Pengalaman Anak Belajar Bicara Bahasa Inggris bersama LEXO LAB

 

Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa Internasional yang sangat penting untuk dikuasai terutama di era global seperti sekarang. Baik itu untuk urusan pendidikan maupun pekerjaan saat ini memerlukan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni. Karena itulah tak sedikit orang tua yang sudah mengenalkan bahasa Inggris kepada anaknya bahkan sejak usianya masih dini karena anak di usia emas memiliki kemampuan penyerapan bahasa yang sangat bagus. 

Saya sendiri juga memiliki keinginan agar anak-anak saya bisa menguasai Bahasa Inggris lebih baik ketimbang ibunya. Untuk bisa mengenalkan bahasa Inggris ini kepada anak, saya memulainya dengan hal-hal sederhana seperti bermain kata-kata dan juga bernyanyi. Di masa sekarang ada banyak sekali media yang dapat membantu anak usia dini untuk belajar bahasa Inggris seperti flash card, video lagu anak di youtube hingga kursus dan aplikasi khusus bahasa Inggris, salah satunya adalah aplikasi belajar bahasa Inggris LEXO LAB.


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengenalkan Bahasa Inggris pada anak  

Sebelum membahas tentang pengalaman saya mengenalkan Bahasa Inggris lewat aplikasi LEXO LAB Indonesia, saya ingin membahas tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam hal mengenalkan bahasa Inggris pada anak ini. Beberapa hal tersebut antara lain:
 

Kenalkan dengan cara yang menyenangkan

Mengenalkan bahasa Inggris kepada anak di usia dini tentunya harus dengan cara yang menyenangkan. Kita bisa memulainya dengan menyanyikan lagu-lagu anak berbahasa Inggris, menonton video anak dengan bahasa Inggris hingga bermain game kata-kata atau game bertukar peran dengan anak. Tentunya hal ini akan membuat anak tidak merasa terbebani dalam memulai belajar bicara bahasa Inggris dalam kesehariannya.
 

Jadikan kebiasaan sehari-hari

Salah satu kunci agar seseorang mahir berbicara dengan bahasa Inggris adalah dengan sering berlatih. Hal ini juga berlaku dalam hal mengenalkan Bahasa Inggris pada anak. Orang tua bisa menjadikan percakapan dengan bahasa Inggris sebagai kebiasaan sehari-hari. Misalnya dengan menjadwalkan untuk bercakap dengan menggunakan bahasa Inggris dengan anak di jam-jam tertentu.

Tetap perhatikan kondisi emosi dan rentang konsentrasi anak

Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam mengenalkan anak pada bahasa Inggris adalah kondisi emosi dan rentang konsentrasi anak kita. Anak-anak memiliki rentang konsentrasi yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Anak usia 4  tahun memiliki rentang konsentrasi 8-12 menit sedangkan anak usia 6 tahun memiliki rentang konsentrasi 12 hingga 18 menit. Rentang konsentrasi anak ini secara tidak langsung juga akan berpengaruh pada semangat anak dalam belajar bicara bahasa Inggris dan juga emosinya. Jika anak sudah mulai kehilangan konsentrasi bisa jadi emosinya akan berubah dan menghambat dalam proses belajarnya. 
 

Review Aplikasi belajar bahasa Inggris untuk anak LEXO LAB

Cara belajar bahasa Inggris LEXO LAB


Selama 1 bulan terakhir, saya menemani Yumna untuk belajar bicara bahasa Inggris lewat website aplikasi LEXO LAB. Mulanya saya mengikuti trial selama 14 hari kemudian memutuskan mengambil paket reguler selama 3 bulan dengan biaya Rp. 150.000,00. Berhubung sehari-harinya saya bekerja, maka biasanya saya menggunakan waktu di malam hari untuk mengajak Yumna belajar bicara bahasa Inggris di LEXO LAB Indonesia ini.
 
LEXO LAB merupakan solusi belajar bicara bahasa Inggris online berbentuk web aplikasi yang dibuat oleh perusahaan asal New Zealand. Aplikasi ini menggunakan sistem pembelajaran seperti proses belajar bahasa ibu dengan menggunakan pendekatan yang efektif serta memberikan feedback yang akurat, korektif dan real time pada kemampuan berbicara anak. Dalam proses belajarnya, LEXO LAB menerapkan 10 dasar akuisisi percakapan yang berbasis pada pendekatan universal yang mana merupakan cara efektif dalam proses belajar. 
 
