Agustus 24, 2017

Mengunjungi Kebun Binatang Ragunan

by , in



"Kita jadi kan ke Ragunan?"tanya saya pada suami saat kami berada di Tangerang beberapa waktu lalu.

"Iya, jadi. Nanti kita berangkat Sabtu aja biar nggak terlalu penuh tempatnya," jawab suami pada saya.

Saya langsung tersenyum mendengar jawaban tersebut. Sejak awal sebelum keberangkatan kami ke rumah mertua, saya memang berencana mengunjungi salah satu tempat wisata yang ada di sekitar Tangerang. Saking semangatnya, saya sampai googling beberapa tempat yang bisa dikunjungi di daerah Tangerang Selatan. Sayangnya mengingat waktu yang singkat serta kondisi kami yang membawa bayi, saya harus menentukan prioritas. Dan kata suami, Ragunan adalah tempat wisata terdekat yang bisa kami jangkau. Yoweslah yang penting saya bisa mengajak si kecil jalan-jalan.

Sabtu pagi, dengan menggunakan jasa taksi online, saya, suami, ibu dan bapak mertua plus adik ipar pun berangkat. Sesuai namanya, Kebun Binatang Ragunan ini berlokasi di daerah Ragunan, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Luasnya sekitar 140 hektare dan menampung ratusan spesies binatang. Setelah beberapa puluh menit, akhirnya kami tiba di pintu barat Kebun Binatang Ragunan. Suami langsung membayar biaya perjalanan. Kalau tidak salah biaya dari rumah mertua hingga tiba di pintu timur Ragunan saat itu adalah Rp. 50.000,-.
Peta Ragunan
Antrean Pintu Masuk

Begitu turun dari mobil, kami disambut para pedagang alas duduk yang menawarkan dagangannya pada kami. Karena tak membawa apa-apa, kami pun membeli satu buah alas duduk. Selain kami tampak cukup banyak pengunjung hari itu. Tanpa menunggu lama, suami pun langsung mengantre tiket masuk. Rupanya, untuk bisa masuk ke kebun binatang Ragunan pengunjung sekarang diharuskan menggunakan kartu JakCard dengan saldo tertentu. Berhubung kami berlima, suami membeli kartu dengan saldo Rp. 30.000,-. Harga tiket masuknya sendiri untuk dewasa adalah Rp. 4000,- sedang untuk anak-anak Rp. 3.000,-.

Setelah memasuki kebun binatang, kami semua sepakat untuk sarapan terlebih dahulu. Kebetulan dari rumah ibu mertua sudah menyiapkan beberapa bekal. Tapi rasanya tidak lengkap kalau tidak mencicipi aneka kuliner yang ada di kawasan kebun binatang. Akhirnya selain menghabiskan bekal yang sudah disiapkan, kami juga membeli nasi pecel yang cukup banyak dijual di dalam kebun binatang.
Ngeliatin Burung Onta


Perut sudah kenyang, sekarang saatnya menjelajah kebun binatang. Dengan luasnya yang mencapai 140 hektar, tentunya ada banyak binatang yang ada di tempat tersebut. Untuk memudahkan pengunjung menentukan tujuan, tampak petunjuk arah dipasang di beberapa titik di kebun binatang. Tak hanya itu, di kebun binatang Ragunan juga ada mobil yang bisa digunakan untuk berkeliling (saya nggak naik tapinya).

Sayangnya karena Yumna masih berusia 6 bulan, dia tidak terlalu antusias saat kami perlihatkan aneka binatang yang ada di kandang. Alih-alih memperhatikan binatang, dia malah memperhatikan orang-orang yang ada di sekitarnya. Selain bisa menyaksikan langsung binatang-binatang yang ada di sana, kebun binatang Ragunan juga ternyata menyediakan arena bermain untuk anak-anak dan juga tentunya area untuk bersantai yang banyak diisi para keluarga dengan menggelar tikar mereka.

