Beberapa tahun lalu, mungkin kita akan memandang sebelah mata pada orang-orang yang gemar bermain game. Ya, dulu bermain game dianggap sebuah kegiatan yang membuang-buang waktu terutama mungkin bagi para orang tua yang gemas melihat anaknya menghabiskan waktu seharian berada di depan layar komputernya. "Mau jadi apa kamu kalau kerjaannya main game melulu?" begitu mungkin pertanyaan yang muncul di sela-sela omelan emak pada anaknya yang gemar bermain game.

Namun seiring berjalannya waktu kini game tak lagi dipandang sebelah mata atau sekadar sebagai pengisi waktu luang. Bahkan kini bermain game bisa dijadikan profesi yang menghasilkan uang bagi pelakunya karena sekarang sudah ada banyak kompetisi game internasional dengan hadiah puluhan juta. Anak bisa dengan bangga mengatakan pada ibunya kalau cita-citanya adalah menjadi pemain game profesional. Tak hanya itu, sekarang game juga sudah masuk sebagai cabang olahraga dengan sebutan eSport dan dimasukkan dalam event olahraga Asian Games.

Di Indonesia sendiri eSport secara resmi diakui sebagai cabang olahraga oleh KONI melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI pusat 2020 secara virtual pada 25-27 Agustus 2020 lalu. Beberapa pertimbangan mengkategorikan eSport sebagai cabang olahraga karena permainan ini menggunakan tenaga manusia berupa kecepatan, ketangkasan dan strategi seperti olahraga pada umumnya. Dengan adanya pengakuan ini membuat eSport dapat dipertandingkan pada kompetisi-kompetisi nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). 

 

Jenis-jenis eSport yang dipertandingkan dalam turnamen

Selama beberapa dekade, permainan game semakin berkembang seiring dengan semakin canggihnya teknologi. Generasi 90-an mungkin menghabiskan waktu bermain game mereka dengan peralatan seperti gimbot, video game, nintendo hingga Play Station yang masih dicintai hingga kini. Ketika internet semakin mudah diakses, bermain game kini bisa dilakukan dengan komputer dan juga handphone dan pastinya terhubung dengan gamer lain di seluruh dunia.

Dalam dunia eSport sendiri, ada beberapa jenis game online yang dipertandingkan dalam turnamen yang diadakan baik itu skala lokal maupun internasional. Saat PON 2020 lalu, misalnya, ada 3 eSport yang dipertandingkan yakni Free Fire, Mobile Legend dan eFootball PES 2021. Lalu apa saja jenis-jenis game yang dipertandingkan dalam eSport? Berikut daftarnya:

MOBA (Multiplayer Online Battle Arena)



MOBA merupakan salah satu game online yang paling populer di dunia. Dalam cara kerjanya, game jenis MOBA ini bertujuan mengadu 2 kubu untuk menghancurkan atau memperebutkan objek utama milik lawan untuk memenangkan permainan. Dalam turnamen Esport, game MOBA dimainkan oleh 1 tim yang diisi oleh 5 pemain yang mengisi posisi tertentu. Beberapa jenis game MOBA antara lain DOTA 2, Mobile Legend, League of Legend, Arena of Valor.

FPS/ TPS (First Person Shooter - Third Person Shooter)



FPS/TPS merupakan game yang memiliki sistem permainan yang sama dengan MOBA, yakni menggunakan 5 pemain dalam 1 tim. Hal yang membedakan FPS dengan MOBA adalah FPS memiliki objek yang lebih variatif saat berada di kubu yang berbeda. Misalnya tim A memiliki tugas menjinakkan bom sementara tim B memiliki tugas menjaga agar bom tidak meledak. Beberapa contoh game FPS adalah Counter-Strike, Valorant, Call of Duty dan Point Blank
 

Battle Royale



Battle Royale merupakan salah satu genre terbaru dalam turnamen Esport. Tak seperti MOBA atau FPS yang hanya bisa dimainkan oleh 5 orang dalam 1 tim, maka dalam game Battle Royale pemain game bisa melawan hingga 100 orang. Permainan ini juga bisa dimainkan secara solo, berdua atau dengan tim berisi 4 orang melawan puluhan tim lainnya. PUBG PC/Mobile, Free Fire, Apex Legends.
 

