Dalam kehidupan pernikahan, kadang ujian yang datang itu bukan hanya dari kehadiran orang ke tiga yang menggoda pasangan kita. Ujian dalam pernikahan bisa datang dalam bentuk keterpurukan ekonomi, kondisi yang kerap membuat seorang istri harus putar otak demi mencukupkan uang yang diberi suami. Bahkan kadang tak hanya harus berpikir, seorang istri juga harus ikut turun tangan dalam mencukupi kebutuhan keluarga.

Dalam situasi seperti ini, kadang muncul satu pertanyaan. Sampai kapankan seorang istri bisa bertahan dengan ujian dalam bentuk ekonomi ini? Apalagi kita juga sudah cukup sering mendengar ungkapan kalau seorang suami diuji di saat kaya dan seorang istri diuji di saat miskin. Apakah ketika suami megalami keterpurukan seorang istri bisa menemaninya hingga bangkit lagi? Atau malah sebaliknya?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang terasa relevan saat membaca novel Cinta Segala Musim, sebuah novel yang mengangkat kisah kehidupan rumah tangga dan ujian ekonomi yang dihadapinya.

Informasi Novel Cinta Segala Musim


review novel cinta segala musim


Judul buku : Cinta Segala Musim
Penulis : Maya Lestari GF
Penyunting bahasa dan Penyelaras akhir : Muridatun Ni'mah
Desain Isi : Dyah Ayuning Tyas
Desain Sampul : Andhi Rasydan
Penerbit : Indiva
Tahun Terbit : 2016
Jumlah Halaman : 224 halaman
Rating : 3,5/5

Review Novel Cinta Segala Musim

Setelah 6 tahun menikah, Rae dan Rampak harus melalui masa terpuruk. Bisnis yang dibangun Rampak hancur lebur dan membuat mereka harus kembali ke titik yang bahkan jauh lebih buruk dari nol. Rampak adalah seorang developer sukses. Namun kesalahan dalam memilih rekanan membuat namanya tercoreng dan kehilangan kepercayaan dari banyak orang.

Rae sendiri terlalu mencintai Rampak untuk bisa meninggalkannya. Padahal sebelum menikah dia adalah putri seorang pengusaha yang bahkan tak pernah merasakan kekurangan. Bersama Rampak, kini Rae harus tinggal di rumah kontrakan seadanya dengan penghasilan yang entah dari mana. Orang tua Rae awalnya memaksa Rae untuk tinggal di rumah mereka. Mereka bahkan sempat menawarkan untuk membantu Rampak melunasi hutang-hutangnya, yang ditolak oleh Rampak.

Dalam menjalani kehidupan di titik terendah, sebuah harapan sempat hadir saat Rae hamil dan ia mulai berjualan kue. Usaha ini dilakukan Rae untuk membantu Rampak memenuhi kehidupan mereka. Sayangnya harapan harapan tersebut sirna saat Rae keguguran. Ini sempat membuatnya membenci Rampak dan ingin pergi darinya. 

Namun lagi-lagi Rae terlalu mencintai Rampak hingga akhirnya Rae kembali ke rumah kontrakan mungil mereka dan melanjutkan usaha kuenya yang kemudian menjadi salah satu sumber penghasilan mereka.

Satu hari, Rae meminta Rampak untuk memperbaiki rumah Imul, salah satu warga kampung yang membantunya berjualan. Rampak adalah seorang arsitek hebat. Dengan bahan seadanya ia berhasil membuat sebuah rumah yang nyaman untuk Imul dan keluarganya. 

Siapa sangka di sinilah awal dari kebangkitan Rampak yang terpuruk. Ia pun mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki kawasan perumahan di sekitar rumah mereka. Rae sempat gamang karena proyek Rampak adalah proyek sosial yang memerlukan dana besar. Kali ini lagi-lagi Rae diuji sebesar apakah dia akan mendukung Rampak sebagai seorang istri.

Kesan terhadap Novel Cinta Segala Musim

Novel Cinta Segala Musim merupakan novel kedua dari Maya Lestari GF yang saya baca. Sebelumnya, saya sukses dibuat terpesona oleh tulisan Mbak Maya dalam novel Love, Interrupted yang merupakan seri Metropop Gramedia. Novel ini sendiri merupakan pemenang unggulan III Lomba Novel Inspiratif Indiva.

Sebagai sebuah novel pemenang lomba, tentunya ada berbagai kelebihan yang dimiliki novel ini. Dari segi cerita, novel ini ditulis dengan rapi dan sangat mudah dicerna. Selain itu, penulis juga menyisipkan beberapa teori arsitektur yang cukup menambah wawasan pembacanya. Ada pembahasan tentang fungsi sebuah rumah hingga sosok arsitek muslim yang menjadi panutan Rampak di kemudian hari. 

Novel ini juga memberikan pesan yang cukup mendalam seputar dunia rumah tangga. Sebagai seorang istri, saya jadi bertanya pada diri sendiri apa yang akan saya lakukan jika berada di posisi Rae? Seumur hidup tak pernah susah lalu tiba-tiba harus hidup dari nol dengan suami yang keras kepala dan menolak dibantu bahkan oleh mertuanya. 

Karakter Rae dan Rampak yang Dekat dengan Realita

Untuk karakter tokohnya sendiri, jujur awalnya saya kurang suka dengan karakter Rae yang terkesan sangat pasif dan hanya menjadi pendengar bagi segala keluh kesah suaminya. Untungnya seiring berjalannya cerita, karakter Rae mulai memperlihatkan kekuatannya. Dia memang terlihat pasif namun sebenarnya memiliki kemauan yang keras dan tak mudah menyerah. Tambahan lagi, ternyata Rae memiliki bakat di bidang memasak kue. 

Untuk Rampak, karakter pria ini termasuk keras kepala dan sangat idealis. Ini membuatnya menolak bantuan dari siapapun saat namanya tercoreng karena salah memilih rekanan. Hal ini juga membuatnya kesulitan mendapatkan proyek kembali karena orang-orang sudah menilai buruk akan dirinya. Bahkan sang mertua kecewa dengan sikap Rampak ini. Namun ternyata ada alasan di balik penolakan Rampak akan bantuan dari mertuanya tersebut. 

Pesan tentang Pernikahan dan Ketangguhan Perempuan

Dari segi konflik dan cerita, novel Cinta Segala Musim tidak dipenuhi konflik besar yang dramatis. Namun justru dari kesederhanaannya ini, Cinta Segala Musim menyampaikan pesan kuat tentang kesetiaan, perjuangan, dan peran istri dalam menjaga rumah tangga, termasuk saat harus ikut bertahan secara ekonomi. Sesuai dengan judulnya, novel ini mengajarkan bahwa cinta sejati memang harus siap diuji dan bertahan di segala musim.

Nah, buat kamu yang ingin membaca review novel lain di blog ini bisa membaca review buku Kekasih Semusim yang juga mengangkat cerita tentang hubungan, pilihan hidup, dan perasaan yang diuji oleh keadaan.



Baca Juga