Lepas tengah hari, saya dan keluarga memutuskan untuk pulang. Padahal kayaknya belum semua lokasi berhasil dikunjungi. Maklumlah ya, bawa bayi jadinya cepat capek. Hehe. Beberapa kesan yang bisa saya tuliskan setelah kunjungan hari itu antara lain:

Tempatnya luas dan sangat cocok untuk rekreasi

Sebelum ke Ragunan, saya sudah pernah mengunjungi 2 kebun binatang lain di kota lainnya. Nah, jika dibandingkan dengan kedua kebun binatang itu, Ragunan ini bisa dibilang lebih nyaman untuk keluarga. Hal ini karena adanya ruang-ruang terbuka yang bisa dijadikan tempat bagi para pengunjung untuk beristirahat dan menghabiskan bekal mereka.

Ada petunjuk arah yang memudahkan pengunjung menentukan tujuan mereka

Dengan luasnya yang 140 hektar, tentunya diperlukan petunjuk arah yang akan memudahkan pengunjung menentukan tujuannya. Nah di Ragunan ini, di setiap persimpangan dan titik-titik lainnya, kita akan menemukan si petunjuk arah ini.

Fasilitas umum memadai

Khawatir kebelet pipis saat jalan-jalan di kebun binatang? Tak perlu khawatir karena di Ragunan ada cukup banyak toilet disediakan. Selain itu ada juga masjid bagi mereka yang ingin melaksanakan salat. Bahkan saat kami keluar dari pintu timur, di sana juga ada musala yang cukup bersih plus stok mukena bagi pengunjung wanita.

Harga makanannya terjangkau

Yang namanya tempat rekreasi, pastilah ada penjual makanan. Nah, dari yang saya lihat, di kebun binatang Ragunan ini harga makanan yang dijual murah meriah banget. Sayangnya dari hasil kunjungan saya kemarin saya lihat jenis makanan yang dijual cuma pecel dan rujak buah. Hehe.

Itulah dia pengalaman saya mengunjungi kebun binatang Ragunan. Harapan saya, semoga saja suatu hari nanti saya bisa membawa Yumna jalan-jalan lagi. Oh, ya, berikut adalah video singkat kunjungan saya ke Ragunan beberapa waktu lalu.


Agustus 14, 2017

4 Tips Perjalanan Nyaman di Kereta Api dengan Si Kecil

by , in


Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan perjalanan udara bersama suami dan putri kecil kami. Perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka mengunjungi ibu dan bapak mertua yang tinggal di kota Tangerang sana. Kebetulan juga ini adalah perjalanan pertama kami membawa bayi dengan jarak yang cukup jauh. Alhamdulillah perjalanan pertama kami tersebut berjalan cukup lancar. Anak saya tidak terlalu rewel baik di perjalanan maupun selama berada di rumah kakek neneknya. Hal ini tentunya membuat saya ingin kembali melakukan perjalanan bersama keluarga di lain waktu.

Baca : Pengalaman Mengajak Bayi Travelling

Meski menyenangkan, kadang muncul juga perasaan was-was di hati saya terkait perjalanan dengan membawa si Kecil ini. Rasa was-was itu apalagi bukan terkait kerepotan yang harus dihadapi selama masa perjalanan. Entah itu kerepotan dalam hal barang-barang yang perlu dibawa, makanan untuk si kecil, kenyamanan hingga rasa pegal yang pasti akan muncul karena kebanyakan menggendong atau memangku si kecil. Pengalaman kemarin, saat membawa anak saya ke rumah neneknya, dia masih di awal masa MPASI. Karena di rumah mertua tidak ada kulkas, mau tak mau saya harus menyesuaikan menu untuk si kecil. Itu artinya ada beberapa teori MPASI yang tidak bisa saya terapkan saat melakukan perjalanan jauh.

