mimi hingga berhasil dinyatakan hamil. Untuk mengelabui orang tuanya, Mimi mengaku dirinya mendapat kontrak film yang mengharuskannya syuting selama 9 bulan di lautan. Kenyataannya, Mimi akan tinggal di kediaman Shama sahabatnya dan menyamar sebagai wanita berpurdah. Bhanu juga turut serta menemani Mimi di kediaman Shama karena ia turut berkontribusi dalam kontrak kerja tersebut.

Selama beberapa bulan Mimi begitu bahagia menjalani kehamilannya ini. Bayangan akan bisa menjadi artis Bolllywood yang sukses sudah memenuhi kepalanya seiring dengan semakin membesarnya perutnya. Namun semuanya berubah ketika dalam pemeriksaan kandungan dokter menemukan kalau janin yang dikandung Mimi diperkirakan menderita Down Syndrome. Summer yang tak bisa menerima kenyataan tersebut memutuskan meninggalkan India dan juga Mimi yang sedang menanti masa kelahiran.

Begitu mengetahui kalau Summer akan pergi dari India, Mimi berusaha mengejarnya tanpa peduli dirinya yang seharusnya menyembunyikan diri. Hal ini membuat kondisi Mimi yang sedang hamil akhirnya diketahui orang tua dan orang-orang di lingkungannya. Beruntung keluarga Mimi masih mau menerima dan merawat Mimi di masa kehamilannya. Untuk menutupi rahasia kalau dirinya sebenarnya surrogate mother, Mimi pun menyebutkan kalau Bhanu adalah ayah dari bayi yang dikandungnya.

Begitu usia kandungannya cukup, Mimi akhirnya melahirkan bayi laki-laki di rumah sakit di kotanya.
Bayi yang kemudian diberi nama Raj itu disambut dengan gembira oleh keluarga Mimi. Apalagi dengan fisiknya yang menawan membuat semua orang jatuh hati padanya. Bagaimana dengan Mimi sendiri? Apakah dia juga akan mencintai bayi yang dilahirkannya tersebut? 

Kesan setelah menonton film Mimi

Tema Surrogate Mother mungkin baru kali ini diangkat dalam industri perfilman Bollywood. Namun pada kenyataannya, metode ini bukanlah hal baru di India sana mengingat banyaknya wanita India yang menjadi ibu pengganti ini. Bahkan beberapa aktor Bollywood juga memilih surrogate mom untuk melahirkan anak mereka. Sebut saja Shahrukh Khan, Aamir Khan dan juga Shilpa Shetty. 

Dari segi jalan cerita, Mimi menawarkan sebuah ide cerita yang mungkin seharusnya berat menjadi film yang ringan dan menarik untuk ditonton. Alur film dibuat maju sehingga tak membuat penonton repot dengan adegan flashback. Di paruh pertama film kita mungkin akan dibuat tersenyum dengan tingkah dan kelakuan Mimi. Namun di paruh kedua, konflik pun dihadirkan sehingga berhasil menguras emosi penontonnya.

Selain memiliki jalan cerita yang menarik, akting dari para pemain film juga menjadi faktor lain yang membuat Mimi berhasil mencuri hati penonton. Kriti Sanon sebagai Mimi dan Pankaj Tripathy berperan sebagai Bhanu memainkan peran mereka dengan sangat bagus dan tidak berlebihan. Tak hanya tokoh utamanya, para pemeran pendukung di film ini juga memberikan warna tersendiri dalam setiap karakternya.

Tentang konflik cerita sendiri, bisa dibilang film ini memberikan kita gambaran lain tentang bagaimana seorang ibu menerima kondisi anaknya. Dalam film diperlihatkan bagaimana Summer yang terlalu shock saat mendengar diagnosa tentang anaknya memutuskan untuk menolak anaknya tersebut dan bahkan langsung pergi tanpa menemui Mimi. Yang jadi pertanyaan saya, jika saja dia sendiri yang mengandung bayinya apakah hal tersebut juga akan dilakukannya? Apakah karena tidak mengandung langsung bayinya tersebut membuat Summer bisa dengan mudah mengatakan dia tak menginginkan bayi tersebut?

Lalu tentang penyelesaian dari film ini sendiri, jujur saya agak kecewa. Saya pikir setelah diajak berharu biru dengan kisah Mimi dan buah hatinya, penonton akan mendapat ending yang juga membikin mata gerimis. Namun rupanya penulis lebih memilih ending yang menyenangkan banyak pihak dengan memberikan sedikit kejutan di akhir cerita. Padahal menurut saya pribadi ending tersebut jadi terkesan maksa dan kurang realistis.

Terlepas dari ending yang tidak sesuai harapan ini, Mimi merupakan film yang sangat bagus untuk ditonton. Dan dengan kesuksesan filmnya ini, Kriti Sanon pastinya juga akan memenuhi mimpi Mimi menjadi The Next Diva di Bolllywood sana.
Baca Juga
Reactions

Post a Comment

25 Comments

  1. Terkadang ending yg menyenangkan banyak orang memang jadi kliatan ga realistis :p. Tapi jujurnya aku lebih milih itu drpd ending sedih hahahaha.. sbnrnya kenapa aku msh ragu nonton Mimi, ya Krn mikirnya ini ending sedih ga yaaa. Cerita ttg surrogate mother ini sering begitu. Tapi kalo memang happy, aku masukin ke list deh :D

    ReplyDelete
  2. Namanya film ada saja cerita unik yang diangkat ....