Racing & Sports 

Game balapan dan olahraga tentunya juga memiliki kelasnya sendiri dalam turnamen Esport. Dalam genre racing dan sports ini, game yang dipertandingkan berupa balap motor, sepak bola atau bola basket. Adapun format untuk game ini bisa berbentuk 1v1, 2v2 higga 3v3. Beberapa contoh racing dan sports Esport adalah MotoGP, F1, PES, FIFA
 

Auto Battler


 

Game Auto Battler ini bisa dibilang seperti permainan catur elektonik namun dengan gameplay yang berbeda. Pemain bisa melawan lebih dari 1 orang namun dengan menggunakan komposisi bidak yang sama. Tiap bidak memiliki kemampuan tertentu dan bisa membentuk sinergi sehingga menghasilkan kekuatan yang unik. Beberapa game Auto Battler ini antara lain Magic Chess, Chess Rush, Dota Underlords.
 

Collectible Card Games (CCG)

 

Buat para pecinta permainan game kartu, ternyata dalam turnamen Esport juga me game. Dalam permainan kartu ini setiap pemain mempunyai tumpukan deck atau kartu dengan bidak-bidak unik dan memiliki kemampuan spesial. Beberapa contoh game CCG antara lain The Gathering Arena, Legends of Runeterra, Gwent: The Witcher Card Games.
 

Real Time Strategy (RTS)


 

Real Time Strategy (RTS) merupakan game yang mengharuskan pemainnya membentuk struktur kekuatan untuk mempertahankan koloni dan menginvasi kekuatan koloni lain. RTS merupakan salah satu game lawas yang masih memiliki banyak penggemar. Beberapa jenis game RTS antara lain Starcraft, Warcraft, Command & Conquer.
 

Fighting Games    

 
 

Fighting games merupakan game yang banyak digemari karena pastinya menawarkan aksi pertarungan yang seru antara para pemainnya. Beberapa Fighting Games yang kerap dipertandingkan dalam turnamen adalah Tekken, Mortal Kombat, Marvel vs Capcom, dan Super Smash Bros. 

 

Pentingnya koneksi dan internet stabil bagi pecinta eSport


Untuk bisa mencapai level pemain game profesional dan juga menjadi atlet eSport, tentunya diperlukan ekosistem yang baik dari lingkungan sekitar. Ekosistem ini berupa dukungan orang tua, bergabung dengan komunitas gamer yang sesuai hingga fasilitas yang diperlukan untuk bermain game. Dengan adanya sinergi dari ketiga hal ini pastinya akan sangat membantu anak dalam menjalankan keseriusannya menjadi gamer. 

Terkait perangkat dan fasilitas yang diperlukan untuk menjadi gamer, setidaknya ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam memilih fasilitas ini yakni

1. Gadget/perangkat dengan spesifikasi yang mumpuni

Baik itu dalam bentuk komputer, laptop ataupun handphone, perangkat yang digunakan untuk bermain game profesional harulah memiliki spesifikasi yang mumpuni. Hal ini mengingat game online biasanya memerlukan kapasitas memori yang besar, layar yang besar, tampilan grafis yang mulus dan pastinya juga sistem operasi yang mampu memainkan game tersebut.

2. Koneksi internet lancar untuk mendukung aktivitas tanpa batas

Hal kedua yang harus diperhatikan dalam bermain game adalah tersedianya koneksi internet cepat dan stabil untuk mendukung aktivitas tanpa batas. Kita tidak mau dong saat bermain game tiba-tiba permainan terputus karena jaringan yang lelet atau kecepatan internet yang tidak bersahabat. Karena itu penting sekali memilih penyedia internet yang terpercaya untuk mendukung kegiatan gaming kita.

 

Lead by IndiHome akademi Esport dari IndiHome



Selama masa pandemi, kebutuhan akan internet cepat semakin besar terkait dengan adanya sistem pembelajaran online. Hal yang sama juga tentunya berlaku bagi para pecinta game online. Dengan adanya kebijakan di rumah saja pastinya membuat kebutuhan internet untuk bermain game semakin besar. Ada banyak pilihan jaringan internet rumahan di Indonesia. Namun tentunya kita tak bisa menampik kalau IndiHome merupakan salah satu penyedia jasa layanan internet cepat dengan cakupan wilayah terluas di Indonesia. 

Berdasarkan data dari Telkom, IndiHome kini telah melayani lebih dari 8,3 juta pelanggan dari 496 kota dan kabupaten di Indonesia. Selain itu per semester I tahun 2021 jumlah pelanggan Indihome tumbuh 11,4% secara tahunan. Ini tentunya membuktikan kalau IndiHome merupakan jasa layanan internet rumahan pilihan masyarakat Indonesia. Dan untuk meningkatkan pelayanan internet kepada pelanggannya, pada periode Januari-Juni 2021 Telkom telah menambahkan panjang jaringan komunikasi berbasis optik hingga 1.898 km. 