Baca : MPASI: : Antara Teori dan Praktik

Dengan segala kerepotan yang mungkin akan dihadapi, tentunya jangan sampai menyurutkan keinginan kita untuk membawa si kecil travelling. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kerepotan yang mungkin akan dihadapi selama perjalanan nanti. Salah satu cara yang dapat dlakukan ketika memutuskan pergi bersama si kecil adalah memilih tempat wisata yang waktu tempuhnya tidak terlalu lama untuk dijangkau. Soal moda transportasi pun perlu menjadi pertimbangan. Misalnya jika ingin berwisata di Pulau Jawa, moda transportasi berupa kereta api dapat menjadi jawaban bagi kamu yang hendak pergi berwisata bersama si kecil. Meskipun demikian, antisipasi pun tetap harus disiapkan agar perjalanan dengan kereta api bersama si kecil tidak menjadi perjalanan yang justru menyulitkan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan supaya si kecil dapat betah dan tidak rewel selama di perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api:

Jangan Lupa, Belilah Tiket Plus Satu

Maksudnya tiket plus satu itu apa? Jadi begini, tidak dapat dimungkiri anak kecil memerlukan waktu istirahat yang lebih panjang dibandingkan orang dewasa. Bahkan ketika di dalam perjalanan, si kecil pastinya memerlukan waktu dan tempat yang nyaman untuk tidur. Di sisi lain, luasan kursi di dalam kereta api sangat terbatas. Untuk hal ini, menjadi penting untuk menyediakan kursi yang lebih luas guna bisa menjadi tempat tidur si kecil apabila dia mulai lelah.

Caranya mudah saja. Kita cukup memesan tiket kereta api di Traveloka. PT KAI dan Traveloka telah bekerjasama untuk penjualan tiket kereta api secara online. Tambahan tersebut haruslah dipilih tepat di sebelah tempat duduk kita ataupun tempat duduk si kecil. Dengan demikian, jika si kecil ingin tidur, dia bisa langsung merebahkan diri di kursi kereta yang memang dibuat memanjang tanpa sekat, khususnya di kereta api kelas ekonomi.

Pilihlah Waktu Berangkat pada Malam Hari

Si kecil indentik dengan energi yang tak terbatas sehingga mereka bisa sangat melelahkan dengan keenergikannya. Jika kita bepergian dengan kereta api, kelelahan yang dirasakan sangat mungkin bersumber dari keinginan si kecil untuk terus berjalan-jalan di sepanjang gerbong kereta yang ia naiki. Tentunyas ebagai orang tua, kita mesti mengawasinya, bukan?

Agar tidak terlalu lelah mengawasi si kecil yang penuh semangat, kita bisa menyiasatinya dengan mengatur waktu perjalanan. Kita bisa memesan tiket kereta api di Traveloka maupun agen travel online lainnya dengan waktu keberangkatan pada malam hari. Sebisa mungkin, sesuaikan waktu berangkat tersebut dengan waktu tidur si kecil. Dengan demikian, kita bisa sedikit beristirahat ketika di dalam perjalanan sebab si kecil telah lelah di tempat duduknya.

Pilihkan Baju yang Tebal, namun Tetap Nyaman Bergerak

Masalah busana yang dikenakan si kecil juga dapat menentukan seberapa nyaman perjalananmu bersama keluarga kecil di dalam kereta. Syarat utama dalam memilih busana jalan-jalan si kecil adalah carilah yang membuatnya nyaman bergerak. Dengan demikian, si kecil tidak akan terlalu rewel dengan ketidaksukaannya terhadap busana yang menghalanginya guna beraktivitas.

Selain itu, apabila kita pergi menggunakan moda transportasi di atas rel, sebaiknya kita juga memilihkan baju yang tebal untuk sang buah hati. Khususnya apabila kita  memutuskan melakukan perjalanan malam dengan moda transportasi yang satu ini. Soalnya, suhu di kereta api pada malam hari sangat dingin dan siap membuat menggigil. Tentunya, kita tidak ingin anak kesayangan kita merasa tidak nyaman karena kedinginan, bukan?

Siapkan Camilan dan Mainannya dalam Tas Khusus

Di kereta memang tersedia kabin terbuka sebagai tempat menaruh segala barang bawaan. Akan tetapi, jika kita membawa anak, sebaiknya ada satu tas khusus yang tidak ditaruh di kabin terbuka tersebut, melainkan tas yang dapat terus dibawa sembari duduk santai di tempat duduk.

