[Aplikasi Impian] PASARKU, Aplikasi untuk Pedagang Pasar Tradisional


Setelah menikah, salah satu kegiatan yang saya lakukan adalah memasak untuk suami. Meski masih tinggal dengan ibu saya,  bukan berarti saya lepas tangan begitu saja untuk urusan perut suami. Apalagi suami berasal dari suku yang berbeda dengan saya. Apa yang dimasak ibu saya belum tentu sesuai dengan seleranya. Jadilah saya yang aslinya jarang masak ini turun ke dapur setelah menikah.

Dalam hal mempersiapkan bahan-bahan untuk memasak tentunya saya harus pergi ke pasar. Nah, dengan kondisi saya yang bekerja, sebenarnya agak sulit untuk bisa rutin ke pasar. Untuk menyiasatinya, kadang saya menitip belanjaan pada ibu saat beliau ke pasar. Sesekali saya juga mencuri-curi waktu ke pasar jika kerjaan sedang lowong. Untungnya saya bekerja di bagian yang ada kegiatan lapangannya jadi masih bisa diakali. Hehe. Bagaimana dengn opsi belanja mingguan? Entahlah, saya masih belum bisa merealisasikannya.

Dengan kondisi saya sebagai ibu bekerja yang sulit ke pasar, saya kok jadi kepikiran ada aplikasi yang bisa membuat saya membeli sayur dan ikan tanpa perlu repot ke pasar, ya? Dengan aplikasi ini saya hanya perlu memesan sayur dan ikan yang ingin saya beli lewat ponsel dan nantinya meminta kurir untuk mengantarkan belanjaan saya tersebut. Sebut saja aplikasi ini adalah PASARKU.

PASARKU ini merupakan aplikasi yang mengumpulkan data para pedagang di pasar tradisional yang ada di sebuah wilayah. Dalam penggunaannya, kita tinggal mengetik nama pasar yang ingin dikunjungi, kemudian aplikasi akan menunjukkan peta pasar tersebut lengkap dengan los-los yang ada di pasar tersebut. Tentunya los-los ini sudah mendaftar juga di aplikasi tersebut.

Pendaftaran

Untuk bisa tergabung dengan aplikasi ini, para pedagang di pasar tradisional terlebih dahulu mendaftarkan diri mereka berikut lokasi los mereka di pasar. Setelah mendaftar, pedagang akan mendapat ID pedagang dan juga deposit untuk keperluan transaksi pembayaran. Setelah proses pendaftaran selesai, pedagang tinggal menginput barang yang mereka jual, termasuk foto dan harganya.

Untuk pengguna sendiri, nantinya hanya perlu memilih los mana yang ingin ia beli barangnya lewat foto yang sudah diupload. Layaknya aplikasi belanja yang lain, barang yang sudah dipilih akan dimasukkan ke dalam keranjang belanja. Nah untuk memudahkan pengambilan barang belanjaan nantinya, mungkin di pasar tradisional ini akan disediakan sebuah los khusus bagi para pembeli online. Penjual tinggal meletakkan barang yang mereka jual dan tentunya sudah diberi label nama pembeli.

Pengambilan barang
Jika semua belanjaan sudah dipilih, pembeli dapat memilih mengambil belanjaanya sendiri atau dengan bantuan ojek online atau kurir. Bisa juga pihak pedagang yang mengirimkan barang belanjaan tersebut dengan bantuan kurir atau ojek online.

Pembayaran
Dalam hal pembayaran, bisa dilakukan secara tunai, transfer rekening dan menggunakan deposit seperti yang ada di aplikasi ojek online.

Dengan adanya aplikasi PASAR ini saya berharap bisa lebih memberdayakan para pedagang yang ada di pasar tradisional. Di tengah industri yang kini serba mobile, saya rasa perlu diberikan fasilitas bagi mereka untuk bisa tetap mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, adanya aplikasi seperti ini juga sangat membantu para ibu bekerja yang tak sempat ke pasar setiap harinya.