Teruntuk para generasi Z yang bercita-cita menjadi pemain eSport, IndiHome kini membuka pusat pengembangan atlet eSport untuk komunitas dan antusias eSport Indonesia yang diberi nama Limitless eSport Academy by IndiHome (LEAD by IndiHome). LEAD by IndiHome ini mengusung konsep Athlete Enablement yang berfokus pada proses pendidikan player dari yang bermain sebagai hobi ke player yang bermain dengan mental olahragawan. Dalam peserta akan mengikuti berbagai rangkaian pembinaan mulai dari fase kualifikasi, fase pengembangan dan fase graduation (kelulusan).

Bagi para pemain game, keuntungan utama yang bisa didapat dari mengikuti LEAD by IndiHome ini adalah para peserta akan mendapat program pelatihan untuk menjadi pemain eSport bermental atlet. Layaknya atlet olahraga lainnya, pemain eSport harus mengikuti latihan rutin untuk meningkatkan skill mereka, melatih strategi, kerja sama tim, disiplin dalam permainan dan juga pastinya menjaga pola hidup sehat. 

Tak hanya memberikan pelatihan intensif, LEAD by IndiHome juga membuka peluang bagi pemain eSport untuk bisa menjadi bagian dari tim eSport lintas negara dengan mengirimkan profil lulusan ke berbagai tim baik di dalam maupun luar negeri. Menarik sekali, bukan! Tahap perekrutan peserta LEAD by IndiHome sendiri sudah dilakukan pada 10 September 2021 - 22 Oktober 2021 lalu. Buat para gamer yang ketinggalan dengan program ini bisa mendaftar pada gelombang berikutnya di laman https://indihome.co.id/leadacademy.


Berbagai kelebihan IndiHome untuk aktivitas tanpa batas di rumah

Seiring dengan semakin pentingnya koneksi internet dalam keseharian menjadikan keberadaan penyedia jasa Internet rumah sangat diperlukan. IndiHome sebagai salah satu pilihan Internetnya Indonesia tentunya memahami kebutuhan konsumen ini dan terus meningkatkan pelayannya kepada para konsumen.

Di rumah orang tua saya sendiri sudah cukup lama berlangganan IndiHome. Kami bahkan sudah berlangganan sejak namanya dulu masih Speedy. Alhamdulillah selama bertahun-tahun menggunakan layanan IndiHome ini saya selalu merasa puas dengan pelayanannya. Lalu apa saja sih kelebihan IndiHome dalam mendukung aktivitas tanpa batas kita di rumah, termasuk dalam hal bermain game? Berikut beberapa yang bisa saya bagikan:

Tersedia banyak paket pengguna sesuai kebutuhan

IndiHome memiliki banyak paket yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Kita bisa memilih paket internet dan telepon saja, paket internet + televisi+telepon yang membuatmu bisa menonton banyak channel televisi hingga tentunya paket gamer dengan kecepatan tingi. Untuk harga paketnya sendiri dimulai dari range Rp. 275.000,00 sampai Rp. 1.725.000,00.


Menikmati internet dengan kecepatan tinggi

Pasti sebal ya kalau saat sedang asyik berselancar di dunia maya atau sedang mengikuti pembelajaran online eh koneksi internet ngadat karena kecepatannya yang tidak stabil. Nah, IndiHome memberikan banyak pilihan paket internet dengan kecepatan mulai dari 20 mbps hingga 300 mbps. Puas banget dong ya pastinya interneran dengan kecepatan wus wus wus.


Berbagai pilihan channel untuk keluarga

Bersama IndiHome, ada banyak channel pilihan untuk bisa ditonton bersama keluarga seperti Iflix, Cathplay, Vidio, Mola, Viu, dan channel televisi lainnya. Pastinya dengan banyak pilihan tontonan ini berada di rumah selama masa pandemi jadi lebih menyenangkan.

Kehadiran IndiHome di era digital seperti sekarang pastinya merupakan sebuah hal yang patut disyukuri. Dengan banyaknya pilihan paket dan inovasi proram yang dimiliki pastinya sangat membantu para pengguna internet dalam menjalankan berbagai aktivitas mulai dari bekerja, belajar, mencari hiburan dan aktivitas lainnya.

 

Sumber tulisan:

https://esports.id

https://indihome.co.id/leadacademy

https://www.republika.co.id/berita/r0wesz423/telkom-hadirkan-lead-by-indihome-cetak-atlet-esport-kti

Baca Juga