Tas tersebut bisa diisi dengan camilan maupun mainan milik si kecil. Jadi, setiap kali perutnya merasa lapar atau pun ia merasa bosan, kita bisa dengan cepat memberikan camilan maupun mainan kegemarannya. Cara ini lumayan efektif untuk membuat si kecil tidak cepat rewel selama di perjalanan.

Baca : 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan bagi Flashpacker Pemula

Nah, kalau sudah mengetahui tips-tips melakukan perjalanan seperti ini, tentunya kita akan lebih tenang dong, ya. Intinya sih dalam melakukan perjalana yang diperlukan sebenarnya hanyalah perencanaan dan keberanian untuk bisa menikmati liburan bersama keluarga kecil kita. Jadi nggak sabar nih saya untuk merencanakan perjalanan berikutnya dengan si Kecil.
Agustus 09, 2017

Manajemen ASIP Setelah Bekerja

by , in


Pagi itu, seperti biasa saya memulai aktivitas pumping di kantor. Sebuah tas khusus ASIP sudah siap di samping saya. Saya pun mulai mengeluarkan alat tempur pumping saya, merangkainya dan mulai menyalakannya. Baru beberapa detik saya langsung sadar ada yang salah. Pompanya tidak menghisap sama sekali. Segera saya matikan pompa. Saya cek setiap bagian pompa dari silikon hingga bagian dalamnya.

"Duh, kemana valve-nya?" rutuk saya setelah membuka bagian atas pompa. Ternyata valve yang biasanya menempel pada bagian leher . Segera saya membereskan kembali peralatan pompa. Tak ada pilihan lain. Saya harus pulang ke rumah untuk mengambil valve yang ketinggalan tersebut. Untungnya jarak antara kantor dan rumah tak terlalu jauh. Dalam setengah jam saya sudah kembali ke kantor dan bisa memulai aktivitas pumping yang tertunda.

Kejadian seperti di atas sebenarnya tak hanya sekali ini terjadi. Beberapa kali saya mendapati tutup botol yang tertinggal, salah bawa kepala pompa, hingga lupa men-charge mesin pompa. Semuanya terlihat sepele namun kadang sukses mengganggu mood saya untuk pumping. Padahal ya aturan dasarnya ibu menyusui itu sebaiknya tidak boleh stress karena akan berpengaruh pada produksi ASI. Dan memang karena hal-hal kecil seperti di atas kadang membuat hasil pumping saya tidak sesuai dengan target yang ingin saya capai.


Setelah kembali bekerja sekitar 4 bulan lalu, saya resmi menyandang gelar Mama Perah di kantor. Sebuah ruangan kecil yang juga berfungsi sebagai musala menjadi tempat bersarang saya setiap pagi dan sore di kantor. Biasanya saya memulai aktivitas pumping ini antara pukul 09.00-10.00 untuk pagi hari dan pukul 16.00 untuk sore hari. Pumping sendiri biasanya menghabiskan waktu 30-40 menit dan menghasilkan sekitar 150-180 ml ASIP. Kalau dijumlahkan dalam sehari di kantor saya biasanya berhasil mengumpulkan sekitar 350 ml ASIP. Lalu apakah jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan ASI anak saya?

Hingga usianya 6 bulan, sehari-harinya anak saya menghabiskan 6 botol ASIP yang isinya sekitar 80-90 ml per botolnya. Biasanya saya siang tetap pulang untuk menyusuinya atau kadang cuma bermain-main kalau dia sudah kenyang. Dengan kegiatan pumping yang hanya 2x di siang hari mau tak mau saya harus menambah jadwal pumping saya di malam hari. Biasanya sih saya menambah kekurangan ASIP ini di tengah malam atau dini hari.

Tentang manajemen ASIP ini sendiri, saya tentunya googling-googling dulu sebelum kembali ke kantor. Alhamdulillah ada cukup banyak artikel yang membahas tentang manajemen ASIP bagi ibu bekerja. Saya pun mulai mempraktikkan tips-tips yang didapat dari berbagai artikel tersebut dan alhamdulillah hingga usianya 7 bulan stok ASIP untuk anak saya masih dalam kategori cukup. Semoga aja sih kelancaran produksi ASIP ini bisa bertahan hinggau usia anak saya 2 tahun nanti. Heu.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa saya bagikan untuk manajemen ASIP bagi ibu bekerja.