Oh, ya, aplikasi PASARKU ini merupakan ide saya yang diikutkan dalam ajang IWIC (Indosat Wireless Innovation Contest) ke-11 yang diadakan oleh Indosat Ooredo. IWIC ini sendiri merupakan lomba ide aplikasi mobile (mobile apps) yang diadakan Indosat Ooredoo sejak 2006.

Tujuan IWIC ini diadakan adalah untuk memotivasi masyarakat Indonesia dari semua kalangan dan usia untuk menjadi inisiator, ideator dan pencipta aplikasi mobile, dan tidak hanya menjadi pengguna/konsumen. Selain itu IWIC juga mendorong kita untuk bisa menciptakan ide aplikasi mobile yang bisa berguna bagi banyak orang, menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakat, dan bahkan yang bisa bersaing dengan produk digital dunia global.

Lomba ini tidak hanya terbuka untuk developer professional saja, namun siapapun yang punya ide (anak-anak, orang tua, siswa, karyawan, dsb), apapun idenya, bisa dituangkan di program IWIC 11 ini. Kalau teman-teman memiliki ide-ide kreatif seputar kehidupan sehari-hari bisa banget loh mengikuti ajang ini. Daftarkan ide kamu sebelum 20 November 2017 ini ya. Siapa tahu idemu bisa terpilih dan berguna bagi banyak orang.

22 comments:

  1. Ulun ke pasar tiap minggu, tapi tetap aja berasa ada yang kurang atau belum dibeli karena mau yg segar seperti sayur-sayuran :D Jadi dibeli ke lapak sayur dekat rumah pas hari H mau dimasak. Kalau ada aplikasi pasarku nih jadi asyik ya ka. Tinggal tunggu di rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah 2 hari sekali ke pasar, yan. Nyari iwak yang nyata. Heu

      Delete
  2. Aku belanja milihnya kepada langsung karena berasa banget beda harganya. Tapi baru tau nih ada aplikasi begini. Enak ga perlu kotor2an lagi ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum ada, mbak aplikasinya. Ini cuma idenya saya. Hehe

      Delete
  3. wow idenya bagus mba sebagai mamak yang sering ke pasar klo ada aplikasi kek gini mudahin y mb :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak. apalagi biasanya kalau hujan malas banget ke pasarnya

      Delete
  4. Wah enak nih. Duduk manis di rmh, belanjaan datang hehehe..

    ReplyDelete
  5. Wuiiih mantap idenya, aku meski gak kerja urusan ke pasar juga kesulitan. Apalagi setelah si kecil lahir. Acil atau paman sayur juga sering lewat gitu ajah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin acil dan paman sayur bisa dibikinin aplikasi ini juga nant yaa

      Delete
  6. Wah asik nih aplikasinya
    Membantu banget buat emak2 yang butuh belanja keperluan dapur tapi malas desak2an dan becek2an di pasar. Terima beres di rumah pula
    Masak jadi menyenangkan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak arni. Semoga nanti beneran ada aplikasi ini yaa

      Delete
  7. Idenya keren mba. Semoga menang ya.. Enak juga ini kalo Aplikasinya bisa tersedia dimana2 byk ibu akan terbantu

    ReplyDelete
  8. Kereen idenya. Ak yg prnh belanja di sayur online aja terbantu banget. Aplg kalo ad aplikasiny yg praktis bgt. Duduk nyantai dateng tinggal masak. Prok prok prok..hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nah. Semoga nanti beneran ada aplikasinya :)

      Delete
  9. Wah baru tahu aku ada Pasarku ini. Konsepnya kece banget, bikin pedagang pasar tradisional "naik kelas".

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang belum ada, yan. Baru ideku aja. Hehe

      Delete
  10. Wah Mba ide bkin aplikasi pasarku itu kreatif banget ya. Aduhhhh jadi saya mikir juga pengen bikin apliksi apa ya

    ReplyDelete
  11. Lebih asik interaksi langsung dgn para bakul sih, mbak. Tapi idenya keren, apalagi kalau memang butuh nyari bahan2 ajaib yg memang gak selalu nemu on the spot.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sih, mbak. Lebih bisa milih barangnya yaa. Tapi kalau sudah kenal penjualnya bisa aja belinya sistem online. Hehe

      Delete