    ReplyDelete
  3. Jadi penasaran endingnya yg gak sesuai ekspektasi itu yg gimana ya? Hehe..
    Btw, idenya unik. Klo aku kayaknya mikir2 mau jadi Surrogate Mother meski bayarannya mahal 😂😂😂

    ReplyDelete
  4. Aku juga udah nonton kak. Wah keren banget emang film ini. Issu yang dimunculnya juga oke banget ttg fenomena ibu pengganti di India yang emang marak sekali.

    ReplyDelete
  5. Ohhh menarik banget film ini jadi pengen nonton juga. Sejujurnya udah lama banget gak ngikutin film-film Bollywood dan baru banget tau istilah surrogate mother di review ini. Ternyata di India prakteknya udah biasa banget ya padahal aku sendiri belom pernah tau tentang ini.

    Makasih reviewnya! Nambah film yang kayaknya bakal bikin mengharu biru nih

    ReplyDelete
  6. Punten, mbak film dengan tema ibu pengganti ini di Bollywood, bukan yang baru ada mbak. Sudah pernah ada sebelumnya yaitu film Chori Chori Chupke Chupke sering tayang juga di ANTV, kakak daku punya DVD nya haha.. Hanya beda jalan cerita aja sama film Mimi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda, mbak. Chori chori cupke cupke itu kan salman khan sama prety zinta dia berhubungan badan nah kalau surrogate ini beneran cuma numpang naruh sel telur yang sudah dibuahi aja

      Delete
  7. Jadi ikut penasaran sama endingnya aq kak, kalo gini mesti nonton film ini langsung biar nggak penasaran

    ReplyDelete
  8. Waaah jadi pengen nonton juga nih film ya

    ReplyDelete
  9. oh ya? aku baru tahu kalau surrogacy sudah umum dilakukan di India.
    menurutku, janin terdeteksi Download Syndrome itu bisa jadi plot twist yang menarik sih.
    tapi yah kok endingnya mengecewakan, haha.. zonk deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. Sudah biasa di india sana. Soalnya biaya sewanya lebih murah ketimbang di negara lain

      Delete
  10. Kemarin diceritain teman tentang film ini juga deh... Tapi lupa. Baca ini jadi ingat lagi. Aku penasaran dengan ending ya... Apaa film ini cuma ada di Netflix ya? Huhu aku belum langganan soalnya

    ReplyDelete
  11. Baru tahu malah kalau di India ada bnyk artis yg menggunakan surrogate mother utk punya anak. Boleh jg nih tontonannya masuk list, meski ending menyenangkan tp mgkn lika likunya lumayan seru ya mbak

    ReplyDelete
  12. Wah akhir kisah seperti apa nih yang dihadirkan penulis naskah film Mimi sampai terkesan bikin semua bahagia. Kan jadi penasaran sama filmnya.

    ReplyDelete
  13. baca sinopsisinya jadi penasaran pengen nonton filmnya, film berakhir baik memang sudah banyak ya, tapi akdnag dikasih sedih endingnya juga suka mengecewakan, ehhehe

    ReplyDelete
  14. Wow....
    Aku udah lama nggak nonton film bollywood nih hehe. Jadi penasaran sama endingnya karena biasanya bikin deg-degan gimana gitu kalau film Bollywood. Haha. Kalau nonton di aplikasi lain kira-kira ada nggak ya kak?

    ReplyDelete
  15. Temanya kekinian, sedang viral di medsos soal surrogate mother ...

    ReplyDelete
  16. ceritanya menarik ya! asli penasaran, walau aku jaraaang banget nonton film india. males liat nyanyi2, padahal bisa diskip ya

    ReplyDelete
  17. Wah pas banget ke sini karena lagi cari referensi film Bollywood untuk ditonton. Apalagi temanya menarik dan kekinian juga

    ReplyDelete
  18. Whuah tema filmnya cukup serius ya. Tapi yang namanya industri film, sellau bisa membuat tema serius menjadi tontonan yang menghibur. Fenomena surrogate mother ini belum terlalu familiar di sekitar jadi cukup membuat penasaran bagaimana saat diceritakan dalam sebuah film.

    ReplyDelete
  19. Kok pinter sih bikin ulasan
    Awal awal aku nebak ah ini kayak chori chori cupke2 ..lha saat dibaca lebih ternyata kok beda. Si mimi melahirkan di tengah keluarganyam

    Wah dan makin pensaran ma endingnya.cuss pengen liat aku smega segra berlalu pekan ini..oekanDL aku pengen nonton 😄

    ReplyDelete
  20. Jadi inget film chori chori chupke cupke yang dibintangin sama Salman Khan, Rani Mukherji dan Preity Zinta

    ReplyDelete
  21. Kalau dilihat dari segi ide cerita ada kemiripan dengan garapan film india yang sudah lama. Tentang sepasang kekasih yang menyewa rahin perempuan lain untuk jadi ibu. Cuman bedanya ada yang menggunakan teknologi, ada pula yang memang dinikahi, semacam nikah sementara. Kalau sudah hamil dan melahirkan baru diurus cerai dan anak diambil.

    Saya sendiri melihat film ini masih layak ditonton. Suka ulasannya. Makasih.

    * Idgorontalo | Ayah Azizah

    ReplyDelete
  22. Nah, iya aku tuh agak malas nonton yang banyak scene flasbcaknya, repot otak aku,hahahaha. Btw yang kayak gini hukumnya dalam islam bagaimana ya

    ReplyDelete
  23. Kalau bikin ending itu malah pusing ya, netah kalau film India senang banget menyenangkan banyak pihak. Menikmati cara ulasan filmnya, enggak spoiler endingnya.

    ReplyDelete