Siapkan stok ASIP minimum

Kebutuhan stok ASIP setiap ibu bekerja berbeda-beda. Berbeda-beda di sini maksudnya jika si ibu adalah seorang karyawan yang cukup sering dapat dinas luar kota tentunya memerlukan stok ASIP yang lebih banyak dengan ibu bekerja yang tidak kemana-mana alias di kantor saja. Saya pribadi saat akan kembali bekerja berhasil mengumpulkan stok ASIP sebanyak 50 botol atau kira-kira untuk stok 1 minggu. Jumlah ini kalau bagi saya merupakan stok yang harus tetap ada selama saya menyusui. Dengan adanya stok minimum ini saya akan merasa tenang dan yakin kalau ASIP saya aman. Di lain pihak, jika jumlahnya berkurang saya akan termotivasi untuk lebih sering pumping.

Pasang target harian

Target harian adalah jumlah ASIP minimal yang kita dapatkan selama satu hari. Biasanya sih ini dihitung dari berapa biasanya bayi mengkonsumi ASIP setiap harinya. Setahu saya, bayi rata-rata menghabiskan 600-700 ml ASI per harinya. Nah itu berarti dalam sehari kita harus bisa menghasilkan ASIP sebanyak itu. Idealnya sih ibu bekerja pumping 2-3 jam sekali agar mendapat hasil maksimal. Tapi kayaknya nggak mungkin kan ya kita menghilang 2 jam sekali di kantor buat urusan perah-memerah ini. Bisa-bisa pekerjaan nggak ada yang selesai. Jadi tinggal pintar-pintar ibu deh bagaimana mengatur jadwal pumping-nya agar bisa mencapai target hariannya.

Jangan malas pumping di hari libur

Kalau mau jujur, aktivitas pumping ini sebenarnya membosankan. Saya sendiri kadang pumping sambil megang ponsel biar nggak bosan-bosan amat. Apalagi kalau hari libur. Beuh, pengennya libur pumping juga. Padahal pumping di hari libur bisa membantu menambah stok ASIP atau menambal kekurangan ASIP yang mungkin terjadi di hari-hari sebelumnya. Karena itulah saya biasanya tetap memaksakan diri pumping di hari libur meski cuma 1 kali sehari.

Syukuri berapapun yang didapat, tetap optimis, dan hindari stress

Kadang ada masanya produksi ASIP menurun. Entah itu karena pengaruh stress ataupun. Rasa sedih pasti ada saat melihat hasil pompa yang tak sesuai harapan ini. Namun bagi saya, berapapun yang didapat harus disyukuri sambil berdoa semoga besok produksi ASIP nya bisa lebih banyak. Selain bersyukur dan optimis hal yang juga penting bagi ibu menyusui adalah menghindari stress dan selalu bahagia. Seperti yang kita tahu salah satu hormon yang berperan dalam produksi ASI adalah hormon oksitosin yang sangat dipengaruhi kondisi psikis ibu. Jadi, kalau ibu bahagia, insya Allah produksi ASIP akan tetap lancar. Tapi hal ini tentunya tetap dibarengi dengan rajin pumping. Hehe.

Nah itu dia sedikit sharing saya tentang manajemen ASIP untuk ibu bekerja. Semoga bermanfaat :)
Agustus 01, 2017

Federal Matic Oli dengan 2x Revolusi Dingin untuk Motor Matic

by , in
"Motormu kayaknya sudah waktunya ganti oli, nih. Nggak enak dipakainya," kata suami saya setelah menggunakan Honda Beat saya beberapa waktu yang lalu.

Saya hanya nyengir mendengar perkataan suami tersebut. Jujur saat itu saya lupa kapan terakhir kali saya mengganti oli motor matic saya tersebut. Sebagai wanita, memang salah satu kelemahan saya adalah abai dalam hal perawatan motor. Pokoknya selama masih bisa hidup dan jalan saya akan menganggap motor itu baik-baik saja.