 
Adapun 10 dasar akuisisi percakapan LEXO LAB ini antara lain:
 
  1. Comperehable input (Input yang mudah dipahami)
  2. Output Hypothesis + Skill Acquisition Theory (Hipotesis Keluaran dan Teori Akuisisi Keterampilan)
  3. Noticing Hypothesis + Self Correction (Hipotesis menyadari kesalahan dan mengoreksi diri)
  4. Spaced Repetition (Pengulangan materi pembelajaran)
  5. Error pattern identification (identifikasi pola kesalahan)
  6. Correction Feedback (umpan balik korektif)
  7. Remedial instruction (instruksi remedial)
  8. Complex + Scaffolded Lesson Structure (struktur pelajaran yang kompleks dan terstruktur)
  9. Engagement + Storytelling (keterlibatan dan bercerita)
  10. Stress Free Learning (belajar bebas stress)


 

Untuk bisa mendaftarkan anak kita ke aplikasi belajar bahasa Inggris LEXO LAB, terlebih dahulu orang tua harus membuat akun di website LEXO LAB. Setelah itu kita bisa membuat akun untuk anak kita dan meminta anak melakukan pre test untuk mengetahui akan masuk ke level berapa. Pre Test yang dilakukan sendiri berupa pertanyaan menebak gambar, mengisi pertanyaan titik-titik hingga juga sesi listening. Berhubung Yumna masih berusia 5 tahun maka otomatis dia berada di level 1 atau dasar.
 
Website aplikasi LEXO LAB sendiri memiliki tampilan yang sangat menarik dengan latar berwarna biru muda dengan avatar yang mewakili penggunanya. Saat memasuki dashboard-nya kita akan menemukan informasi kemajuan pembelajaran anak seperti level pembelajaran, kemampuan yang sudah dan juga kata-kata apa saja yang sudah dipelajari. Dalam proses pembelajarannya, LEXO LAB menggunakan gambar-gambar animasi yang menggambarkan sebuah kondisi atau tempat. Dalam 1 sesi pelajaran terdiri atas 4 buku yang diwakili oleh karakternya masing-masing seperti Irfan, Alice, Jane, Jimmy dan nama-nama lainnya. 
 
Pada setiap sesi buku akan terbagi menjadi 2 pembelajaran. Bagian pelajaran pertama, anak akan diperdengarkan satu kata yang nanti akan diulang oleh anak dan dievaluasi. Setelah itu, akan ada sesi listening dengan kalimat yang lebih panjang kemudian chatpod akan mengenalkan satu frase yang juga nantinya akan diucapkan ulang oleh anak. Setiap kata yang diucapkan anak akan diberi bintang dari 1 hingga 5. Selain itu pada bagian evaluasi kita juga bisa membandingkan pengucapan yang dilafalkan dengan contoh yang diberikan. Jika anak sudah berhasil melewati ke empat tahapan pembelajaran yang ada di satu buku nantinya akan ada kuis untuk mengetahui penguasaan anak akan kata atau frasa yang telah dipelajari.



 
Selama kurang lebih 6 minggu menggunakan aplikasi LEXO LAB ini saya lihat Yumna cukup senang dengan proses belajarnya. Meski memang untuk pengucapan masih banyak yang kurang mengingat ada beberapa huruf yang belum dikuasai, Yumna tetap bersemangat mengikuti kata-kata yang disebutkan oleh chatpod. Adanya gambar animasi pada buku pelajaran juga memudahkan Yumna dalam memahami kata yang harus diucapkan Bahkan sekarang Yumna juga mulai mencoba mengikuti kalimat panjang yang biasanya menjadi pembuka dari sesi 2 pembelajaran di buku. Senang sekali rasanya melihat anak saya bersemangat dalam belajar bicara bahasa Inggris ini.

Promo belajar bicara Bahasa Inggris LEXO LAB

 

Dengan metode pembelajaran yang menarik dan mudah diikuti anak-anak ini, tentunya saya sangat merekomendasikan aplikasi belajar bicara Bahasa Inggris LEXO LAB ini untuk orang tua yang ingin mengenalkan bahasa Inggris kepada anaknya. Apalagi saat ini LEXOLAB juga sedang mengadakan promo coba gratis selama 5 hari bagi mereka yang ingin mencoba aplikasi ini. Adapun untuk paket bulanannya juga sangat murah yakni Rp. 50.000,-/bulan. Nah, buat teman-teman yang ingin mencoba aplikasi belajar bicara bahasa Inggris untuk anak free bisa langsung meluncur ke website LEXO LAB yaa.      


Baca Juga