Payahnya, motor matic ini tidak seperti motor manual yang kalau ngadat masih bisa diutak-atik businya. Jadi kalau motor sudah mulai mogok, baru deh kepikiran untuk membawa si kuda besi ke bengkel. Padahal ya, melakukan perawatan rutin seperti mengganti oli motor bukan hal yang sulit. Tinggal beli trus isi selesai deh.



Oli motor sendiri memiliki banyak kegunaan untuk motor, diantaranya:

Mencegah keausan pada permukaan bagian-bagian mesin

Dalam melakukan pekerjaannya, gesekan yang terjadi antara mesin-mesin motor lama-kelamaan bisa mengakibatkan mesin-mesin tersebut menjadi aus. Karena itulah keberadaan pelumas sangat diperlukan untuk meminimalisir terjadinya gesekan keras pada bagian-bagian mesin tersebut. Jika tidak menggunakan pelumas, gesekan-gesekan yang terjadi antar mesin akan menyebabkan bertambah besarnya tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan operasional mesin.

Sebagai penghantar panas

Gesekan yang terjadi antar mesin tentunya akan menghasilkan panas. Keberadaan oli sebagai penghantar panas ini adalah membuat panas yang dihasilkan tersebut bisa terdistribusi dan terserap dengan baik, sehingga bisa memperpanjang usia mesin.

Mencegah timbulnya karat pada bagian mesin

Seperti yang kita tahu, material-material pada mesin rentan terkena karat. Apalagi jika tanpa pelumasan yang baik, bagian mesin akan cepat berkarat dan menimbulkan kemacetan pada operasionalnya, dan tentu saja, akan menghambat proses operasional kerja penggunaan mesin. Nah dengan adanya rutinnya dilakukan ganti oli akan mencegah timbulnya karat pada mesin motor.

Sebagai pembersih

Oli mesin juga bisa berfungsi sebagai pembersih mesih. Kadang tanpa kita sadari, dalam proses operasionalnya debu bisa menempel pada mesin. Adanya oli mesin akan memastikan kotoran tidak menempel pada bagian mesin yang terlumasi sehingga mesin bisa bekerja dengan baik dan lancar.

Sebagai penutup celah pada dinding mesin

Biasanya, pada sebuah mesin ada beberapa celah yang dibuat untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan akibat terjadinya gesekan yang disebabkan perputaran pada bagian mesin. Oli mesin akan memastikan bahwa tiap celah ini akan tertutupi dengan sempurna selama proses operasional kerja mesin dan menghindarkan dari potensi masuknya kotoran debu yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin itu sendiri.

Dalam memilih oli motor sendiri, sebaiknya kita juga mengetahui beberapa hal dasar yang bisa menjadi pertimbangan. Oli motor terbaik akan membuat tarikan mesin lebih enteng, oli tidak mudah berkurang, dan tentunya  irit bensin. Nah, bicara soal oli motor ini, ternyata ada loh produk oli yang khusus untuk motor matic seperti milik saya. Produk tersebut adalah Oli Federal Matic 2x Revolusi Dingin.

Oli Federal Matic 2x Revolusi Dingin ini merupakan salah satu produk dari Oli Federal yang memiliki Heat Protection Formula. Zat ini merupakan salah satu aditif yang berfungsi menjaga mesin berada dalam suhu yang stabil dan tidak mengalami panas berlebih. Hal ini tentunya yang bisa membuat motor menjadi 2x Lebih Efektif, 2x Lebih Kencang, 2x Lebih Bandel. Wah, pastinya asyik banget dong ya kalau motor kita bisa seperti itu. 

Nah, dengan kelebihan yang dimilikinya ini, tentunya saya tak ragu dong memilih Oli Federal Matic untuk Honda Beat saya nanti. Apalagi kayaknya sudah saat lagi nih motor saya ganti oli :)



Referensi :

Federaloil.co.id

agenoli.com